Istri Kecil Ku Yang Hebat

Istri Kecil Ku Yang Hebat
S2 Lukas Athaya


__ADS_3

Setelah acara lamaran yang dilakukan 2 hari yang lalu. Athaya tiba-tiba mendapatkan pesan dari Alana, wanita itu mengajak calon adik iparnya untuk pergi bersama melihat gaun pengantin yang sudah di pesan oleh Lukas.


Sesampainya di butik, Athaya melihat Alana sedang menunggu sambil melihat layar ponselnya.


" maaf membuat kakak menunggu lama " ucap Athaya malu.


" tidak masalah, aku juga baru datang. Oh iya, maaf karena Lukas tidak bisa menemanimu jadi dia meminta ku untuk pergi bersama mu mengambil gaun pernikahan. Apakah kau tidak keberatan ? "


" tentu tidak kak, aku bahkan merasa tidak enak karena harus melibatkan mu. Sejujurnya aku bisa saja pergi sendirian "


" jangan seperti itu, saat ini kau sedang dalam pengawasan. Lukas juga tidak bisa membiarkan sesuatu yang buruk terjadi pada mu "


" baik kak "


Sejak acara lamaran 2 hari yang lalu, Alana berusaha untuk mengakrabkan diri pada Athya. Dia sengaja melakukan hal itu agar bisa mengawasi calon adik iparnya dari saudara kembarnya yang gila.


" ayo masuk " ucap Alana.


Setelah mengatakan hal itu, Alana dan Athaya masuk ke dalam butik. Saat di dalam sang pemilik secara langsung menyambut mereka, dia bahkan memberikan pelayanan terbaik karena kehadiran Alana.


" selamat datang di butik nyonya Alana dan nona Athaya " sapa sang pemilik ramah.


" terima kasih atas keramahan anda, apakah gaun yang kami pesan sudah jadi? " tanya Alana.


" tentu nyonya, mari ku perlihatkan gaun itu "


Setelah itu, sang pemilik butik membawa kedua wanita tersebut ke ruangan khusus yang menyimpan gaun pernikahan Athaya.


" nona Athaya bisa mencobanya terlebih dulu " ucap sang pemilik butik.


" baik "


" biar aku membantu mu " ucap Alana.


Alana tahu bagaimana sulitnya memakai gaun pernikahan, bagaimana pun dia pernah merasakannya. Dia bahkan merasa sangat kesulitan karena perut buncitnya di masa lalu.


Athaya mengangguk dan berjalan menuju ruang ganti. Di dalam Athaya mulai membuka pakaiannya, lalu memakai gaun pengantin berwarna putih dengan desain yang simpel namun terlihat mewah.


" apakah kau menyukainya " ucap Alana sambil membantu Athaya memakai gaunya.


" iya, ini terlihat sesuai dengan keinginan ku. Gaunya juga tidak terlalu mencolok atau vulgar. Tapi aku penasaran mengapa Lukas bisa tahu ukuran tubuh ku "


Sejujurnya gaun itu di pesan oleh Lukas tanpa sepengetahuannua. Dia hanya tahu ketika pria itu mengatakan bahwa gaun mereka sudah selesai hanya dalam waktu 3 hari.


" itu karena dia bisa melihat sekilas tubuh mu meskipun kalian belum pernah berpelukan. Kau juga tidak perlu berfikir yang tidak-tidak, alasanya bisa tahu karena dia mantan model. Jadi dia pasti tahu ukuran serta bentuk tubuh seseorang tanpa menyentuhnya "


Saat mendengar hal itu, Athaya akhirnya paham dan memutuskan untuk diam.


" apakah kau merasa sesak saat memakai gaun pengantinnya? "


Entah mengapa Alana sangat nyaman saat berinteraksi dengan Athaya, dia merasa sedang berbicara dengan adik perempuannya.


" tidak, gaunya cukup nyaman dan aku tidak merasa sesak "


" kau sangat beruntung jika seperti itu " ucap Alana.


Athaya yang mendengar hal itu menjadi tidak mengerti. Dia tidak tahu bahwa Alana pernah merasakan sesak saat memakain gaun pengantin.

__ADS_1


" apakah kakak pernah mengalami hal yang tidak menyenangkan saat memakai gaun pengantin ? "


" iya, saat aku dan suami ku mengadakan resepsi. Perut ku sudah membesar, jadi gaun yang dibuat oleh kakak ipar ku terasa sangat sempit, namun aku tidak ingin mengatakannya pada semua orang karena itu pasti akan merepotkan dan resepsi ku akan di undur lagi "


Athaya terkejut saat mendengar kata-kata Alana, dia bahkan mulai memikirkan hal yang tidak-tidak tentang Alana.


" jangan khawatir, aku sudah menikah sebelum mengadakan resepsi. Kau pasti tau sedikit banyak tentang kisah ku dan alasan kami menunda respsi karena suami ku yang sangat posesif itu memiliki imanijasi gang cukup liar. Dia ingin melihat ku menggunakan gaun pernikahan ketika perut ku semakin membesar " ucap Alana tersenyum sambil mengenang kosah cintanya dengan Devan.


Athaya mengangguk paham dan meminta maaf karena sudah berperasangka buruk pada Alana.


" ayo keluar, kita harus membawa gaun mu dan jas milik Lukas "


" baik kak "


Setelah itu, Athaya melepaskan gaunnya dan memakai kembali pakaiannya. Mereka sudah puas melihat penampilan Athaya dengan gaun saat di ruang ganti yang memiliki cermin besar.


" tolong kemasi gaun pengantinnya dan jas untuk mempelai pria " ucap Alana.


" baik nyonya, mohon tunggu sebentar "


Setelah itu, sang pemilik butik pergi mengemasi gaun Athaya dan jas Lukas.


" apakah Lukas tidak mencoba jasnya terlebih dulu ? "


" tidak perlu, dia akan memakai apa pun yang digunakan oleh calon pengantinnya "


Athaya mengangguk paham. Meskipun dia sangat penasaran dengan penampilan Lukas memakai jas tersebut, dia akan menunggunya saat acara resepsi 1 minggu lagi.


Mereka akan menikah 1 minggu lagi, Lukas sengaja mempercepat pernikahan agar bisa melindungi Athaya dari Athala.


Setelah menunggu beberapa menit, akhirnya sang pemilik butik datang dengan pakaian yang sudah di kemas dengan baik.


" terima kasih nyonya. Jangan lupa untuk datang kembali "


" pasti "


Setelah itu, Alana membawa Athaya keluar dari butik. Dia juga meminta Athaya memasukan gaunnya ke mobil.


" gaun itu akan ku bawa, biarkan aku yang menjaganya agar tidak terjadi hal-hal yang merepotkan ketika acara pernikahan "


Alana yakin bahwa Athala akan melakukan apa saja untuk mencegah pernikahan saudara kembarnya. Dia juga sudah meminta anggotanya untuk mengawasi gerak-gerik wanita itu termasuk mengawasi kelompok-kelompok pembunuh bayaran.


" baik kak, maaf karena harus membuat kakak repot dengan pernikahan kami "


Athaya tahu apa maksud dari perkataan Alana, dia juga sadar bahwa hidupnya sedang dalam bahaya karena kegilaan saudara kembarnya.


" aku tidak merasa repot, lagi pula ini pernikahan adik laki-laki ku. Meskipun kami tidak sedarah, namun dia sudah ku anggap adik kandung ku "


" terima kasih jika seperti itu kak "


" sama-sama, bagaimana jika kita pergi makan siang. Lagi pula kita harus melakukan beberapa hal lagi hari ini "


" baik "


Setelah itu, Alana membawa Athaya ke restoran yang terletak di sebuah mall dengan menggunakan mobil mewahnya.


Sesampainya di restoran, Alana meminta Athaya memesan makanan dan mereka mulai makan siang ketika makanan telah sampai.

__ADS_1


Setelah makan, Alana mengajak Athaya ke klinik kecantikan yang berada di dalam mal. Dia sengaja melakukan hal itu karena ingin membuat Athaya cantik ketika hari pernikahan mereka yang akan datang 1 minggu lagi.


" ayo masuk, kau tidak perlu khawatir aku akan membayarnya. Kau juga tidak boleh menolak karena Lukas yang memintanya "


Alana sengaja membawa nama Lukas agar Athaya bersedia melakukan perawatan. Dia sudah tahu bahwa calon adik iparnya akan menolak pemberian darinya.


" tapi kak, ini sangat mahal dan aku tidak masalah dengan merawat sendiri "


" jangan khawatir, calon suami mu cukup kaya. Jadi dia tidak akan merasa keberatan dengan menghabiskan uang untuk mu, lagi pula ini hal yang wajar karena sebentar lagi kalian akan menikah dan Lukas ingin kau menjadi wanita paling cantik di antara para tamu wanita "


" baiklah kak " ucap Athaya mengalah.


Mereka akhirnya masuk dan saat di dalam, Alana yang mendapatkan panggilan dari sang suami meminta ijin keluar sementara Athaya melanjutkan perawatannya.


Ketika sedang dalam perawatan, tiba-tiba saja Athaya di kejutkan oleh kehadiran teman masa sekolah yang suka membulynya.


" astaga, bagaimana bisa gadis miskin seperti mu berada di dalam klinik kecantikan mahal di kota ini " ucap Sisca.


Hari ini, Sisca dan Clue memutuskan pergi ke klinik kecantikan untuk merawat wajah serta tubuh mereka. Saat masuk ke dalam, mereka menjadi tercengang ketika melihat Athaya yang selalu menjadi bahan buly mereka karena kecantikan serta kepintarannya yang membuat mereka iri berada di dalam ruangan VIP.


" dia pasti menggunakan uang sugar dadynya untuk melakukan perawatn disini " ucap Clue.


Athaya yang mendengar hal itu berusaha untuk tetap diam. Dia tidak ingin membuat keributan di depan umum.


" sepertinya benar, lihatlah dia tetap diam ketika mendengar ucapan mu " ucap Sisca.


Sang perawat yang sedang bekerja untuk Athaya menjadi tidak nyaman. Dia merasa tidak berdaya karena harus mendengar ucapan kedua wanita itu yang tampak seperti kebenaran, namun dia juga tidak bisa ikut campur karena itu bukan pekerjaannya.


" hei kau, apakah kau tidak malu telah merawat wanita sepertinya. Lebih baik jika kau merawat kami karena kami bisa memberikan tip banyak untuk mu " ucap Clue sombong.


" teman ku benar, dia hanya wanita yang menggunakan tubuhnga untuk mencari uang. Jadi lebih baik jika kau melayani kami karena kami putri dari keluarga kaya "


Saat sang perawat mendengar tawaran menggiurkan tersebut dia memutuskan untuk melepaskan semua perawatan dari tubuh dan wajah Athaya. Dia juga menatap Athaya dengan tatapan menghina.


" kau cukup pintar, ayo sekarang usir wanita itu dari ruang VIP ini " ucap Clue.


" baik nona. Kau sekarang bisa keluar dan gunakan pakian mu sendiri karena aku tidak ingin tangan ku kotor oleh tubuh wanita murahan seperti mu "


Athaya yang mendengar hinaan tersebut menjadi sedih. Dia tidak menduga bahwa hidupnya masih saja di hina meskipun tidak melakukan hal-hal yang memalukan seperti itu.


Saat Athaya berusaha memakai pakaiannya dengan benar, Clue sekali lagi mengganggunya. Dia mengambil gambar Athaya secara terang-terangan dengan tubuh yang belum tertutup pakaian sepenuhnya.


" bagaimana jika aku menyebarkan foto vulgar ini ke internet dengan keterangan yang sangat liar " ucap Clue bahagia.


" itu sepertinya ide yang bagus, aku ingin tahu bagaimana hidupnya setelah foto itu tersebar " ucap Sisca.


Athaya yang mendengar hal itu menjadi semakin tertekan. Dia bahkan menangis karena takut Clue benar-benar menyebarkan foto itu ke internet.


" aku mohon jangan, aku tidak pernah menyinggung kalian. Tapi mengapa kalian masih saja membuly ku " ucap Athaya sambil menangis.


" kau memang tidak mengganggu kami, tapi kehadiran mu membuat kami menjadi latar belakang sedangkan kau menjadi pemeran utamanya. Jadi kau harus bisa terima apa pun yang kami perbuat pada mu karena kau tidak memiliki pendukung seperti kami " Ucap Sisca.


" Sisca benar, kau hanya gadis miskin yang tidak tahu diri. Seharusnya kamilah yang menjadi bintang utamanga, bukan kau " ucap Clue.


" kemiskinan ku bukan urusan kalian, tapi mengapa kalian tetap melakukan hal-hal seperti itu pada ku. Apakah kalian masih mempunyai perasaan " ucap Athaya tidak terima.


" kau hanya gadis miskin, jadi kau tidak berhak mendapatkan rasa hormat dari kami " ucap Clue.

__ADS_1


" apakah begitu nona " ucap Alana dengan suara dingin.


__ADS_2