
Setelah Quenza mendengar ucapan Devan, dia langsung melanjutkan rencana kedua Alana. Dengan wajah tenang seperti Alana sebelumnya, Quenza memanggil Rindu dan Sela yang merupakan salah satu anggota Black Lion untuk membawa dua orang yang sudah di persiapkan Alana.
“ Rindu, Sela bawakan kedua orang itu “
“ baik Bos “
Setelah itu, Rindu dan Sela langsung masuk. Rindu sedang mendorong seorang wanita yang duduk di kursi roda sambil menggendong bayinya dan Sela membawa seorang pria yang berpakaian dokter masuk ke dalam ruangan.
Olivia yang melihat kehadiran Kaila sambil membawa bayi langsung terkejut. Dia tidak tahu bayi dari mana itu.
Olivia tidak tahu bahwa itu semua merupakan rencana Alana. Dia sengaja membuat Kaila segera melahirkan dan membiarkan Olivia memulai sandiwaranya, ketika dia melihat Olivia datang ke rumah sakit. Alana langsung menukar bayi Kaila dengan bayi lainnya yang dia dapatkan dari panti asuhan.
Dia akan membiarkan Kaila masuk bersama putranya ketika dia sudah menyelesaikan tugas pertamanya, Alana berniat untuk membuat Olivia terkejut dengan kehadiran wanita itu.
Para wartawan yang melihat kehadiran seorang dan bayi serta pria berpakain dokter menjadi penasaran. Kedua keluarga tersebut juga menjadi penasaran.
“ apakah kau mengenalnya nona Olivia “ tanya Alana.
“ aku tidak mengenalnya “ ucap Olivia.
Wanita itu berusaha untuk tidak gugup dan cemas, dia tidak ingin kehilangan Julian dan hidup mewahnya.
“ benarkah, sepertinya aku harus bertanya pada pria yang ada di tangan anak buah ku “
Mendengar hal itu, wajah Olivia akhirnya berubah menjadi takut. Dia tidak bisa membiarkan semua ini terjadi dan dokter itu mengaku tentang semua kebusukannya, Julian yang melihat itu berfikir bahwa Alana berusaha untuk menyakiti istrinya. Dia langsung memarahi Alana dan memintanya pergi.
“ jangan mencoba untuk menyakiti istri ku, sekarang pergilah. Apakah kau belum puas dengan kekacauan ini “ ucap Julian.
“ belum, aku masih belum puas. Lagi pula kau belum menderita jadi aku harus tetap di sini “ ucap Quenza dengan penuh tekanan.
“ hentikan Alana, jangan ganggu putra ku. Dia tidak bersalah “ Olivia berusaha untuk membuat Alana menjadi wanita jahat.
“ apakah kau yakin dia putra mu “
“ tentu, aku sudah mengandungnya selama 9 bulan. Tentu aku tahu bahwa dia putra ku “
“ apakah begitu “ ejak Quenza.
“ iya “
Semakin Quenza bertanya, semakin Olivia cemas dan itu terlihat jelas oleh semua orang yang ada di ruangan.
“ Sela, paksa pria itu berbicara “
“ baik Bos “
Setelah mengatakan itu, Sela langsung menyiksa dokter itu agar bersedia berbicara jujur. Setelah 20 menit merasakan penyiksaan mental, akhirnya sang dokter mengakui semuanya.
“ maafkan saya nona Olivia, saya tidak bisa merahasiakan ini lagi. Tuan Julian, sebenarnya istri anda sulit untuk hamil atau mungkin tidak akan pernah bisa hamil lagi karna pernah melakukan aborsi di masa mudanya “
Ketika Julian mendengarkan kata ‘ pernah melakukan aborsi ‘ dia menjadi terkejut dan tidak menyangka. Dia tidak tahu bahwa wanita yang dia puja ternyata seorang pendosa.
“ tidak sayang, itu bohong. Aku tidak pernah melakukan aborsi “ ucap Olivia dengan wajah sedih.
“ katakan yang seberanya, apakah semua yang kau ucapkan itu benar “ tanya Julian pada sang dokter.
__ADS_1
“ iya tuan, nona Olivia juga melakukan rahim penganti dengan melakukan bayi tabung. Dia meminta saya untuk melakukan proses bayi tabung dengan menggunkan sel anda dan sel telur wanita yang ada di samping saya tuan “
Setelah mendengar hal itu, Julian langsung melihat Kaila yang sedang menatapnya dengan tatapan dingin. Dia juga dapat melihat bayi yang sedang di peluk wanita itu.
“ tidak, sayang kau tidak boleh percaya padanya. Ini adalah bayi kita, dia putra kita “ ucap Olivia.
“ sepertinya anda masih belum menyerah nona Olivia “ ucap Kaila.
“ diam !!! kau tidak berhak berkomentar “ bentak Olivia.
Mendengar bentakan Olivia dan melihat wajah takutnya, Quenza tersenyum dingin. Dia sangat bahagia ketika melihat wanita itu menderita.
“ sangat takut dan gugup nona Olivia “ ejak Quenza.
Ketika melihat ejekan di wajah Alana, Olivia menjadi semakin tidak bisa diam. Julian yang melihat itu menjadi yakin dengan keterangan sang dokter barusan.
“ dasar ******* ! kau bahkan melakukan hal tercela seperti itu di masa lalu “ bentah ibu Julian.
“ tidak ibu, itu tidak benar “ bela Olivia.
“ kau menjijikan, Julian tolong segera ceraikan dia. Aku tidak mau memiliki menantu yang menjijikan dan kejam seperti dirinya “
“ tidak, aku tidak akan pernah mau bercerai darinya “ teriak Olivia.
Julian yang di minta bercerai masih tetap diam. Dia masih belum bisa menerima semua kenyataan pahit ini, dia di tipu oleh wanita yang sangat di cintainya dan itu membuatnya menyesal karna pernah menyakiti wanita yang benar-benar tulus mencintainya.
Ketika suasana menjadi tidak terkendali, tiba-tiba saja tubuh Alana hampir jatuh. Devan yang melihat itu langsung menangkapnya dan memeluknya dengan erat.
“ apakah kau baik-baik saja “
Devan akhirnya tahu bahwa Alana sudah kembali dan Quenza menghilang.
“ tidak, dia tidak melakukan hal gila apa pun. Ayo lihat permainan ini dan cepat selesaikan agar kita bisa segera pulang “
“ baiklah “
Setelah itu, Devan melepaskan tubuh istrinya. Alana yang melihat kejadiaan yang di tinggalkan Quenza hanya bisa tersenyum.
Saat suasana menjadi menjadi riuh, tiba-tiba saja Leyla tertawa terbahak-bahak. Dia sangat bahagia ketika melihat anak haram itu menderita.
“ apakah kau lihat itu Abigail, nasib putri mu bahkan lebih mengerikan dari diri mu. dia bahkan di buang oleh mertuanya “
“ diam !!! ini semua karna putri mu. Jika saja dia tidak hadir mungkin putri ku akan tetap menjadi nyonya Jareda dan putri keluarga Alaric “ bentak Abigail.
“ maaf menyala nyonya, aku bukan lagi putrinya. Apakah kau tidak mendengar bahwa nama keluarga ku sekarang adalah Stanly dan bukan lagi Alaric “ ucap Alana.
Mereka yang mendengar hal itu menjadi paham bahwa tujuan Alana yang sebenarnya adalah murni membalas dendam.
“ apakah sudah puas Alana, kau sudah menghancurkan hidup ku “ ucap Olivia.
“ tentu saja belum. Apakah kau tahu bagaimana penderitaan ku selama 7 tahun ini, apakah kau tahu bagaimana aku hidup di Negara A sendirian dalam waktu 5 tahun ini dan apakah kau tahu sudah berapa kali aku melakukan tindakan percobaan bunuh diri hanya karna sandiwara mu selama 2 tahun itu “ ucap Alana sambil menangis.
Devan yang melihat air mata istrinya langsung menghapusnya dengan kedua tangannya. Dia tidak suka jika istrinya menangis dan akan membuat mereka yang menjadi alasannya menangis menderita.
Lukas yang tadinya asyik menontong langsung tertegung ketika mendengar pengakuan Alana, dia tidak mengira bahwa wanita itu memiliki kisah masa lalu yang sangat menyedihkan.
__ADS_1
“ astaga, aku tidak tahu bahwa wanita seperti mu sangat kejam. kau bahkan tidak puas setelah merebut kasih sayang kedua orang tuanya dan bahkan merebut tunanganya. Lalu sekarang kau berniat untuk mengambil perusahaanya dengan cara menculik tuan Edgar “ ucap Lukas. Tidak perlu di tanya mengapa pria itu tahu tentang penculikan itu
“ dia bahkan mengambil perusahaan dan bekerja sama dengan paman ku untuk membunuh kedua orang tua ku “ tambah Kaila.
Semakin banyak hal yang terungkap, semakin mengerikan suasananya. Olivia hanya bisa terdiam saat mendengar semua dosa-dosanya terungkap satu persatu.
“ rekan-rekan wartawan bisa pergi sekarang, semua yang sudah ku perlihakan pada kalian bisa langsung kalian tayangkan dan kalian bisa tenang karna aku akan bertanggung jawab atas segalanya “
“ baik nona, terima kasih karna sudah memperlihatkan sebuah kebenaran kepada kami “ ucap perwakilan wartawan.
“ tentu “ ucap Alana tersenyum.
Setelah itu, para wartawan langsung pergi meninggalkan ruangan. Sekarang yang tersisa hanyalah keluarga Alaric, Jareda dan rombongan Alana.
Abigail yang melihat bahwa para wartawan telah pergi langsung menuntut Abaromo untuk segera memberikan perusahaan Alaric kepada putrinya.
“ sayang sudah saatnya kau memberikan perusahaan Alaric kepada putri kita “ ucap Abigail.
Semua orang yang mendengarnya menjadi terkejut. Apakah wanita itu sudah gila, dia bahkan meminta penyerahan perusahaan di saat putrinya sendiri sudah di permalukan dan reputasinya telah hancur.
“ tentu sayang, mulai sekarang putri kita Olivia akan menjadi Direktur perusahaan Alaric “
Mendengar hal itu, Olivia sedikit terhibur. Setidaknya ketika dia berpisah dengan Julian, dia masih memiliki harta dan tidak akan jatuh miskin.
“ ayah, apa yang kau lakukan. Aku juga putri mu, mengapa kau memberikan semuanya pada anak haram itu “
“ jaga ucapan mu Audry, satu hal yang harus kau tahu bahwa aku sama sekali tidak pernah suka melihat mu. Aku hanya mencintai putri ku Chatrine Olivia Alaric dan hanya dia yang berhak menjadi pewaris ku “
Ketika Audry mendengar perkataan ayahnya, air matanya mengalir sangat deras. Dia tidak menyangka bahwa ayahnya lebih memilih anak haram itu dari pada dirinya.
“ itulah yang kurasakan saat itu nona Audry. Di buang dan tidak di cintai “ ucap Alana.
Audry akhirnya sadar bahwa seperti inilah keadaan Alana ketika mereka mengusirnya. Dia bahkan memintanya untuk bunuh diri saat itu.
“ oh iya, aku lupa mengatakan pada kalian bahwa hari ini, perusahaan Alaric resmi menjadi milik ku “ ucap Alana.
Olivia dan semua orang terkejut ketika mendengar perkataan Alana.
“ apa maksud mu Alana “ ucap Abaromo.
“ apakah kau tahu bahwa wanita yang kau panggil putri kesayangan mu itu sudah membuat perusahaan mu hampir bangkrut karna ketidak becusannya, jadi karna aku baik hati. Aku memutuskan untuk menanamkan modal dengan nama orang lain dan aku juga memiliki 65% saham di sana “
Setelah mendengar perkataan Alana, tubuh Abaromo terjatuh ke lantai. Dia tidak mengira bahwa perusahaanya yang sudah dia dirikan bertahun-tahun harus jatuh karna ulah putri kesayangannya.
“ dan satu lagi, aku ingin menyampaikan bahwa mulai hari ini Perusahaan SB akan kembali kepada Kaila beserta rumahnya dan untuk perusahaan Jareda. Aku akan menjual 40% saham yang ku miliki di perusahaan kalian dengan harga rendah kepada orang lain “
Julian terkejut ketika mendengar hal itu, dia tidak pernah tahu bahwa Alana memiliki saham di perusahaanya dan sekarang wanita itu berencana untuk menjualnya kepada orang lain dengan harga rendah. Perbuatan itu dapat membuat perusahaannya terancam bangkrut.
“ apakah kau tidak bisa menjualnya pada ku “ mohon Julian.
“ tidak, aku ingin kalian semua menderita selama hidup kalian “ ucap Alana dingin.
Ketika Julian mendengar penolakan dan melihat kebencian Alana. Dia akhirnya menyesal karna sudah menyakiti wanita yang dulu pernah membantunya untuk bangkit, dia juga mengingat kata-kata Edgar tentang penyesalan karna lebih memilih mata ikan dan meninggalkan mutiara.
Saat suasananya menjadi semakin canggung, tiba-tiba saja Alana mengatkan sesuatu yang membuat Olivia semakin terpuruk.
__ADS_1
“Chatrine Olivia Alaric, Game over and i am the winner “