
Setelah selesai sarapan, Alana memutuskan untuk kembali tidur. Tubuhnya masih terlalu lelah setelah malam panjang mereka.
Saat Devan melihat sang istri yang masih lelah, dia hanya tersenyum dan duduk di sampinya untuk menemaninya tidur sambil mengerjakan pekerjaan kantornya.
Ketika Devan sibuk dengan laptopnya, dia beberapa kali akan berhenti untuk melihat dan memberikan kecupan ringan di bibir sang istri.
Saat ini suasan di kamar sangat romantis, sang suami yang bekerja dan sang istri yang sedang tertidur sambil menempel pada tubuh suaminya.
Namun kegiatan romantis itu akhirnya terhenti saat Devan tidak sengaja melihat mata sang istri yang telah terbuka. Saat ini Alana sedang menikmati wajah serius suaminya, wanita itu akhirnya percaya dengan perkataan orang-orang bahwa melihat wajah serius seorang pria itu sangat menyenangkan.
“ kau sudah bangun sayang, apakah tubuh mu masih sakit “ tanya Devan.
Pria itu menyingkirkan rambut yang sedang berada di wajah istrinya. Devan juga menikmati wajah bangun tidur istrinya yang sangat menggemaskan.
“ sudah tidak, sekarang aku merasa bosan “ ucap Alana.
Selama 5 tahun hidup sendiri, Alana tidak pernah sekali pun membiarkan dirinya bermalas-malasan, dia selalu berlatih atau bekerja sampai larut hanya untuk mempersiapkan rencana pembalasan dendamnya. Namun saat dia menikah dan di perlakukan seperti seorang ratu membuat Alana menjadi sedikit merasa bosan.
“ apakah kau ingin melihat matahari terbenam “ tanya Devan.
Devan tahu bahwa istrinya tidak pernah pernah memanjakan hidupnya selama 5 tahun itu, dia juga tahu bahwa wanita yang menjadi istrinya tidak pernah tahan jika terus bermalas-malasan.
“ iya “
Setelah mendengar jawaban sang istri, Devan langsung menyingkirkan laptopnya dan melepaskan kaca matanya. ketika semuanya sudah selesai, Alana yang ingin bangun tiba-tiba merasa tubuhnya terangkat.
“ aku bisa berjalan “ ucap Alana.
“ aku tahu, tapi saat ini aku ingin memanjakan istri ku “
Setelah mengatakan itu, Devan berjalan ke luar kamar sambil membawa tubuh istrinya keluar dari villa menuju pinggiran pantai. Di sana Alana dapat melihat ada satu kursi santai yang panjang serta payung pantai. Sesampainya di kursi, Devan langsung duduk di atasnya tanpa melepaskan tubuh istrinya. Alana yang mendapatkan perlakukan itu memilih untuk diam.
Saat menunggu matahari terbenam, Alana yang sedang duduk di pangkuan suaminya menyandarkan kepalanya ke dada pria itu. Dia tersenyum bahagia ketika mendengar detak jantung suaminya yang sangat lembut.
Devan sangat menikmati perlakukan yang diberikan oleh istrinya, dia beberapa kali mengecup puncak kepalanya dan mengelus rambutnya yang lembut.
“ apakah selama sebulan kita akan berada di sini “ tanya Alana,
“ tidak, setelah beberapa minggu kita akan pergi ke Negara N untuk melihat Aurora Borealis “
“ benarkah “ tanya Alana semangat.
__ADS_1
Alana tahu tentang Aurora Borealis, dia pernah melihat pemandangan penomena alam itu dari layar televisi.
“ tentu sayang, aku ingin liburan kita menjadi menyenangkan dan bisa membuat mu bahagia “ ucap Devan tersenyum.
“ terima kasih sayang “ ucap Alana.
“ apa pun untuk istri ku “
Setelah itu, suasana kembali hening. Matahari juga sudah mulai tenggelam dan langit berubah warna menjadi orange.
“ pemandangan yang sangat indah “ bisik Alana.
“ iya, tapi istri ku masih yang terindah “ goda Devan.
“ suami ku sekarang sudah mahir dalam menggoda “ ucap Alana.
Devan yang mendengar itu langsung tertawa. Dia bahkan mengecup ringan bibir istrinya karna melihat wajah menggemaskan Alana.
“ jadi kapan kita akan melakukan resepsi “ tanya Alana tiba-tiba.
“ tunggu sampai kau hamil, aku ingin melihat istri ku memakai gaun pengantin dengan perut besarnya “ ucap Devan.
Saat Alana mendengar perkataan suaminya, dia menjadi terkejut. Dia tidak menduga bahwa suaminya memiliki ide gila seperti itu.
“ aku tidak perduli, aku bahkan senang jika tubuh istri ku bertambah besar saat hamil dan untuk gaun pengantin kita bisa meminta kakak ipar merancangnya sayang “
Kakak ipar yang di maksud Devan adalah Jenifer, pria sudah tahu bahwa istri Mike merupakan seorang deseiner.
Saat Alana mendengar perkataan Devan, dia menatap pria itu dengan tatapan tak percaya sekaligus takjub.
“ suami ku ternyata memiliki ide seperti itu “
Devan tersenyum saat mendengar ucapan istrinya, sejujurnya alasan utama untuk mengadakan resepsi ketika perut istrinya membesar karna dia ingin menunjukan kepada dunia bahwa Alana telah menjadi miliknya dan tidak ada yang boleh merebutnya atau bahkan mendekatinya.
“ aku ingin memperlihatkan kepada dunia bahwa Quenza Alana adalah istri dari Devano Fernandiz. Jadi tidak ada yang boleh mendekatinya atau bahkan meliriknya “ ucap Devan.
Saat Alana mendengar ucapan suaminya, dia akhirnya sadar bahwa pria yang terkenal dingin dan arogan ternyata bisa menjadi posesif pada istrinya.
“ sesuai keinginan suami ku “ ucap Alana.
Setelah mengatakan itu, Alana dengan berani memberikan kecupan ringan di bibir suaminya. Devan menjadi terkejut dengan keberanian istrinya.
__ADS_1
“ istri ku semakin berani sekarang “ goda Devan.
“ apakah suami keberatan jika aku seperti itu “ tanya Alana malu.
“ tentu saja tidak sayang, tapi ingat kau hanya bisa berlaku manja dan berani seperti ini hanya kepada ku “
“ baik sayang “
Setelah itu, Devan memutuskan untuk membawa istrinya masuk ke dalam villa. Bagaimana pun udara malam di pinggir pantai tidak terllau bagus untuk kesehatan sang istri.
Saat di villa, Devan melakukan kegiatannya seperti bisa dengan memasak makam malam yang di bantu oleh Alana. Mereka berdua sangat menikmati masak bersama.
Setelah selesai makam malam, Devan mengajak Alana untuk tidur karna besok dia berencana untuk mengajak istrinya bermain di pantai.
Keesokan paginya, Devan mengajak Alana untuk membuat sarapan pagi bersama. Alana yang mendengar ajakan itu menjadi semangat, dia bahkan meminta pada suaminya untuk memotong beberapa sayuran yanga kan di campurkan ke dalam nasi goreng.
“ sayang biarkan aku yang memotong sayurannya “ ucap Alana.
“ tidak, tugas mu menyuci dan aku yang akan memotongnya. Aku tidak ingin tangan mu terluka nantinya “
Devan masih belum tahu bahwa wanita yang menjadi istrinya sudah sangat mahir dalam menggunakan pisau.
“ aku ingin memotongnya, aku janji akan berhati-hati “ ucap Alana sambil memasang wajah manisnya.
Saat Devan melihat wajah menggemaskan istrinya, dia menjadi tidak tahan dan langsung memberikan kecupan ringan di bibir manis istrinya.
“ baiklah, tapi ingat untuk berhati-hati. Jangan sampai tangan mulus istri ku terluka “
“ siap “
Setelah itu, Alana dengan semangat mencuci sayuran dan memotongnya sedangkan Devan mulai memasak bumbu untuk nasi goreng mereka.
Suasana dapur menjadi menyenangkan, aktivitas keduanya membuat setiap orang yang melihat akan merasa iri dengan kerukunan mereka. Setelah selesai masak, keduanya memulai sarapan pagi bersama.
“ kita akan pergi ke pantai “ ucap Devan.
“ baik, apakah aku boleh main air “
“ tentu sayang “
Setelah selesai sarapan, Devan dan Alana berjalan-jalan di pinggir pantai. Saat sang suami sedang fokus melihat pemandangan, tiba-tiba saja Alana memercikan air ke tubuh sang suami. Devan yang fokus langsung terkejut dengan ulah sang istri,
__ADS_1
Alana yang menjadi pelaku langsung memasang jurus andalannya dan membuat Devan tidak bisa marah padanya.
“ spertinya istri ku ingin bermain air dengan ku “ ucap Devan sambil tersenyum.