
Setelah beristeraksi dengan keluarga kecil Alana. Lukman akhirnya bisa akrab dengan keluarga itu, dia juga tidak menyerah untuk meminta maaf meskipun putranya selalu mengusir atau bahkan mengabaikannya.
Seperti saat ini, Lukas yang sedang libur bekerja memilih untuk tidak membuka atau bertemu dengan ayahnya. Dia juga sudah lupa untuk bertanya kepada kakaknya tentang kedatangan pria itu.
Lukman yang mendapat penolakan sang putra hanya bisa berdiri di teras rumah putranya. Meskipun kondisinya sedang tidak baik, dia tetap melaksanakan tugasnya dan mengabaikan permintaan Alana untuk beristirahat.
Saat Jasmine melihat wajah sedih Lukman, dia tiba-tiba memiliki ide untuk membuat sang paman membuka pintu dan dia bisa memberikan obat untuk Lukman.
“ paman, buka pintunya. Mama meminta paman untuk datang ke rumah “ teriak Jasmine tiba-tiba.
Ketika Lukman dan Lukas mendengar perkataan Jasmine, mereka menjadi penasaran. Lukas bahkan gugup saat mendengar bahwa kakaknya memanggilnya, dia takut bahwa kakaknya akan memarahinya karena tidak bersedia memaafkan ayahnya sendiri.
“ paman buka “ ucap Jasmine sekali lagi.
Setelah beberapa saat, Lukas akhirnya membuka pintunya. Dia juga langsung bergegas menuju rumah sang kakak untuk menemuinya.
“ kakek, ayo minum ini. Jasmine sudah membawa obat dan juga sarapan pagi “ ucap Jasmine saat pelayan datang tampa sepengetahuan Lukas.
“ tidak perlu sayang, kakek sedang tidak ingin makan “ ucap Lukman lemah.
“ tapi kakek sedang sakit, jika tidak minum obat. Maka sakit kakek akan bertambah “
“ tidak apa-apa, kakek masih kuat “
“ kalau begitu Jasmine akan menunggu disini sampai paman Lukas datang “
Lukman hanya diam saat medengar perkataan Jasmine, dia tahu abwha Jasmine sedang mengkhawatirkannya.
Saat kedua orang itu sedang duduk bersama. Lukas yang baru saja tiba di rumah Alana langsung bertanya mengapa dia di panggil.
“ ada apa kak, mengapa kakak memanggil ku “ tanya Lukas.
“ siapa yang memanggil mu “ tanya Alana.
Saat ini, Alana sedang menemani Devan yang mengajari putranya belajar di ruang tamu. Mereka bertiga bahkan tidak tahu kemana perginya Jasmine, namun mereka juga tidak terlalu cemas karena pengawasan di kediaman sudah di jaga ketat setelah penculikan Jasmine.
“ jangan bilang Jasmine sedang mengerjai ku “ ucap Lukas tersadar.
Ketika Alana dan Devan mendengar perkataan Lukas, mereka akhirnya tahu bahwa putri mereka sedang berada di rumah Lukas.
Saat Lukas ingin kembali, tiba-tiba saja Alana meminta pria itu untuk menetap. Sejujurnya dia juga berniat untuk menemui Lukas dan memberikan nasehat agar pria itu bersedia memberikan ayahnya kesempatan kedua.
“ jangan pergi, tetap disini karena aku ingin berbicara dengan mu “ ucap Alana.
“ baik kak “
Setelah itu, Lukas duduk di hadapan Alana. Devan yang tahu bahwa pembicaraan ini tidak baik jika di dengan oleh putranya langsung meminta Al menemui Sean untuk di ajari bela diri.
__ADS_1
Ketika hanya mereka bertiga yang ada di ruangan, Alana memutuskan untuk berbicara dengan Lukas.
“ apakah kau masih belum bisa memaafkan ayah mu “ tanya Alana.
“ apakah kakak yang membantunya datang menemui ku “ tanya Lukas.
“ aku bertanya dan kau menjawabnya dengan pertanyaan lain “ ucap Alana tersenyum.
Lukas hanya bisa tersenyum kecil mendengar ucapan Alana. Dia telah tumbuh menjadi sosok yang bisa bertanggang jawab dan tidak lagi menganggap sepele setiap perbuatan.
“ sejujurnya, aku masih ingin tinggal bersamanya tapi aku masih belum bisa melupakan setiap luka di hati ku. Dia bahkan menjadi penyebab diri ku yatim “
Ketika mendengar perkataan Lukas, Alana akhirnya paham bahwa Lukas sudah memaafkan dan juga tidak membenci ayahnya. Dia hanya tidak bisa melupakan kejadian di masa lalu dan itu membuatnya tetap mengabaikan Lukman.
“ apakah kau tidak ingin memberikannya kesempatan kedua “
“ apakah itu pantas untuknya kak, rasanya kesempatan kedua tidak lagi pantas untuknya mengingat dia sama kejamnya dengan wanita itu “
“ dia pantas di berikan kesempatan kedua, adik “ ucap Alana lembut.
“ mengapa kakak sangat membelanya “
“ aku tidak sedang membelanya, aku melakukan ini hanya untuk mu. Aku ingin kau benar-benar bahagia, bukan seperti ini. Aku juga dapat melihat rasa sepi di mata mu dan hanya ayah mu yang bisa membuat rasa sepi itu menghilang “
Setelah medengar perkataan sang kakak, Lukas tiba-tiba terdiam. Dia juga sadar dengan hal itu dan ucapan Alana benar-benar membuatnya sadar dengan pentingnya kehadiran Lukman di hidupnya.
“ apakah itu nyata kak “ ucap Lukas terpana.
“ tentu, kau tahu. Kami bertemu saat aku turun dari pesawat setelah berkunjung ke Negara S, aku juga mendengar pembicaraanya dengan wanita itu. Dia sangat membelamu dan dia juga tahu bahwa wanita itulah penyebab kematian ibu mu “
Lukas tertegun saat mendengar perkataan sang kakak, dia tidak tahu tentang hal seperti itu. Dia juga tidak menduga bahwa ayahnya bersedia membalaskan dendamnya serta ibunya.
“ jadi sekarang aku ingin kau memikirkannya. Aku ingin kau mengambil tindakan yang membuat hati mu bahagia bukan membuat hati mu semakin tersiksa, kau juga harus bersyukur karena tuhan bersedia mengembalikan sosok ayah yang kau butuhkan “
“ baik kak “
“ ingatlah untuk melupakan masa lalu mu, bagaimana pun kau sudah hidup seperti ini di masa depan. Kau juga tidak boleh melakukan hal yang pernah ku lakukan di masa lalu, cukup aku saja yang jahat di masa lalu karena di sakiti “
Sejujurnya Alana tidak ingin Lukas berlama-lama membenci dan menaruh dendam kepada sang ayah, dia tidak ingin kisahnya di masa lalu yang menyakiti keluarga Alaric terulang kembali. Dia mungkin bukan orang baik, namun dia juga tidak ingin keluarganya melakukan hal yang sama sepertinya.
“ jangan buat diri mu menyesali semua tindakan mu, jangan buat diri mu kehilangan kesempatan yang telah di berikan tuhan untuk hidup bersama ayah mu “ ucap Alana.
“ baik kak, terima kasih. Aku akan memulai lembaran baru dan memberikannya kesempatan kedua “
“ jika seperti itu, kau boleh pergi sekarang, Karna aku dapat melihat bahwa ayah mu sedang sakit dan Jasmine sedang menemaninya di sana “
Saat Lukas mendengar perkataan kakaknya, dia menjadi panik. Dia tidak ingin kesempatan yang di berikan tuhan hilang begitu saja setelah kepergiaan sang ayah.
__ADS_1
“ baik kak “
Setelah itu, Lukas pamit undur diri. Dia bahkan dengan cepat untuk mencapai rumahnya. Saat Jasmine melihat sosok sang paman dari jauh, dia langsung pamit undur diri.
“ kakek, Jasmine akan pergi “
Tampa menunggu jawaban Lukman, Jasmine langsung berlari. Lukas yang melihat hal itu menjadi paham dan membiarkan keponakannya pergi.
Lukman yang juga melihat kehadiaran Lukas dengan wajah cemasnya menjadi khawatir, dia tidak tahu apa yang sedang terjadi pada putranya.
Saat Lukman akan bertanya, tiba-tiba saja lidahnya menjadi kelu dan dia tidak bisa berbiacara setelah mendapatkan pelukan dari sang putra. Dia bahkan menangis dalam dia ketika mereka berpelukan.
“ maafkan aku, ayah “ ucap Lukas.
Lukman yang mendengar hal itu menjadi tertegun dan tidak bisa meresponnya. Dia tidak tahu apa yang telah di bicarakan Alana pada sang putra namun dia merasa perubahaan Lukas adalah perbuatan Alana.
“ apa yang kau bicarakan nak, mengapa kau meminta maaf. Seharusnya ayahlah yang mengucapkan hal itu, bagaimana pun ini semua kebodohan ayah yang mudah di rayu oleh wanita lain dan membuat ibu mu meninggal serta hidup mu menjadi sengsara “
“ Lukas sudah memaafkan ayah, jadi sekarang mari kita lupakan semua yang sudah terjadi di masa lalu “
“ baik, terima kasih nak. Ayah berjanji akan menebus semuanya yang telah terjadi di masa lalu, tidak akan ada lagi yang bisa mengahancurkan keluarga kita “
“ iya ayah, jika sepert itu mari kita masuk ke dalam. Kak Ana mengatakan bahwa ayah sedang tidak enak badan “
“ ayah baik-baik saja, ini hanya kelelahan dan ucapkan terima kasih kepada Alana karena sudah bersedia membantu ayah mendapatkan maaf mu “
“ kita bisa mengunjunginya dan ayah bisa mengucapkan terima kasih secara langsung nanti “
“ baiklah “
Setelah itu, Lukas membawa ayahnya masuk ke dalam rumah. Dia juga meminta pelayan yang sengaja di pekerjaakan Alana untuknya membautkan sarapan serta membersihkan kamar tamu untuk sang ayah.
“ bibi, tolong siapkan sarapan untuk kami dan tolong bersihkan kamar tamu untuk ayah ku tinggal mulai saat ini “
“ baik tuan “
Setelah itu, sang pelayan langsung mengerjakan apa yang di perintahkan Lukas padanya. Lukman yang mendengar ucapan sang putra menjadi hangat.
“ apakah tuan Devan tidak marah atau mengusir mu dari kediamannya suatu hari nanti “
“ tidak ayah, dia bahkan senang jika aku tinggal di sini. Ayah tidak perlu cemas, dia pria yang baik “
“ baik nak “
Pada akhirnya Lukas dan Lukman hidup dengan baik. Mereka akan menjadi pasangan anak serta ayah yang sangat kompak. Kisah Lukas juga akan tetap berlanjut dan akan menjadi semakin menggemaskan ketika dia bertemu dengan sosok wanita yang mempu membuatnya jatuh cinta seperti Devan dan Alana.
Kisah ini akan berakhir di sini, ini adalah kisah akhir yang bahagia untuk Alana dan Devan. Kisah akhir yang bahagia untuk Rafael dan kedua wanita yang di cintainya dan kisah awal yang bahagia untuk Lukas serta ayahnya.
__ADS_1