Istri Kecil Ku Yang Hebat

Istri Kecil Ku Yang Hebat
Kedatangan Pompom dan Brownie


__ADS_3

Keesokan harinya, Devan yang telah selesai sarapan beranjak untuk pergi ke kantor. Alana yang telah mepersiapkan jas serta dasi sang suami langsung memakaikannya.


“ terima kasih sayang “ ucap Devan.


“ iya, ingat untuk makan siang dengan benar dan jangan terlalu keras saat bekerja “ ucap Alana.


“ siap, sekarang beri aku ciuman penyemangat “ ucap Devan manja.


Alana yang mendengar hal itu tersenyum dan memberikan ciuman di bibir suaminya. Devan tersenyum ketika mendapatkan apa yang dia inginkan.


“ aku pergi “


“ hati-hati “


“ iya, papa pergi dulu sayang “ ucap Devan sambil memberikan kecupan di perut datar sang istri.


Setelah selesai, Devan langsung menuju mobil dan pergi ke kantor. Saat Devan telah pergi, Alana menjadi kesepian, dia tidak sabar menunggu Pompom dan Brownie datang.


Ketika jam menunjukan pukul 10 pagi, Alana yang sedang duduk di sofa ruang tamu di kejutkan dengan kehadiran Carli.


“ Bos kami tiba “ ucap Carli.


“ baiklah, ayo kita bawa kedua kesayang ku ke rumah baru mereka “


“ siap Bos “


Setelah itu, mereka berdua menghampiri mobil yang membawa kedua hewan itu. Alana jga meminta mereka membukanya serta membiarkan keduanya lepas.


“ ayo sayang, kita akan pergi ke rumah baru kalian “ ucap Alana.


Pompom dan Brownie yang sangat menyayangi Alana mengikuti wanita itu pergi. Alana sengaja menyiapkan rumah mereka yang berada tidak jauh dari hutan yang ada di belakang kebun bunga mereka.


Dia sengaja melakukan itu karna menurutnya Pompom dan Brownie harus bisa bebas. Alana tidak ingin keduanya terus-menerus berada di dalam kandang.


“ sekarang kalian akan tingga di sini, jika kalian ingin pergi ke hutan maka pergilah tapi ingat untuk pulang ke rumah, oke “ ucap Alana.


Keduanya mengeluskan kepala mereka ke tubuh Alana sebagai tanda mengerti dengan ucapan Alana.


“ anak baik “


Setelah mengatakan itu, Alana juga menunjukan tempat tinggal baru untuk Carli serta yang lainnya. Dia ingin mereka menjadi pengurus hewan kesayangannya.


“ kalian akan tinggal disini sebagai pengurus Pompom dan Brownie, jika kalian ingin menghirup udara bebas kalian boleh pergi tapi kalian harus melaporkan hal itu terlebih dahulu ke pada ku “

__ADS_1


“ baik Bos “ ucap mereka serentak.


“ jika begitu aku akan pergi, nanti akan ada pelayan yang mengantar makanan serta peralatan yang lainnya untuk kalian “


“ iya Bos “


Setelah itu, Alana pergi menghampiri Pompom dan Brownie. Dia berniat untuk bermain dengan keduanya karna merasa bosan.


Saat Alana sedang asyik bermain, dia tidak menyadari bahwa waktu sudah menunjukan pukul 1 siang. Para pelayan juga mulai mencari keberadaanya dan Devan yang baru saja kembali juga ikut mencari keberadaan istrinya.


Ketika Carli mengetahui itu, dia langsung menghadap Devan dan memberitahu bahwa Alana sedang bermain dengan pompom dan Brownie.


“ Bos sedang bermain dengan hewan kesayangannya tuan Devan “


Carli dan yang lainnya masih belum terbiasa dengan panggilan akrab untuk Devan, mereka baru pertama kali bertemu dan itu adalah hal yang wajar.


“ baiklah terima kasih dan selamat datang di kediaman ku “ ucap Devan ramah.


Setelah mengatakan itu, Devan berjalan menuju rumah baru hewan kesayangan istrinya. Ketika dia sampai, Devan yang tadinya bahagia menjadi panik saat melihat tubuh istrinya yang sedang tertidur berada di samping seekor singa dan harimau. Dia berfikir bahwa keduanya telah menyakiti istrinya.


Saat Devan sedang berterik memanggil para pengawal untuk menyelamatkan sang istri, Alana yang merasa terganggu langsung tebangun dan menatap wajah panik suaminya.


“ sayang ada apa “ tanya Alana tenang.


“ tetap tenang, aku akan segera memanggil penjaga untuk menyelamatkan mu “ ucap Devan.


Saat mendengar ucapan Devan, Alana akhirnya sadar dan langsung memberitahu keberadaan Pompom dan Brownie.


“ sayang perkenalkan ini Pompom dan Brownie, mereka adalah hewan kesayangan ku “ ucap Alana polos.


Ketika Devan mendengar ucapan istrinya, dia menjadi terkejut dan tidak percaya. Dia tidak menduga bahwa dua kucing yang dimaksud oleh Alana adalah seekor singa dan harimau.


“ Pompom, Brownie ayo beri salam pada suami ku “ ucap Alana.


Setelah mendengar perkataan Alana, kedua hewan buas itu berdiri dan berjalan menuju Devan. Saat sampai di depan Devan, keduanya mengulurkan tangan pada Devan sebagai tanda awal perkenalan.


Alana sudah mengajari mereka mengenai hal itu, jadi mereka sudah paham namun mereka tidak terlalu menyukai Devan karna bagaimana pun keduanya baru saja bekenalan dengan pria yang telah menjadi suami dari pemilik mereka.


“ sayang ayo jabat tangan mereka “ ucap Alana.


Devan yang masih sedikit takut, dengan gugup menjabat tangan kedua hewan itu. Setelah selesai bekenalan, Pompom serta Brownie meninggalkan Devan dan berjalan menuju Alana.


“ sayang bisakah kita makam siang dan berbicara tentang mereka “ ucap Devan.

__ADS_1


“ baiklah “


Alana tahu bahwa suaminya pasti sangat takut dengan kehadiran kedua hewan kesayangannya.


“ aku akan pergi. Kalian harus menjadi baik dan sebentar lagi Carli akan datang membawa makan siang kalian “ ucap Alana.


Setelah mengatakan itu, Alana dan Devan pergi meninggalkan rumah baru Pompom dan Brownie. Ketika tiba di rumah, Devan mengajak istrinya untuk makan siang. Pria itu juga memutuskan untuk makan dalam diam.


Saat makan siang selesai, Devan membawa Alana menuju kamar untuk di tanya mengenai dua hewan buas.


“ apakah dua kucing yang maksud itu adalah singa dan harimau itu “ tanya Devan.


“ iya, bukankah mereka sangat manis sayang “ ucap Alana bahagia.


“ tidak bisakah kau memelihara hewan seperti kucing yang lebih jinak “


“ apakah suami ku keberatan dengan kehadiran mereka “ ucap Alana sedih.


“ aku tidak keberatan tapi mereka tetaplah hewan yang buas, aku tidak ingin kau terluka “ ucap Devan lembut.


“ aku sudah hidup dengan mereka selama 5 tahun dan mereka tidak pernah menyakiti ku. Aku juga tidak bisa menelantarkan atau menyerahkan mereka pihak berwajib karna aku sudah berjanji untuk merawat mereka “


Saat Devan mendengar ucapan istrinya, dia akhinyasadar bahwa kedua hewan itu sudah mengalami kajadian yang mengerikan sebelum bertemu dengan Alana.


“ jika suami ku tetap menolak atau bahkan mengusir mereka maka aku juga akan pergi “ ucap Alana penuh tekat.


“ baiklah, aku akan mengijinkan mereka tinggal. Tapi tolong jangan terlalu dekat karna aku tidak ingin sifat alami mereka mengancam keselamatan kalian “


Pada akhirnya Devan mengalah, dia tahu bahwa istrinya adalah wanita yang kerasa kepada. Dia juga tahu bahwa ketika wanita hamil, mereka akan melakukan hal-hal yang di luar kebiasaan.


“ janji “ ucap Alana.


“ iya sayang, jadi sekarang istirahatlah. Aku akan kembali ke kantor “


“ mengapa harus pergi ke kantor, bukankah suami ku biasanya bekerja dari rumah jika sore hari “ tanya Alana.


“ ada beberapa hal yang harus ku lakukan sayang tapi ini tidak akan lama dan aku akan pulang saat jam 4 sore “


“ baiklah, hati-hati di jalan “


“ iya sayang “


Setelah mengecup kening sang istri, Devan keluar dari kamar dan menuju mobilnya. Sejujurnya dia sangat berat meninggalkn istrinya namun dia juga tidak bisa melewatkan rapat hari ini.

__ADS_1


__ADS_2