Istri Kecil Ku Yang Hebat

Istri Kecil Ku Yang Hebat
S2 Lukas Atahya


__ADS_3

Saat Alana dan yang lainnya sudah tiba di pikiran, wanita itu langsung menugaskan Sam serta Sean membawa Athaya ke kediaman untuk di berika pelajaran.


" bawa wanita ini ke rumah, aku ingin dia berkenalan dengan kesayangan ku Pompom dan Brownie " ucap Alana.


" baik Bos "


Setelah mendengar hal itu, Alana mengajak sang suami masuk mobil lalu mereka berangkat menuju kediaman.


Saat di perjalanan, Devan yang penasaran dengan rencana sang istri memutuskan untuk bertanya.


" sayang, apa yang akan kau lakukan pada wanita itu "


" hanya memberi pelajaran sedikit, aku berencana memasukan dia ke ruangan bersama Pompom, Brownie dan satu jenis hewan lagi "


" apa itu "


" hanya ular tidak berbisa. Aku mendengar bahwa dia takut dengan hewan tersebut jadi aku memutuskan meminjam beberapa ular dari pemimpin Dark Company untuk menyiksanya secara mental "


" itu terdengar sedikit kejam namun hal tersebut lebih baik dari pada mengembalikan rasa sakit yang Athaya terima karena dirinya " ucap Devan.


Devan benar, jika Alana menghukum Athala dengan mengembalikan semua rasa sakit Atahya. Mungkin wanita itu tidak akan bisa menerimanya, namun bukan Alana sengaja tidak melakukan hal tersebut tapi karena dia tidak ingin menjadi perempuan tidak bermoral seperti Athala.


" sebenarnya aku ingin mengembalikan semua rasa sakit yang diberi Athala pada Atahya, namun aku hanya tidak ingin di cap wanita tidak bermoral. Lagi pula itu terlalu mengerikan mengingat aku juga seorang wanita "


" kau benar, biarkan orang lain yang melakukan hal menjijikan seperti itu namun kita jangan. Bagaimana pun kita memiliki pendidikan dan etika jadi jangan sampai hanya karena kebencian kita menjadi manusia tidak bermoral "


" suami ku sangat bijaksana " puji Alana.


" terima kasih sayang "


Setelah mengemudi selama 1 jam, Alana dan yang lainnya akhirnya tiba. Athala yang melihat kediaman Devan serta Alana merasa kagum sekaligus cemas. Dia bahkan mulai gugup ketika memikirkan hukuman apa yang akan diberikan Alana padanya.


" ikuti aku " ucap Alana.


" baik Bos "

__ADS_1


Sean, Sam, Devan dan Athala yang dibawa paksa berjalan mengikuti Alana ke sebuah bangunan yanh ada di pinggir hutan.


" berikan pada ku, kalian tinggalah disini " ucap Alana.


" tidak, biarkan aku ikut sayang " ucap Devan.


" didalam tidak akan baik, jika suami ikut mungkin akan melihat sesuatu yang tidak baik "


Saat devan mendengar hal itu, dia langsung paham dan tidak lagi ingin ikut. Sean dan Sam juga paham apa yang dimaksud dengan sesuatu yang tidak baik.


Ketika Alana membawa Athala ke ruangan, Pompom dan Brownie langsung mengambut Alana dengan wajah bahagia. Athala yang melihat dua hewan buas tersebut menjadi sangat takut, dia bahkan merasa jika Alana akan membiarkannya menjadi makanan kedua hewan tersebut.


" tenanglah, aku tidak akan membiarkan kedua kesayangan ku memakan mu karena itu sama saja menghina mereka dengan memberikan makanan sampah seperti mu " ucap Alana dengan intonasi mengejek.


Athala merasa sakit hati ketika mendengar kata-kata Alana, dia bahkan merasa sangat menderita karena diaebut sampah.


" aku mohon, tolong lepaskan aku. Aku berjanji tidak akan mengusik Athaya "


" apa kau pikir aku bodoh ? Aku tahu apa yang ada di hati mu setiap kali melihat wajah serta nada suara mu "


" aku tidak akan melakukannya lagi, kali ini aku pasti menepati janji ku "


Athala tidak mau menyerah, dia harus bisa keluar tanpa cedera agar bisa membalaskan dendamnya pada Atahya. Alana memamg benar, wanita itu sama sekali tidak. Merasa bersalah dam akan terus mengusik hidup Athaya, hal itu mungkin saja wajar mengingat Athala selalu mendapatkan apa yang di inginkannya sedari kecil.


" diamlah, hari ini aku akan membuat mu paham bahwa Quenza Alana tidak bisa di singgung atau bahkan di provokasi. Jadi ku sarankan pada mu untuk tidak melakukannya setelah hari ini " ucap Alana.


" tapi aku tidak mengusik atau bahkan memprovokasi anda "


" kau memang tidak memprovokasi atau bahkan mengusik ku "


" lalu mengapa anda memberikan hukuman seperti ini pada ku, Bukankah anda sangat keterlalui, jika pun mendapat hukuman seharusnya Athaya yang memberikannya "


" tampaknya kau belum pernah mendengar tentang ku dengan baik. Di dunia ini siapa pun yang berani mengusik atau bahkan meyakiti orang-orang ku maka dia harus menerima kemarahan ku, jadi sekarang katakan pada ku. Apakah aku tidak berhak memberikan mu hukuman setelah kau menyakiti Athaya, seharusnya kau bersyukur karena aku tidak mematahkan kaki mu seperti kelompok itu mematahkan kakinya, aku bahkan masih berbaik hati untuk tidak membuat mu di gilir oleh banyak pria "


Saat Athala mendengar perkataan Alana, wajahnya menjadi pucat. Dia tahu bahwa Alana masih bersikap baik padanya sehingga dirinya tidak di perlakukan seperti Athaya.

__ADS_1


" aku melakukan itu karena aku masih mencintai Lukas, apakah aku salah jika aku merebut kembali milik ku "


" milik mu, bukankah itu terdengar sedikit tidak tahu malu. Kau seharusnya ingat bahwa ini semua kasalahan mu jadi kau harus menanggungnya sendiri dan satu hal lagi, kau salah jika kau memaksakan keinginan mu hingga membuat orang lain terlula. Ingatlah bahwa cinta tidak pernah bisa dipaksakan "


Setelah mengatakan itu, Alana mengunci pintu serta mengikat kedua tangan Athala dengan kuat di kursi kayu tempat Athala duduk. Athala yang mendapatkan perlakukan seperti itu langsung pucat.


" Pompom, Brownie. Hari ini aku ingin kalian memberikan wanita itu sebuah kenang-kenangan, tapi ingat untuk tidak merusak wajah serta membunuhnya, apakah kalian paham " ucap Alana sambil mengelus kepada keduanya.


Setelah mendengar perintah dari Alana, kedua hewan tersebut langsung berjelan menuju Athala. Mereka juga mulai mengaum serta memperlihatkan gigi tajam mereka ke arah Athala.


Athala yang melihat kekejaman kedia hewam tersebut menjadi pucat, dia ingin segera kabur namun tidak bisa karena tangannya di ikat oleh Alana.


" nona Athala harus menikmati hari ini. Aku juga sudah menyiapkan hadiah khusus untuk nona "


Setelah mengatakan hal itu, Alana mengambil sebuah kotak besar yang di tutupi kain hitam. Athala menjadi semakin panik dan takut dengan hadiah yang di sebut Alana.


" selamat menikmati nona Athala " ucap Alana setelah membuka kota tersebut.


Saat Athala menunggu hal apa yang menjadi hadiahnya, wajahnya menjadi semakin pucat. Air matanya bahkan mengalir dengan sangat deras setelah melihat 3 ekor ular berukuran besar berwarna putih keluar dari kotak tersebut.


" tidak, jangan biarkan mereka datang. Nyonya Alana, aku mohon selamatkan aku " ucap Athala histeris.


Alana yang mendengar permohonan Athala hanya diam, dia juga memutuskan duduk di kursi kayu yang berada tepat di depan Athala.


Saat Athala sedang histeris, ketiga hewan tersebut sedang merayap ke arah Athaya tanpa di minta.


Ketika ketiga ular itu sampi, mereka langsung merayap ke tubuh Athala. Pompom dan Brownie juga terus saja mengaum, keduanya bahkan mencakar tubuh Athala hingga darah keluar.


" berhenti, aku mohon tolong selamatkan aku. Ini sangat sakit dan menjijikkan " mohon Athala.


Wanita itu mengalami hidup yang mengerikan untuk hari ini, dia bahkan benar-benar menyesal karena sudah mengusik Alana.


Ular di tubuh Athala menjadi liar, ketiganya bahkan melintas di daerah sensitif Athala. Pakaiannya bahkan sudah berantakan dan ada beberapa titik yang koyak karena cakaran Pompom serta Brownie.


Devan, Sean dan Sama yang sedang menunggu di luar bahkan ikut merasakan geli serta jijik ketika mendengar teriakan Athala yang penuh dengan rasa sakit sekaligus jijik ketika ketiga ular tersebut melilit ke tubuhnya.

__ADS_1


__ADS_2