
“ kak Justin, kak Austin tolong maafkan aku. Aku sudah gagal menjadi seorang adik yang baik “ ucap Alana pada keduanya.
Setelah mendengar ucapan adik mereka, keduanya sepakat untuk ikut bermain. Mereka bahkan mengusap kedua mata dengan kasar agar memiliki air mata.
“ tidak adik, ini adalah kesalahan kami. Kami yang bersalah karna sudah gagal menjadi contoh yang baik untuk mu “ ucap Justin sambil mengeluarkan air matanya.
“ kak Justin benar, kami gagal menjadi menjadi panutan yang baik untuk mu. Jadi sekarang tolong dengarkan ucapan kakak, tolong jadilah adik yang tetap ceria karna setelah ini mungkin kami akan di kirim ke militer atau bahkan di nikahkan oleh ibu “ ucap Austin.
Alana yang tahu bahwa kedua kakaknya sedang membantu dramanya menjadi semakin bersemangat.
“ tidak kakak, jika kalian berdua pergi dari rumah ini siapa yang akan menjadi teman ku saat aku kesepian. Aku juga akan ikut pergi jika kalian juga pergi “ ucap Alana.
Saat mendengar hal itu, Myra dan Albert menjadi khawatir. Mereka tidak mau jika putrinya pergi lagi.
“ tidak sayang, kau tidak boleh pergi “ ucap Myra.
“ aku tidak bisa tetap di rumah jika kak Justin dan Austin pergi ibu, aku akan merasa bersalah seumur hidup ku jika itu terjadi “
Ketika mendengar hal itu, akhirnya Myra dan Albert memutuskan untuk memaafkan kedua putra mereka dan membiarkan semuanya berlalu.
“ baiklah, ibu dan ayah tidak akan menghukum kedua kakak mu tapi kau harus berjanji untuk tidak pergi dari rumah “ ucap Myra.
“ ayah dan ibu harus berjanji terlebih dahulu “
“ iya sayang, ayah dan ibu berjanji akan memaafkan kedua kakak mu dan membiarkan semuanya “ ucap Albert.
“ terima kasih ibu “ ucap Alana sambil memeluk snag ibu.
“ apakah putri ayah hanya akan memeluk ibu saja “ ucap Albert.
Alana yang mendengar itu menjadi paham, dia bergegas menuju ayahnya dan memeluknya sambil mengatakan terima kasih.
“ terima kasih ayah “
“ sama-sama sayang “
Setelah itu, keadaan ruangan menjadi normal. Alana yang sudah berdiri di tengah-tengah kedua kakaknya langsung berbisik kepada keduanya.
“ bagaiman kak, bukankah aku hebat “ ucap Alana berbisik.
“ tentu, kau yang terhebat adik “ ucap Austin berbisik.
“ kau yang terhebat adik, jadi apa yang kau inginkah sebagai balasannya “
“ bagaimana dengan es krim “ ucap Alana cukup keras.
Myra dan yang lainnya tidak tahu apa yang sedang dibicarakan oleh ketiganya, mereka hanya tahu bahwa Alana meminta es krim dari Justin dan Autin.
“ hanya itu “
“ iya, aku ingin makan es krim sepuasnya “
“ sepakat “
Setelah mendengar kesepakan kakaknya, Alana menjadi bahagia. Namun kebahagiannya harus terhenti karna kehadiran Devan.
“ siapa yang mengijinkan mu untuk makan es krim dengan jumlah yang banyak “ ucap Devan dengan suara dingin.
Alana yang tahu bahwa Devan sedang marah karna dia balapan hanya bisa menghela nafas pelan, Justin dan yang lainnya sedikit cemas dengan Devan yang sedang marah pada Alana.
“ adik, sepertinya dia sedang marah “ ucap Justin.
“ apakah kau membutuhkan bantuan kami “ tanya Austin.
“ tidak perlu kak, aku akan menaklukan pria dingin ini “ ucap Alana berbisik.
“ semoga berhasil adik “ ucap keduanya.
__ADS_1
Setelah mendengar ucapan kedua kakaknya, Alana memasang wajah bahagianya dan berjalan menuju Devan yang sedang berdiri tidak jauh dari mereka.
Myra dan Albert khawatir dengan putrinya berniat untuk membantu Alana, namun hal itu langsung di hentikan oleh Edgar.
“ ayah, putri ku sedang dalam situasi sulit “ ucap Albert.
“ iya ayah, kami takut Devan akan menyakiti hati Ana dan membuatnya menangis “ ucap Myra.
“ kalian tidak perlu khawatir, karna tidak akan ada yang bisa mengalahkan kelicikan Alana “ ucap Edgar sambil tersenyum.
“ apa maksud ayah “ tanya Albert.
“ apakah kalian tidak menyadari bahwa dia sengaja menangis untuk membuat kalian memaafkan kedua kakaknya “
“ maksud ayah, Ana sengaja melakukannya “ tanya Albert tidak percaya.
“ tentu saja, lagi pula kalian bukanlah korban pertamanya “
“ jangan bilang ayah adalah korban pertamanya “ tebak Albert.
“ iya, saat itu dia pergi ke hutan mengikuti pelatihan pasukan khusus militer tampa sepengatahuan ku. Saat aku mengetahui itu, aku memutuskan untuk menunggunya kembali dan memberinya hukuman, namun semua itu tidak berlaku ketika dia memainkan trik yang sama seperti kalian kepada ku. Jadi pada akhirnya aku memaafkannya “ ucap Edgar pelan.
Saat Edgar berbincang dengan putra dan menantunya, Alana sudah berdiri di samping sang suami dan memasang wajah tidak berdosa.
“ kau datang “ ucap Alana bahagia.
Devan yang mendengar dan melihat wajah bahagia sang istri menjadi sedikit lemah, dia bahkan ingin segera memeluk wanita itu. Tapi dia tidak melakukannya karna ingin memberikan sedikit pelajaran untuk sang istri.
“ apakah kau tahu apa alasan ku datang saat ini “ tanya Devan dengan aura dingin.
“ tidak, tapi bisakah kita membahasnya nanti, sekarang aku ingin mendengar ucapan selamat dari mu “
“ alasan “ ucap Devan ketus.
“ hari ini aku menang dalam balapan, kak Justin dan kak Austin juga memberikan sebuah mobil baru untuk ku “ ucap Alana antusias.
Saat Justin dan Austin melihat itu, mereka berdua sedikit cemas. Namun kecemasan itu menghilang saat Lukas angkat bicara.
“ kakak tenang saja, kak Ana pasti akan memenangkannya “ ucap Lukas.
“ dari mana kau bisa mengetahuinya “ tanya Justin.
“ seorang budak cinta seperti kakak ipar tidak akan penah bisa menang saat berhadapan dengan istrinya “
Ketika mendnegar perkataan Lukas, Justin dan Austin menjadi tenang dan melanjutkan untuk menonton drama yang sedang di lakukan oleh adik mereka.
“ apakah kau tahu, aku sedang marah karna kau sudah balapan “ ucap Devan.
“ mengapa kau marah, bukankah aku baik-baik saja “ ucap Alana dengan wajah polos.
“ mungkin saja hari ini dewa keberuntungan sedang memihak pada mu tapi jika itu di lain waktu. Apakah kau bisa menjamin semuanya akan baik-baik saja “
“ mengapa kau marah pada ku, apakah ini yang di sebut teman. Kau juga mengatakan bahwa kau mencintai ku tapi mengapa kau marah pada ku karna ikut balapan, kau bahkan tidak mau memberi ku ucapan selamat “ ucap Alana sedih.
Devan yang mendengar ucapan istrinya menjadi tersadar, dia menyesal karna sudah mengatkan hal seperti itu.
“ maaf, aku tidak bermaksud seperti itu “ ucap Devan.
Alana yang melihat permainannya telah berhasil menjadi bahagia.
“ aku tidak akan memaafkan mu, aku akan membuat mu lebih kesal dengan memakan es krim sebanyak-banyaknya “
“ jika kau berani melakukan hal itu maka aku akan menutup setiap tempat penjualan es krim yang ada di Negara A “ ucap Devan.
“ kau sangat keterlaluan, jika seperti itu maka aku berjanji tidak akan pernah mau berbicara dengan mu selamanya. Bahkan jika kita bertemu aku tidak akan mau berbicara dengan mu “ ucap Alana.
Devan yang mendengar itu menjadi takut, dia tidak ingin istrinya berhenti berbicara padanya. Pada akhirnya Devan mengetahui bahwa Alana adalah titik kelemahannya.
__ADS_1
“ tidak sayang jangan lakukan itu, aku meminta maaf, sekrang katakan pada ku hadiah apa yang kau inginkan “ ucap Devan berusaha membujuk.
“ aku sedang marah pada mu “ ucap Alana, wanita itu juga sedang menguatkan hatinya untuk tidak tertawa. Dia juga sedikit merasa bersalah karna sudah membuat Devan cemas.
“ jangan sayang, maafkan aku oke, aku berjanji akan melakukan apa yang kau inginkan “ janji Devan.
Albert dan semua orang yang ada di ruangan merasa kasihan pada Devan karna sudah di permainakan oleh Alana.
“ bagaimana jika besok kita pergi ke taman hiburan “ usul Devan.
Ketika mendengar ucapan Devan tentang taman hiburan, Alana menjadi bersemangat.
“ baiklah, kau harus menepati janji “
“ tentu, apakah sekarang kau sudah memaafkan ku “ tanya Devan.
“ iya “
Setelah mendengar hal itu, Devan menjadi bahagia. Lukas yang mendengar taman hiburan tiba-tiba mendapatkan sebuah ide untuk membalas Devan.
” aku juga ingin ikut kak “ ucap Lukas.
“ sejak kapan dia ada disini “ tanya Devan, dia juga sangat terkejut ketika menyadari kehadiran Lukas.
“ kemarin dia tiba di sini, ibu dan ayah juga sudah menerimanya “ jawab Alana.
Devan yang mendengar itu menjadi paham, dia juga tidak terlalu memperdulikan kehadiran Lukas.
“ baiklah, kau bisa ikut “ ucap Devan.
“ kami juga ingin ikut “ ucap Justin dan Austin.
“ tentu, kita semua akan pergi “ jawab Devan lembut.
Saat melihat bahwa suasana rumah menjadi tenang, semua orang menjadi bahagia. Devan juga langsung meminta Alana untuk membersihkan diri sementara dia akan membuatkan sup untuknya.
“ sekarang pergilah mandi, aku akan membuatkan sup untuk mu. Pasti hari ini kau sangat kelelahan “ ucap Devan sambil mengelus puncak kepala sang istri.
“ baiklah “
Setelah itu, Alana bergegas untuk pergi ke kamarnya. Devan juga pergi ke dapur bersama dengan ibu mertuanya, Myra yang melihat keterampilan memasak Devan menjadi tersanjung.
“ sepertinya aku tidak salah memilih menantu untuk putri ku “ puji Myra.
“ terima kasih ibu “ jawab Devan tersenyum.
Ketika selesai memasak, Devan mengatakn pada ibu mertuanya untuk memulai makan malam tampa kehadirannya dan Alana. Myra yang mendengar hal itu hanya tersenyum dan menginjikan sang menantu untuk pergi membawa makan malam ke kamar putrinya.
Sesampainya di kamar, Devan langsung membuka pintu yang sengaja tidak di kunci oleh Alana. Dia juga dapat melihat bahwa sang istri sedang terbaring di tempat tidur dalam mata yang setengah tertutup.
“ ayo bangun, setelah selesai makan kau bisa langsung tidur “ ucap Devan.
“ baiklah “
Setelah itu, Devan membantu Alana makan. Pria itu juga ikut makan, ketika makanan mereka sudah habis, Alana membaringkan tubuhnya dan menutup kedua matanya. Hari ini adalah hari yang cukup melelahkan untuknya.
Devan yang masih setia di kamar, memutuskan untuk duduk di samping istrinya. Dia menatap wajah lelah sang istri dengan tatapan lembut.
Tadi sore ketika dia mendengar laporan Diego tentang balapan yang di lakukan Alana, dia langsung meinggalkan kantor dan pergi ke rumah Stanly untuk melihatnya. Dia juga berencana untuk memberikan sang istri sedikit pelajaran, namun semuanya gagal karna pada akhirnya dia kalah dan takut ketika Alana mengancam untuk tidak mau berbicara padanya.
“ bagiamana aku selalu kalah saat berdebat dengan mu sayang, aku bahkan tidak bisa mengatasi titik lemah ku saat berhadapan dengan mu “ ucap Devan sambil tersenyum.
Setelah itu, Devan mengecup kening sang istri. Dia sangat merindukan wanita itu karna kemarin malam dia tidak bisa bertemu dengannya.
“ selamat malam sayang, semoga mimpi indah. Aku akan tetap mencintai mu hingga maut memisahkan kita “ ucap Devan, setelah mengecup kening Alana sekali lagi. Pria itu pergi ke kamar mandi untuk memberihkan diri.
Ketika selesai mandi, Devan yang sudah mempersiapkan pakaian malam untuknya langsung memakainya dan bergegas menuju tempat tidur untuk berbaring di samping sang istri.
__ADS_1