Istri Kecil Ku Yang Hebat

Istri Kecil Ku Yang Hebat
Menunda pembalasan


__ADS_3

Di Apartemen.


Saat ini Alana sedang duduk di tempat tidur dan mendengarkan setiap laporan yang di sampaikan oleh bawahannya.


“ apakah kau sudah mendapatkan semua informasi tentang wanita itu “


“ sudah Bos, aku bahkan sudah mendapatkan informasi tentang kehamilan palsunya dan ibu pengganti yang dia pilih “


“ bagus, setelah ini. Kita semua akan kembali ke Negara A “


“ baik Bos “


Sean dan yang lainnya tersenyum bahagia ketika mendengar perkataan Bos mereka. Bagaimana pun mereka sudah lama merindukan Negara A dan teman-teman di Black Lion.


“ kapan kita akan membalas wanita itu Bos “


“ besok, aku akan pergi ke kediaman Alaric dan mempublikasikannya di depan media “


“ kami sangat menunggu itu Bos “


“ baiklah, sekarang kita harus beristirahat. Besok adalah hari yang panjang untuk kita “


“ iya Bos “


Setelah itu, Alana memutuskan sambungan teelpon dan berbaring di tempat tidur. Hari ini dia merasa bahwa Devan dengan sengaja menjaga jarak dengannya, setelah mendapatkan mobil darinya, Alana merasa ada sesuatu yang mengganjal di hatinya.


Namun perasaan itu langsung ia tepis, Alana tidak ingn terlalu memikirkan tentang perasaan orang lain. karena tujuan hidupnya saat ini hanya di khususkan untuk membalaskan dendam, dia juga sangat bersemangat ketika memikirkan hari esok tentang pembalasannya pada keluarga Alaric.


Sayangnya, Alana tidak menyadari bahwa besok akan menjadi hari buruk untuknya. Karena semua rencana pembalasan dendamnya harus di tunda.


Ketika Alana terlelap, tiba-tiba saja pintu kamarnya terbuka dengan suara pelan. Pria yang membuka pintu tersebut masuk perlahan dan duduk di samping tempat tidur Alana.


Devan menatap wajah lelap Alana dengan tatapan sendu, dia tidak tahu harus melakukan apa agar wanita itu mau membuka hatinya untuk dirinya.


Dia juga memikirkan kejadian tadi pagi ketika mereka berdebat. Sejujurnya dia sangat tidak rela ketika melihat wanita itu berkendara sendirian, dia takut orang-orang itu menyerangnya secara tiba-tiba. Devan tidak ingin hidup dalam penyesalan jika ada sesuatu yang buruk menimpa Alana.


“ mengapa kau begitu keras kepala Ana, apakah aku harus terus berjuang atau aku harus mengalah dan mundur “ ucap Devan pelan.


Pria itu mengusap pelan puncak kepala wanita itu. Devan tidak tahu kapan ini terjadi, namun tiba-tiba saja hatinya begitu bahagia ketika ada di dekat Alana, dia bahkan sangat sedih ketika menyadari bahwa Alana sama sekali tidak berniat untuk meminta maaf padanya.


“ sepertinya aku memang harus terus berjuang sampai kau mau menerima ku “ gumamnya.

__ADS_1


Devan adalah tipe pria yang sangat sulit untuk jatuh cinta, mungkin satu-satunya wanita yang akan dia cintai selain ibunya adalah Alana. Dia juga bukan tipe pria yang mudah menyerah, dia akan terus berjuang sampai keinginannya itu dapat terpenuhi.


Setelah memantapkan keputusannya, Devan tersenyum lembut. Dia sudah tidak sabar menunggu hari dimana Alana akan mencintainya dan mereka bisa hidup bersama hingga mau memiskan. Namun sebelum mereka bisa hidup bersama, Devan telah menyadari satu hal, bahwa jalan untuk hidup bersama dengan wanita itu tidaklah mudah.


Dia harus memiliki banyak kesabaran dan rencana yang matang. Dia juga merasa bahwa setelah ini akan banyak saingan cinta untuknya ketika memutuskan untuk mengejar Alana, tapi itu bukanlah hal yang bisa mematahkan semangatnya. Devan semakin bersemangat dan akan tetap mengejar Alana serta menyingkirkan para pesaing cintanya.


Saat memkirkan itu, tiba-tiba saja Devan teringat tentang konfrensi pers yang telah Alana lakukan hari ini. Dia juga khawatir tentang keselamatan Alana, bagaimana pun wanita itu sudah memberikan sinyal peperangan untuk kedua keluarga tersebut.


“ aku tidak tahu seperti apa sebenarnya diri mu, terkadang aku berfikir bahwa kau tidak memiliki strategi namun kenyataanya kau memiliki banyak strategi dan trik di lengan baju mu “ gumam Devan.


Setelah beberapa saat, akhirnya Devan berbaring di samping Alana. Dia juga sudah terbiasa dengan posisi tidur sang istri yang suka tertidur di bagian tengah ranjang.


“ selamat tidur istri ku “ setelah mengucapkan itu, Devan mengecup kening Alana dan ikut tertidur di sampingnya.


Devan juga memeluk tubuh kecil istrinya, ini bukan pertama kalinya mereka tidur bersama. Saat di Negara A, dia juga selalu menyelinap masuk ke kamar Alana dan tidur di sampingnya.


Alasan mengapa pria itu melakukannya adalah karena saat pertama kali Devan masuk ke kamar sang istri untuk melihat wajah tidur sang istri, tiba-tiba saja Devan melihat wajah pucat istrinya ketika tidur. Bahkan seluruh tubuhnya yang di banjiri dengan keingat.


Saat itu dia sangat panik dan berfikir bahwa Alana sedang mimpi buruk, karena tidak ingin membangunkannya. Devan langsung memeluk tubuh mungilnya dan setelah iti wajah Alana menjadi kembali tenang.


Setelah kejadian itu, Devan akan selalu menyempatkan diri untuk tidur bersama agar sang istri tidak mengalami mimpi buruk kembali.


Dia juga sengaja memasang aroma terapi Lavender untuk menenangkan tidur Alana, temannya juga mengatakan bahwa aroma Lavender merupakan obat alami untuk kegelisahaan dan membuat tidur menjadi lebih nyenyak.


Saat pagi menjelang, Alana seperti biasa bangun pagi dan mulai melakukan aktifitasnya. Dia juga tidak menyadari bahwa tadi malam Devan tidur di sampingnya, bagaimana pun pria itu sangat ahli. Devan sengaja memakai parfum yang sama dengan Alana dan juga membereskan bagian tempat tidur yang dia tempati.


Saat Alana akan keluar dari kamarnya, tiba-tiba saja ponselnya berdering dan deringan itu semakin sering dan keras. Alana menjadi sedikit cemas ketika mendengar deringan itu.


“ halo, ada apa “


“ Bos ini gawat “ ucap Sean gugup.


“ apa yang terjadi “


“ tuan Edgar telah di culik Bos “


Mendengar kata-kata itu, dunia Alana tiba-tiba di tutupi dengan awan gelap. Dia tidak menyangka bahwa wanita itu akan berbuat hal rendahan dengan menculik kakeknya.


“ menuju ke markas sekarang juga, kita harus mencari keberadaan kakek “ ucap Alana dingin.


“ bagaimana dengan pembalasan itu Bos “

__ADS_1


“ kita akan menundanya, bagi ku keselamatan kakek lebih penting “


“ baik Bos “


Setelah itu, Alana memutuskan telepon dan langsung menuju markas kecil yang sudah di bentuk oleh Sean dan yang lainnya selama mereka bertugas di Negara M.


Devan yang melihat wajah panik Alana menjadi khawatir. Dia yakin bahwa rencana istrinya untuk membalaskan dendamnya pada keluarga Alaric hari ini harus gagal karena sesuatu yang buruk pasti sudah terjadi.


Wanita itu bahkan berlari dengan cepat dan melemparkan tas kerjanya ke sembarang tempat, dia bahkan hanya membawa ponsel dan kunci mobil saat keluar.


Devan yang penasaran langsung menghubungi Jordan untuk bertanya apa yang sedang terjadi. Saat mendengar laporan Jordan, Devan langsung marah dan meminta mereka untuk mengerahkan pasukan dan ikut bergabung mencari kakek Alana.


“ halo, apa yang sedang terjadi “


“ berita buruk Bos, tuan Edgar di culik tadi malam “


“ mengapa bisa terjadi “


“ kami juga tidak mengetahuinya Bos “


“ jika begitu, kerahkan semua bawahan untuk ikut mencari tuan Edger “


“ baik Bos “


Setelah itu, Devan langsung memutuskan sambungan dengan Jordan dan memanggil Zack untuk mengatakan bahwa dia tidak bisa datang ke kantor hari ini.


“ halo Bos “


“ Zack aku mau kau mengurus semuanya pekerjaan ku di kantor, tunda meeting pagi ini. Katakan pada klien bahwa aku memiliki sesuatu yang sangat penting untuk di lakukan hari ini “


“ baik Bos “


Ketika mendengar jawaban sang sekretaris, Devan langsung memutuskan sambungan dan pergi keluar untuk mencari keberadaan kakek Alana.


Dia tidak menduga bahwa wanita itu sangat cepat dalam bertindak, dia bahkan sudah melakukan sesuatu yang membuat hati Alana lemah.


“ semoga saja tuan Edger baik-baik saja, jika sampai dia terluka aku tidak bisa membayangkan bagaimana kehidupan wanita itu setelah ini “ gumam Devan.


Pria itu juga menyusuri setiap sudut kota, Devan juga meminta para anggotanya untuk melaporkan perkembangan terbaru. Namun semuanya masih omong kosong karena hingga sore hari, Edger masih belum bisa di temukan.


Hal itu juga membuat Devan menjadi sangat khawatir tentang kondisi Alana, dia takut wanita itu akan melakukan sesuatu hal yang buruk. Ketika sudah menjelang malam Devan memutuskan untuk kembali dan mengecek kondisi Alana.

__ADS_1


Ketika sampai di apartemen, Devan dapat melihat mobil Alana yang sudah terparkir di garasi apartemen. Ketika melihat bahwa wanita itu telah pulang, Devan langsung bergegas menuju apartemen mereka.


Saat dia masuk ke rumah, sesuatu yang sangat dia takutkan telah terjadi. Sesuatu yang membuat darahnya berdesir dengan sangat cepat, tampa berpikir panjang, Devan langsung menuju kamar Alana untuk mencegah sesuatu yang lebih buruk terjadi.


__ADS_2