Istri Kecil Ku Yang Hebat

Istri Kecil Ku Yang Hebat
Penyesalan Alana


__ADS_3

Tidak berapa lama, akhirnya mereka sampai di rumah sakit. Myra langsung di bawa ke IGD untuk di beri pertolongan.


“ anda tidak bisa masuk nona “


“ tolong selamatkan dia, aku mohon “


Alana terjatuh di lantai, dia sudah kehilangan ketenangannya. Rasa sakit di kepalanya juga sudah tidak dia hiraukan lagi, hari ini Alana menjadi seperti gadis kecil yang takut kehilangan ibunya.


“ kami akan berusaha “


Setelah itu, sang perawat langsung masuk untuk membantu dokter memberikan pertolongan untuk Myra.


“ tolong jangan pergi, aku akan melakukan apa pun untuk mu “


Hari ini Alana juga merasakan bahwa dinding tebalnya tentang keluarga perlahan menipis. Dia mulai mengakui bahwa Myra adalah ibu yang baik untuknya.


Alana tiba-tiba teringat untuk mengabari keluarga Stanly, karena dia tidak memiliki nomor mereka jadi dia memutuskan untuk menghubungi Raiden agar memberitahu anggota keluarga Myra.


“ ha..lo “


“ ada apa Ana, apakah ada sesuatu yang mengancam “ Raiden menjadi cemas saat mendengar suara terbata-bata Alana.


“ tolong sampaikan kepada keluarga Stanly, bahwa nyonya Myra masuk rumah sakit “


Raiden dapat dengan jelas mendengar suara tangisan kecil Alana.


“ bagaimana dia bisa masuk rumah sakit ? “


“ ini semua salah ku, aku akan menyerahkan diri ku ke kantor polisi “


Saat ini Alana sedang tidak lagi bisa berfikir dengan rasional, dia menyalahkan dirinya atas kejadian hari ini.


“ tetaplah disana, kita akan berbicara nanti “


Setelah itu, Raiden langsung memutuskan sambungan teleponnya dan langsung menghubungi Mike. Saat mendengar kabar itu, Mike langsung menghubungi ayah dan kedua adik laki-lakinya untuk pergi menuju rumah sakit.


Alana yang sedang berdiri di depan IGD semakin cemas karna dokter masih belum keluar untuk memberi tahu situasi Myra.


Tapi rasa cemas itu semakin besar saat dia melihat sang perawat keluar dari ruangan dan mengatakan padanya bahwa Myra kekurangan darah setelah kecelakaan itu.


“ apakah anda keluarga pasien “


“ iya “


“ saya akan memberi tahu anda bahwa ibu anda kekurang darah dan kami juga tidak bisa memberikan darah yang sesuai dengan golongannya karna stok di Unit Darah dan Bank darah sedang habis. “


“ apa golongan darahnya “


Alana akan melakukan apa pun untuk menyelamatkan Myra.


“ kebetulan golongan darahnya adalah tipe yang langka yaitu AB+ “


Mendengar bahwa golongan darah Myra sama dengan golongan darahnya, Alana langusung bersemangat dan meminta sang perawat untuk mengambil darahnya.

__ADS_1


“ ambil saja darah ku “


“ tapi anda “


“ ambil, aku baik-baik saja “


Sang perawat yang melihat bahwa Alana sangat bersikeras untuk di ambil darahnya, membuatnya setuju dan membawa Alana ke ruangan Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS).


Setelah masuk ke dalam ruangan, seorang dokter meminta Alana untuk berbaring di tempat tidur dan langsung menusuk jarum ke pembuluh darah di sekitar lengan Alana. jarum yang masuk ke pembuluh darah lalu di hubungkan dengan selang tipis yang tersambung dengan kantong darah.


Setelah melakukan semua prosedurnya, pada 15 menit awal transfusi darah, kondisi Alana akan terus di pantau oleh sang dokter untuk memastikan apakah Alana akan mengalami reaksi alergi. Saat melihat bahwa Alana baik-baik saja, sang dokter langsung mempercepat proses tarnsfusi darah.


Setelah satu jam, Alana sudah memberikan darahnya sebanyak 3 kantong darah. Wajahnya juga menjadi sedikit pucat karna kelelahan dan kekurang darah.


Sang dokter langsung melepaskan selang yang sebelumnya di masukkan ke dalam pembuluh darahnya. Dia juga di sarankan untuk beristirahat sejenak.


Setelah mendapatkan darah yang di butuhkan, sang dokter langsung menyerahkan 3 kantong darah dari Alana ke pada perawat untuk di bawa ke IGD untuk di berikan kepada Myra.


Saat Alana sedang beristirahat, Albert dan ketiga putranya tiba di rumah sakit.


“ apakah ibu akan baik-baik saja ayah “ Mike menjadi sangat cemas.


“ berdoalah nak, semoga ibu mu baik-baik saja “


“ iya ayah “


“ dimana Alana, ayah “ Justin juga mencari sosok Alana yang tidak ada di rumah sakit.


“ apakah dia pergi ke kantor polis, kita harus mencegahnya ayah “


“ aku akan bertanya pada perawat, semoga saja dia tidak melakukan hal seperti itu “ Austin berkata.


Saat pria itu akan pergi mencari perawat, tiba-tiba saja di terhenti karna melihat kedatangan Alana. Dia juga melihat wajah pucat Alana, itu membuatnya cemas.


“ apakah kau baik-baik saja adik kecil “ Auatin bertanya.


Alana yang di tanya hanya tertunduk. Dia sangat menyesal, Albert dan ketiga putranya ikut cemas dengan keadaan Alana. mereka tahu bahwa Alana pasti sedang menyalahkan dirinya sendiri.


“ ini semua kesalahan ku, jika saja aku tidak pergi meninggalkanya. Dia pasti tidak akan mengalami hal yang sangat buruk seperti hari ini “


“ tidak, kau tidak salah “ Albert menghampiri Alana dan mengusap ujung kepalnya dengan sayang.


“ kalian boleh menghukum ku. apa pun yang kalian inginkan aku akan melakukannya “


Air mata wanita itu mengalir di kedua pipinya. Wajahnya yang pucat serta tubuh lemahnya membuat kondisinya semakin menyedihkan.


Mike yang melihat keadaan menyedihkan Alana dan ucapan anehnya langsung memeluk wanita itu dengan erat. Dia berniat untuk memberika ketenangan untuk Alana.


“ kau tidak salah, jika bukan hari ini mungkin ibu juga akan mengalami kecelakaan seperti ini di lain waktu “ Mike mengusap puncak kepala Alana dengan sayang.


“ iya adik kecil, ibu pasti akan sedih saat melihat kondisi mu seperti ini “ Justin berdiri di sisi lain Alana.


“ kami tidak pernah menyalahkan mu “ Austin juga ikut berujar.

__ADS_1


“ berhentilah menyalahkan diri mu putri ku “ Albert akhirnya mengucapkan kata-kata yang sudah lama dia pendam setiap kali melihat Alana.


“ mengapa kalian sangat ingin mengadopsi ku ? “ Alana menatap wajah Albert dengan tatapan bertanya.


“ karna kami jatuh cinta dengan sifat tegar dan kuat mu “ Albert menjawabnya. Intonasinya saat berbicara juga seperti seorang ayah yang sangat mencintai putrinya. Dia juga sengaja untuk tidak membahas tentang masa lalunya kepada Alana saat ini.


“ ak...u bahkan tidak pantas menjadi putri kalian “


“ kau pantas sayang, lihatlah. Ibu mu bertaruh nyawa untuk mu, meski kau tidak di lahirkan dari dirinya. Tapi dia sangat mencitai mu dan rela melindungi mu “


Mendengar perkataan Alabert, Alana akhirnya sadar bahwa tuhan masih baik padanya karna telah memberikan seorang ibu pengganti yang lebih menyayanginya.


“ maafkan semua sikap egois ku selama ini “


“ kami tahu kau sudah mengalami hal yang tidak baik sebelumnya, jadi kami tidak mempermasalahkannya “ Albert tersenyum padanya.


Setelah melihat bahwa Alana menjadi tenang, Mike melepaskan pelukannya dan menghapus air mata dari kedua pipinya.


“ mulai sekarang kau akan menjadi bagian dari kami. Setelah ibu sembuh kita akan mengumumkannya ke pada publik bahwa kau adalah adik perempuan kami yang sudah lama hilang “ Mike berkata dengan tegas.


“ apakah aku pantas “


“ iya, kau sangat pantas “


Saat mereka sedang berdiskusi, Raiden akhirnya tiba dan langsung bertanya pada Alana apa yang sudah terjadi.


“ apa yang sebenarnya terjadi Ana “


“ nyonya Myra menyelamatkan ku dari tabrakan mobil “


Alana masih belum bisa menyebut kata ‘ibu’ untuk Myra. Bukan dia tidak ingin melakukannya, hanya saja dia masih belum terbiasa dengan kata-kata itu.


“ apakah kau baik-baik saja “


“ aku baik-baik saja, aku hanya sedikit lelah setelah mendonorkan darah ku “


Mendengar perkataan Alana, akhirnya mereka semua tahu bahwa wajah pucat Alana pasti karna telah mendonorkan darahnya pada Myra.


“ kau harus istirahat sekarang “ Justin meminta Alana untuk kembali ke rumah.


“ aku tidak akan pergi kemana pun, aku baik-baik saja “


“ tapi keadaan mu sedang tidak baik “


“ aku akan tetap di sini sampai kondisinya baik-baik saja “


“ baiklah, tapi kau tidak perlu memaksakannya. Jika kau sudah tidak mampu, aku akan mengantar mu pulang “


“ aku tahu “


Setelah itu mereka semua duduk di depan IGD sambil menunggu dokter keluar dari ruangan tersebut.


Tidak berapa lama akhirnya sang dokter keluar dan langsung menyampaikan berita yang sukup tidak baik mengenai kondisi Myra.

__ADS_1


“ apakah istri ku baik-baik saja dok “


“ maafkan kami, mungkin saat ini nyonya akan baik-baik saja. Namun setelah 3 hari, aku tidak bisa memastikan keadaaanya akan baik-baik saja “


__ADS_2