
Hari ini, Alana dan Devan memutuskan mengunjungi rumah lama untuk bertermu dengan Raiden serta yang lainnya. Alana juga penasaran tentang kabar yang ingin di sampaikan oleh kakak angkatnya itu.
Ketika mereka sampai di rumah itu, mereka berdua langsung di sambut oleh seorang wanita yang sedang hamil. Alana menjadi penasaran dengan identitas wanita itu.
“ kalian sudah sampai “ ucap Raiden.
“ iya, siapa wanita ini kak “ tanya Alana.
“ ayo kita duduk dulu, aku akan memberitahu kalian “
Setelah itu, Alana dan Devan ikut duduk bersama Sandra dan bibi Gu. Alana semakin penasaran karna Raiden sangat perhatian dengan wanita itu.
“ perkenalkan ini istri ku adik, kami sudah menikah 10 bulan yang lalu “
Saat Alana dan Devan mendengar perkataan Mike, mereka menjadi terkejud. Mereka juga tidak menduga bahwa Raiden menyembunyikan istri serta pernikahanya.
“ bagaimana bisa kakak menikah tampa memberitahu ku “ tanya Alana kesal.
“ tidak hanya kau Ana, aku dan bibi Gu juga tidak di beritahu dan kami tahu saat kak Raiden membawa pulang kakak ipar dengan perut besar, kami bahkan berfikir dia menghamili kakak ipar tampa pernikaan “ ucap Sandra kesal.
Alana yang mendengar itu langsung menatap tajam Raiden, dia tidak menduga bahwa kakak angkatnya bisa menyembunyikan pernikahannya selama 10 bulan sama seperti kakaknya Mike yang memberitahu pernikahanya dengan tiba-tiba.
“ maafkan aku, ini semua karna Salsa masih belum siap untuk ku perkenalkan pada kalian. Dia juga tidak ingin mengadakan resepsi, jadi aku harus mengikuti kemauannya “ ucap Raiden.
“ lalu apa alasan kakak menikahi kak Salsa “ ucap Alana.
Saat mengatakan itu, Alana seperti sudah mengakui bahwa Salsa adalah kaka iparnya. Dia tidak tahu mengapa bisa dengan cepat menerima kehadiran Salsa.
“ saat itu Salsa akan di jual oleh ibu tirinya, jadi kakak membantunya dengan memberikan uang kepada ibu tirinya dan membawa jauh Salsa. Awalnya aku tidak terlalu perduli dengannya, namun setelah mengenalnya lebih lama akhirnya aku tahu bahwa dia perempuan yang baik. Jadi ku putuskan untuk menikahinya adik “
Setelah semua orang mendengar perkataan Raiden, mereka langsung menatap Salsa dengan tatapan kasihan. Mereka tidak tahu bahwa wanita yang menjadi istri Raiden memiliki kisah seperti itu.
“ jika begitu, kakak harus menjaga dan mencinta kakak ipar dengan tulus, jangan menyakitinya serta membuatnya tidak bahagia “ ucap Alana.
“ iya, kami juga tidak keberatan dengan kakak ipar. Kami hanya berfikir bahwa kakak menjadi pria yang tidak bertanggung jawab saat membawa kakak ipar “ ucap Sandra.
“ kalian tidak marah pada ku “ tanya Raiden.
“ apakah kakak ingin kami marah “ ucap Sandra dan Alana.
“ tidak, aku senang bahwa kalian bisa menerima Salsa dengan cepat “
Alana dan Sandra tersenyum, mereka tahu bagaimana penderitaan Raiden di masa lalu saat wanita itu menghianatinya. Jadi sekarang mereka bahagia karna Raiden akhinya mendapatkan wanita yang baik.
Salsa yang mendapatkan restu dan penerimaan Alana serta Sandra menjadi bahagia. Dia tidak menduga bahwa kehadirannya dapat di terima.
“ terima kasih karna kalian sudah menerima ku “ ucap Salsa.
“ tentu kakak ipar “ ucap Sandra dan Alana.
Setelah itu, Devan juga mengucapkan selamat kepada mereka. Dia juga tidak menduga bahwa saat kembali ke Negara A akan mendapatkan 2 berita bahagia dari Raiden dan Mike.
“ selamat atas pernikahan mu Raiden “ ucap Devan.
“ terima kasih Devan “
Bibi Gu yang melihat kebahagian mereka juga ikut bahagia, dia berdoa agar mereka tetap bahagia dan tidak ada lagi air mata atau luka.
“ baiklah, jika begitu aku dan bibi Gu akan menyiapkan makan siang untuk kita “ ucap Salsa.
“ aku ikut kak “ ucap Sandra.
“ aku juga ikut, aku ingin belajar memasak “ ucap Alana.
“ apakah kau yakin suami mu akan mengijinkan “ goda Sandra.
Alasan Sandra mengatakan hal itu karna dia sudah melihat kata-kata ‘tidak’ di wajah Deva dan Alana tahu itu.
“ sayang kau sudah berjanji akan mengijinkan ku masak “ ucap Alana.
__ADS_1
Saat Devan melihat bahwa sang istri sang ingin balajar memasak dan memasang wajah kesalnya, akhirnya dia menginjikannya untuk melakukan apa pun yang dia inginkan.
“ baiklah, tapi ingat untuk hati-hati “
Sandra yang mendengar itu langsung menarik Alana ke dapur dan menggodanya. Dia tidak menduga bahwa Devan akan seposesif itu pada Alana.
“ bagaimana bisa kau mendapatkan suami yang seperti itu “
“ apa maksud mu “
“ lihatlah, dia sangat takut kau belajar memasak dan sepertinya dia juga sangat memanjakan mu “
Alana hanya tersenyum saat mendengar godaan Sandra. Setelah percakapan singkat itu, mereka berdua mulai membantu bibi Gu dan Salsa untuk memasak.
“ biarkan aku menggoreng ikannya “ ucap Alana.
“ apakah kau yakin “ tanya Salsa.
“ iya “
“ tapi jika kau menggorengnya tangan mu akan terkena minyak panas dan suami mu akan marah “ ucap Salsa.
“ tidak apa-apa kakak ipar. Aku ingin menggorenya untuk suami ku dan aku akan menanggung kemarahannya “
“ baiklah, tapi jangan terlalu dekat saat menggoreng “
“ siap “
Setelah itu, Alana mulai melakukan tugasnya. Saat ikannya di goreng, beberapa cipratan minyak panas mengenai lengan mulus Alana yang saat ini sedang memakai gaun dnegan lengan pendek.
“ astaga Ana, lihatlah tangan mu “ ucap Sandra.
Saat Alana melihat lengannya dia menjadi terkejut dan takut. Dia takut saat Devan tahu, pria itu akan melarangnya untuk memasak lagi.
“ apakah kau memiliki pakaian dengan lengan panjang “
“ jangan bilang kau takut Devan marah saat melihat lengan mu “ goda Sandra.
“ baiklah, tunggu di sini sebentar “
Setelah itu, Sandra pergi ke kamarnya dan saat kembali. Dia sudah membawa sweater berwarna pink.
“ aku hanya memiliki ini untuk lengan panjang, apakah kau mau. Jika tidak aku akan memesan pakaian di luar “
“ tidak perlu, aku akan memakainya “
Setelah memakai Sweater pemberian Sandra, keduanya melanjutkan pekerjaan mereka. Saat semua telah selesai dan mereka duduk di meja makan, Devan yang terkejut dengan pakaian yang di gunakan Alana langsung bertanya.
“ mengapa kau memakai Sweater di dalam rumah, apakah kau kedinginan “ tanya Devan cemas.
“ aku merasa sedikit kedinginan tapi sekarang sudah tidak lagi karna Sweater milik Sandra “ ucap Alana Bohong.
“ apakah itu benar “
“ iya, sekarang mari kita makan. Aku juga sudah menggorengkan ikan untuk suami ku “ ucap Alana.
“ baiklah “
Setelah itu, Alana mengambil ikan yang telah di gorengnya dan meletakannya di piring sang suami. Mereka juga memamerkan keromatisan mereka di depan Sandra yang tidak memiliki kekasih.
“ tolong perhatian aku yang sedang sendiri, jangan memperlihatkan adegan romatis kalian di depan ku “ ucap Sandra kesal.
Alana dan yang lainnya langsung tertawa saat medengar perkataan Sandra, mereka tidak sadar bahwa hanya Sandra yang tidak memiliki pasangan.
“ maka kau harus segera mencari kekasih atau bahkan suami agar tidak iri dengan kami “ goda Alana.
“ ayolah, aku tidak seperti mu yang sangat beruntung mendapatkan suami yang tampan dan kaya atau seperti kakak yang dengan mudah mendapatkan pasang yang baik “ ucap Sandra.
“ baiklah, semoga kau bisa segera mendapatkan suami yang sesuai dengan keinginan mu “ doa Alana.
__ADS_1
“ amin “
Setelah itu, mereka melajutkan makan suang mereka. Alana dan Devan juga memutuskan untuk tetap tinggal sampai jam 6 sore.
Alana yang sangat ingin menyentuh perut besar Salsa memberanikan diri untuk mengatakannya pada sang kakak ipar.
“ kakak ipar, bolehkah kau menyentuh perut mu “
“ tentu “ ucap Salsa senang.
Setelah mendapatkan ijin, Alana dengan semangat menyentuh perut besar sang kakak ipar. Devan yang melihat itu menjadi senang, dia juga berharap istrinya bisa segera hamil anaknya.
“ sayang ini sangat menggemaskan, aku merasakan ada sesutu di dalam perut kakak ipar “ ucap Alana pada sang suami.
Salsa dan yang lainnya tersenyum saat melihat kebahagia Alana saat menyentuh dan berkata pada Devan dengan wajah menggemaskan.
“ kau akan mengalaminya nanti “ ucap Devan sambil mengelus kepala sang istri.
“ iya. Kakak ipar, kapan dia akan lahir “ tanya Alana.
“ mungkin bulan depan, apakah kau ingin melihatnya nanti “
“ tentu, aku sudah tidak sabar melihat keponakan ku “
Melihat kebahagian Alana tentang anak membuat Devan menjadi tenang. Dia juga tahu bahwa istrinya sudah siap menjadi seorang ibu.
Saat pukul 6 sore, Devan dan Alana memutuskan untuk kembali ke apartemen mereka. Bagaimana pun tempat itu sudah lama tidak di tempati.
Sesampainya di apartemen, mereka melakukan tugas masing-masing. Malam ini Devan tidak perlu memasak karna mereka telah makan malam di rumah Raiden.
Ketika mereka sedang berbaring, tiba-tiba saja Devan memeluk Alana dan mengecup bibir istrinya lama. Alana yang tahu apa yang sedang di inginkan suaminya tersenyum.
“ aku sudah bersih, jadi kita bisa melakukannya “ ucap Alana.
Setelah medengar ucapan istrinya, Devan langsung melakukan tugasnya sebagai seorang suami. Dia menyentuh istrinya dengan lembut dan hati-hati. Tidak ada paksaan atau terburu-buru.
Saat selesai, Devan membaringkan tubuhnya di samping sang istri secara tidak sengaja matanya melihat lengan sang istri yang memiliki tanda merah dan bergelumbung.
“ apa yang terjadi dengan tangan mu “ ucap Devan sambil menggenggam tangan istrnya.
Alana yang sedang lelah langsung membuka matanya dan menatap gugup suaminya, dia menyesal karna tidak mengobati lukanya akibat minyak panas.
“ i...tu “ ucap Alana gugup.
“ apakah ini terkena minyak panas “ tanya Devan.
“ iya, sayang maaf karna kau tidak hati-hati. Aku berjanji tidak akan seperti itu lagi “ ucap Alana cemas.
“ tunggu di sini, aku akan mengambil kotak P3K “ ucap Devan.
Pria itu langsung memakai pakaiannya dan berjalan menuju laci yang menyimpan kotak P3K yang sengaja di persipkan di kamar. Setelah mendapatkannya, Devan kembali ke ranjang.
“ ulurkan tangan mu “
Alana yang masih takut dengan kemarahan sang suami mengulurkan tanganya dan membiarkan suaminya mengoleskan salep untuk luka terkena minyak panas.
“ apakah suami ku marah “ ucap Alana.
“ tidak sayang, ini hal yang wajar saat kau memutuskan untuk memasak. Apakah kau masih ingin belajar masak “ tanya Devan.
“ masih, aku ingin melihat suami ku makan dari hasil masakan ku “ ucap Alana bahagia.
“ baiklah, tapi ingat untuk mengobatinya jika tangan mu terluka atau terkena minyak panas “ ucap Devan.
“ baik sayang “
Setelah selesai mengobati tangan sang istri, Devan langsung berbaring di samping sang istri dan memeluknya sebelum tidur.
“ selamat malam istri ku “
__ADS_1
“ selamat malam sayang “