
Setelah selesai dengan kegiatan di siang hari dan Alana serta Devan mengantarnya pulang ke tokonya. Atahya memutuskan memasak mie untuk makan malam, saat sedang ayik memask mie. Tiba-tiba saja Lukas menghubunginya dan bertanya kegiatannya tadi siang.
“ halo sayang “ sapa Lukas.
Sejak hari lamaran 2 hari yang lalu, Lukas telah banyak berubah. Dia mulai memberikan Athaya banyak panggilan romantis.
“ halo, apakah kau sudah selesai bekerja ? “
“ sudah, aku baru saja tiba di rumah. Bagaimana dengan jalan-jalan bersama kak Ana ? “
“ sangat menyenangkan, kak Ana sangat baik. Dia bahkan mentraktir ku makan siang dan membayar uang perawatan untuk ku “
“ benarkah, itu bagus. Aku senang karena kak Ana bisa menerima mu dengan baik “
“ ya, tapi aku mengalami sedikit masalah saat sedang melakukan perawatan wajah “
Athaya tidak akan pernah berbohong atau bahkan menyembunyian sesuatu yang terjadi kepada Lukas, dia tidak ingin kebohongan kecil itu menjadi sebuah petaka untuk hubungan mereka di masa depan.
“ apa itu ? “ tanya Lukas penasaran.
“ tadi siang aku bertemu dengan teman-teman sekolah ku, mereka masih saja membuly ku tapi semuanya berubah menjadi menegangkan ketika kak Ana membantu ku. Dia bahkan meminta kak Devan datang dan membuat kedua wanita itu di masukan ke dalam daftar hitam klinik tersebut “
Ketika Lukas mendengar kata-kata Athaya, dia menjadi tekejut dan tidak percaya. Lukas bahkan sudah menabak apa yang telah di buat oleh kedua wanita itu sehingga membuat kakaknya menggunakan Devan sebagai perisainya.
“ benarkah, tapi mengapa kak Ana tidak menceritakannya pada ku saat kami bertemu “
Sebenarnya Lukas tahu apa alasan kakaknya tidak melaporkan kejadian itu padanya, namun dia sengaja bertanya karena ingin tahu apa alasan Athaya bersedia bercerita padanya.
“ mungkin kak Ana tidak ingin kau khawatir, kau juga di larang berfikri hal-hal negatif pada kakak. Sejujurnya alasan ku mengatakan ini karena aku berfikir bahwa untuk memulai hubungan yang baik maka kita harus saling jujur agar tidak ada kesalah pahaman yang terjadi di masa depan “
Saat Lukas mendengar alasan Athaya, dia langsung tersenyum senang. Dia tidak menduga bahwa calon istrinya begitu baik dan tidak berencana melakukan kebohongan ketika mereka akan menikah.
“ terima kasih sayang, aku juga pasti akan melakukan hal itu. Jadi mulai sekarang kita harus saling jujur satu sama lain dan dilarang menyembunyikan sesuatu dari pasangannya “
__ADS_1
“ sepakat “
“ gadis yang baik, apakah kau sudah makan malam ? “
“ belum, saat ini aku sedang memasak mie. Apakah kau sudah makan malam ? “
“ sudah, tadi setelah pulang aku langsung pergi ke rumah kak Ana untuk makan malam. Sejujurnya masakannya sangat enak, namun itu akan segera terganti ketika kita menikah. Aku akan menjadikan masakan mu sebagai favorit “
“ dsar pria berlidah manis “ ucap Athaya.
Lukas yang mendengar itu tertawa pelan, dia bahkan mulai rindu dengan Athaya dan ingin segera membuat wanita itu menjadi istrinya.
“ bagaiman dengan gaunnya ? apakah kau suka ? “
“ iya, itu sesuai dengan keinginan ku. Terima kasih karena sudah membuatkan gaun seindah itu untuk ku “
“ tidak perlu berterima kasih, mulai sekarang kau harus terbiasa dengan hal-hal seperti itu. Aku akan jujur pada mu hari ini, sebenarnya aku memiliki 5 % saham di QA Corp yang di berikan oleh kak Ana dan saham itu akan bertambah menjadi 10 % ketika kita menikah. Selain saham, aku dan ayah juga memiliki sebuah restoran serta kafe di kota ini "
“ apakah kau tidak senang atau merasa ku bohongi “ ucap Lukas khawatir.
“ aku senang mendengarnya, namun itu bukan hal yang luar biasa untuk ku. Bagi ku, memiliki mu saja sudah cukup. Aku bisa membantu mu mencari uang dari toko roti dan kita bisa hidup sederhana namun nyaman sampai hari tua “
Athaya benar, dia merupakan wanita yang ingin hidup sederhana bersama pasangannya. Mungkin uang akan menjadi masalah namun dia benar-benar rela membantu pasangannya asal bisa hidup dengan bahagia selamanya.
“ terima kasih sayang, aku akan menjaga mu dan kita akan menjalani hidup sederhana sesuai keinginan mu “
“ jangan seperti itu, aku ingin kita hidup dengan keinginan kita bersama bukan keinginan ku. Arti menikah adalah menerima semua sifat buruk serta baik pasangan “
Lukas benar-benar bahagia ketika memikirkan bahwa dia sebentar lagi akan menikah dengan wanita seperti Athaya, tidak hanya cantik. Dia juga memiliki sifat dewasa dan sederhana, berbeda dari saudara kembarnya yang suka hidup dengan banyak materi serta memandang seseorang lewat harta.
“ aku menjadi tidak sabar menunggu hari pernikahan kita. Oh ya, aku ingin bertanya hal yang serius pada mu “
“ apa itu ? “
__ADS_1
“ jika nanti kita menikah, kau ingin tinggal bersama ayah di kediaman kak Ana atau tinggal di sebiah apartemen yang jauh dari ayah serta kak Ana “
Setelah pulang dari kantor, ayahnya mengajaknya berbicara dan bertanya dimana mereka akan tinggal. Meskipun ayahnya seperti tidak rela melepaskanya, namun sang ayah memintanya bertanya pada Athaya tempat tinggal mereka dan mengijinkannya meninggalkan kediaman Alana jika Athaya tidak ingin tinggal bersama mereka.
“ aku lebih suka keramaian, bagaimana jika kita tinggal di kediaman kak Ana. Disana ada Al dan Jasmine yang bisa ku ajak bermain ketika mereka tidak sekolah dan kau pergi bekerja “
Athaya tidak akan pernah membuat Lukas berpisah dari keluarganya, bagaiman pun dia sadar bahwa ketika menikah. Wanita harus bersedia tinggal di mana sang suami tinggal.
“ apakah kau yakin ? “ ucap Lukas.
“ iya, aku tidak akan pernah membiarkan suami ku menjauh dari keluarganya. Lagi pula itu sudah menjadi resiko anak perempuan ketika menikah, dia pasti akan pergi meninggalkan keluarganya dan masuk ke dalam keluarga suaminya “
“ terima kasih sayang, aku beruntung bertemu dengan wanita seperti mu “
“ sama halnya dengan ku, kau seperti sebuah matahari untuk ku “
Kata-kata itu tampak mirip dengan ucapan Alana namun memiliki arti yang berbeda. Jika Alana mengalami banyak konflik dan mengalami kegelapan selama 5 tahun. Maka berbeda dengan Athaya, dia menggap Lukas matahari yang selalu memberikannya efek bahagia setiap kali mereka bertemu baik itu melalui pesan suara atau pun bertemu langsung.
“ aku senang menjadi matahari mu “
“ terima kasih, kalau begitu istirahatlah. Kau pasti lelah bekerja hari ini “
“ baik, kau juga harus segera istrirahat setelah makan malam “
“ mie ku sudah mengembang karena berbicara dengan mu “ ucap Athaya kesal.
Lukas langsung tertawa saat mendengar kata-kata Atahya, dia juga sudah terbiasa di perlakukan seperti itu ketika dirinya mengganggu Athaya masak.
“ baiklah, selamat malam sayang. Mimpi yang indah dan jangan makan mie yang sudah mengembang “
Setelah mengatakan hal itu, Lukas langsung memutuskan sambungan teleponnya karena tidak ingin mendengar ucapan kesal Athaya.
“ selamat malam juga dan semoga kau mimpi indah “ bisik Athaya lalu tersenyum.
__ADS_1