
Hari ini tepat satu minggu setelah Devan membalaskan dendamnya kepada sang sepupu, dia juga sudah mendapatkan laporan bahwa sang sepupu sangat tersiksa di dalam tahanan. Sang ibu yang juga bibinya menjadi frustasi dan harus di masukan ke dalam rumah sakit jiwa.
Wajah Devan menjadi sangat bahagia ketika mendengar setiap laporan yang di berikan kepadanya tentang kehidupan keluarga itu, dia sama sekali tidak menunjukan wajah penyesalan atau rasa kasihan kepada sepupu dan bibinya.
Devan juga sudah berencana untuk memberikan hukuman kepada Monly yang sedang di tahan di markas Black Lion, saat dia akan pergi. Pria itu tidak lupa pamit kepada istri dan ibu serta ibu mertuanya.
“ aku akan pergi sebentar sayang “ ucap Devan sambil mengecup kening sang istri.
Myra dan Eileen hanya bisa tersenyum ketika melihat Devan pamit dan mengecup kening Alana.
“ ibu, aku akan pergi sebentar. Tolong jaga Alana “ ucap Devan kepada dua wanita itu.
“ baiklah, kau harus hat-hati. Ingat untuk tidak membunuhnya “ ucap Eileen.
“ iya ibu “
Myra tahu siapa yang di maksud oleh Eileen, dia juga setuju untuk tidak membunuh wanita itu karna kematian terlalu mudah untuk membalaskan perbuatan jahatnya kepada putrinya.
“ kami akan menjaga Alana, kau harus berhati-hati saat berkendara “ ucap Myra.
“ iya bu, kalau begitu aku akan pergi “
Setelah mengatakan itu, Devan langsung keluar dari ruangan dan berjalan menuju parkiran. Di sana Diego dan Jordan sudah menunggunya untuk pergi ke markas Black Lion.
“ ayo jalan “ ucap Devan pada Diego.
“ baik Bos “
Setelah itu, mobil mereka mulai berjalan ke arah markas sang istri. Jordan juga menceritakan bagaimana kondisi Monly ketika di tahan di markas Black Lion.
“ secara fisik kondisinya baik-baik saja Bos, namun secara fisikis dia terlihat tidak baik. Kami tidak tahu jenis penyiksaan apa yang di lakukan oleh kelompok Black Lion namun kami dapat menyimpulkan bahwa penyiksaan yang digunakan oleh mereka lebih kejam dari penyiksaan secara fisik Bos “ ucap Jordan.
“ mereka menggunakan jenis kekerasan Psikologis “
Kekerasan Psikologis adalah jenis kekerasan yang berbentuk tekanan yang dapat menurunkan kemampuan mental atau otak. Bentuk-bentuk penyiksaan Psikologis lebih sering dialami oleh perempuan yang terdiri dari makian dan penghinaan yang berkelanjutan untuk mengecilkan harga diri korban, bentakan dan ancaman yang diberi untuk memunculkan rasa takut, larangan keluar rumah atau bentuk-bentuk pembatasan kebebasan bergerak dan yang lainnya.
Dampak dari kekerasan Psikologis lebih dirasakan atau berdampak pada kekerasan sakit hati, tekanan, marah, depresi, stres dan kecemasan, memiliki waktu yang sangat sulit berkonsentrasi, menunjukkan perilaku bunuh diri, memiliki masalah tidur, traumatik, merasa harga dirinya rendah, perasaan tertekang dan perasaan minder.
Ketika Jordan dan Diego mendengar jenis penyiksaan itu, mereka langsung merinding. Mereka tahu bahwa jenis penyiksaan itu lebih kejam dari jenis penyiksaan secara fisik.
“ bukankah jenis penyiksaan itu cukup mengerikan Bos “
“ iya, korban dari penyiksaan itu bahkan bisa berakhir dengan bunuh diri dan kerusakan mental. Sang pelaku tidak perlu mengotori tangannya dengan membunuh karna sang korban akan mati atau bahkan gila dengan sendirinya “
“ aku tidak menyangka bahwa Black Lion sangat pintar untuk memberikan pelajaran kepada orang yang mengusik atau menyakiti Bos mereka “ ucap Diego.
“ Diego benar Bos, mereka sangat pintar. Mereka juga tidak akan terjerat hukum dan pembalasan mereka bisa berjalan dengan lancar “
Devan hanya tersenyum ketika mendengar itu, dia juga setuju dengan mereka. Jenis penyiksaan itu cukup membuat nama baik Black Lion tetap terjaga dan keberadaan mereka selalu membuat takut pihak lain.
Setelah berkendara 1 jam, akhirnya Devan dan pengawalnya tiba di markas Black Lion. Ketika mereka masuk, para anggota Black Lion langsung memberi hormat pada Devan.
__ADS_1
“ apakah kalian sudah merasa puas “ tanya Devan.
“ sudah Bos “ mereka kompak.
Para anggota Black Lion sudah mulai menerima keberadaan Devan, mereka juga memutuskan untuk memanggil pria itu dengan sebutan Bos karna dia adalah suami dari Bos mereka.
“ baiklah, sekarang adalah giliran ku. Sam tolong bawa wanita itu ke hadapan ku dan kumpulkan semua anggota Balck Lion di aula ini, aku ingin kalian semua menyaksikan penderitaan wanita itu “
“ baik Bos “
Setelah itu, Sam meminta Sean dan Lisa untuk memanggil semua anggota untuk berkumpul sedangkan dia pergi ke penjara untuk membawa Monly ke aula.
Ketika semua orang telah berkumpul, Sam akhirnya datang dengan membawa Monly. Ketika wanita itu melihat kehadiran Devan dia langsung histeris.
“ mengapa kau melakukan ini pada ku, apa salah ku “ ucap Monly sedih.
“ apakah kau tidak sadar dengan apa yang sedang kau ucapkan “ ucap Devan.
“ bukankah dia tidak mati, jadi mengapa kau membuat ku seperti ini “
“ apakah kau berfikir kau bisa lolos setelah mencelakai istri ku “
Mendengar ucapan Devan, Monly menjadi semakin frustasi. Dia merasa hidupnya akan semakin mengerikan ketika Devan datang.
“ aku menyesal dengan perbuatan ku, jadi aku mohon maafkan aku dan biarkan aku pergi. Bagaimana pun kita adalah sepupu “ ucap Monly.
“ sayangnya aku bukan pria pemaaf, jadi aku tidak akan pernah bisa membiarkan siapa pun yang menyakiti istri ku bisa hidup bebas “
“ kau kejam Devan !!!, apakah kau masih belum puas karna sudah membuat ayah masuk penjara “ teriak Monly.
Ketika Monly mendengar ucapan Devan, dia menjadi terkejut dan tidak percaya. Saat memikirkan tentang ibunya yang masuk rumah sakit jiwa dan kakaknya masuk penjara membuat batinnya semakin terpukul.
“ k...au pria yang kejam “ ucap Monly sambil menangis.
“ apakah kau tahu, mereka yang dulu mengganggu ku. jika saja ayah mu tidak merencanakan pembunuhan itu, jika saja ibu mu tidak menyakiti ibu ku dan jika saja kau bersama kakak mu tidak menyakiti istri ku. Mungkin kalian tidak akan pernah berakhir seperti ini “
“ apa maksud mu dengan ibu menyakiti bibi “
“ sepertinya ibu mu tidak menceritakannya, wanita itu pernah mencelakai ibu ku saat ibu ku sedang mengandung Alvin. Namun untungnya itu gagal karna ayah ku menghentikannya dan apakah kau tahu alasannya “
“ apa “
“ itu karna dia tidak ingin ibu ku mengatakan sebuah kebenaran kepada keluarga Wesly dan suaminya bahwa kau adalah putri kandungnya yang dia dapat dari hasil perselingkuhan antara dia dan kekasih masa lalunya “
Saat mendengar perkataan Devan, Monly menjadi terkejut dan tidak percaya. Dia tidak menduga bahwa dirinya adalah putri kandung ibunya.
“ tidak, kau pasti berbohong. Jika aku memang putri kandungnya mengapa dia menyerahkan ku ke panti asuhan “
“ tentu saja karna dia takut di usir oleh keluarga Wesly, bagaimana pun kau adalah aib baginya. Namun karna dia sangat mencintai kekasih yang juga ayah kandung mu, dia memutuskan mengadopsi mu dan merahasiakan ini semua “
Setelah mengatakan itu, Devan dapat melihat Monly yang semakin terpukul karna kebenaran itu. Dia memang sengaja menyelidiki semua tentang masa lalu bibinya dan betapa terkejutnya dia ketika mendapati kebenaran itu.
__ADS_1
“ lalu dimana ayah ku “
“ untuk apa kau memberitahu mu, lagi pula dia sudah bahagia dengan keluarganya. Jadi sekarang aku akan mengatakan hukuman apa yang pantas untuk mu karna sudah membohongi ibu ku serta menyakiti istri ku “
Monly yang mendengar itu menjadi pasrah, dia tahu bahwa meskipun Devan membebaskannya hidupnya akan tetap menderita.
“ Diego, serahkan obat itu pada ku “
“ baik Bos “ ucap Diego sambil memberikan obat yang di maksud oleh sang Bos.
Obat yang sedang di pegang oleh Devan berasal dari Dark Compeny. Siapa pun yang meminum obat itu akan merasa kesakitan setiap malamnya dan itu akan berlangsung hingga dia mati atau ketika Devan bersedia memberikan penawarnya.
“ bawa wanita itu ke hadapan ku dan ambilkan aku sarung tangan “
“ baik Bos “
Diego memberikan sarung tangan dan membawa Monly ke hadapan sang Bos. Ketika Monly sudah berada di hadapannya, Devan langsung menarik rambutya kebelakang dengan kuat hingga wanita itu kesakitan.
“ apakah kau tahu obat apa ini “ tanya Devan dengan senyum jahatnya.
“ t...i..ak “ ucap Monly sambil terbata-bata, air matanya juga mengalir saat rambutnya di tarik kuat oleh Devan.
“ aku akan memberitahu mu tentang khasiat obat ini, ketika kau meminumnya maka tubuh mu akan merasakan sakit yang luar biasa. Kau akan merasa ada begitu banyak semut yang menggigiti seluruh tubuh mu dan obat ini akan bereaksi setiap malam hari. Aku juga sudah menerapkan obat ini kepada kakak mu dua hari yang lalu, apakah kau ingin melihat bagaimana kondisinya ketika obatnya bereaksi “
“ tidak “
“ tapi sayangnya aku ingin memperlihatkannya oada mu, Jordan tolong putarkan video itu di depan wanita ini “
“ baik Bos “
Setelah itu, Jordan mengambil ponselnya dan memutar sebuah video yang berisi teriakan rasa sakit yang di alami oleh kakak laki-laki Monly. Saat Monly melihat itu, dia menjadi sangat takut dan tidak ingin meminum obat obat itu.
Ketika video itu selesai di putar, Devan menatap wajah katakutan Monly. Pria itu menjadi sangat puas ketika melihat wajah kesakitan sepupunya dan ketakutan Monly.
“ apakah sudah puas melihatnya, kau juga tidak perlu khawatir karna nanti malam kau akan merasakannya dan satu hal lagi. Kalian berdua akan merasakan kesakitan itu seumur hidup kalian karna aku tidak akan pernah memberikan penawarnya kepada kalian berdua “
Saat semua orang mendengar perkataan Devan, mereka menjadi sangat takut. Para anggota Black Lion bahkan berjanji untuk tidak memprovokasi Devan di masa depan.
“ ayo buka mulut mu, aku sudah mulai jijik saat melihat wajah mu dari dekat “
Monly yang mendengar itu berusaha untuk menutup mulutnya rapat-rapat, namun sayangnya dia tidak bisa bertahan lama karna tarikan Devan menjadi semakin kuat bahkan beberapa helai rambutnya tercabut.
Ketika Devan melihat bahwa Monly sudah membuka mulutnya, dia dengang senang hati menuangkan cairan obat yang di pegang olehnya. Setelah sairan itu habis tertelan Devan langsung menutup paksa mulut Monly agar wanita itu tidak memutahkannya.
“ sekarang bawa dia ke penjara gelap kalian, ingat untuk merawatnya dengan baik karna istri ku harus melihat wajahnya ketika dia bangun “
“ baik Bos “ ucap Sam.
Setelah itu, Sam dan Sean membawa paksa Monly ke penjara gelap yang sangat di takuti karna setiap orang yang masuk ke dalam tidak akan pernah bisa melihat cahaya apa pun.
“ aku akan kembali, jaga kesehatan kalian “
__ADS_1
“ baik Bos “
Setelah mengatakan itu, Devan dan kedua bawahannya pergi dari markas sang istri menuju rumah sakit.