
Rafael yang melihat itu hanya bisa mengutuk Devan dalam hati, dia tidak tahu bahwa mantan saingan cintanya akan seposesif itu. Dia bahkan tidak diberi kesempatan untuk mendekati Alana satu inci pun.
Setelah makan siang selesai, Rafael yang merasa kehadirannya seperti angin memutuskan untuk pamit pergi. Dia tidak ingin hatinya semakin sakit saat melihat kemesraan Devan dan Alana.
“ baiklah, aku harus pergi sekarang “ ucap Rafael.
“ mengapa begitu cepat, apakah ada hal yang penting “ tanya Alana.
“ tidak ada, aku hanya tidak sanggup saat melihat kau bermesraan dengan pria ini, hati ku menjadi lelah saat melihatnya “ ucap Rafael sedih.
Alana menjadi sedikit merasa bersalah padanya, dia tahu bahwa pria itu benar-benar menyukainya namun dia juga tidak bisa berbuat banyak karna dia sudah memiliki suami yang mencintainya.
“ baiklah, kau harus hati-hati saat berkendara “ ucap Alana.
“ baik sayang “ ucap Rafael.
Sebelum pria itu keluar, tiba-tiba saja dia melakukan hal yang membuat Devan murka dan Alana terkejut.
“ tolong rindukan aku sayang “ teriak Rafael.
“ Rafael, aku akan membunuh mu !!! “ teriak Devan.
Devan marah karna pria itu dengan beraninya mengecup tangan sang istri seperti seorang bangsawan yang bertemu dengan kekasihnya.
“ sayang kau harus mencuci tangan mu, aku takut tangan mu akan terinfeksi kuman “ ucap Devan.
Pria itu langsung menggendong sang istri ke kamar mandi dan mencuci tangannya dengan sabun antiseptik berulang kali. Alana yang melihat tingkah laku suaminya hanya bisa tersenyum.
Dia tahu bahwa suaminya sedang cemburu dan itu menjadi sangat menyenangkan karna Alana dapat melihat wajah
menggemaskan sang suami ketika panik. Dia bahkan mengecup pipi kanan sang suami.
Devan yang mendapatkan ciuman itu menjaid terhenti, dia menatap wajah cantik istrinya. Dia tidak menduga bahwa
istrinya akan menciumnya ketika dia sedang kesal dan cemburu.
“ suami ku sangat menggemaskan saat cemburu “ ucap Alana.
Setelah mendengar itu, Devan yang telah mendudukan Alana di watafel langsung memberikan ciuman posesif di bibir sang istri. Ciuman itu sama seperti sebelumnya, tidak kasar atau penuh nafsu. Ciuman itu murni seperti penyampaian rasa cinta dan kepemilikan Devan kepada istrinya.
Devan menikmati setiap rasa manis yang di dapat dari bibir mungil sang istri, ada rasa manis dan lembut di sana. Dia bahkan mulai terobsesi dengan istrinya.
Setelah selesai mengungkapkan rasa cintainya dengan ciuman itu, Devan melepaskannya dan menempelkan dahinya di dahi istrinya. Mata mereka saling bertatapan, Alana juga dapat melihat begitu banyak cinta di mata Devan untuknya.
“ apakah aku terlihat seperti pria bernafsu dan kasar “
“ tidak, aku tahu suami ku tidak melakukan itu atas dasar nafsu “
“ dari mana kau mengetahuinya “
“ aku dapat melihat serta merasakannya, aku juga tahu bahwa kesayangan ku selalu menjadi pria yang sabar dan tidak pernah menatap ku dengan tatapan penuh nafsu “
“ terima kasih karna sudah mengerti diri ku sayang “ ucap Devan sambil mengecup hidup sang istri.
“ aku juga berterima kasih karna selalu bersabar dan tidak memperlakukan ku seperti budak nafsu “
__ADS_1
“ aku mencinta mu “ ucap Devan lembut.
“ aku juga mencintai suami ku yang tampan dan kaya “ goda Alana.
Devan hanya tertawa saat mendengar itu, dia bahagia karna kehadiran para saingan cintanya dan kehadiran musuhnya membuat hubungan mereka semakin romantis.
Setelah selesai mencuci tangan sang istri, Devan yang berniat menggendong istinya terhenti karna permintaan Alana.
“ jangan gendong aku, aku ingin berjalan. Aku jenuh dengan kursi roda “ rengek Alana.
“ apakah kau yakin sayang “
“ iya, aku merasa tidak berguna jika harus selalu duduk di kursi roda “
“ baiklah “
Setelah itu Devan membantu Alana untuk berjalan, hari ini perkembangan kakinya juga sudah membaik. Alana juga mulai bisa menggunakan kakinya berjalan dengan baik meski itu hanya beberapa langkah.
Devan memutuskan untuk membawa sang istri ke kamar yang ada di ruangannya agar Alana bisa berisitirahat, dia tidak ingin kesehatan sang istri terganggu karan terlalu sering bergerak.
“ tidurlah, saat jam 5 aku akan membangunkan mu “
“ baik “
Setelah itu, Devan meninggalkan istrinya di kamar dan kembali ke kursinya untuk melajutkan pekerjaan kantornya.
Waktu berlalu begitu cepat, tepat pada pukul 5 sore. Devan masuk ke kamar dan membangunkan istrinya untuk pulang.
“ sayang bangun, kita harus pulang “
Pria itu terus menerus memberikan kecupan di kedua kelopak mata dan bibirnya untuk menggangu tidur sang istri.
Alana yang merasa terganggu langsung membuka matanya dan menatap pria itu dengan kesal.
“ ayo kita harus pegi, malam ini aku harus menyelesaikan tantang dari istri ku agar bisa mendapatkan hadiah “ ucap Devan.
Saat Alana mendengar itu, dia menjadi gugup. Wanita itu tidak tahu apa yang akan di minta oleh suaminay sebagai
hadiah jika berhasil menyelesaikan tantang yang dia beri.
“ baiklah “
Setelah itu, Devan dan Alana beranjak pergi dari ruangan. Devan juga meminta Alana untuk menunggunya di parkiran bersama Diego dan Jordan saat dia mengikuti acara reuni.
Saat sampai di tempat acara, Devan langsung memerintahkan untuk menjaga istrinya dengan baik kepada kedua pria itu.
“ jaga istri ku dengan baik, aku tidak ingin mendengar sesuatu yang buruk menimpanya “
“ siap Bos “ ucap keduanya.
“ ingat untuk menjauh dari wanita lain “ ucap Alana.
“ baik sayang “ ucap Devan.
Setelah itu Devan mengecup kening sang istri dan masuk ke dalam gedung yang di gunakan sebagai tempat acara reuni mereka.
__ADS_1
Saat di dalam, Devan memutuskan untuk duduk di sudut ruangan untuk menghindari terlalu banyak berbicara dengan teman-teman yang berpura-pura akrab dan para wanita yang menjijikan di matanya.
Detik demi detik di lalui Devan dengan perasaan berat, dia bahkan ingin menyerah namun dia juga tidak ingin membuat istrinya kecewa.
Waktu berjalan dengan sangat lamban bagi
Devan, dia juga harus menunggu 30 menit lagi agar bisa keluar dari tempat yang seperti neraka bagi Devan. Saat pria itu sedang asik melihat jam tangannya, tiba-tiba saja dia mencium parfum yang sangat menyekat di dekatnya.
“ lama tidak bertemu Devan “ ucap seorang wanita.
Saat Devan melihat siapa si pemilik suara, dia menjadi kesal. Dia menatap wanita itu dengan tatapan jijik dan
benci.
“ menjauh dari ku, parfum mu membaut ku ingin muntah “ ucap Devan dingin.
Ketika mendengar hinaan itu, wanita tersebut sama sekali tidak marah. Dia bahkan berjalan semakin dekat dengan
Devan.
“ kau masih sama seperti dulu “ ucap wanita itu dengan senyum menggoda.
“ aku memperingatkan mu Dolla Orlina, jika kau semakin dekat maka akan ku pastikan kau dan keluarga mu berakhir besok pagi “
Dolla langsung kesal saat mendengar ancaman Devan, dia tidak tahu bagaimana caranya mendapatkan hati Devan.
“ mengapa kau selalu menolak ku, apakah aku kurang cantik. Tolong katakan pada ku “
“ berkacalah, apakah kau tidak tahu bahwa sangat kau sangat menjijikan, aku bahkan ingin muntah saat berdekatan dengan mu “ ucap Devan dengan suara keras.
Orang-orang yang ada di sekitar mereka langsung terkejut saat mendengar ucapan kasar Devan, mereka tahu bahwa Devan merupakan pria yang dingin dan tak tersentuh. Namun mereka tidak tahu bahwa Devan bisa sesadis itu pada seorang wanita.
“ apakah kau tidak merasa kasihan dengannya Devan “ ucap salah satu dari mereka.
“ dia hanya seorang wanita Devan, bagaimana kau bisa melakukan itu padanya “
“ iya, apakah kau tidak bisa melihat rasa cintanya pada mu “
Devan yang mendengar ucapan mereka menjadi semakin kesal, saat dia melihat jam tangannya. Hatinya menjadi bahagia karna waktunya sudah selesai dan sebelum dia pergi, dia mengatakan sesuatu yang membuat semua orang malu serta terkejut.
“ akan ku beritahu pada kalian semua mengenai alasan ku tidak ingin bergabung dengan kalian, itu karna kalian lebih suka melihat si lemah yang licik dari pada si benar yang tegas dan satu hal lagi, aku tidak pernah memandang wanita atau pria saat mereka mengganggu ku. Aku juga ingin mengatakan pada kalian bahwa aku Devano Fernandez sudah menikah dengan Quenza Alana Stanly “
Setelah mengatakan itu, Devan langsung meninggalkan gedung dan bergegas ke parkiran untuk bertemu dengan istrinya. Dia sudah merindukan wanita kecil itu.
“ aku sudah selesai sayang, aku berhasil “ ucap Devan gembira.
Dia bahkan sudah melupakan kejadian saat di dalam gedung, Alana yang melihat keceriaan sang suami langsung tersenyum. Diego dan Jordan menjadi terkejut saat melihat keceriaan sang Bos.
“ selamat karna suami ku sudah berhasil menyelesaikan tantangannya “ ucap Alana lembut.
“ baiklah, sekarang kita harus pulang karna aku ingin meminta hadiah ku “
“ oke ‘
Diego dan Jordan masih tidak bisa menerima semua perubahan sang Bos, mereka juga tidak menduga bahwa kedua orang itu menggunakan acara reuni sebagai tantangan. Mereka bahkan penasaran dengan hadiah yang akan di beri Alana kepada Devan.
__ADS_1
Saat mereka sudah pergi meninggalkan parkiran, teman-teman Devan semasa kulian yang masih ada di gedung masih terkejut dengan pengumuman Devan. Mereka tidak menduga bahwa Devan akan menikahi wanita yang sedang populer di kalangan para orang tua mereka untuk di jadikan teladan sebagai anak yang baik dan menantu idaman.