Ke Dunia Lain Menjadi Seorang Wanita

Ke Dunia Lain Menjadi Seorang Wanita
Bab 104 _ Mainan


__ADS_3

Puhek!


Puhek!


“Aarrrgh ... mulutku kemasukan pasir!”


Di sebuah kawah yang cukup besar. Rakira yang saat ini mendapatkan kejutan. Tak menyangka bahwa tombak yang sebelumnya dia lemparkan dapat kembali kepada dirinya sendiri dengan cara seperti itu.


“Nona Rakira! Apakah anda balik saja?” Sebastian segera tergesa-gesa untuk mendekati kawah tempat tuanya berada dengan ekspresi khawatir.


“Kau pikir aku siapa?” Jawab Rakira, “Hal seperti itu mana mungkin dapat melukaiku.”


Tentu saja. Dengan kekuatan yang Rakira miliki. Hal seperti itu hanyalah permainan anak-anak baginya.


Yang membuat dia terkena serangan oleh tombaknya sendiri hanyalah karena di terkejut dengan suara yang masuk ke dalam kepalanya dengan secara tiba-tiba sebelum tombak itu mengenainya.


Siapa kau sebenarnya? Rakira bertanya, sambil mengawasi sekeliling dengan waspada.


[ Oh! Apakah kau telah melupakanku? Aku menjadi sedih setelah mendengarnya ... hiks ... hiks .... ]


Setelah mendengar hal itu. Rakira langsung mengatahui siapa yang telah melakukan semua ini.


Meskipun dari suaranya terdengar seperti orang yang sedang bersedih, tetapi entah mengapa suara itu terdengar dengan datar dan Rakira tak merasakan emosi darinya. Sudah jelas, bahwa perkataan yang dia dengar bahwa orang itu sedang bersedih hanyalah sebuah basa-basi semata.


Dan Rakira langsung tahu siapa itu. Suatu entitas yang bahkan dirinya tak bisa melawannya. Siapa lagi kalau bukan Dewa Jahat 'V'.


Hmm ... Victoria?


[ Jangan panggil aku dengan sebutan itu di wilayah iblis! Itu hanya akan membuatmu juga dalam masalah~ ]


Tentu saja dia melakukannya. Siapa yang tidak menganali nama itu. Karena nama itu adalah nama seorang Dewi yang dipuja di wilayah manusia.


Bahkan di wilayah iblis. Nama itu sudah tersebar luas sebagai pelindung bagi umat manusia.


Dan dia adalah entitas yang sama dengan Dewa Jahat 'V' yang saat ini berbicara kepada Rakira.


Pertama kali Rakira mengatahui hal itu. Dia hanya mendengus dengan tersenyum geli.


Sungguh konyol. Bahwa Dewi Victoria, yaitu Dewi kemenangan bagi umat manusia dalam menghadapi peperangan berkelanjutan dengan wilayah iblis yang selalu dipuja oleh hampir seluruh umat manusia, ternyata adalah entitas yang sama dengan makhluk yang memiliki posisi pertama di wilayah iblis. Tentu saja, itu adalah Dewa Jahat 'V'.


Sebagai Administrator Dunia. Dia hanya memperlakukan dunia ini layaknya seperti papan catur yang di kendalikan.


Dan kini. Rakira tak menyangka bahwa sosok itu kini menghubungi dirinya setelah sekian lama menghilang dan namanya terlupakan.


Bahkan nama Dewa Jahat 'V' kini hanya menjadi rumor di wilayah iblis dan kebanyakan orang tidak mengetahui tentang keberadaan nya dan sosok seperti apa dirinya.

__ADS_1


Mereka hanya mengatahui bahwa itu adalah nama orang terkuat di wilayah iblis yang tidak terbukti kebenarannya dan hanya tinggal menjadi nama yang kosong.


U-untuk apa kau menghubungiku setelah sekian lama? Bukankah kau telah bosan ikut campur dengan dunia ini?


Rakira bertanya seperti itu dengan curiga.


[ Yah~aku hanya menemukan beberapa mainan baru yang menarik~ dan kau barusan akan melakukan sesuatu yang merusak hiburanku. Tentu saja aku akan menghentikan hal itu~ ]


... Mainan?


Rakira bingung untuk sesaat. Hingga akhirnya dia tersadar dan dia langsung tahu apa yang dimaksud Dewa Jahat 'V'.


“Louise Albion ....” Rakira menggumamkan nama itu sambil menebak.


[ Ping pong ping pong~ Itu salah satunya~ Aku harap kau tidak mengganggunya terlalu jauh. Jika kau melakukannya mungkin aku akan sedikit kesal~Jadi aku harap kau berhati-hati dengan tindakanmu~ ]


Dewa Jahat 'V' mengatakan seperti itu. Akan tetapi, dia tahu. Bahwa Rakira tidak akan mendengarkannya.


Sama seperti dirinya. Mengecualikan Dewa Jahat 'V'. Rakira bisa dikatakan sosok terkuat di wilayah iblis ini.


Dan tentu saja. Berkat kekuatannya itu. akhir-akhir ini dia merasakan kebosanan sama seperti Dewa Jahat 'V'.


Meskipun sedikit kesal. Rakira kini sedikit memahami kebosanan yang dirasakan Dewa Jahat 'V' yang saat ini menghubunginya.


“....”


Rakira hanya berdiam diri dan tak merespon. Akan tetapi, Dewa Jahat 'V' tahu apa yang di pikirkan Rakira.


[ Yah~Setidaknya kau boleh ikut campur sedikit selama tidak merusak kesananganku ... Hanya itu yang aku ingin sampaikan padamu. Jadi sampai jumpa lagi~ ]


Tepat setelah itu. Waktu seolah kembali berjalan. Tidak ada tanda-tanda bahwa Dewa Jahat 'V' akan menghubunginya kembali.


Mengetahui hal itu, Rakira sedikit menghela napas dengan lega. Hingga yang dia tahu. Orang-orang mulai riuh dan berkumpul di sekitar kawah tempat Rakira berada.


Tentu saja. Dengan keributan seperti itu. Orang-orang pasti akan penasaran dengan apa yang telah terjadi.


Dan Rakira yang sedikit kesal dengan kebisingan itu. Dia segera mengeluarkan aura dirinya yang begitu pekat dan membuat orang-orang segera berlarian dengan gemetaran dan bahkan ada beberapa yang pingsan di tempat karena tidak bisa menahan aura se mengerikan itu, meskipun Rakira mengeluarkan aura itu sambil menahan diri agar tidak terlalu berlebihan.


Tetapi sepertinya dia masih perlu untuk manahan diri lagi.


Louise Albion kah ... dia bilang itu 'salah satunya', berarti ada beberapa orang yang menarik perhatiannya ....


Tanpa disadari. Ujung bibir dirinya sedikit terangkat dengan senyumannya yang antusias. Dia tidak sabar dengan sesuatu yang akan terjadi di masa mendatang.


Mungkin ini akan menjadi perubahan bagi dunianya yang terlihat abu-abu dan membosankan.

__ADS_1


Dia berjalan pergi tanpa mempedulikan orang-orang disekitarnya dengan suasana hati yang baik.


Meninggalkan Sebastian dibelakangnya yang menghela napas dan mau tak mau, dia yang harus memperbaiki semua kekacauan yang ditimbulkannya.


***


Sementara di tempat lain.


Ariel yang saat ini membuka matanya dengan secara perlahan.


Dia menemukan dirinya kini sedang tengah tenggelam di sebuah kotak yang terisi dengan air.


Ariel mengedipkan matanya untuk beberapa kali dengan kaget. Akan tetapi, anehnya dirinya tak merasakan sesak napas atau sebagainya sama sekali meskipun dirinya di dalam air.


Apakah ini mimpi lagi ... ?


Ariel yang penasaran. Dia mencoba bangkit dan berhasil mengeluarkan setengah tubuhnya dari bak yang berisi air itu dan duduk di kedalaman air yang tak terlalu dalam. Akan tetapi, ada sesuatu yang aneh.


Ketika dirinya bangkit dari tempat itu, tubuhnya terasa begitu berat dan sulit untuk digerakkan.


Tubuhku berat! Ada apa in-


“Ara~ Akhirnya anda bangun juga setelah sekian lama ~” Seorang wanita yang begitu cantik datang menghampirinya dengan senyuman lembut dan dicampuri dengan sedikit kaget.


Dia begitu cantik. Hingga setelah dia begitu dekat dengan Ariel, lengan Ariel tanpa sadar menyentuh dada wanita itu.


Gyuut~


“Ah~!”


Ukurannya sangat pas di telapak tangan. Tidak! Bahkan itu terlalu besar untuk di tampung sendiri dengan sebelah tangannya.


Hingga beberapa saat Ariel menikmati sensasi lembutnya. Tanpa disadari Ariel, Makhluk seperti Peri melesat dari arah belakang dirinya dengan cepat dan segera memukul kepalanya dengan keras.


“Apa yang kau lakukan?!”


Plak!


Gubrasss ... !


Dengan pukulan yang keras itu. Kini Ariel kembali masuk ke dalam air dengan kepalanya yang tenggelam ke bawah.


Bluk bluk bluk bluk ....


Bersambung ....

__ADS_1


__ADS_2