Istri Kecil Ku Yang Hebat

Istri Kecil Ku Yang Hebat
Kado Terindah


__ADS_3

Pagi ini, Alana sudah bangun jam 5 pagi. Dia tidak sabar untuk mencoba alat Tesk Pack yang dia beli kemarin, alasanya berani mencoba itu karna tamunya sudah tidak datang satu bulan.


Setelah mengujinya, Alana menunggu beberapa menit hingga akhinya hasil tes keluar. Saat Alana melihat tanda dua garus merah hatinya menjadi bahagia dan matanya berkaca-kaca.


Pada akhinya penantiannya selama 7 bulan setelah bulan madu mereka akhirnya terkawujud dan itu bertepatan satu hari sebelum ulang tahun Devan. Melihat hasilnya, Alana berencana untuk memberikan kejutan ini saat malam hari tepat ulang tahun sang suami.


Setelah memikirkannya, Alana menyimpan Tesk Pack yang telah dia gunakan dan keluar dari kamar mandi. Dia juga berencana untuk membuatkan sebuah kue ulang tahun yang telah di pelajarinya dari istri Raiden.


Saat sedang masak untuk sarapn pagi, Alana di kejutkan oleh pelukan Devan dari belakang. Devan yang masih dalam keadaan mengantuk mengecup leher Alana.


“ selamat pagi sayang “ ucap Alana.


“ hm, selamat pagi. Mengapa kau sangat cepat bangun, ini bahkan masih jam 5 pagi “ ucap Devan dengan suara seraknya.


“ aku terbangun dan tidak bisa tidur kembali, jadi ku putuskan untuk membuat sarapan. Apakah suami ku masih mengantuk “


“ iya, aku terbangun saat menyadari bahwa kau tidak ada di samping ku “


Alana hanya tersenyum saat mendengar ucapan Devan. Pria itu menjadi semakin manja padanya dan akan menyadari bahwa dia tidak ada di sampingnya dengan cepat.


“ kembalilah ke kamar, aku akan menyusul ketika masakan ku sudah selesai “ ucap Alana.


“ tidak, aku ingin seperti ini lebih lama. Istri ku semakin sering meninggalkan ku di kamar setelah bisa memasak “ ucap Devan sedih.


Devan benar, setelah Alana bisa memasak. Wanita itu sering kali bangun pagi atau sibuk di dapur pada sore hari untuk membuat makanan.


“ apakah hari ini suami ku pergi bekerja “ tanya Alana.


“ ya, ada pertemuan kerja sama dengan perusahaan HQ “


“ jam brapa suami akan pulang “


“ mungkin sore, aku juga tidak bisa makan siang di rumah. Apakah istri tidak keberatan “ ucap Devan.


“ tidak apa-apa, yang terpenting suami ku ingat makan siang dan jangan berdekatan dengan wanita lain “


“ aku suka saat istri ku posesif “ goda Devan.


Alana hanya tersenyum saat mendengar ucapan Devan, dia juga tidak tahu mengapa saat ini dirinya semakin posesif seperti Devan.


Setelah selesai membuat sarapan, Alana mengajak Devan untuk kembali ke kamar. Dia ingin suaminya tidur kembali namun Devan menolaknya dan tetap memeluknya dengan erat hingga jam menunjukan pukul 7 pagi.


“ sekarang sudah jam 7 pagi, suami harus mandi dan aku akan menyiapkan sarapan kita “ ucap Alana.


“ baiklah, tapi aku ingin di pakaikan baju dan dasi oleh istri ku “


“ setelah aku selesai, aku akan kembali ke kamar “

__ADS_1


Setelah mendengar itu, Devan langsung masuk ke kamar mandi dan Alana pergi ke dapur untuk menyiapkan sarapan mereka lalu kembali ke kamar untuk menyiapkan pakaian untuk sang suami.


Saat Devan keluar kamar mandi, Alana membantunya berpakaian dan mengikatkan dasinya. Devan yang di perlakukan seperti itu tersenyum senang.


“ terima kasih sayang “ ucap Devan lalu mengecup bibir sang istri.


“ sekarang kita sarapan “ ucap Alana.


“ baik “


Devan dan Alana pergi ke dapur untuk sarapan, mereka berdua menikmati moment sarapan bersama dengan susana yang baik.


Setelah selesai sarapan, Devan berpamitan kepada Alana untuk pergi ke kantor. Dia juga tidak lupa memberikan kecupan di bibir dan dahi sang istri.


“ ingat untuk tidak keluar rumah tampa seijin ku “ ucap Devan.


“ baiklah, sekarang suami harus pergi. Selamat bekerja “


Setelah mengucapkan kata-kata manis, Devan pergi ke kantor menggunakan mobilnya. Alana yang di tingga juga langsung mengerjakan pekerjaannya seperti biasa, dia juga sudah tidak lagi sering pergi ke kantor karna Devan memintanya untuk tetap di rumah dan Raiden juga sudah mulai terbiasa dengan pekerjaanya yang banyak.


Waktu berjalan dengan cepat, saat ini Alana sedang membuat kue ulang tahun untuk sang suami. Dia memilih rasa coklat karna dia suka dan tidak terlalu khawatir jika Devan menolaknya.


Setelah satu jam membuat kue, akhinya Alana berhasil. Dia menghiasi kue itu dengan berbagai toping dan menyimpannya di lemari pendingin.


Ketika jam menunjukan pukul 6 sore, Devan kembali dengan wajah lelahnya. Namun saat melihat sang istri yang menunggunya, pria itu menjadi bersemangat lagi.


“ tidak terlalu, tapi aku merasa tidak bersemangat karna tidak bisa bertemu dengan istri selama satu hari “ ucap Devan.


Pria itu sudah sangat terobsesi dengan kehadiran Alana, setiap hari dia akan selalu menyempatkan diri untuk pulang agar bisa makan siang bersama.


“ sekarang mandilah, aku akan menyiapkan makan malam untuk kita “


“ baik “


Setelah selesai mandi, mereka berdua makan malam. Alana yang sudah menyiapkan kejutan untuk snag suminya langsung mengajaknya untuk tidur agar Devan tidak melihat kue yang sudah dia siapkan.


Alana juga sengaja tidak tidur agar tidak melewatkan detik-detik bahagia ulang tahun Devan. Dia menunggu sampai jam menunjukan pukul 00:00, Alana mengambil kue ulang tahun dan menghidupkan lilinya.


“ sayang bangun “ ucap Alana lembut.


Devan yang masih nyaman dengan tidurnya tidak berniat untuk membuka mata, dia sangat mengantuk dan lelah setelah satu hari bekerja.


“ sayang ayo bangun “ ucap Alana sekali lagi.


Karna merasa terganggu, Devan membuka matanya dan dia langsung terkejut saat melihat kue serta lilin yang sudah menyala di tangan sang istri.


“ selamat ulang tahun suami ku, semoga semua ke inginan mu terkabul dan selalu mencintai ku “ ucap Alana gembira.

__ADS_1


Devan yang mendapatkan kejutan manis dari sang istri langsung tersenyum bahagia, dia tidak menduga bahwa istrinya akan ingat dengan ulang tahunnya dan ini adalah ulang tahun terindah yang pernah dia rasakan.


“ terima kasih sayang, aku tidak percaya bahwa istri ku mengingatnya “


“ tentu, ini juga kue buatan ku. Jadi sekarang suami harus meniup lilinnya dan memakan kue buatan ku “


“ baiklah “


Setelah itu, Devan berdoa dan meniup lilinya. Dia meminta kepada tuhan agar kehidapan rumah tangga mereka tetap terjaga serta di penuhi kebahagiaan.


“ ini sangat enak “ ucap Devan saat Alana menyuapkan sepotong kue.


“ terima kasih, aku juga sudah menyiapkan hadiah khusus untuk suami ku “


“ apa itu “ tanya Devan penasaran.


“ ulurkan tangan suami “


“ ada apa sebenarnya “ ucap Devan sambil mengulurkan tanganya.


Tampa menjawab, Alana meletakan alat Tesk Packnya di telapak tangan suaminya. Devan yang melihat alat itu dan wajah bahagia istrinya menjadi gugup. Saat Devan melihat dua garis merah, dia juga ikut bahagia.


“ apakah ini benar sayang “


“ iya “ ucap Alana


“ terima kasih, apakah kau tahu bahwa ini adalah kado terindah yang pernah ku terima saat ulang tahun ku “


“ senang mengetahui bahwa suami ku bahagia. Aku juga tidak menduga bahwa tuhan memberikan ku kesempatan untuk hamil dan memberikan kado terindah kepada suami ku “


Setelah mengatakan itu, Devan langsung memeluk istrinya. Dia sangat bahagia karna diberikan kado tentang kehamilan istrinya.


“ mulai sekarang kau tidak boleh kelelahan dan besok kita akan pergi ke rumah sakit untuk memeriksanya “


“ baik “


Setelah membereskan kue ulang tahun dan sikat gigi, Devan mengajak istrinya untuk tidur. Dia juga tidak lupa memberikan ciuman selamat malam pada sang istri dan perut datarnya.


“ ini akan menjadi rutinitas ku setiap hari, aku harus memberikan ciuman dan mengajak anak ku berbicara ketika mereka sudah terbentuk nantinya “ ucap Devan.


Alana tersenyum ketika melihat Devan yang sangat antusias saat mengetahui bahwa dia telah hamil.


“ selamat malam sayang “ ucap Devan.


“ selamat malam suami ku “


Setelah itu, mereka berdua tidur dengan damai. Devan juga tidak memeluk Alana seperti biasa karna takut akan mengganggu kehamilannya walau itu tidak perlu karna janin yang di kandung Alana masih sangat kecil.

__ADS_1


__ADS_2