Istri Kecil Ku Yang Hebat

Istri Kecil Ku Yang Hebat
Berkunjung


__ADS_3

Di Pulau Negara K.


Saat ini, Alana tengah membujuk suaminya untuk berkunjung ke rumah Miko sebelum mereka pergi. Wanita itu ingin suaminya bisa berdamai dengan mereka, bagaimana pun Miko masih memiliki hubungan darah dengan Devan.


“ sayang ayolah, kita akan segera pergi jadi kita harus berkunjung untuk berpamitan “ ucap Alana.


Devan masih tetap diam, dia tidak berniat untuk pergi ke rumah Miko karna baginya itu tidak penting dan dia masih belum bisa memaafkan mereka.


“ suami ku yang paling tampan dan kaya, ayo aku ingin sekali berkunjung. Aku juga sudah berjanji pada Miko untuk datang sebelum kita pergi “


Alana bahkan sudah mengucapkan kata-kata manis untuk menyenangkan Devan, namun pria itu sama sekali tidak merespon dan hal itu membuat Alana melakukan sesuatu yang sedikit berani.


Wanita itu memberikan ciuman di bibir suaminya dan duduk di pangkuannya, Alana bahkan memasang wajah manisnya untuk meluluhkan hati sang suami.


Saat Devan melihat tingkah laku sang istri, dia menjadi luluh dan bersedia untuk berkunjung ke rumah sepupunya.


“ baiklah, tapi jika mereka melakukan sesuatu yang buruk maka aku akan membunuh mereka sekaligus “ ucap Devan dengan berat hati.


“ baik “


Setelah itu, keduanya bersiap-siap untuk menuju ke rumah Miko. Sesampainya di sana, Alana langsung menyapa Miko yang kebetulan sedang berada di depan rumah.


“ hai “ ucap Alana.


Saat Miko mendengar sapaan Alana, dia menjadi terkejut dan tidak percaya bahwa wanita itu mau berkunjung bersama Devan.


“ kalian datang “ ucap Miko terkjut sekaligus bahagia.


“ iya, bagaimana pun nanti sore kami sudah harus pergi dari pulau ini “ ucap Alana.


“ kalau begitu kita harus masuk, Monly dan ibu pasti senang ketika melihat kalian “


Setelah mengatakan itu, Miko membawa Alana dan Devan masuk ke dalam rumahnya. Saat keduanya masuk, mereka terkejut ketika melihat isi ruangan yang sederhana.


“ ibu, adik lihat siapa yang datang “ ucap Miko bahagia.


Tidak berapa lama, Monly dan sang ibu keluar dari kamar setelah mendengar ucapan Miko. Mereka juga terkjut saat melihat Alana datang bersama Devan.


“ kalian datang “ ucap sang ibu terharu.


Wanita itu sudah mulai sembuh dari penyakit stresnya, meskipun sesekali dia akan melakukan hal yang mengerikan namun semuanya sudah terlihat baik dari pada sebelumnya.


Monly juga sudah berbuah banyak, dia sudah tidak lagi seperti wanita sombong dan jahat. Dia telah berubah seperti wanita sederhana.


“ kami sudah berjanji pada Miko untuk berkunjung sebelum pergi “ ucap Alana ramah.


Saat kedua wanita itu mendengar ucapan Alana, mereka sedikit terharu. Mereka juga tidak menduga bahwa Alana sangat baik dan bersedia mengunjungi mereka.


“ Devan, maafkan semua kesalahan bibi. Bibi tahu mungkin kau akan sulit untuk memaafkannya dan bibi juga tidak ingin memaksa mu “ ucap sang bibi malu.

__ADS_1


“ lupakan saja, aku datang kemari karna ingin menemani istri ku “ ucap Devan.


Saat mereka mendengar perkatanya, mereka bertiga tidak sakit hati dan merasa bersyukur karna kehadiran Alana bisa membuat mereka bertemu dengan Devan.


“ ayo kita harus duduk terlebih dulu “ ucap Miko.


“ baik “


Setelah mengatakan itu, Alana dan Devan duduk bersama di sofa yang sederhana miliki Miko. Meskipun suasana menjadi sangat canggung tapi ketiga orang itu beberapa kali mengajak bicara Alana.


“ apakah setelah ini kalian akan pergi ke Negara A “ tanya Miko.


“ tidak, kami akan berkunjung ke satu negara lagi sebelum pulang “ ucap Alana.


Saat Miko dan yang lainnya berbicara, tiba-tiba saja Monly pergi ke kamar untuk mengambil sesuatu yang sudah dia persiapkan untuk Alana. Ketika kembali, dia langsung memberikan sebuah kotak berukuran sedang kepada Alana.


“ ambillah ini, aku dan ibu sengaja merajutnya beberapa pakaian bayi. Kami berharap kalian akan segera mendapatkan kabar baik setelah kembali “ ucap Monly.


Alana dan Devan menjadi terkjut saat mendapatkan kotak itu, Alana bahkan menjadi penasana dengan isi kota tersebut.


“ terima kasih, seharusnya kalian tidak melakukan ini. Aku tidak ingin merepotkan “ ucap Alana.


“ kau tidak perlu khawatir, aku dan ibu sangat bahagia saat mengerjakannya. Lagi pula ini juga sebagai hadiah pernikahan dan permintaan maaf dari kami “ ucap Moly.


“ ambil ini Ana, anggap ini sebagai permintaan maaf anak-anak ku karna gagal mendidik mereka dengan baik “ ucap ibu Miko dan Monly.


“ baiklah bibi, terima kasih. Apakah aku boleh membukanya “ tanya Alana.


Setelah mendengar perkataan mereka, Alana dengan semangat membuka kotak hadiah itu. Devan yang melihat itu hanya bisa tersenyum.


Saat Alana melihat isinya, dia langsung menatap takjub. Dia bahkan ingin menangis saat melihat hadiahnya.


“ ini...ini “ ucap Alana.


Saat Devan melihat isi kado itu dia juga terkujud. Isi kotak hadiah itu berupa baju rajut untuk bayi kembar dan dua topi yang berwarna sama dengan masing-masing pakain.


“ awalnya ibu dan aku ingin merajut satu pakain bersama topinya. Tapi saat selesai kami tidak sadar bahwa kami sudah membuat dua baju serta dua topi “ ucap Monly.


Alana hanya bisa tersenyum, dia tahu bahwa ini pasti rencana tuhan untuk mereka. Bagaimana pun beberapa hari ini dia selalu memimpikan bayi kembar.


“ terima kasih, ini sangat indah “ ucap Alana.


“ sama-sama “ ucap Monly.


Setelah itu, mereka melanjutkan permbicaraan hingga waktu menunjukan pukul 4 sore. Devan mengajak Alana untuk kembali ke villa.


“ ini sudah jam 4 sore, kita harus pergi karna sebentar lagi pesawat akan tiba “ ucap Devan.


“ baiklah “

__ADS_1


Setelah mengatakan itu, keduanya berpamitan kepada Miko, Monly dan ibu mereka.


“ kami akan pergi “ ucap Alana.


“ baiklah, kalian harus berhati-hati “ ucap Miko.


“ aku berdoa agar kalian selalu bahagia “ ucap Monly.


“ semoga kalian bisa memberikan kabar bahagia kepada kami setelah kembali “ ucap sang bibi.


“ baik “ ucap Alana.


Setelah selesai pamit. Alana dan Devan pergi keluar dan menuju villa, mereka juga langsung membereskan semua pakaian untuk berangkat jam 5 sore.


“ apakah kau bahagia “ tanya Devan.


“ iya, terima kasih karna sudah bersedia membawa ku ke pulau ini sayang “


“ apa pun untuk istri ku “


Tepat ketika pukul 5 sore, pesawat mereka akhirnya tiba. Devan yang sudah tidak sabar untuk pergi langsung mengajak istrinya naik dan mereka akhirnya pergi.


Setelah menunggu 2 jam perjalanan, akhinya pesawat mendarat di bandara kecil Negara N. Mereka langsung pergi menuju lokasi Arora.


Saat di sana, Alana yang baru pertama kali melihat pemandangan yang menakjubkan sekaligus indah itu menjadi berkaca-kaca.


“ ini sangat indah “ ucap Alana.


Devan hanya tersenyum dan memeluk tubuh istrinya, mereka juga memutuskan untuk duduk di bebatuan untuk melihat pemandangan indah itu.


“ terima kasih sayang, aku tidak menyangkan bahwa pernikahan tersembunyi kita akan menjadi pernikahan terindah yang ku jalani. Terima kasih karna sudah menjadi suami yang selalu ada di samping ku dan terima kasih karna selalu memanjakan ku “ ucap Alana.


“ aku juga ingin mengucapkan terima kasih sayang, aku tidak menduga bahwa aku akan menikah dengan wanita sehebat dan sekuat diri mu. Aku bahkan tidak percaya bahwa hidup ku kini telah sempurna setelah kehadiran mu “


Devan benar, jika dia tidak bertemu dengan Alana. Mungkin seumur hidupnya, dia tidak akan pernah menikah, dia tidak akan pernah bisa menjalani hidup sempurna karna penyakir OCD nya.


“ apaka kau tahu sayang, aku bersyukur bahwa aku menikahi seorang pria OCD dan sangat posesif “ ucap Alana.


“ alasan “ tanya Devan penasaran.


“ itu karna kau tidak akan memiliki wanita lain dan kau akan tetap menjadi milik ku “ ucap Alana.


Saat Devan mendengar ucapan istrinya, dia langsung tersenyum bahagia. Dia akhinya tahu bahwa istrinya sekarang semakin mencintainya dan mengakuinya sebagai miliknya.


“ aku tidak akan pernah meninggalkan dan membiarkan mu pergi sayang. Ingat bahwa aku sudah mendapatkan mu sepenuhnya “


“ aku semakin mencintai suami ku yang kaya dan tampan “ ucap Alana.


“ begitu juga aku sayang, aku mencintai istri ku yang cantik dan dingin.

__ADS_1


Setelah mendengar ucapan suaminya, Alana langsung tertawa. Dia tidak menduga bahwa suaminya akan memiliki panggilan untuknya.


__ADS_2