
Setelah seminggu acara resepsi, kehidupan Devan dan Alana kembali seperti biasa. rafael terkadang akan menyempatkan diri datang ke rumah mereka untuk berbicara atau menyentuh perut hamil Alana.
Pompom dan Brownie juga tidak terlalu banyak beriterkasi dengan pria itu karena mereka takut melihat wajah seperti iblis yang di tampilkan oleh Rafael setiap kali melihat mereka.
Hari ini, Alana yang sedang bermain dengan kedua hewan kesayanganya tiba-tiba mendapatkan sebuah telepon dari Sam.
“ halo Bos “
“ ada apa “
“ aku memiliki kabar buruk, anak dari tuan Mike di culik “
Saat Alana mendengar laporan Sam, dia menjadi terkejut dan tidak percaya. Bagaimana bisa keluarga Stanly membiarkan seseorang menculik keponakanya.
“ apakah itu benar “
“ iya Bos, saat ini tuan Devan dan yang lainnya sedang berdiskusi untuk mencari anak itu “
“ mengapa mereka bisa tidak tahu dimana para penculik itu, apakah para penculik tidak menghubungi mereka “
“ sudah Bos, mereka mengancam akan membunuh anak itu jika keluarga Stanly tidak menjual sahamnya dengan harga murah pada keluarga Clovis “
Alana yang mendengar hal itu langsung tahu bahwa keluarga itu yang berada di belakang penculikan dan mereka sedang memainkan trik bodoh dengan keluarga Stanly.
“ baiklah, malam ini jemput aku tepat pukul 7 malam. Kita harus melakukan misi penyelamatan malam ini “
“ apakah kau yakin Bos, bagaimana jika kau membiarkan kami saja yang melakukannya karna kondisi mu saat ini sedang hamil “
“ tidak, aku baik-baik saja dan aku yang harus melakukannya karna aku tidak ingin sesuatu terjadi pada keponakan ku “
Sam yang mendengar perkataan sang Bos yang bisa terdiam, dia tahu bahwa Bos mereka selalu melakukan sesuatu secara langsung jika itu menyangkut orang-oarang terdekatnya.
“ baik Bos, kemana kita akan mencari mereka. Aku mendengar bahwa keluarga Stanly kesulitan saat mencari keberadaan para penculik “
“ tenanglah, aku akan menyelidikinya “
“ baik Bos “
Setelah itu, sambungan terputus. Alana langsung mengambil laptopnya untuk melihat rekaman cctv di rumah Stanly, untungnya kasus penculikan itu baru saja terjadi sehingga rekaman cctv masih bisa di akses.
Saat Alana melihat rekaman cctv, dia menjadi sadar bahwa para penculik itu sedikit propesional sehingga keluarga Stanly tidak bisa mengetahui siapa mereka. Namun bagi Alana itu bukan masalah besar karna bagaimana pun dia sudah terbiasa dengan hal misterius seperti itu.
Ketika Alana melihat pergerakan para penculik, tiba-tiba saja dia melihat lambang naga yang sangat kecil di tangan salah satu penculik. Dia juga dapat melihat bahwa mereka telah bekerja sama dengan seorang pelayan di rumah tersebut.
“ Black Dragon, sepertinya kita akan bertemu malam ini “ ucap Alana tersenyum.
Dia sudah pernah bertemu dengan kelompok amatiran seperti Black Dragon. Namun dia juga tidak terlalu perduli karna dia berfikir mereka tidak akan menyentuh keluarganya, tapi sekarang semuanya akan menjadi akhir dari kehidupan mereka karna telah mengganggunya.
“ sayang malam ini kalian akan ikut dengan mama untuk menyelamatkan kakak sepupu kalian “ ucap Alana sambil mengelus perut besarnya.
Setelah selesai mencari tempat persembunyian kelompok itu, Alana memutuskan untuk makan siang dan istirahat untuk persiapan malam nanti. Dia juga tahu mengapa keluarga Stanly serta Devan tidak membertahunya karna mereka tidak ingin dia ikut campur dan membahayakan kandunganya.
Waktu berjalan dengan cepat. Tepat saat jam 7 malam, Alana yang hendak bergerak tiba-tiba saja mendapatkan telepon dari Devan.
__ADS_1
“ halo sayang, maaf malam ini sepertinya aku akan terlambat untuk pulang ke rumah “ ucap Devan.
“ mengapa, apakah ada sesuatu yang mendesak “ ucap Alana berpura-pura tidak tahu.
“ iya, aku harus mengerjakan sesuatu dan harus diselesaikan malam ini “
“ apakah itu benar “
“ tentu, jadi jangan tunggu aku. Tidurlah tepat waktu dan jangan dengarkan hal-hal yang tidak penting “
“ baiklah “
“ jika begitu aku akan menuntup telponnya, aku mencintai mu sayang “
“ aku juga “
Setelah itu, telepon terputus. Alana yang sudah bersiap-siap mulai melakukan tugasnya, dia juga sudah membuat para pelayan dan penjaga tertidur dan waktunya hanya 6 jam.
Ketika Sam tiba, Alana langsung menghampiri mereka. Dia juga sengaja tidak menggunakan mobilnya agar Devan tidak curiga bahwa malam ini dia pergi.
“ apakah semuanya telah siap “ tanya Alana.
“ sudah Bos, lalu sekarang kemana kita akan pergi “
“ kita akan pergi ke markas Black Dragon “
Saat Sam dan yang lainnya mendengar nama kelompok itu, mereka terkejut. Mereka tidak menduga bahwa kelompok itulah yang menjadi penculiknya.
“ baik Bos “
Alana juga sudah merubah pakainya dengan celana yang tidak terlalu ketat serta jaket anti peluru berwarna hitamnya. Semua itu dia lakukan karna tidak ingin sesuatu terjadi pada kedua anaknya saat mereka sedang dalam misi.
Sesampainya di markas Black Dragon, Alana meminta para anggota untuk duduk di mobil sampai jam 9 malam.
“ apa yang akan kita lakukan Bos “ tanya Sean.
“ kau tetap di mobil dan akan bertugas untuk memberitahu ku tentang suasana di dalam dengan menyusup ke jalur cctv markas mereka. Sedangkan yang lain ikut dengan ku masuk kedalam “
“ bagaiman jika aku saja yang masuk dan kau yang menjadi moderatornya Bos “ ucap Sean. Pria itu sangat khawatir dengan kondisi Bos mereka dan tidak ingin sesuatu terjadi pada wanita itu.
“ tidak, aku tidak pernah suka duduk diam. Jadi lakukan saja apa yang telah ku perintahkan. Beritahu aku dimana keberadaan keponakan ku “
“ baik Bos “
Setelah jam menunjukan pukul 9 malam, Alana dan yang lainnya memulai misi mereka. Lokas markas yang sangat kecil dan gelap membuat siapa pun tidak ingin masuk ke dalamnya.
Saat di depan markas, Alana mulai memberikan arahan pada Sam dan yang lainnya. Mereka juga sudah membawa pistol serta pisau yang tajam.
“ karna anggota mereka tidak terlalu banyak, kita tidak perlu menggunkan obat untuk membuatnya pingsan atau membunuh mereka “
“ mengapa Bos “
“ aku sedang hamil dan tidak terlalu suka melihat kematian “
__ADS_1
“ baik Bos “
Setelah itu, mereka masuk ke dalam. Alana benar mengenai kelompok itu, Black Dragon adalah kelompok yang kecil dan tidak berkembang. Misi mereka hanya menjadi penculik untuk orang-orang yang tidak memiliki latar belakang yang cukup kuat, mereka juga tidak terdaftar di Dark Compeny.
Saat mereka masuk, para anggota Black Dragon yang berada di markas hanya berjumlah 10 orang. Sam dan yang lainnya langsung bergerak memukul mereka hingga mereka pingsan.
“ dimana letak ruangan keponakan ku “ ucap Alana melalui earphone pada Sean.
“ mereka meletakannya di lantai atas Bos, ada 3 pria yang bejaga di dalam dan 3 orang lagi di depan pintu. Mereka yang di pintu tidak memiliki senjata sedangkan yang di dalam hanya ada 1 orang yang memiliki pistol “
“ baik “
Setelah itu, Alana meminta Sam dan yang lainnya menuju ke lantai atas. Saat di lantai atas, ketiga pria yang sedang mabuk tidak menyadari kehadiran mereka, Alana yang melihat kesempatan emas itu langsung menyuruh para anggota menjatuhkan mereka tampa banyak suara.
Ketika ketiga pria itu jatuh pingsan, Alana meminta yang lainnya menunggu di pintu dan Sam ikut dengannya. Dia juga meminta Sean menelpon polisi untuk menutupi pergerakan mereka malam ini.
“ kalian tetap di sini, Sam ikut aku ke dalam “
“ baik Bos “
“ Sean, tolong panggil polisi untuk menutupi misi kita malam ini “
“ baik Bos “ ucap Sean.
Alana sengaja menutupi misi mereka karna tidak ingin Devan dan yang lainnya cemas. Dia juga tidak ingin suaminya memberikan hukuman aneh.
Setelah selesai, Alana membawa Sam masuk ke dalam. Saat di dalam, Alana melihat kondisi keponakanya yang baru berumur 3 bulan sedang bergerak gelis karna kedinginan. Sedangkan ketiga pria itu sedang duduk bermain kartu untuk menghilangkan kebosanan.
“ beraninya kalian menyakiti keponakan ku “ ucap Alana dingin.
Saat ketiganya mendengar perkataan Alana, mereka langsung terkejut dan berdiri mengelilingi bayi tersebut.
Mereka sudah di perintahkan untuk menjaga bayi tersebut sampai keluarga Stanly menyetujui permintaan keluarga Clovis.
“ siap kau “ ucap salah satu pria, mereka masih baru dan tidak mengenali Alana.
“ kalian tidak perlu tahu siapa aku karna keberadaan ku tidak pantas untuk di ketahui oleh kelompok amatiran seperti kalian “ ucap Alana.
Saat mereka mendengar hinaan Alana, merekq langsung tersinggung dan marah.
“ betapa sombongnya kau, sepertinya kau harus di beri pelajaran “
“ Karl bunuh saja wanita itu “ ucap sang teman.
“ iya kau memiliki pistol, jadi kau hanya perlu menembaknya “
Saat Alana mendengar percapan mereka, dia hanya tersenyum mengejek serta mengambil pistol yang ada di kantong jaketnya tampa sepengetahuan mereka dan ketika Karl mengarahkan pistolnya, Alana dengan cepat menempak lengan pria itu.
“ ahhh “ teriak Karl. Tangan Karl bahkan lumpuh karna tembakan dari Alana.
Kedua teman pria itu menjadi terkejut dengan gerakan Alana, mereka tidak menduga bahwa wanita hamil yang ada di depan mereka ternyata sangat mahir dalam menembak.
“ apakah ada lagi yang mau bernasip sama dengannya “ ucap Alana.
__ADS_1
Mereka tidak tahu bahwa wanita yang sedangal ada di hadapan mereka telah menjalani latihan militer dan latihan tembak selama di hutan dulu.