Istri Kecil Ku Yang Hebat

Istri Kecil Ku Yang Hebat
Belahan Jiwa Ku


__ADS_3

Malam hari, ketika Alana masuk ke dalam kamar setelah selesai membuat kedua anaknya tertidur dia tertegun melihat suaminya masih belum tidur dan terlihat seperti sedang menantikan ke kehadirannya.


“ apakah mereka sudah tertidur “ ucap Devan.


“ iya, mengapa suami ku masih terjaga. Apakah ada sesuatu yang penting ingin di bicarakan “


“ tidak ada, malam ini aku hanya ingin menghabiskan waktu berdua dengan istri ku. Sudah lama kita tidak duduk berdua dan berbicara santai “ ucap Devan.


Alana yang mendengar hal itu hanya bisa tersenyum, dia juga setuju dengan ucapan sang suami. Setelah kehadiran kedua anak mereka, keduanya jarang menghabiskan waktu berdua seperti dulu.


“ apa yang ingin di bicarakan malam ini “ tanya Alana.


Dia sudah duduk di samping sang suami, mereka memutuskan untuk menghabiskan waktu di sofa yang menghadap ke arah jendela kaca tebal agar bisa menikmati indahnya langit malam serta melihat beberapa kunang-kunang yang sedang berterbangan.


" apakah kau bahagia setelah menikah dengan ku sayang " tanya Devan.


" tentu saja, aku sangat bahagia dan merasa beruntung memiliki suami seperti mu " ucap Alana lembut.


" terima kasih sayang, terima kasih karna tetap setia di samping ku " ucap Devan bahagia.


Alana tersenyum saat mendengar ucapan Devan. Sejujurnya dia juga merasa berterima kasih kepada tuhan karna sudah di pertemukan dengan sosok pria baik seperti Devan.


" aku mempunyai kabar tentang Alvin " ucap Devan tiba-tiba.


" apa itu sayang " ucap Alana.


“ dua hari lagi, Alvin akan menikah “


“ apa, dengan siapa “ tanya Alana terkejut.


“ dengan Sandra “


Setelah mendengar perkataan sang suami tentang calon istri Alvin, Alana langsung terkejut dan tidak percaya bahwa Alvin dan Sandra akan menikah.


“ apakah itu nyata, mengapa aku tidak pernah mendengar bahwa keduanya menjalin hubungan “ ucap Alana.


“ mereka menyembunyikannya, aku bahkan baru tau saat ibu menelpon ku tadi sore “


“ tapi mengapa mereka menikah secara mendadak seperti ini “


“ mereka tidak menikah dengan tiba-tiba, sebenarnya rencana itu sudah di diskusikan oleh mereka dan ibu baru ingat untuk memberitahu kita “


“ sepertinya kita sudah ketinggalan berita tentang dunia luar “


“ itu tidak terlalu penting, lagi pula kita sudah memiliki keluarga dan hidup jauh dari mereka. Jadi tidak salah jika mereka memberi kabar tiba-tiba “


“ iya, suami ku benar “ ucap Alana sambil menyandarkan kepalanya ke dada bidang yang suami.


Setelah percakapan itu, keduanya terdiam untuk beberapa saat. Mereka menatap dunia luar di malam hari.


“ bagaimana pekerjaan di kantor “ tanya Alana.


“ seperti biasa, sangat membosankan dan aku harus memikirkan bagaimana kondisi anak perusahaan yang ada di Negara C “


“ apakah belum selesai, ini bahkan sudah dua tahun “


“ saat ini kondisinya baik-baik saja tapi kelompok itu masih terus saja berusaha untuk menekannya “

__ADS_1


“ sepertinya mereka sangat ingin suami menjadi menantu mereka “ ucap Alana.


Devan sudah memberitahu kepada Alana tentang kondisi perusahaan di Negara C dua tahu yang lalu. Saat Alana mendengarnya dia tampak sangat kesal karna masih saja ada beberapa orang yang sangat ingin menghancurkan keluarganya.


“ ya, tapi aku tidak perduli. Sekarang aku sedang membuat rencana untuk menghancurkan mereka semua “


“ semoga rencana suami ku berhasil “


Setelah mendengar perkataan sang istri, Devan tersenyum dan mengelus rambut Alana dengan lembut.


“ sayang, apakah malam ini boleh “ ucap Devan tiba-tiba.


“ iya “


Saat Devan mendengar perkataan Alana, dia langsung berdiri dan membawa tubuh istrinya menuju ranjang. Malam ini Devan ingin memiliki istrinya sepenuhnya tampa ada gangguan.


“ sepertinya suami ku sudah lama menginginkannya “ goda Alana.


“ ya, tapi karna gangguan kecil dari kedua anak kita aku harus menahannya “


Saat Alana mendengar ucapan suaminya, dia tertawa kecil. Dia ingat dua hari yang lalu ketika mereka akan melakukannya, tiba-tiba saja Alexander dan Jasmine mengetuk pintu kamar dan meminta untuk tidur bersama.


“ apakah kali ini suami ku ingin anak lagi “


“ sepertinya tidak sayang, mereka berdua sudah cukup. Aku tidak ingin istri ku mengabaikan ku lagi “ ucap Devan.


“ baiklah “


Setelah itu, Devan mulai melakukan tuganya. Dia memberikan kecupan-kecupan ringan dia bibir serta kening wanita yang sangat dia cintai.


Pada akhirnya, suasana ruangan menjadi semakin ambigu dengan suara-suara kecil yang di ucapkan oleh Alana. Ketika Devan mendengarnya, dia menjadi bahagia karna istrinya puas dengannya. Dia juga melakukan pekerjaanya dengan lembut.


“ aku mencintai mu sayang, terima kasih karna telah bersedia menjadi belahan jiwa ku dan ibu yang baik untuk kedua anak-anak ku “ ucap Devan sambil mengecup kening Alana.


Saat Alana mendengar perkataan Devan, dia tersenyum dan memeluk tubuh sang suami. Dia juga merasa beruntung karna sudah mendapatkan pria yang baik serta romatis seperti Devan.


“ terima kasih juga karna sudah menjadi sosok suami serta ayah yang baik untuk Alexander dan Jasmine. Aku juga ingin berterima kasih karna sudah menjadi obat untuk luka ku di masa lalu “


“ kau tahu, pertemua pertama kita merupakan awal dari kisah kita dan aku bersyukur karna sudah melewati begitu banyak waktu yang sulit untuk menemukan dan mendapatkan mu “ ucap Devan.


“ iya, itu adalah awal dari kisah kita. Sejujurnya aku tidak pernah menduga jika suatu hari akan menemukan sosok pria yang bisa menyembuhkan luka ku “


“ aku bahagia saat tahu bahwa aku telah menjadi satu-satunya obat untuk luka mu sayang “ ucap Devan.


Saat ini, mereka berdua seperti tidak ingin menutup mata dan mengakhiri pembicaraan mereka masing-masing.


Ketika Devan sedang mengelus rambut sang istri, tiba-tiba saja dia meringis kesakitan saat Alana secara tidak sengaja menggigit kulitnya.


“ sepertinya istri ku berniat menggoda ku kembali “ goda Devan.


“ aku suka saat bisa melakukan hal seperti ini kepada suami ku “


Devan tersenyum dan mengelus punggung sang istri. Suasana yang damai itu membuat keduanya tertidur dengan nyenyak.


Keesokan paginya, semuanya berjalan seperti biasanya. Alana membuatkan sarapan untuk suami serta kedua anaknya. Suasana ruang makan juga terlihat hidup karna kali ini Rafael ikut sarapan pagi bersama.


“ paman Lafael sarapan bersama kita “ tanya Jasmine.

__ADS_1


“ iya, paman merasa kesepian setiap kali harus sarapan sendiri. Jadi paman ingin ikut sarapan dengan kalian “


Saat Jasmine mendengar hal itu, dia memutuskan untuk duduk di samping Rafael. Devan yang melihat itu hanya bisa mengalah, putrinya akan mendekat dan melupakannya jika Rafael sudah bergabung dengan mereka.


“ biar papa yang mengambil nasi gorengnnya sayang “ ucap Devan pada Alexander.


“ baik pa “


Alexander sangat bahagia ketika perhatian sang papa terfokus padanya, dia tidak iri dengan perhatian yang di berikan kepada sang adik. Hanya saja dia juga ingin keluarganya memperhatikannya.


“ apakah sudah cukup “


“ sudah “


“ baiklah, sekarang makan. Jangan lupa berdoa “


“ baik pa “


Setelah itu, sarapan berjalan dengan damai. Tidak ada satu pun suara yang terdengar kecuali suara sendok.


Saat suasana damai, tiba-tiba saja ponsel Alana berbunyi. Ketika wanita itu melihat si penelpon, dia merasa aneh dan memutuskan untuk mengangkatnya.


“ ada apa Sean “


“ Bos, ada yang sedang berencana untuk menghancurkan perusahaan pusat “


Ketika Alana mendengar hal itu, dia menjadi tegang dan memutuskan untuk pergi menjauh dari Devan serta yang lainnya.


“ katakan, siapa kali ini “ tanya Alana.


“ seorang wanita, dia berasal dari Negara C dan saat ini dia juga sudah sampai di Negara A. Tapi kami masih belum tahu identitasnya Bos “ ucap Sean serius.


“ sepertinya aku sudah tahu, sekarang sampaikan kepada anggota Black Lion untuk bersiap-siap. Malam ini kita akan bertamu “ ucap Alana dingin.


“ baik Bos, aku akan segera mencari tahu dimana dia tinggal “


“ iya “


Setelah itu, Alana memutuskan sambungan teleponnya. Dia juga berniat untuk mengajak suaminya bekerja sama untuk menghancurkan musuh-musuh Devan yang telah resmi menjadi musuhnya.


“ apakah Al dan Jasmine sudah selesai sarapan sayang “ tanya Alana.


“ sudah ma “ ucap mereka kompak.


“ jika begitu, sekarang kalian pergi ke kemar dan bereskan mainan yang ingin kalian bawa sayang “


“ kita akan pergi kemana ma “ tanya Alexander.


“ kita akan mengunjungi nenek sayang, jadi sekarang pergilah ke kamar “


“ baik ma “


Setelah itu, keduanya pergi menuju kamar masing-masing. Sedangkan Devan dan Rafael penasaran dengan tujuan Alana yang tiba-tiba ingin pergi.


“ ada apa sayang, apakah sesuatu terjadi “ tanya Devan.


“ iya, wanita itu telah datang ke Negara A dan sedang berusaha mengganggu QA Grup “ ucap Alana.

__ADS_1


Saat Devan mendengar hal itu, dia langsung terkejut. Dia tidak menduga bahwa musuhnya akan menyerang perusahaan istrinya.


__ADS_2