
“ apakah tuan Abaromo sudah mendengar semuanya “ tanya Alana.
Pria yang di tanya tidak lagi bisa berbicara apa pun, dia tidak menduga bahwa kenyataan yang baru saja dia dengarkan sangat mengerikan.
“ lalu apa, meskipun kau bukan putri Alaric tapi kau pernah menikmati hidup mewah di keluarga itu. Jadi kau masih harus membayar semua biaya hidup mu selama 18 tahun hidup di keluarga Alaric “ ucap Abigail tiba-tiba.
“ jika kau bisa memutar kembali waktu ke masa lalu dan membuat semuanya baik-baik saja maka aku akan memberikan semua harta ku kepada mu “ ucap Alana.
Abigail yang mendengar ucapan Alana menjadi kesal, dia tahu bahwa Alana sama sekali tidak akan pernah mau memberikan hartanya pada mereka.
“ lihatlah sayang, wanita itu bahkan sengaja meminta hal yang mustahil hanya karna tidak ingin membalas jasa mu selama dia hidup di keluarga Alaric “ adu Abigai pada sang suami.
Alana yang mendengar itu langsung tertawa. Dia sangat menikmati pertunjukan bodoh Abigail saat ini.
“ ternyata benar kata pepatah, buah tak jatuh jauh dari pohonnya “ ejek Alana.
“ apa maksud mu “
“ makasud ku adalah, kau dan putri mu tidak jauh beda. Sama-sama serakah dan tak tahu malu “
Mendengar itu, Abigail langsung terdiam. Para wartawan yang hadir juga merasa jenuh dengan sifat sepasang suami istri tersebut.
Abaromo yang melihat bahwa situasi mereka menjadi tidak baik langsung bertindak cepat dengan meminta sang ayah membela serta mengijinkan mereka untuk tinggal di rumah Albert.
“ ayah, mengapa kau tidak membela ku sama sekali. Apakah kau senang saat melihat putra pertama mu di lecehkan, aku tidak menduga bahwa kau masih sama seperti dulu. Kau lebih menyayanginya dari pada aku “
“ apa yang kau inginkan “ tanya Edgar tidak sabar.
“ aku ingin kalian membiarkan kami tinggal di rumah ini dan membiarkan aku memegang salah satu cabang perusahaan Alana “ ucap Abaromo arogan.
Saat Edgar dan yang lainnya mendengar perkataan itu, mereka langsung menatap Abaromo dengan tatapan mengejek.
“ cucu ku memang benar, buah tak jatuh jauh dari pohonnya. Ibu mu serakah dan sekarang kau juga serakah. Lalu tuhan memberikan mu istri serta putri yang serakah “ ucap Edgar.
“ apa maksud ayah “ tanya Abaromo.
“ apakah kau tahu mengapa kau tidak mirip dengan ku sama sekali, apakah kau tahu mengapa Albert memakai nama Stanly di belakangnya “
Abaromo yang mendengar itu hanya menggelengkan kepalanya, sejujurnya dia sangat penasaran dengan semua pertanyaan ayahnya.
“ itu karna kau bukan putra kandung ku dan nama Stanly merupakan nama keluarga istri ku yang juga ibu dari Albert “
“ bagaimana bisa “ tanya Abaromo.
“ saat aku sedang melakukan misi di daerah perbatasan yang dekat dari desa, aku bertemu dengan ibu mu yang sedang hamil. Dia mengatakan pada ku bahwa suaminya selalu memukulinya sehingga dia memutuskan untuk kabur dari rumah, ketika aku mendengar ceritanya, aku menjadi sangat bersimpati dan memutuskan untuk membawanya pulang ke kota agar dia bisa hidup dengan damai. Tapi semuanya berubah ketika orang tua ku memaksa ku untuk menikahinya karna istri ku masih belum bisa memberikan seorang anak untuk ku “
Albert yang baru saja mendengar perkataan sang ayah menjadi terkejut, selama ini dia hanya tahu bahwa dia memang anak tiri dari nyonya Moriana dan tidak pernah tahu tentang ibunya.
“ aku langsung menolak usulan itu karna aku tidak ingin melukai istri ku, namun sesuatu yang tak terduga terjadi. Istri ku menuduh ku berselingkuh dan membuat ibu mu hamil, dia marah pada ku, dia bahkan meminta bercerai dari ku. Saat mendengar itu, hati ku hancur dan secara tidak sengaja masuk ke dalam jebakan ibu mu. Dia mengatakan hal-hal yang buruk tentang ku kepada istri ku hingga akhirnya mengancam akan menyebarkan berita bahwa aku telah mengamilinya dan menolak untuk bertanggung jawab “
Orang-orang yang ada di sekitar terpana saat mendengar perkataan Edgar, mereka tidak menduga bahwa akan mendengar sebuah cerita yang targis.
__ADS_1
“ saat keluarga ku mendengar itu, mereka langsung meminta ku untuk menikahi ibu mu. mereka juga mengancam akan membunuh istri ku jika aku menolaknya, jadi secara terpaksa aku menikahi ibu mu dan membiarkannya menggunakan nama Alaric untuk mu. Namun karna aku tidak pernah menyentuh atau bahkan memperlakukannya seperti istri, dia mulai melakukan hal yang lebih nekat lagi. Tepat saat istri pertama ku hamil, dia mencoba segala cara untuk membunuhnya, dia tidak ingin anak yang lahir dari istri pertama ku akan menjadi pewaris keluarga Alric “
Edgar tersenyum sedih setelah mengatakan itu, dia juga sedih ketika mengingat wajah pucat istri saat melahirkan putranya.
“ awalnya aku tidak tahu tentang hal itu, namun sebuah tragedi terjadi tepat usia kandung istri ku menginjak usia 7 bulan. Dia mengalami pendarahan dan bayi yang ada di kandungannya harus segera di keluarkan sedangkan kondisinya semakin kritis akibat kehilangan banyak darah. Saat itu, dokter memintaku untuk memilih putra ku atau istri ku, aku yang sedang bingun dengan pilihan itu. Istri ku tiba-tiba saja meminta dokter menyelamatkan putra kami dan mengorbankan hidupnya, saat mendengar keputusan itu. Aku ingin menolaknya namun dia mengancam untuk membenci ku jika aku sampai membiarkan putra ku mati “
Setelah mendengar cerita itu, Albert meneteskan air mata. Dia tidak tahu bahwa ibunya rela mengorbakn hidupnya hanya untuk membiarkannya tetap hidup.
“ jadi setelah kejadian itu, aku memutuskan untuk memberi nama Stanly kepada putra ku agar aku tetap bisa mengingat istri ku. Aku juga langsung mengatakan kepada Moriana bahwa aku tidak akan pernah bisa mencintainya karna di hati ku hanya ada nama Helena Adhila Stanly dan alasan ku selalu tidak ada di rumah karna aku tidak ingin bertemu dengan pembunuh istri ku “
Abaromo langsung terjatuh ke lantai saat mendengar itu, dia tidak menduga bahwa ibunya telah melakukan hal sejahat itu.
“ jadi sekarang pergilah dari sini, jangan ganggu hidup putra dan cucu ku lagi. Cukup dulu ibu mu yang menyakiti istri ku, meskipun aku tidak pernah melapotkannya ke polisi itu bukan karna aku tidak membenci atau tidak mengetahuinya. Tapi itu ku lakukan untuk menjaga nama baik keluarga Alaric yang sekarang telah hancur di tangan ibu mu dan kau “
Para wartawan yang sudah mendenar setiap perkataan Edgar menjadi merasa bersalah karna sudah menuduh Albert membohongi publik.
Alana yang melihat situasi telah berubah menjadi tidak menyenangkan akhirnya angkat bicara.
“ untuk para wartawan, kalian di larang keras untuk menyebarkan kepada publik tentang kejadian hari ini dan aku meminta kalian untuk pergi dari sini. Tapi kalian tidak perlu khawatir tidak bisa mendapatkan berita tentang skandal keluarga Stanly, karna hari ini aku mengumumkan bahwa aku sudah menikah dengan Devan Fernandez Wesly dan kalian bisa membuat berita tentang itu di media “
Setelah mendengar berita mengejutkan itu, para wartwan menjadi sangat bersemangat. Mereka merasa bahwa berita tentang pernikahan Alana dan Devan lebih menarik dari pada skandal keluarga Stanly.
Devan yang juga mendengar ucapan sang istri menjadi tertegung, dia tidak menduga bahwa Alana benar-benar mengumumkan pernikahan mereka.
[ mengapa kami tidak tahu bahwa kalian sudah menikah nona ]
[ iya nona, kami bahkan tidak mendengar tentang pernikahan kalian ]
[ apakah kalian sudah melakukan resepsi ]
Mendengar itu, Devan langsung menjawab pertanyaan sang wartawan. Pria itu merasa bahwa dia juga harus ikut berbicara agar para wartawan tidak meragukan pernikahan mereka.
“ kami belum melakukannya, tapi kami akan segera mengadakan resepsi ketika kondisi istri pulih dan untuk informasi tentang penyebab kondisi istri ku, kalian hanya perlu tahu bahwa dia mengalami kecelakaan kecil “ ucap Devan.
Mendengar hal itu, para wartawan memutuskan untuk mempercayai Devan. Mereka juga tidak ingin terlalu ikut campur karna itu akan membuat hidup mereka lenyap jika Devan tahu.
[ baiklah jika seperti itu, kami akan mengundurkan diri terlebih dahulu dan kami juga mengucapkan banyak terima kasih karna nona Alana dan tuan Devan mau membagi berita bahagia ini kepada kami ]
“ iya “ ucap Devan.
Setelah itu, para wartawan pergi dari rumah Albert. Abaromo dan Abigail menjadi semakin canggung ketika berada di rumah Albert.
“ sekarang kalian bisa pergi dari Negara A tapi jika kalian ingin tetap di Negara ini, maka kalian harus pergi ke tuan Ji karna bagaiman pun dialah yang membuat kalian berada di sini “ ucap Devan.
Devan tidak ingin jika Abaromo dan istrinya menangganggu istrinya lagi.
“ aku ingin bertemu dengan putri ku “ ucap Abigail.
“ sesuai dengan keinginan mu “ ucap Devan.
Setelah mengatakan itu, beberapa pria berpakaian serba hitam datang menjemput Abaromo dan Abigail untuk bertemu dengan Olivia.
__ADS_1
“ tolong bawa mereka berdua dari sini, aku juga tidak ingin melihat mereka di masa depan “
“ baik tuan Devan “
Setelah mengatakan itu, para pria itu membawa Abromo beserta istri untuk pergi menuju kediaman tuan Ji. Sesampainya di sana. Suami, istri itu langsung di sambut oleh para pelayan, mereka juga sangat takjut ketika melihat rumah mewah tuan Ji.
“ selamat datang di rumah ku tuan Abaromo “ ucap tuan Ji.
“ terima kasih atas penyambutan anda tuan Ji dan kedatangan kami kemari untuk membawa putri kami pulang ke Negara M “
“ apakah anda yakin ingin membawa wanita itu pulang “
“ apa maksud anda tuan “
“ aku bisa memberikan banyak uang untuk mu tapi dengan satu syarat “
“ apa itu tuan “
“ aku ingin putri mu menjadi budak ku, kalian tidak perlu lagi mengingat keberadaanya dan sebagai balasannya aku akan memberikan uang yang banyak untuk kalian “
Saat keduanya mendengar itu, mereka langsung tergiur dan tidak lagi memikirkan kondisi Olivia. Bagaimana pun mereka berdua merupakan sepasang manusia serakah, jadi ketika tuan Ji menjanjikan uang yang banyak untuk mereka, maka mereka dengan senang hati mengambil uang itu dan melupakan Olivia.
“ baiklah tuan, kami akan menyerahkan Olivai kepada anda. Tapi anda harus segera mengirim uangnya “
“ sepakat “
Setelah itu, tuan Ji langsung mengutus bawahannya untuk mentarasfer sejumlah uang ke rekening Abaromo. Ketika pria itu melihat sebuah notifikasi tentang transfer uang, dia sangat bahagia dan mengajak istrinya untuk pulang ke Negara M.
“ terima kasih tuan Ji, kami akan pergi “
“ baiklah “
Abaromo dan Abigai bergegas untuk pergi ke Bandara, mereka sangat bahagia ketika mendapatkan uang yang cukup banyak dengan menjual Olivia.
“ sayang kita akan kaya “ ucap Abaromo.
“ iya sayang, tidak sia-sia aku membesarkan seorang putri yang cukup cantik. Aku cukup terkejut saat mendapatkan uang yang banyak dari hasil menjualnya kepada tuan Ji “ ucap Abigail
“ kau benar, setidaknya sekarang kita akan bebas dari hinaan Olivia “ ucap Abaromo.
Sebenarnya, salah satu alasan Abaromo dan Abigail bersedia menjual Olivia karna mereka sudah tidak sanggup jika harus terus menerus menjadi objek hinaan wanita itu.
“ benar, sejujurnya aku sudah lama tidak tahan dengan sikap arogan dan sombongnya “
“ begitu juga dengan ku, aku juga sudah tidak tahan dengan tindakannya tapi tuhan menyayangi kita karna mulai sekarang kita sudah tidak perlu lagi mendengar hinaanya “ ucap Abaromo.
Saat mereka berdua sedang bercerita tentang uang banyak, Olivia yang mendengar semua percakapan antara Abaromo dan tuan Ji menjadi pucat. Dia tidak menduga bahwa ayah dan ibunya tidak keberatan untuk menjualnya kepada tuan Ji yang terkenal dengan sifat brengseknya.
“ kalian bahkan tidak pantas di sebut orang tua “ bisik Olivia dengan wajah sedih.
Pada akhirnaya, hidup Olivia telah hancur dan akan semakin hancur saat melihat pria yang paling dia cintai akan datang ke Negara A dengan status istimewa.
__ADS_1