
Setelah percakapan itu, Devan dan Alana melanjutkan acara hingga matahari mulai terbenam dan menampilkan warna jingga yang indah di langit.
Alana yang melihat pemandangan itu tersenyum bahagia. dia tidak pernah menduga bahwa tuhan sudah menyempurnakan hidupnya dengan mempertemukannya pada orang-orang yang mencintainya setelah luka yang dia dapat.
Ketika semuanya selesai, Devan membawa sang istri ke kamar hotel yang telah mereka pesan. Semua keluarga juga memutuskan untuk menginap di hotel tersebut dan akan pulang besok pagi.
Saat selesai mandi, Alana yang melihat sang suami masih setia dengan pekerjaanya menjadi kesal karna pria itu masih saja tidak mendengarkan ucapannya untuk segera mandi.
“ sayang ini sudah malam, pergilah mandi “ ucap Alana.
“ sebentar lagi, aku sedang memeriksa laporan dari sekretaris ku “ ucap Devan tampa melihat Alana.
“ baiklah “
Setelah mengatakan itu, Alana pergi ke luar kamar untuk makan malam bersama dengan seluruh keluarga tampa mengajak Devan.
Saat tiba di restoran yang suddah di pesan oleh keluarga Stanly dan Wesly, Myra langsung bertanya tentang Devan.
“ dimana suami mu sayang, mengapa hanya kau yang datang “ tanya Myra
“ dia sedang sibuk dengan pekerjaanya bu, aku sudah memintanya untuk mandi namun dia mengatakan nanti “ ucap Alana kesal.
Ketika Eileen mendengar perkataan Alana yang terdengar kesal, dia langsung ikut berbicara. Eileen juga kesal saat tahu anaknya lebih memilih bekerja setelah resepsi dari pada memanjakan menantu kesayangannya.
“ Devan selalu seperti itu, sayang kau harus memberikannya hukuman agar dia lebih memperhatikan kesehatannya dan keberadaan kalian “ ucap Eileen tiba-tiba.
“ iya bu, aku sudah tahu apa hukuman yang cocok untuknya “ ucap Alana.
“ bagus, ibu mendukung mu “ ucap Eileen.
Setelah percakapan itu, mereka semua memulai makan malam bersama tampa Devan. Ketika selesai makan malam, Alana pamit untuk kembali ke kamar. Saat masuk ke dalam kamar, dia melihat Devan yang masih belum mandi dan itu membuat Alana menjadi kesal.
“ kenapa masih belum mandi “ ucap Alana.
“ kau sudah kembali sayang “ ucap Devan tampa menjawab pertanyaan Alana.
“ mandilah, ini sudah jam 8 malam. Tidak bagus jika sering mandi malam “
“ sebentar lagi, ini tinggal sedikit “
“ sekarang ! “ ucap Alana mulai kesal.
Saat Devan mendengar nada kesal sang istri, dia langsung bergegas untuk mandi. Dia tidak ingin istrinya semakin kesal dan berhenti berbicara padanya.
Alana yang melihat kecepatan Devan menuju kamar mandi hanya bisa tersenyum. Namun dia juga tidak akan memaafkan pria itu dan tetap memberikan hukuman padanya agar dia bisa tahu apa kesalahannya.
Setelah selesai mandi, Devan yang baru saja keluar kamar mandi dengan kaos dan celana olahraganya langsung tertegung ketika melihat sang istri yang sudah mempersiapkan bantal serta selimut.
__ADS_1
“ kau akan tidur dimana sayang “ tanya Devan.
“ bukan aku, malam ini suami ku akan tidur di luar “ ucap Alana.
“ mengapa ? “
“ karna suami ku sangat suka bekerja dari pada harus mandi dan makan malam maka akan lebih baik melanjutkan pekerjaanya di luar kamar agar tidak mengganggu ku “
Saat Devan mendengar ucapan istrinya, dia akhirnya sadar atas kesalahanya yang tetap bekerja setelah resepsi.
“ tidak sayang, aku tidak akan melakukannya lagi “
“ sekarang ambil bantal dan selimut ini “ ucap Alana tidak perduli.
“ tapi “
“ sepertinya suami ku tidak ingin, maka biarkan aku yang tidur di luar “ ucap Alana berpura-pura mengambil bantal serta selimut.
“ tidak sayang, aku akan tidur di luar. Aku tidak ingin kalian sakit “
“ bagus, sekarang ambil bantal dan selimutnya lalu pergi keluar “
Setelah mendengar hal itu, Devan dengan berat hati membawa bantal serta selimut dan pergi ke luar kamar. Ketika Devan keluar, Alana langsung mengunci pintu kamarnya.
Devan menjadi sangat sedih, dia tidak menduga bahwa istrinya akan tega mengusirnya dari kamar dan harus tidur di luar malam ini.
“ apakah kakak ipar di usir oleh kak Ana “ tanya Lukas.
Ketika Devan mendengar suara Lukas, dia langsung menatap ketika pria itu dan wajahnya menjadi semakin menyedihkan.
“ iya, dia saat ini sedang kesal pada ku “ ucap Devan.
“ sepertinya bukan hanya kak Mike saja yang mengalami hal mengerikan ini “ ucap Justin.
“ apa maksud mu “ tanya Devan.
“ kakak ipar juga pernah mengusir kak Mike dari kamar karna kesal saat hamil dulu “ jawab Austin.
“ benarkah “
“ iya, kami bahkan masih mengingat wajah sedih kak Mike saat itu “ ucap Lukas.
Saat itu, keluarga Stanly terkejut saat melihat Mike yang di keluarkan dari kamar oleh Jenifer katika masih hamil hanya karna kesalahan yang kecil.
“ jika kakak ipar di usir maka lebih baik tidur di kamar kami “ usul Lukas,
“ baiklah, aku juga tidak bisa masuk sekarang “ ucap Devan.
__ADS_1
Sejujurnya pria itu memiliki kunci cadangan kamar hotel mereka, tapi dia tidak akan masuk saat ini karna Alana masih marah padanya.
Setelah selesai berbicara, Devan mengikuti ketiga pemuda itu ke kamar mereka untuk beristirahat malam ini.
Ketika waktu menunjukan pukul 1 malam, Devan yang tidak bisa tidur tampa memeluk istrinya secara diam-diam keluar kamar dan berjalan menuju kamar hotel mereka.
Sesampainya di depan kamar, Devan mengeluarkan kuci cadangan yang kebetulan sempat dia ambil sebelum ke luar langsung membuka pintu dengan pelan. Saat di dalam, Dia melihat wajah tidak nyaman sang istri ketika dia tidur. Pria itu tahu bahwa Alana juga tidak bisa tidur nyenyak tampa kehadirannya.
Devan dengan pelan membaringkan tubuhnya di samping sang istri dan memeluknya dari belakang. Saat mendapatkan pelukan hangat dari Devan, Alana langsung terbangun dan itu membuat Devan cemas.
“ maafkan aku sayang, aku berjanji akan mendengarkan setiap perkataan mu. Aku tidak bisa tidur tampa memeluk mu “ ucap Devan sedih.
Alana tidak menjawabnya, dia hanya mengelus tangan sang suami yang sedang mengelus perutnya. Sejujuranya dia juga sedikit meras abersalah saat mengusir Devan keluar dari kamar mereka.
“ aku mencinta mu, jangan usir aku lagi oke “ ucap Devan.
“ baiklah, sekarang tidurlah. Bagaimana pun tadi siang kita sibuk “ ucap Alana.
“ tapi aku sudah tidak lelah, bagaimana jika kita berolahraga malam ini. Aku sudah menahannya selama 5 bulan sayang “ ucap Devan.
Saat Alana mendengar permintaan suaminya, dia hanya bisa pasrah. Dia tahu bahwa suaminya sudah menahannya untuk tidak menyentuhnya selama 5 bulan.
“ baiklah, lagi pula dokter bilang baik-baik saja tapi harus pelan-pelan “
“ baik sayang “ ucap Devan.
Setelah mengatakan itu, Devan mulai mengerjakan tugasnya. Dia memberikan kecupan manis di bibir istrinya dan mengelus perutnya sebagai tanda permisi pada anak mereka.
Pada akhinya malam ini, keduanya melakukan olahraga malam setelah 5 bulan tidak melakukannya. Bukan karna Devan tidak bisa menahanya seperti pertama kali mereka menikah, hanya saja dia sudah menjadi sangat terobsesi dengan istrinya.
Bagaimana pun dia juga seorang pria yang sudah menikah, meskipun dia bisa menahanya tapi itu hanya untuk beberapa saat karna saat melihat tubuh seksi istrinya yang sedang hamil membuatnya menjadi ingin terus menyentuhnya.
Meskipun pada akhirnyra hukuman untuk Devan hanya berlaku sebentar, Alana tetap senang karna pria itu sudah tahu tentang kesalahanya dan dia ingin sang suami tidak melakukannya kembali.
" apakah masih sakit " tanya Devan.
" sedikit, bagaimana pun kita sudah 5 bulan tidak melakukannya dan perut ku juga mulai besar. Hal itu membuat tubuh ku merasa berat ketika bergerak "
" maaf karna aku telah memaksa mu sayang, aku hanya tidak bisa untuk tidak menyentuh mu. Hal itu membuat ku tersiksa "
" tidak apa-apa, sekarang lanjutkan agara kita bisa segera tidur "
" baik "
Setelah melakukan olahraga malam yang cukup panjang, akhirnya Devan berhenti dan membantu sang istri untuk memakai pakaiannya kembali agar tidak merasakan dingin.
" selamat malam sayang ku, terima kasih karna sudah menjadi istri yang penuh pengertian " ucap Devan sambil mengecup kening sang istri.
__ADS_1
Alana yang sudah sangat mengantuk dan lelah hanya mengelus lengan Devan sebagai tanda balasannya.