
Saat Athaya sedang menikmati waktu bersama dengan keliarga barunya, Athala harus menahan kesal dengan tingkah laku Ifan. Pria itu benar-benar berubah menjadi sosok yang sangat menyebalkan ketika hidup bersama.
" sayang, ayo turun. Teman-teman ku ingim bertemu dengan mu " ucap Ifan santai.
" aku tidak mau "
" baiklah, jika kau tidak mau maka aku akan memgatakan pada teman-teman ku bahwa istri ku tidak bisa turun karena tadi malam kita melakukannya sepanjang malam " ucap Ifan tidak berdosa.
" kau! " ucap Athala kesal.
" sayang, sudah berapa kali aku mengatakan bahwa kau tidak boleh mengucapkan kata 'kau' pada suami mu sendiri. Bukankah sekarang aku adalah kepala rumah tangga, jadi kau harus selalu mentaati perintah ku " ucap Ifan sambil mencubit pelan hidung Athaya.
Athala yang mendengar kata-kata Ifan menjadi kesal, pria itu sudah sering mengucapkan kata-kata seperti padanya setiap kali dirinya mulai bertindak kasar.
" baik, aku keluar " ucap Athala.
Setelah mengatakan hal itu, Athala pergi meninggalkan Ifan. Wanita itu benar-benar menyesal menikah dengan Ifan, awalnya dia berfikir bahwa Ifan adalah pria yang lembut. Namun semua itu hanya diperlihatkan olehnya saat mereka selesai menikah.
Ketika Athala pertama kali hidup dengan Ifan di tokonya yang telah resmi menjadi rumah mereka, Athala benar-benar terkejut dengan sifat asli Ifan. Sejujurnya pria itu tidak kasar, dia bahkan sangat menghormati serta bersedia menerima kehadiran Athala. Hanya saja sifatnya akan segera berubah ketika Athala mulai berbuat salah. Ifan akan memberikan Athala hukuman yang bervariasi, mulau dari menyita ponsel Athala untuk selamanya hingga melarangnya keluar kamar mereka, jika sampak Athala berani melanggar ucapannya pria itu akan membuat sang istri tidak bisa bangun dari tempat tidur selama 2 hari.
Athala bahkan langsung takut pada sosok Ifan, dia masih ingat saat pertama kali mereka melakukan malam pengantin. Pria itu seperti seekor singa yang baru terbebas, sangat liar dan tidak terkendali. Namun Athala tidak keberatan, dia bahkan sangat menikmati permainan Ifan, perlu di ketahui Ifan adalah pria pertama dan satu-satunya yang sudah menyentuh.
Saat Athala turun kebawah, dia langsung melihat kehadiran 3 teman Ifan.
" akhirnya saudari ipar turun juga, Ifan ternyata cukup beruntung bisa menikah dengan wanita secantik nona Athala " goda sang teman.
" benar, aku bahkan sangat iri dengan keberuntungan Ifan "
" kalian tidak perlu iri, lagi pula hanya aku yang bisa menikah dengan wanita secantik istri ku " ucap Ifan bangga.
Athala yang mendengar perkataan sombong Ifan hanya bisa diam, dia sudah tahu bahwa selain mesum, Ifan juga tidak tahu malu.
" baiklah, kau selalu menang. Selamat atas pernikahan kalian, semoga kalian bisa hidup bersama hingga maut memisahkan "
" terima kasih, oh iya sayang. Sekarang sebaiknya kau naik ketasa, bukankah tubuh masih lemah karena tadi malam " ucap Ifan tidak berdoa.
Athaya yang mendengar kebohongan Ifan langsung menatap pria itu dengan sangat tajam. Namun dia memutuskan diam dan pergi dari pada melawan ucapan Ifan.
Saat ketiga teman Ifan mendengar perkataan Ifan dan melihat respon Athala, mereka langsung mengerti dan tertawa terbahk-bahak.
" kau sunggug mengerikan, bagaimana bisa kau membuatnya terjaga di malam hari "
" itu adalah proses menuju tercetaknya Ifan junior " ucap aifan santai.
" kau gila "
Setelah itu, keempat pria tersebut meneruskan perbincangan mereka, sedangkan Athala yang ada di kamar menjadi kesal dengan ucapan Ifan.
" dasar pria sinting, aku harus bisa lari malam ini. Aku tidak kngin hidup dengan pria mesum itu "
Sejujurnya, jauh di dalam lubuk hati Athala. Dia sudah merasa cukup nyaman dengan Ifan, namun dja masih belum menyadarinya.
" aku harus keluar sore ini " ucap Athala.
Setelah mengatakan hal itu, Athala mulai membereskan beberapa pakaian serta uang ke dalam tasnya untuk digunakan saat pergi dari rumah mereka.
Waktu berjalan dengan cepat, saat di sore hari. Athala meminta ijin pada sang suami untuk keluar sebentar, dia juga memberikan alasan bahwa dirinya merindukan sang nenek sehingga ingin menjenguknya.
__ADS_1
Saat Athala sudah menjauh dari toko Ifan, dia langsung mengganti taksi yang menuju ke arah terminal.
" anda ingin pergi kemana nona ? " tanya sang supir taksi.
" k-keterminal " ucap Athala sedikit gugup karena takut sang supir mengenalinya.
" apakah anda ingin pergi jauh ? "
" tidak, aku hanya ingin melihat-lihat kondisi terminal "
" baiklah, kalau begitu anda sebaiknya beristirahat selama perjalanan karena lokasi terminal cukup jauh dari sini. Kita juga harus memutar arah akibat jalan yang sedang di perbaiki "
" baik, tolong bangunkan aku jika kita sudah sampai "
" tentu nona "
Setelah mendengar perkataan sang supir, Athala yang masih belum mengetahui letak terminal akhirnya menutup matanya. Dia cukup lelah karena harus mengumpulkan keberanian saat menghadapi Ifan.
Ketika sang supir melihat Athala tertidur, dia langsung tersenyum dan memutar arah menuju toko Ifan. Pria itu sudah mengenali Athala dengan baik sehingga dia tahu bahwa wanita itu berencana untuk kabur ke luar kota meninggalkan sang suami.
Sesampainya di depan toko, sang supir yang sudah mengirim pesan pada Ifan langsung memberikan Athala pada pria itu.
" kau harus berusaha lebih keras agar dia mencintai mu nak " pesan sang supir.
" paati paman, terima kasih karena sudah mengantarkan istri ku kembali " ucap Ifan sambil mengangkat tubuh Athala.
" sama-sama nak, semoga dia bisa segera mencintai mu "
Setelah mengucapkan hal itu, sang supir langsung pergi meninggalkan toko Ifan.
" kau sangat berani sayang " ucap Ifan.
Ketika mereka sampai di kamar, Athala yang merasa tubuhnya di letakan di atas kasur langsung membuka matanya dan betapa terkejutnya dia saat melihat Ifan sedang menatapnya dengan senyum licik.
" kau sudah bangun sayang " ucap Ifan.
" m-mengapa aku bisa ada disini ? " ucap Athala tidak percaya.
" lalu dimana istri ku ingin berada jika tidak dirumah kita "
" a-aku " ucap Athala gugup.
" gugup sayang, aku tidak menduga bahwa istri ku yang terkenal pemberani akan bertindak gugup saat ini " ucap Ifan sambil mengelus bibir Athala.
Athala benar-benar tidak menduga bahwa supir taksi yang di tumpangi ternyata mengenalnya dan bahkan mengembalikannya pada Ifan.
" menurut mu, hukuman apa yang pantas ku berikan pada mu. Ayo katakan, tapi jika kau tidak tahu maka biarkan aku yang menentukannya " ucap Ifan.
Athala mulai gugup saat melihat Ifan, dia tahu bahwa pria sedang serius dan hukuman yang akan diberikan olehnya tidak bisa di anggap enteng.
" sepertinya kau masih belum tahu, bagaimana jika aku saja yang memutuskannya. Jadi mulai sekarang kau di larang ke luar kamar sampai aku mengatakan boleh, kau juga di larang ke dapur "
" jadi bagaimana jika aku lapar " ucap Athala berusaha mencari keringanan.
" aku akan memasak untuk mu dan kau bisa makan di kamar, aku juga akan menyiapkan Televisi dan beberapa buku agar kau tidak merasa bosan saat menjalani hukuman "
" tidak bisakah hukumannya di ganti " ucap Athala memohon.
__ADS_1
" tentu, kau bisa memilih tidak tidur di malam hari selama satu bulan. Jadi kita bisa terus berusaha untuk menciptakan Ifan junior "
Saat Athala mendengar kata-kata Ifan, wajahnya langsung memerah. Dia bahkan sangat ingin mencakar wajah manis Ifan.
" hanya dalam mimpi mu, aku lebih memilih dikamar " ucap Athala sambil memalingkan wajah.
" pilihan terbaik, tapi sebenarnya fungsi dari kedua hukuman itu tetap sama sayang. Kita akan tetap bekerja untuk menciptakan Ifan junior "
" Ifan, kau pria tidak tahu malu dan mesum " teriak Athala.
Ifan yang mendengar hal itu tertawa terbahak-bahak, dia benar-benar menikmati momen saat menggoda Athala.
" baiklah sayang, ini sudah malam. Sebaiknya kita tidur tapi jika kau ingin bermain maka aku tidak keberatan " goda Ifan.
" kau tidak keberatan, seluruh keluarga mu tidak keberatan " ucap Athala sambil menutup wajahnya dengan selimut.
Ifan semakin bahagia saat melihat wajah malu Athala, dia bahkan semakin mencintai istrinya.
" baiklah, apakah kau ingin makan malam ? Aku bisa memasakannya untuk mu "
" tidak, aku tidak mau makan apun di malam hari. Itu membuat tubuh ku membesar "
" benarkah, kalau begitu sepertinya malam ini aku harus makan nasi goreng sendirian " ucap Ifan lalu pergi keluar kamar.
Saat sang suami keluar kamar, Athala langsung membuka selimut yang menutupi wajahnya. Dia benar-benar sedih karena kelicikannya tidak berarti sama sekali dihadapan Ifan.
Ketika Athala sedang memikirkan tentang rencana gagalnya, Ifan sedang membuat nasi goreng yang telah resmi menjadi makanan kesukaan sang istri. Pria itu bahkan sengaja memasaknya dalam porsi banyak karena dia tahu Athala tidak akan bisa menahan nafsunya saat melihat nasi goreng buatannya.
Setelah 15 memasak nasi goreng, Ifan akhirnya selesai. Dia juga langsung meletakan satu piring nasi goreng dalam porsi banyak dan 2 gelas air putih di nampan lalu membawanya ke kamar mereka.
Saat Ifan masuk ke kamar, dia tersenyum ketika melihat istrinya yang masih belum menutup matanya.
" aku tahu kau pasti sedang menunggu nasi goreng buatan ku " ucap Ifan.
" kau telalu percaya diri " ucap Athala setengah tergoda.
" apa kau yakin ? Aku sudah menyiapkan porsi yang banyak untuk kita " goda Ifan.
" aku tidak meminta mu melakukan itu " ucap Athala semakin tergoda saat mencium aroma masakan sang suami.
" baiklah, maka aku harus menghabiskan nasi ini sendirian " ucap Ifan berpura-pura sedih.
Saat Athala melihat ekspresi sedih Ifan lalu hidangan nasi goreng yang tampak sangat menggoda, dia akhirnya tidak lagi bisa menahan dan langsung mengambil sendok makan lalu mulai memakan nasi goreng tanpa permisi.
" aku hanya sedang melakukan misi penting untuk tidak membiarkan nasi-nasi tidak berdosa itu dibaikan oleh mu " ucap Athala sambil terus makan.
Ifan yang mendengar omong kosong Athala hanya tersenyum, dia bahkan membiarkan sang istri makan lebuh banyak karena dia tahu bahwa Athala belum makan sejak tadi siang.
" hati-hati, tidak akan ada yang mengambil makanan mu " tegur Ifan sambil mengusap sisa nasi di bibir Athala.
Setelah beberapa menit berlalu, nasi goreng tersebut sudah berpindah kedalam perut Athala.
" aku mengantuk, tolong bereskan ini " ucap Athala setelah minum.
" sesuai keinginan mu permaisuri ku " ucap Ifan patuh.
Sejujurnya Athala tidak berniat memperbudak Ifan, dia hanya sedang berusaha mengusir pria itu agar tidak melihat wajah malunya.
__ADS_1
Sebelumnya autor mau minta maaf kalau jalan cerita Lukas sedikit mirip dengan Alana. Autor jujur gak sengaja tapi emng jadinya begitu tapi autor usahain ada perbedaannya biar gak bosenin