
Pukul 3 pagi, akhirnya Devan sampai di Bandara Internasional Negara M. Setelah turun dari pesawat, pria itu langsung menuju Hyde Park Penthouse untuk bertemu dengan istrinya.
Sesampainya di apartemen, Davan langsung membuka pintu dengan kunci cadangan dan langsung menuju kamar Alana. Dia ingin memastikan bahwa wanita itu baik-baik saja.
Saat membuka pintu kamar, Devan langsung menuju ranjang dan melihat wajah lelah sang istri. Dia tahu bahwa wanita itu pasti akan sangat kelelahan karena harus mengalahkan 11 pria pada malam hari.
‘ seharusnya aku menemani mu saat hari pertama ‘ batinnya.
Dia juga sangat marah karena mengetahui kondisi saat sang istri berkelahi dengan pria-pria itu. Kakinya yang lembut harus merasakan kasarnya jalanan aspal.
‘ sepertinya aku harus memberikannya sebuah senjata ‘ batinnya.
Devan tahu bahwa nyawa istrinya akan terancam saat berada di sini. Akan banyak orang yang akan menyakitinya termasuk wanita menjijikan dan murahan itu.
Setelah melihat bahwa sang istri baik-baik saja, Devan langsung menuju kamarnya untuk menyusun pakainanya dan istirahat sebentar. Dia juga berniat untuk memasakan sarapan pagi untuk mereka berdua nanti.
Saat pagi, Alana bangun dan langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Setelah selesai, wanita itu langsung memakai pakaian kantornya. Ketika Alana keluar dari kamar, dia mencium bau makanan yang sangat harum.
Kejadian itu membuat Alana terkejut, dia berfikir bahwa hanya ada dirinya yang tinggal di apartemen ini. Lalu siapa yang sedang memasak di dapur, karena penasaran Alana langsung menuju dapur dan melihat punggu seorang pria yang sangat familiar baginya.
“ kau “
Mendengar suara Alana, Devan langsung membalikan punggunya dan memberikan sebuah senyuman manis untuk wanita itu.
“ selamat pagi, aku sudah membuatkan nasi goreng untuk kita. Ayo kemarilah “
Setelah itu, Devan langsung menyusun dua piring yang sudah berisi nasi goreng di atas menja makan.
“ kapan kau datang, mengapa aku tidak mengetahuinya “
“ aku baru sampai tadi pagi, tentu saja kau tidak tahu karena aku membuka pintu dengan kunci cadangan “
Alana langsung terdiam, dia merasa bodoh karena bertanya hal seperti itu pada Devan.
“ ayo cepat sarapan, bukankah kau harus pergi ke perusahaan mu pagi ini “
Saat ini Devan sudah memakai pakaian kantornya. Dia juga berniat untuk pergi ke perusahaan pagi ini. Alana yang masih diam, langsung menuju meja makan untuk sarapan. Sejujurnya dia juga sedikit rindu dengan masakan pria itu.
Mereka berdua sarapan dalam diam, setelah selesai sarapan. Alana berniat untuk pergi namun, Devan langsung menghentikannya.
“ kita akan pergi bersama, aku juga harus ke kantor “
“ apakah tidak ada mobil lain “
“ apakah kau sangat tidak ingin semobil dengan ku “
Mendengar hal itu, Alana terdiam. Sejujurnya dia hanya tidak terbiasa jika harus berada satu mobil dengannya, itu sedikit canggung untuknya mengingat dia masih belum meminta maaf atas perkataanya terakhir kali.
__ADS_1
“ baiklah, aku akan menunggu di mobil “
Setelah itu, Alana pergi meninggalkanya. Dia sadar bahwa menolak untuk satu mobil dengannya akan membuat pria itu tersinggung kembali.
Devan juga langsung mengikuti Alana, hari ini dia sengaja meliburkan kedua bodyguardnya agar dia bisa mengantar Alana pergi ke kantor. Saat di perjalanan, mereka berdua hanya diam. Alana yang sedang sibuk dengan pikirannya tidak menyadari bahwa Devan selalu memperhatikannya.
Setelah setengah jam berkendara, akhirnya mereka sampai di kantor Alana. Wanita itu sedikit terkejut ketika melihat bangunan perusahaanya.
“ aku akan menjemput mu nanti sore “ ucap Devan memecah kesunyian.
“ tidak perlu, aku bisa pulang sendiri “
“ aku tidak terlalu suka jika kau harus satu mobil dengan pria lain “
“ mengapa kau perduli, bukankah kita hanya menikah di atas kertas “
Mendengar hal itu, hati Devan menjadi sangat sedih. Dia tidak tahu mengapa wanita itu selalu saja menyebutkan hal tersebut.
Saat mendengarnya, Devan merasa bahwa dia sudah menjadi seorang pria brengsek yang menghalalkan segala cara untuk memenuhi keinginanya.
“ mengapa kau selalu mengatakan hal itu, apakah di pikiran mu aku adalah seorang pria yang sangat brengsek karena menghalalkan segala cara untuk mendapatkan sesuatu yang ku inginkan “ ucap Devan dengan suara dingin dan tidak suka.
Alana yang sadar bahwa dia sudah membuat kesalahan pada pria itu langsung terdiam. Dia sangat menyesal telah mengatakan hal seperti itu.
“ aku hanya....” sebelum Alana menyelesaikan ucapannya, Devan langsung memotongnya dengan suara dingin.
Setelah mendengar pengusiran Devan, Alana langsung turun dari mobil. Devan juga langsung meninggalakannya.
Dengan langkah berat, Alana langsung masuk ke dalam perusahaanya, di sana para staf dan Sean sudah menunggunya.
“ selamat pagi Bos “ sapa mereka serentak.
“ selamat pagi “ ucap Alana berwibawa.
Para staf yang belum pernah melihat langsung Direktur mereka langsung kagum saat melihat penampilan dan aura yang di bawa oleh Alana.
“ kapan para wartawan datang “
“ mereka akan datang 15 menit lagi Bos “ ucap Sean.
“ baik, kalian bisa mulai bekerja sekarang. Sean, ikut dengan ku “
“ baik Bos “
Setelah itu, para staf pergi meninggalkan lobi. Sean juga langsung mengikuti Alana ke ruang pertemuan yang sudah di atur untuk konfrensi pers, pria itu sangat menantikan penampilan Bosnya.
Setelah 15 menit berlalu, akhirnya para wartawan hadir. Mereka dengan semnagat membawa alat tulis dan kamera untuk melihat penampilan sang direktur perusahaan QA yang sangat misterius.
__ADS_1
Ketika mereka melihat masuk, mereka langsung melihat penampilan Alana yang cantik dan dingin. Mereka yang belum tahu identitas Alana menjadi sangat penasaran.
Ketika Sean melihat kehadiran mereka, pria itu langsung berdiri dari kursi dan mulai berbicara.
“ selamat pagi rekan wartawan, hari ini aku akan memperkenalkan kalian semua direktur sekaligus Bos dari perusahaan QA “
Setelah itu, Alana langsung berdiri di hadapan semua orang.
“ selamat pagi, nama ku Quenza Alana direktur dari QA Crop “
Setelah mendengar nama asli wanita itu. para wartawan langsung mengingat sebuah kejadian 5 tahun yang lalu tentang seorang anak angkat yang di usir.
“ apakah anda adalah anak yang tertukar dari keluarga Alaric ? “ tanya salah satu wartawan.
“ benar, bahkan nama mu sangat mirip dengan gadis itu nona “ tanya wartawan lainnya.
“ ya, aku adalah gadis itu “ jawab Alana dingin.
Mendengar intonasi dingin saat Alana menjawab, para wartawan menjadi sedikit gugup. Mereka takut bahwa mereka sudah menyinggungnya.
“ apakah kehadiran anda ke negara ini untuk merebut kembali posisi anda “
“ apakah anda berniat untuk kembali ke keluarga Alaric lagi nona “
“ bukankah mereka sudah mengatakan bahwa kau adalah seorang anak yang tertukar “
Mendengar pertanyaan itu, Alana tersenyum jahat.
“ apakah kalian berfikir aku bodoh. Aku sudah menemukan keluarga sejati ku yang seratus kali lebih baik dari mereka, aku sudah mendapatkan seorang ibu yang sangat mencintai ku, aku juga mendapatkan seorang ayah yang sangat melindungi ku dan aku sudah memiliki tiga kakak laki-laki yang sangat memanjakan ku. Jadi apakah kalian pikir aku akan membuang-buang waktu ku untuk mengemis pada orang-orang itu “
Setelah mendengar perkataan Alana, para wartawan langsung terkejut. Mereka sudah mendengar bahwa Alana adalah anak haram yang tidak di inginkan oleh kedua orang tuanya, lalu mengapa wanita itu sekarang mengatakan bahwa dia sudah mendapatkan keluarga sejati.
“ apakah anda tidak berbohong nona “
“ apakah aku akan membuang-buang waktu ku untuk berbohong pada kalian “
“ lantas dimana keluarga anda sekarang “
“ mereka ada di Negara A, jadi sekarang aku akan mengumumkan bahwa nama ku adalah Quenza Alana Stanly “
Mereka yang mendengar nama belakang Alana langsung mengambil ponsel mereka dan mencari nama keluarga Stanly yang ada di Negara A.
Tadi pagi Alana yang sudah mendapatkan ijin dari Albert tentang mempublikasikan tentang mereka. Jadi ketika Albert setuju, wanita itu langsung membocorkan informasi tentang keluarga barunya, ketika melihat tindakan mereka Alana secara samar-samar tersenyum kecil.
Ketika para wartawan melihat informasi tentang keluarga Stanly dan melihat konfrensi pers yang mereka buat ketika mempublikasikan keberadaan Alana langsung percaya dengan perkataannya.
Mereka juga terkejut dengan kekayaan serta penampilan ketiga kakak laki-laki yang disebutkan oleh Alana. Sekarang mereka sadar bahwa Alana sudah bahagia setelah di buang oleh keluarga Alaric.
__ADS_1
“ lantas apa alasan anda kembali ke Negara ini nona “ tanya wartawan.