Istri Kecil Ku Yang Hebat

Istri Kecil Ku Yang Hebat
S2 Lukas Athaya


__ADS_3

Hari ini, Athaya berencana berbelanja di pasar tradisional yang ada di kota S. Dia juga memutuskan menutup toko rotinya.


Saat menunggu taksi di depan tokonya, tiba-tiba saja sebuah mobil berhenti tepat di hadapannya. Ketika dia melihat siapa yang ada di dalam, Athaya tersenyum lembut.


“ selamat pagi “ sapa Lukas.


“ selamat siang tuan “


Lukas yang mendengar perkataan Athaya tersenyum malu karena salah mengucapkan salam. Sejujurnya, Lukas bingung dengan dirinya sendiri yang entah bagaimana sudah berada di depan toko Athaya.


“ maaf aku lupa melihat jam, kemana kau akan pergi hari ini ? apakah kau tidak membuka toko mu “


“ aku berencana belanja kebutuhan pokok di pasar tradisional, jadi ku putuskan untuk menutup toko, tuan “


Setelah mendengar alasan di balik tutup toko roti Athaya, Lukas memutuskan untuk ikut berbelanja di pasar tradisional karena dia berfikir itu cukup menyenangkan.


“ apakah aku boleh ikut ? “ tanya Lukas.


“ tentu, tapi. Apakah tuan yakin ingin ikut ? mungkin disana penuh dengan orang-orang dan polusi “


“ tidak masalah, lagi pula aku penasaran dengan pasar tradisional di sini “


“ ternyata anda berbeda dengan kebanyakan orang “ ucap Athaya kagum.


Bagi Athaya, hanya Lukas yang bersedia ikut ke pasar dengannya. Bagaimana pun, kebanyakan orang tidak menyukai pasar tradisional terutama orang kaya dan anak muda.


“ terima kasih, ayo masuklah. Kita akan berangkat “


“ baik “


Setelah itu, Athaya masuk ke dalam mobil. Ketika semuanya telah beres, Lukas mulai menjalankan mobilnya. Saat di perjalanan, Athaya tiba-tiba bertanya tentang keberadaan Jasmine.


“ mengapa Jasmine tidak ikut dengan anda hari ini, tuan ? “


“ hari ini dia harus tinggal bersama ayah baptisnya, jadi aku tidak bisa membawanya jalan-jalan “ ucap Lukas.


“ apakah Jasmine tidak memiliki orang tua ? “


Athaya masih belum mengetahui bahwa Jasmine merupakan anak Alana serta Devan dan Lukas adalah adik angkat Alana.


“ dia masih memiliki orang tua “ ucap Artur.


Sama halnya dengan Athaya, Lukas juga tidak keberatan dengan perkataan wanita itu. Bagaimana pun, dia sangat yakin bahwa Athaya tidak pernah perduli dengan keadaan sekitar sehingga dia tidak tahu tentang identitasnya dan Jasmine.


“ lalu mengapa dia memiliki ayah baptis “


“ itu perjanjian antara mama dan papanya dengan sang ayah baptis “


Setelah mendengar perkataan Lukas. Athaya menjadi paham, dia juga sedikit malu karena sudah bertanya yang tidak-tidak pada Lukas mengenai identitas Jasmine.


“ oh iya, aku belum memberitahu nama ku pada mu. Perkenalkan, nama ku Lukas Xavier Alexander “ ucap Lukas ramah.


“ sepertinya aku pernah mendengar nama itu “ ucap Athaya yakin.

__ADS_1


“ tentu, aku adalah adik angkat Quenza Alana “


Saat Athaya mendengar perkataan Lukas, dia menjadi terkejut dan tidak menduga bahwa pria yang telah menjadi korban saudara kembarnya merupakan adik angkat Alana. Sosok wanita yang cukup di segani di Negara A.


“ jangan bilang Jasmine merupakan anak dari tuan Devan dan nyonya Alana “


“ sayangnya kau benar “


“ astaga, aku tidak menduga suatu hari akan berkenalan dengan keluarga nyonya Alana “ ucap Athaya bahagia.


Perlu di ketahui, Athaya sangat mengidolakan Alana karena sikap tegas dan keberibadiannya yang kuat.


“ sepertinya kau sangat menyukai kakak ku “


“ iya, aku bahkan mengidolakannya. Bagi ku dia merupakan sosok panutan setiap wanita, dia tidak pernah membiarkan kejahatan selalu menang dan tidak memaafkan orang-orang yang sudah menyakiti keluarganya “


Lukas tersenyum ketika mendengar perkataan Athaya, dia juga setuju tentang sosok Alana b yang tegas dan baik hati.


“ kita sudah sampai “ ucap Lukas tiba-tiba.


Athaya menganggukan kepalanya dan memutuskan keluar dari mobil bersama Lukas. Mereka langsung masuk ke pasar tradisional dan mulai berbelanja, Lukas yang baru pertama kali ikut berbelanja di pasar tradisional terlihat kesulita karena harus bertabrakan dengan orang-orang yang lalu lalang.


“ berikan pada belajaan itu pada ku “ ucap Lukas tiba-tiba.


“ tidak perlu, aku masih bisa membawanya “


“ aku tahu, tapi saat ini kau sedang berbelanja bersama ku jadi akan sangat tidak baik jika aku yang notabennya seorang pria membiarkan wanita membawa barang dengan jumlah yang banyak “


Saat Athaya mendengar perkataan Lukas, dia terharu dan langsung memberikan barang belanjaanya kepada Lukas. Mereka juga melanjutkan proses belanja hingga selesai.


“ sudah “


“ baiklah, kita bisa pergi sekarang “


“ tentu “


Setelah itu, Lukas dan Athaya kembali ke parkiran mobil dan pergi dari pasar. Sesampianya di depan toko roti, Athaya langsung turun sambil menunggu Lukas mengeluarkan barang belanjaanya.


“ apakah anda ingin singgah sebentar “ tawar Athaya.


“ apakah boleh ? “


“ tentu, ayo masuk. Aku juga akan menyiapkan semangkuk mie sebagai rasa terima kasih ku atas bantuan tuan “


“ baiklah. Bisakah kau memanggil nama ku saja, sejujurnya aku sedikit terganggu dengan sebutan tuan atau anda “


“ baik “


Setelah itu, mereka berdua masuk ke dalam. Athaya juga langsung ke dapur untuk membuatkan semangkuk mie untuk Lukas.


“ apakah kau tinggal di sini ? “ tanya Lukas.


“ iya, selain toko di lantai bawah. Aku juga memiliki rumah kecil di lantai atas “

__ADS_1


Saat ini, Athaya sedang mencuci beberapa sayuran sebagai tambahan mie yang akan di masaknya. Lukas yang melihat itu memutuskan untuk membantunya.


“ biarkan aku yang mencucinya dan kau bisa merebus mienya “ ucap Lukas.


“ tidak perlu, ini akan segera selesai “


“ berhentilah menolak bantuan, aku benar-benar iklas membantu mu “


“ baiklah “


Athaya memutuskan merebus mienya terlebih dahulu, dia juga mulai memotong beberapa bagian daging untuk di masak bersama dengan mie.


“ apa alasan mu tinggal jauh dari keluarga mu ? “ tanya Lukas tiba-tiba.


“ aku ingin hidup mandiri “


Athaya tidak pernah memberitahu kepada siapa pun alasan di balik keputusannya untuk tinggal di toko rotinya.


Lukas yang mendengar perkataan Athaya menganggup paham, dia juga telah selesai mencuci sayuran dan memberikannya kepada Athaya.


“ aku sudah menyelesaikannya “ ucap Lukas.


“ kalau begitu berikan pada ku, kau bisa duduk di sofa sambil menunggu mienya masak “


“ baik “


Setelah itu, suasana menjadi sangat damain. Lukas bahkan merasa sangat nyaman saat berada satu ruangan dengan wanita yang baru saja dia kenal.


Waktu berjalan dengan cepat, saat Lukas sedang memainkan ponselnya. Tiba-tiba Athaya datang sambil membawa dua mangkuk mie yang di letakan di atas nampan.


“ mienya sudah selesai “ ucap Athaya sambil meletakan mangkuk milik Lukas di atas meja.


“ terima kasih, sepertinya ini sangat enak “ puji Lukas.


Athaya hanya tersenyum saat mendengar pujiaan Lukas. Keduanya juga memulai acara makan mereka dengan damai, Lukas bahkan sangat menyukai mie yang di buatkan oleh Athaya.


“ sepertinya kau memang sangat ahli dalam hal kuliner “ puji Lukas.


“ terima kasih “


Saat Athaya berbicara, dia secara tidak sengaja menatap Lukas dan langsung tersenyum ketika melihat ada noda kuah dari mie di bagian dagu Lukas, hal itu menjadi pemandangan yang cukup menggemaskan bagi Athaya.


“ wajah mu “ ucap Athala menahan tawa.


“ ada apa dengan wajah ku ? “


“ ada noda kuah di dagu mu, tunggu sebentar. Aku akan mengambilkan tisu “


Setelah itu, Athaya berjalan menuju kamarnya untuk mengambil tisu lalu kembali ke ruang tamu sambil memberikan tisu padaLukas.


“ terima kasih “


“ sama-sama “

__ADS_1


Setelah itu, mereka melanjutkan acara makan mereka sambil mengobrol ringan.


Lukas akhirnya tahu bahwa selain baik, Athaya juga wanita yang sangat menyenangkan.


__ADS_2