Istri Kecil Ku Yang Hebat

Istri Kecil Ku Yang Hebat
Honeymoon


__ADS_3

Setelah mendapatkan istrinya kembali, Devan yang berniat untuk membawa Alana kembali ke apartemen tiba-tiba berubah pikiran dan memutuskan untuk melakukan perjalanan bulan madu mereka yang sempat tertunda.


Ketika semuanya telah di urus, tanpa membangunkan sang istri dia langsung bergegas menuju gudang pesawat pribadinya. Sebelum terbang, pria itu juga memutuskan untuk menghubungi keluarga Wesly dan Stanly tentang kepergian mereka. Dia juga meminta mereka untuk tidak mencemaskan atau menggangu perjalanan mereka.


Myra dan Eileen menjadi bahagia ketika mendengar perjalanan bulan madu yang di lakukan oleh keduanya. Mereka bahkan berdoa agar Alana bisa memberikan kabar baik setelah mereka selesai melakukan perjalanan itu.


" semoga setelah kalian kembali kami menerima kabar baik dari kalian " ucap Eileen yang di setujui Myra.


" doakan semoga itu terjadi ibu " ucao Devan.


" tentu sayang "


Setelah mengatakan beberapa kalimat perpisahan, Devan memutuskan sambungan teleponnya dan naik ke dalam pesawat sambil membawa tubuh istrinya yang sedang tertidur.


Saat penerbangaan semakin jauh dari Negara A, tiba-tiba saja mata Alana terbuka. Ketika wanita itu melihat suasana asing di sekitanya dia terkejut dan berbicara pelan.


“ dimana aku “ ucap Alana pelan.


“ kita sedang ada di pesawat sayang “ ucap Devan tiba-tiba.


Setelah mendengar perkataan Devan, Alana langsung melihat sekelilingnya dan mendapati bahwa dia benar-benar berada di pesawat pribadi miliki Devan.


“ kita akan pergi ke Negara K untuk bulan madu “ ucap Devan sekali lagi.


“ kenapa tidak meminta persetujuan ku terlebih dahulu “ ucap Alana kesal.


Devan yang menyadari bahwa istrinya masih belum memaafkannya menjadi sedih. Namun dia juga tidak bisa menyalahkan istrinya karna dia tahu bahwa ini adalah kesalahannya.


“ apakah kau masih marah pada ku sayang “ tanya Devan.


“ menurut mu “


“ aku minta maaf karna sudah berbohong pada mu sayang. Aku berjanji tidak akan mengulanginya lagi “


Saat Alana mendengar nada sedih sang suami, hatinya menjadi sedikit bersalah. Dia sadar bahwa tidak seharusnya menyalahkan suaminya.


“ apakah kau bersedia memaafkan suami mu ini sayang “ tanya Devan,


Devan masih memasang wajah sedihnya, wajahnya bahkan terlihat lebih mengenaskan dari minggu lalu. Melihat bahwa suaminya tulus meminta maaf, Alana dengan berat hati memaafkannya.


“ lupakan saja, aku tidak ingin mempermasalahkannya lagi dan tidak ingin membahas hal yang sudah terjadi “ ucap Alana.


Saat Devan mendengar perkataan istrinya, dia menjadi bahagia. Dia tahu bahwa Alana sudah memaafkannya, pria itu juga langsung memeluk tubuh wanita yang sudah seminggu ini dia rindukan.


“ terima kasih sayang, aku berjanji tidak akan mengulanginya lagi “


Mendengar hal itu, Alana hanya diam dan membalas pelukan suaminya. Sejujurnya dia juga merindukan Devan meski tubuhnya saat itu di ambil alih oleh Quenza.


“ mengapa tidak memberitahu ku sebelum pergi dan kita juga tidak sopan pergi saat kak Mike menikah “ ucap Alana.


“ aku takut rencana kita akan gagal lagi, jadi aku memutuskan untuk membawa mu langsung agar rencana bulan madu kita tidak lagi terganggu dan untuk kakak ipar serta yang lainnya, aku sudah mendapatkan ijin dari mereka “


“ lalu bagaimana dengan pakaian ku, setidaknya suami memberikan ku waktu untuk menyiapkan beberapa pakain yang bisa dibawa pergi “


“ sepertinya itu tidak perlu, karna saat di sana kita akan lebih sering di kamar “ ucap Devan.


Alana yang mendengar itu langsung malu, dia paham dengan maksud Devan. Dia juga tahu bahwa pria itu sudah tidak bisa menunggu lebih lama lagi.


“ berapa hari kita akan pergi “ tanya Alana.


“ satu bulan “


“ apakah suami serius “ ucap Alana terkejut.


“ tentu, aku ingin meminta pembayaran perpisahan yang telah kau lakukan pada ku selama satu minggu dan kita juga harus segera menciptakan Devan dan Alana junior “ ucap Devan santai.


“ sepertinya aku harus duduk kursi roda setelah kita selesai honeymoon “ goda Alana.


Mendengar hal itu, Devan langsung tertawa. Dia tidak akan melakukan hal seperti itu, Devan juga tahu batasannya dan tidak pernah berniat untuk menyakiti istrinya.


“ aku akan lembut “


Alana hanya tersenyum saat mendengar perkataan suaminya, dia tahu bahwa pria itu tidak akan sekejam dan senafsu itu padanya.

__ADS_1


“ berapa jam lagi kita akan sampai “


“ sepertinya istri ku sudah tidak sabar “ goda Devan.


Mendengar godaan sang suami, kedua pipi Alana menjadi merah. Devan yang melihat itu menjadi semakin semangat untuk menggoda sang istri.


“ aku lapar dan aku juga penasaran dengan tempat yang akan kita tuju “ ucap Alana.


“ bersabarlah, sebentar lagi kita akan tiba sayang “


“ baiklah “


Tidak berapa lama, pesawat mereka akhirnya mendarat di lapangan luas yang berada di sebuah pulau kecil. Di dalam pulau itu terdapat pepohonan yang indah dan beberapa rumah penduduk.


Setelah mendarat, Devan dan Alana turun dari pesawat dan berjalan menuju villa kecil yang sederhana namun terlihat indah.


“ villa ini milik siapa “ tanya Alana.


“ milik keluarga Wesly, ayo kita harus membersihkan diri dan makan malam “


“ tapi aku tidak membawa pakain “


“ tenanglah, aku sudah mempersiapkan semuanya “


“ benarkah “


Saat melihat Alana masih belum percaya, Devan memutuskan untuk mengangkat tubuh mungil istrinya dan membawanya menuju kamar mereka.


“ sekarang pergilah mandi, aku akan mandi di tempat lain dan membuatkan makan malam untuk kita “


“ baik “


Setelah mengatakan itu, Devan mengecup kening sang istri dan pergi keluar kamar sambil membawa peralatan mandi serta pakaian santainya.


Alana yang terlah di tinggal pun mulai melakukan ritual mandinya, dia juga semakin gugup saat waktu semakin larut.


Setelah selesai mandi, Alana langsung memakai pyma yang sudah di siapkan oleh Devan untuknya. Dia juga sedikit terkejut karna suaminya tahu ukuran tubuhnya.


“ apakah kau sudah selesai “ ucap Devan tiba-tiba di balik pintu.


Saat Devan mendengar perkataan istrinya, dia membuka pintu kamar sambil membawa makan malam untuk mereka.


“ mengapa suami membawa makan malam kita ke kamar “


“ tidak apa-apa, di luar ada beberapa penjaga dan itu akan menggangu waktu kita “


Setelah mendengar penjelasan Devan, Alana hanya diam dan mengikuti keinginan suaminya. Mereka berdua juga langsung memulai makan malam.


Ketika semuanya selesai, Devan membersihkan sisa makanan mereka dan membawa Alana ke sebuah kamar khusus yang sudah di siapkan olehnnya.


Saat Alana melihat isi kamar tersebut, dia menjadi takjub dan kagum. Kamar itu sepenuhnya di kelilingi oleh dinding kaca yang tebal dan menampilkan pemandangan laut saat malam hari. Bukan itu saja, di atas kain sprei berwarna putih terdapat sekumpulan kelopak bunga mawar merah berbentuk hati dan beberapa selimut yang di bentuk menyerupai dua angsa.


“ apakah istri ku suka “


“ iya, ini sangat indah. Terima kasih sayang “ ucap Alana bahagia.


“ apa pun untuk istri ku. aku juga sengaja menyiapkan ini agar malam pertama kita akan selalu menjadi malam terindah untuk kita “


Saat Alana mendengar perkataan Devan, dia menjadi terharu segaligus bahagia. Dia juga berubah semakin mencintai sang suami.


“ aku semakin mencintai suami ku “ ucap Alana.


Setelah beberapa perkataan romantis, Devan mengangkat tubuh sang istri dan meletakannya dengan lembut di ranjang. Pria itu menatap wajah malu istrnya dengan senyum bahagia.


“ apakah istri ku yakin ingin melakukannya malam ini “ tanya Devan.


Meskipun dia tahu Alana bersedia, tapi dia hanya ingin memperlakukan istrinya dengan hormat dan tidak memaksakan keinginannya sebagai seorang pria.


“ iya, lagi pula aku tidak ingin melihat suami ku mandi air dingin setiap malamnya “


Saat Devan mendengar perkataan istrinya dia menjadi malu, dia terkejut karna istrinya tahu tentang hal seperti itu setiap kali mereka tidur bersama. Hal itu dia lakukan agar dirinya bisa menahan keinginanya sebagai seorang pria saat tidur bersama dengan wanita yang dia cintai.


“ jika seperti itu aku akan memulainya, aku berjanji untuk melakukannya dengan lembut “

__ADS_1


“ iya “


Setelah itu, Devan mulai mengecup kedua kelopak mata istrinya. Alana yang mendapatkan perlakukan manis itu menjadi semakin gugup, jantungnya berdetak semakin cepat.


“ jangan terlalu gugup sayang. Kita akan belajar bersama malam ini “ ucap Devan menenangkan.


Alana hanya menganggukan kepalanya, dia juga berusaha untuk menetralkan jantungnya. Devan yang sedang bekerja juga sama gugupnya dengan sang istri, bagaimana pun mereka berdua baru pertama kali melakukan hal seperti itu.


Setelah puas memberikan kecupan ringan di kelopak mata dan dahi sang istri, Devan mulai pindah ke bibir mungil yang paling dia sukai. Pria itu melakukan hal yang sama dengan memberikanya perlakukan yang lembut.


Waktu berlalu begitu lambat untuk keduanya, mereka juga mulai terbawa susana dan melakukan hal yang lebih intim lagi. Devan yang menjadi semakin serius mulai menggerakan tangannya untuk menyentuh tubuh istrnya yang lembut.


Saat ciuman itu semakin dalam, Devan tiba-tiba melepaskannya dan melihat wajah merah sang istrinya yang telah kekurangan oksigen.


“ katakan jika kau merasa sakit “ ucap Devan.


“ baik “


Setelah itu, Devan mulai melepaskan satu persatu pakian istrinya dan pakaiannya. Saat melihat tubuh polos sang istri, Devan menjadi takjub. Dia tidak menduga bahwa kulit sang istri sangat lembut dan halus.


“ ini adalah pemandangan paling indah yang pernah ku lihat “ ucap Devan.


Mendengar perkataan itu, Alana menjadi semakin malu dan berusaha untuk menutupi bagian tubuhnya dengan telapak tangannya.


“ jangan malu sayang, sekarang kita sama-sama tidak memakai apa pun. Lagi pula kita juga sudah resmi menikah, jadi kau tidak perlu malu “


Setelah mengatakan itu, Devan memulai pekerjaannya. Saat Alana merasakan sesuatu yang menyakitkan di bagian bawah dirinya, dia menjadi tersadar dan berusaha untuk menahan air matanya agar tidak mengalir.


“ apakah kau ingin kita berhenti sampai di sini sayang “ tanya Devan cemas.


“ tidak, aku bisa menahannya. Lagi pula ini hal yang wajar karna kita baru pertama kali melakukannya “


Saat Devan mendengar perkataan istrinya, dia langsung mengecup kedua kelopak mata serta bibir mungilnya. Pada akhinya malam ini mereka melakukan hal yang seharusnya dilakukan oleh sepasang suami istrinya yang saling mencintai.


Setelah selesai, Devan melepaskan dirinya dan berbaring sambil memeluk tubuh polos istrinya. Dia juga dapat merasakan keringat yang membanjiri tubuh mereka berdua.


“ terima kasih sayang “ ucap Devan.


Alana hanya memembenamkan kepalanya di dada sang suami sebagai tanda bahwa dia juga menjawab perkataan suami. Setelah melihat itu, Devan mengecup puncak kepalanya dan menutup kedua matanya.


Keesokan harinya, saat matahari dengan malu-malu mengintip dari celah gorden jendela kamar. Devan membuka matanya dan melihat istrinya yang masih terlelap di dalam pelukannya.


Saat melihat itu, Devan menjadi teringat dengan kejadiam tadi malam. Dirinya berubah menjadi sangat bahagia karna pada akhirnya dia dan istrinya sudah benar-benar menyatu sehingga tidak akan ada yang bisa memisahkan mereka.


“ aku mencintai mu sayang. Selamanya akan mencintai mu “ ucap Devan lembut.


Setelah menunggu setengah jam, Devan akhirnya memutuskan bangun untuk membersihkan diri serta membuatkan sarapan pagi untuk mereka berdua.


Saat jam menunjukan pukul 10 pagi, Alana akhinya membuka matanya dan ketika dia ingin bergerak. Sisi lain tubuhnya terasa sakit, wanita itu bahkan mengeluarkan suara kesakitan yang terdengar oleh Devan.


“ apakah masih sangat sakit “ ucap Devan khawatir.


“ sedikit “ ucap Alana bohong.


“ maaf karna aku telah membuat mu kesakitan “ ucap Devan sedih.


“ tidak apa-apa, lagi pula ini hal yang wajar setelah kita melakukan hal seperti tadi malam “ hibur Alana.


Mendengar perkataan Alana, hati Devan menjadi sedikit lega. Sejujurnya dia tidak menduga bahwa istrinya akan merasakan sakit hingga bangun pagi.


“ aku akan membantu mu mandi “ ucap Devan.


“ baiklah “


Setelah mendengar jawaban Alana, Devan langsung mengangkat tubuh sang istri yang di tutupi selimut ke kamar mandi. Saat berada di kamar mandi, Devan yang sudah menyiapkan air mandi sang istri dengan pelan meletakan tubuh polos Alana ke dalam bathub.


Alih-alih pergi Devan memutuskan untuk membantu Alana mandi, dia juga mulai memberikan sabun ke tubuh Alana dengan lembut.


Setelah selesai membersihkan tubuh sang istri, Devan membawanya kembali ke kamar dan mulai memakiankannya pakain yang tertutup.


“ aku merasa seperti anak kecil saat ini “ ucap Alana tiba-tiba.


Devan hanya tersenyum saat mendengar ucapan Alana, sejujurnya dia sangat menikmati kegiatan membantu Alana mandi.

__ADS_1


“ sekarang kau harus sarapan “ ucap Devan.


“ baiklah “


__ADS_2