
Ketika orang-orang yang ada di ruangan mendengar perkataan Moriana, mereka terkjut dan tidak percaya ketika mengetahui bahwa Moriana akan secepat itu berubah menjadi benci pada Olivia.
“ ibu, jangan katakan hal seperti itu pada putri ku “ ucap Abaromo.
“ diam !!! semua ini karna salahnya dan kau juga ikut andil dalam ke hancuran keluarga ini. Jika saja kau tidak berhubungan dengan wanita menjijikan itu serta membawa putrinya masuk ke keluarga kita, mungkin sekarang keluarga Alaric sudah menjadi keluarga yang bergengsi “ bentak Moriana pada sang putra.
“ ibu, ini semua tidak ada hubungannya dengan mereka “
“ kau bodoh, aku menyesal telah memiliki putra sebodoh diri mu ! “
Abaromo yang mendengar hal itu menjadi malu, ibunya benar tentang semua itu. Dialah yang menjadi penyebab kehancuran itu.
“ maafkan aku ibu “ ucapnya tertunduk.
Saat Moriana akan menjawab perkataan putranya, tiba-tiba saja Leyla mengucapkan sesuatu yang membuat susana menjadi buruk.
“ aku ingin kita bercerai “ ucap Leyla dingin.
Leyla sudah tidak bisa lagi memaafkan pria itu, mungkin jika Abaromo berselingkuh dengan wanita lain dia tidak akan semarah ini. Baginya Abigail adalah bencana dan penyebab kematian ibunya.
“ apa yang kau katakan menantu “ tanya Morina.
“ aku ingin bercerai. Jika saja dia berselingkuh dengan wanita lain, mungkin aku bisa memaafkannya, tapi sayangnya dia memilih wanita yang sangat ku benci. Jadi aku tidak bisa mentolerirnya lagi “
“ ibu mohon pikirkan itu lagi nak, ibu tahu bahwa ini semua sudah keterlaluan. Namun jika kau tidak suka dengan wanita itu maka ibu akan mengusirnya “
“ tidak ibu, aku tidak akan membiarkan Abigail pergi lagi “ ucap Abaromo cepat.
“ kau “ Moriana kehilangan kata-katanya.
“ ibu salah, meskipun dia meninggalkan wanita itu. Aku tetap tidak akan pernah mau kembali lagi, karna bagi ku dia dan ibunya adalah pembunuh kehidupan bahagia ku dan ibu ku “
“ nak “
Sekali lagi, Moriana berniat meyakinkan Leyla untuk membatalkan keputusannya. Dia tidak ingin kehilangan menantu yang bisa melindungi keluarganya, namun usahanya sia-sia ketika melihat Leyla tidak memperdulikannya dan membawa putrinya pergi.
“ ayo sayang, kita pergi “ ucap Leyla sambil mengambil lengan putrinya.
“ kita akan kemana ibu “ tanya Audry.
“ kita akan pergi ke Negara nenek mu “
“ tapi ayah bagaimana bu “
“ dia bukan lagi ayah mu dan dia tidak menyukai mu. Baginya hanya wanita itu yang menjadi putrinya “
Saat mendengar perkataan ibunya, Audry langsung tertunduk sedih. Dia tahu bahwa ucapannya benar, ayahnya tidak pernah menganggapnya ada.
“ baik bu “
__ADS_1
Setelah putrinya setuju, Leyla langsung membawa putrinya untuk pergi meninggalkan semuanya yang ada di Negara M. Moriana yang melihat kepergia itu sekali lagi mengamuk ke pada putranya.
“ apakah kau sudah puas, mulai sekarang kita kehilangan pelindung keluarga kita “
Ketika mendengar perkataan ibunya, Abaromo langsung terkejut. Dia tidak mengerti dengan ucapan ibunya yang mengatakan bahwa mereka sudah kehilangan pelindung keluarga mereka.
“ apa maksud ibu “
“ apakah kau tahu, ibunya merupakan kerabat dekat dari keluarga terkuat di Negara S. Selama ini ibu memintanya untuk melindungi keluaga kita dari serangan pihak lain “
“ ibu pasti berbohong. Jika memang dia melindungi kita, mengapa Alana bisa menyerang perusahaan kita “
“ itu karna kau membawa wanita menjijikan itu ke keluarga kita dan membuat Leyla menghabiskan banyak waktunya hanya untuk mengurus putri kesayangan mu itu “ ucap Moriana.
Setelah mendengar perkataan sang ibu, Abaromo sekali lagi merasa tertekan. Dia tidak menyangka bahwa tindakannya sudah membuat keluarganya hancur.
“ maafkan aku ibu “
“ aku tidak akan pernah bisa memaafkan mu Abaromo “ setelah mengatakan itu Moriana langsung pergi meninggalkan ruangan itu.
Setelah kepergian Leyla, Audry dan Moriana, suasana ruangan menjadi senyap. Julian juga masih tetap diam dan tidak ingin berkomentar.
Olivia yang melihat itu langsung merasa hancur, dia sudah kehilangan pendukungnya dan sekarang sangat takut jika pria yang sangat dia cintai meninggalkannya. Dia tidak sanggup jika harus berpisah.
“ kita sebaiknya bercerai saja “ ucap Julian tiba-tiba.
“ entahlah, aku merasa setelah mendengar kebenaran itu membuat ku tidak nyaman berdekatan dengan mu “
“aku tahu itu bukan poin utamanya, katakan pada ku. Apakah kau mulai menyukai wanita itu dan menyesal karna sudah menikahi ku “ ucap Olivia sambil menangis.
“ aku tetap ingin bercerai “
Kata-kata Julian membuat Olivia sadar bahwa hari ini adalah hari kehancurannya. Dia tidak bisa menerima ini semua.
“ aku tidak akan pernah menerima ini, jika kau berani menceraikan ku maka aku akan memberikan sebuah bukti kepada pengadilan tentang penyuapan yang di lakukan oleh perusahaan Jareda “ ancam Olivia.
Julian dan keluarganya tertegung ketika mendengar ancaman Olivia. Mereka tidak menyangka bahwa wanita itu seperti ular berkepala dua.
“ kau mengancam ku “
“ iya, aku mengancam mu. Jadi kau harus memikirkannya dengan baik-baik ketika ingin bercerai dari ku “
Melihat sikap wanita itu, Julian tersenyum kecut. Pria itu akhirnya menyadari bahwa selama ini dirinya telah hidup bersama dengan seorang wanita kejam dan licik.
“ ternyata benar kata tuan Edgar, bahwa aku lebih memilih meninggalkan sebuah mutiara hanya untuk mendapatkan mata ikan “ ucap Julian kecewa.
“ salahkan diri mu yang terlalu mudah untuk di goda “ ejek Olivia.
“ baiklah, karna kau ingin seperti itu maka aku akan mengabulkannya. Tapi ingat satu hal bahwa setelah ini kau tidak akan pernah bisa mengajukan perceraian dari ku “
__ADS_1
Setelah mengatakan itu, Julian pergi meninggalakn ruangan yang di ikuti oleh keluarga Jareda.
Saat ini, yang tersisa di ruangan hanyalah Olivia dan kedua orang tuanya. Wanita itu melihat ibunya dengan tatapan membunuh.
“ mengapa kau harus hadir di sini, mengapa kau bisa di tangkap oleh wanita itu ! “ bentak Olivia.
Abigail dan Abaromo menjadi kecewa melihat reaksi putri mereka. Keduanya juga tidak tahu mengapa semua ini harus hancur di hari ini.
“ maafkan ibu sayang “ ucap Abigail sedih.
“ berhenti mengatakan ibu di hadapan ku, bagi ku kau hanyalah wanita menjijikan. Semua yang terjadi di hidup ku adalah kesalahan mu “
“ Olivia, jaga ucapan mu “ tegur Abaromo.
“ diam !!! “
Saat ini, Olivia sudah tidak bisa lagi memikirkan hal secara benar. Dia sudah hancur dan tidak lagi bisa bangkit.
“jika saja aku tidak terlahir dari wanita seperti mu, mungkin saat ini aku sudah bahagia “ ucap Olivia.
“ maafkan ibu nak “
“ apakah ini cara mu berbicara dengan ibu mu Olivia “ ucap Abaromo.
Olivia yang mendengar teguran Abaromo menjadi semakin marah, dia tidak bisa memaafkan semua kecelakan hari ini.
“ ini juga kesalahan mu, jika saja kau tidak menikah dengan wanita itu dan memilih ibu ku, mungkin aku tidak akan seperti ini “ tuduh Olivia.
“ ayah tahu bahwa ini kesalahan ayah, jadi tolong maafkan ayah dan biarkan ayah membayar semuanya pada mu serta ibu mu “
“ apakah itu bisa, apakah kau pikir kehidupan mewah ini masih akan berlaku di hari esok “
“ ayah akan berusaha “
“ bodoh, kau memang pria yang bodoh. Apakah kau tidak tahu bahwa teman-teman Alana akan segera membuat kita miskin, mereka juga akan membuat ku hancur. Apakah kau tahu itu “ bentak Olivia.
Ketika mendengar perkataan Olivia, Abaromo dan Abigail menjadi sadar. Putri mereka benar, besok mereka sudah tidak akan lagi bisa menikmati hidup tenang dan mewah.
“ maafkan ayah, ini semua kesalahan ayah “
“ iya ini memang kesalahan mu “
Saat ketiga orang itu sedang memikirkan nasib mereka di masa depan, Julian yang sedang berada di kantor hanya tertunduk lesu. Dia sangat menyesali semua keputusannya di masa lalu.
Dia juga mengingat masa-masa saat dia dan Alana masih bertunangan. Wanita itu sangat perduli padanya, dia bahkan menggantikannya lembur dan mengerjakan setiap proposal kerja sama perusahaanya.
Saat wanita itu bekerja keras untuknya, dia malah berselingkuh darinya dan jatuh kedalam rayuan Olivia. Ketika dia memikirkan itu semua, hatinya menjadi sedih. Dia juga cemburu saat ingat tentang kemesraan Alana dan Devan di rumah sakit.
“ aku akan mendapatkan mu kemabali Ana “ ucap Julian.
__ADS_1