Istri Kecil Ku Yang Hebat

Istri Kecil Ku Yang Hebat
Sebuah Video


__ADS_3

Mendengar perkataan Alana, mereka semua tidak tahu harus menangis atau ikut tertawa. Mereka juga sangat mengasihani dua orang itu karena sudah memprovokasi Bos mereka.


“Apakah ini tidak lucu?“


“Tentu, Bos. Video itu sangat lucu.“


Emily langsung menjawab pertanyaan Bosnya dan juga ikut tertawa. Bagaimana pun mereka masih menyayangi nyawa mereka.


“Bagus! Apa ada video lainnya?“


“Ada, Bos.“ Kali ini Amie dengan cepat menjawab.


Setelah mendengar jawaban Amie. Anggota Black Lion yang lainnya langsung menatap wanita itu dengan tatapan kesal, mereka semua sangat takut melihat ekspresi Bos ketika melihat video ke dua.


“Berikan pada ku.“


“Baik, Bos.“


Tanpa bisa memilih, Sam langsung memutarkan kembali video kedua. Saat melihat dan mendengar video tersebut, wajah Alana menjadi sedih namun itu hanya berlaku selama satu menit. Karena setelahnya, ia tiba-tiba tertawa, bahkan tawanya kali ini lebih mengerikan dari tawa sebelumnya.


“Bagus, karena kalian sudah mendapatkan video lucu ini. Aku akan memberikan kalian hadiah.“


Mendengar kata hadiah, para anggota menjadi takut. Mereka langsung membayangkan hadiah seperti apa yang di maksud oleh Alana.


“Tidak perlu, Bos. Kami tidak membutuhkan hadiah apa pun, menjadi anggota mu saja kami sudah sangat bahagia.“


“Benar Bos, lain kali kami akan lebih berhati-hati.“


“Kami berjanji tidak akan mengulanginya lagi, Bos."


Alana yang melihat reaksi anggotanya menjadi bingung. Padahal, ia benar-benar ingin memberikan hadiah yang bagus untuk mereka semua.


“Apa kalian yakin? Aku baru saja ingin mentransfer dua kali lipat gaji kalian."


Setelah mendengar perkataan Alana tentang gaji dua kali lipat, mereka semua menjadi terkejut serta bahagia.


“Apa itu nyata, Bos?“


“kapan aku berbohong pada kalian?“


“Maafkan kami, Bos.“


“Baiklah, aku sudah mentransfer ke akun kalian masing-masing. Satu lagi, tolong simpan dan kirim kedua video itu ke ponsel ku.

__ADS_1


“Sesuai keinginan mu, Bos.“


Setelah itu, Alana langsung pulang ke rumah untuk beristirahat. Jam sudah menunjukan pukul 4 pagi, tubuhnya juga sudah menuntut untuk berisitirahat. Untungnya dia memiliki kunci rumahnya, jadi dia bisa dengan mudah masuk ke dalam tanpa membangunkan orang-orang.


***


Di Negara M.


Malam ini adalah hari pertunangan Julian dan Olivia. Banyak para tamu dari kalangan pebisnis yang hadir untuk memberikan ucapan selamat pada kedua pasangan itu.


Keluarga Jereda dan Alaric juga sudah memenuhi seluruh ruangan. Acara pertunangan diadakan di rumah besar keluarga Alaric.


Banyak para wartawan yang datang untuk melakukan siaran langsung dan merekam momen bahagia antara Olivia dan Julian. Setelah acara pertunangan. Tiba-tiba saja Leyla Marianna meminta perhatiannya ke pada para tamu dan wartawan. Dia berniat untuk mengumumkan sesuatu malam ini.


“Selamat malam untuk para tamu dan para wartawan yang hadir. Malam ini aku ingin mengumumkan sesuatu yang penting di depan kalian semua.“


Mendengar hal itu, para wartawan langsung mempersiapkan kamera mereka dengan baik. Mereka tidak ingin ketinggalan satu hal pun saat Leyla berbicara.


“Aku ingin mengumumkan bahwa Chatrine Olivia adalah putri kandung ku dan wanita jahat itu adalah orang lain. Dia bukan darah daging ku dan aku tidak akan pernah menerima atau bahkan mengakuinya di kehidupan ku atau pun kematian ku.“


Leyla berbicara sambil memegang erat telapak tangan Olivia. Dia ingin menunjukan kepada orang-orang bahwa dia sangat mencintai putrinya.


“Jadi, aku memohon kepada kalian semua untuk tidak pernah lagi menyebutkan namanya dan juga tidak ada yang boleh mengatakan bahwa putri ku adalah orang ketiga di hubungan Julian dan wanita tersebut.“


Olivia yang sedang menjadi pusat perhatian menjadi sangat bahagia. Bahkan Leyla sudah tidak pernah ingin lagi menyebut nama Alana, sekarang dia merasa bahwa. Dia akhirnya menang dalam pertarungan ini.


“Sayang cukup. Dia bukan anak ku, dia adalah anak haram yang di tukar dengan mu saat aku melahirkan mu, bahkan kelakukannya yang seperti iblis pasti di wariskan oleh kedua orang tuanya. Mungkin ayah dan ibunya sangat ingin menjadi kaya sehinga dia menukarkan anak mereka dengan mu, Sayang.“


Mendengar pengakuan Leyla membuat siapa pun yang mengetahui kebenaran yang sesungguhnya menjadi terkejut. Mereka tidak mengira bahwa Leyla akan sangat kejam terhadap anak kandungnya sendiri.


“Ibu maaf, aku sudah membuat mu marah.“


“Tidak, aku hanya sangat kesal karena masih ada orang yang membanding-bandingkan mu dengannya. Aku juga tidak suka jika ada yang menyebut mu sebagai orang ketiga.“


Kali ini, Abaramo juga ikut berbicara. Dia juga tidak suka jika ada orang lain yang menjelek-jelekan putrinya.


“Olivia, kali ini tolong jangan ucapkan hal yang tidak-tidak atau bahkan membela wanita itu, Oke.“


“Baik, Ayah."


“Bagus, ingatlah satu hal. Kau adalah anak ku dan ayah mu, kau juga adalah bagian dari keluarga Alaric “


“Terima kasih, Bu.“

__ADS_1


“Ibu mu benar. Kau adalah bagian dari keluarga Alaric dan juga salah satu dari cucu kesayang ku.“ Sang nenek juga ikut berbicara.


“Kau adalah bagian dari kita dan juga kakak ku yang sah.“


“Terima kasih Nenek, terima kasih Adik.“ Senang rasanya bahwa rencananya menjadi burung Phoenix dari burung pagar akhirnya berhasil.


Setelah mengumumkan hal tersebut, acara kembali dan para tamu melanjutkan diskusi mereka. Namun mereka tidak tahu bahwa acara malam ini sudah di lihat oleh seseorang yang kejam dan dingin.


***


Pagi ini, Alana tidak punya niat bangun pagi-pagi. Dia ingin tetap tertidur hingga siang, namun semuanya menjadi omong kosong karena kehadiran Justin dan Austin.


Keduanya berencana mengajak Alana pergi ke perusahaan. Benar, mobil tempat Alana modifikasi ternyata di perusahaan si kembar dari keluarga Stanley.


Tentu saja mereka sangat bahagia ketika mengetahui kebenaran tersebut. Ternyata adik sepupu yang sedang keluarga mereka targetkan menjadi anak angkat meminta bantuan pada mereka. Bahkan, setiap desain mobil membuat keduanya takjub.


“Siapa kalian?“


“Kami adalah kakak laki-laki mu, Adik.“ Justin tersenyum manis padanya.


Mendengar hal itu, Alana menatap mereka dengan tatapan aneh dan kesal. Dia bahkan tidak mengenal mereka, namun dengan santainya mereka mengatakan hal lucu seperti itu.


“Aku tidak mengenal kalian. Jadi sekarang pergilah.“


“Tidak Adik, perkenalkan namu ku Justin dan ini Austin. Saudar kembar ku, kami juga adik dari kakak Mike.“ Justin memperkenalkan diri kepada Alana.


Setelah mendengar nama Mike. Alana menjadi paham dan memandang mereka dengan tatapan bermusuhan.


“Adik kecil, ada apa dengan ekspresi itu? Apakah kak Mike melakukan sesuatu yang salah padamu?“ Austin sedikit khawatir saat melihat tatapan permusuhan itu.


“Aku tidak menerima hubungan tidak normal seperti yang kalian maksud.“


Bagi Alana, hubungan keluarga adalah sesuatu yang tidak normal di hidupnya.


“Aku tidak perduli, kak Mike sudah mengatakan bahwa kau adalah adik perempuan kami. Maka kami harus menjaga mu.“ Austin menjelaskan.


“Ya, ayo kita harus pergi ke perusahaan JA untuk melihat mobil rancangan mu." Justin mencoba mengajak Alana pergi ke perusahaan mereka.


Mendengar nama perusahaan JA dan mobil rancangan. Alana menjadi sedikit terkejut, wajah datarnya juga sedikit berubah.


“Siapa sebenarnya kalian?“


“Kami adalah kakak laki-laki mu." Austin juga mulai bertingkah seperti kakaknya Mike.

__ADS_1


Alana menjadi kesal pada dirinya sendiri setelah bertanya seperti itu. Seharusnya dia tidak bertanya seperti itu dan langsung menyadari bahwa sifat tidak tahu malu Mike akan di turunkan ke pada kedua adiknya.


“Aku tidak berniat untuk pergi bersama kalian."


__ADS_2