Istri Kecil Ku Yang Hebat

Istri Kecil Ku Yang Hebat
Sean & Violla


__ADS_3

"Tidak, aku tidak ingin menikah dengan pria tidak berguna sepertinya, Pa." Rihana tidak ingin lagi di sakiti, sudah cukup pernikahanya di masa lalu hancur karena ketidak mampuannya.


"Kau bisa memilih, menikah atau hidup gelandangan. Aku tidak keberatan kehilangan anak seperti mu."


Rihana menjadi pucat, dia mungkin tidak ingin menikah dengan Mario. Tapi dia lebih tidak ingin menjadi gelandangan.


"Jangan usir aku, Pa. Aku bersedia menikah dengannya."


Daksa yang masih sangat kecewa dengan kegagalan Rihana dan Mario sedikit terhibur karena putranya bisa memiliki mertua yang kaya. Meskipun tidak sekaya Rafael.


"Bagus, mulai sekarang kau harus ikut bersama Mario dan tuan Daksa. Untuk pernikahan, kau tidak perlu repot-repot memikirkannya karena tidak ada pesta mewah atau bahkan gaun pengantin untuk mu."


Setelah mengatakan hal itu, tuan Moxa pergi meninggalkan Rihana yang terluka. Semuanya telah berakhir, hidupnya kembali hancur. Bahkan tidak lagi bisa menikati kenyaman keluarga Moxa.


"Mario, bawa Rihana ke rumah. Ayah harus kembali ke perusahaan untuk mengurus masalah yang sudah kalian timbulnya. Dan kalian tidak perlu cemas, tuan Moxa sudah mendaftarkan pernikahan kalian ke Negara."


Daksa tanpa perasaan pergi meninggalkan putranya dan Rihana. Membuat keduanya menjadi saling membenci. Mario yang terbiasa hidup bebas kini harus mengurangi hobinya yang suka tidur dengan banyak wanita.


"Jangan pernah berfikri bahwa kau bisa hidup dengan bebas mulai saat ini. Aku juga tidak akan pernah melepasakan mu." Sakit hari karena di hina pria tidak berguna membuat Mario bertekad menyiksa Rihana. Membuat wanita itu hidup seperti di Neraka adalah misinya.


Waktu berjalan dengan cepat, keesokan harinya. Semua orang di hebohkan dengan pernikahan Rihana dan Mario setelah skandal siaran langsung dewasa.


Sean yang melihat hal tersebut tersenyum senang. Tidak perlu mengotori tangannya untuk membalas dendam pada Rihana dan keluarga Daksa.


"Sepertinya suami ku sangat bahagia, hari ini."


"Tentu sayang, keduanya sudah menikah dan mulai saat ini. Hidup Rihana tidak akan baik-baik lagi sekarang, keluarga Daksa juga akan menjadi penjilat keluarga Moxa."


"Senang akhirnya dendam suami ku terbalasakan dalam satu waktu."

__ADS_1


"Ya, akhirnya. Semua yang sudah berhutang dengan ku di masa lalu telah jatuh, Clora juga sudah tidak lagi bisa menjual tubuhnya karena wajahnya hancur akibat salah operasi, sedangkan Daksa. Pria itu tidak akan memiliki kesempatan menemui ku karena mulai sekarang, dia akan sibuk menjilat keluarga Moxa."


Violla bahagia mendengarnya, sama seperti di masa lalu. Ketika Alana membantu kakaknya menghancurkan keluarga ayah. Sepertilah kebahagiaan yang dapat dia lihat dari wajah Sean.


Saat keduanya sedang sibuk berbicara. Tiba-tiba saja bibi Lusi mengatakan bahwa ada seseorang yang ingin menemui mereka, Sean yang tahu siapa orang tersebut mengijinkannya masuk.


"Selamat pagi, Bos. Selamat pagi, Nyonya."


Hari ini, Lili memutuskan berkunjung dan meminta maaf pada Violla atas ketidak sopananya beberapa waktu yang lalu. Teguran Sean membuatnya sadar bahwa cintanya kalah dengan cinta Violla. Dan hanya Violla yang bisa menjadi istri Sean.


"Selamat pagi," jawab keduanya.


"Kedatangan saya hari ini, untuk meminta maaf pada anda, Nyonya. Maaf karena sudah menyakiti perasaan anda atas ucapan tidak sopan saya." Lili malu dengan sikap kekanak-kanakannya. Seharusnya di tetap memendam rasa cintanya pada Sean. Seharusnya dia tidak ikut campur dengan urusan keduanya.


"Aku sudah memaafkan mu, dan aku juga ingin berterima kasih karena sudah membantu ku menjaga Sean agar tetap menjadi milik ku."


"Tidak perlu berterima kasih, Nyonya. Hal itu ku lakukan untuk Bos. Meskipun aku tidak akan pernah bisa memilikinya, setidaknya ketika aku bisa melihat mu membahagiannya. Maka aku bahagia. Bos benar, aku tidak akan bisa memberikan cinta sebesar diri mu, aku tidak akan bisa menjadi wanita tegar seperti mu, dan aku juga tidak akan bisa menjadi wanita iklas serta memberikan cinta yang berani pada Bos."


Meskipun Lili mencintai Sean, dia tidak yakin bisa berada di posisi Violla. Di campakan dan di hina, hal yang sangat menyakitkan. Mungkin dia juga akan membenci anak yang di kandungnya jika dia berada di posisi Violla 5 tahun yang lalu.


"Semoga di masa depan, kau akan menemukan seseorang yang bisa membuat mu bahagia. Bisa mengahargai cinta mu dan selalu menjadikan mu prioritasnya."


"Terima kasih atas doa anda, Nyonya. Senang sekarang aku bisa memastikan bahwa pria yang ku cintai selama 4 tahun telah bahagia bersama wanita sebaik anda."


Violla tidak cemburu dengan ucapan Lili. Bagaimana pun, di masa lalu. Dia juga pernah mengatakan hal semacam itu pada Carl di hadapan Mika. Meskipun dia tidak mencintai Carl.


"Aku juga ingin mengundurkan diri dari perusahaan. Aku sudah memikirkanya dengan benar, dan aku tidak bisa bekerja di perusahaan miliki pria yang sudah menolak ku mentah-menatah," ucap Lili lalu tersenyum.


"Tidak masalah, aku menghargai keputusan mu. Tapi sebaiknya, kau pergi dari Negara ini. Rihana bukan wanita  yang bisa kau tangani, dia pasti akan mencari mu dan membalas perlakukan mu."

__ADS_1


"Tapi aku tidak memiliki banyak uang untuk pergi, Bos. Mungkin sudah takdir ku untuk di siksa oleh Rihana. Anggap saja itu sebagai pengorbanan cinta ku pada anda."


Sean sama sekali tidak terkesan dengan pengorbanan Lili. Baginya, hanya Violla yang bisa membuatnya terkesan. Tapi dia juga tidak bisa membiarkan Lili di siksa oleh Rihana karena sudah membantu istrinya.


"Ambilah ini, kartu kredit ini berlaku di banyak Negara. Jadi kau bisa segera pergi dari sini, aku akan membantu mu dengan menghapus jejak kepergiaan mu. Anggap saja ini hadiah karena sudah membantu istri ku."


"Tapi bagaimana dengan keluarga ku, Bos. Jika aku pergi, maka Rihana akan mengusik keluarga ku".


"Kau bisa membawa mereka, aku tahu kau hanya memiliki seorang ibu dan dua orang adik. Uang itu bisa membantu kalian bertahan hidup selama beberap bulan, jadi setelah mendapatkan tempat tinggal. Kau bisa mulai mencari kerja, aku percaya dengan kemampuan mu, kau bisa dengan mudah mendapatkan pekerjaan."


Sesaat, Lili terdiam. Saran Sean sangat bagus, dia bisa memulai hidup baru. Terjauh dari pria yang di cintainya dan mungkin bisa mendapatkan pria yang mencintanya setulus Sean mencintai Violla.


"Terima kasih atas sarannya, Bos. Aku akan segera pergi membawa ibu serta kedua adik ku ke Negara P."


"Baiklah, katakan saja kapan kalian pergi dan pesawat apa yang kalian gunakan. Aku akan membantu dengan menghapus jejek kalian."


Lili mengangguk, lalu mengucapkan beberap kata perpisahan dan pergi meninggalkan kedua pasangan tersebut. Berdoa pada Tuhan agar Sean dan Violla selalu bahagia serta di lindungi Tuhan dari wanita-wanita gila seperti Rihana dan dirinya.


"Semoga setelah ini kita tidak lagi di ganggu."


"Ya, terima kasih karena sudah sabar menunggu ku. Mari kita saling menggenggam tangan, menjalani kehidupan rumah tangga yang akan memiliki pertengkaran-pertengakaran kecil."


Violla tersenyum, menggenggam telapak tangan suaminya. Dia juga berdoa pada Tuhan, semoga hubungan mereka tidak lagi mendapatkan ujian berat, semoga saja setelah ini. Hanya ada tawa tanpa ada air mata kesedihan.


"Terima kasih atas cinta mu, terima kasih atas kesabaran mu. Dan terima kasih atas cinta bernai mu, membuat ku menjadi pria yang bertanggung jawab, membuat ku menjadi seorang ayah dari putra yang cerdas. Terima kasih atas segalanya, Violla Kathryn Caesar, istri kecil ku yang hebat dan ibu dari putra ku yang menggemaskan."


"Aku mencintai mu, Asean Xario Aldero dan akan tetap mencintai suami ku yang hebat serta ayah dari putra ku, Arsean Caesar Aldero."


Kita memang tidak pernah tahu tentang takdir, bersama siapa kita akan menikah dengan seperti apa kita akan hidup. Seperti itualah yang di alami Sean dan Violla. Penderitaan di masa lalu membuat mereka tidak yakin akan mendapatkan cinta tulus, tapi sekarang. Tuhan memberikan mereka cinta itu. Cinta yang tidak akan hilang meskipun usia mereka akan semakin berkurang.

__ADS_1


__ADS_2