Ke Dunia Lain Menjadi Seorang Wanita

Ke Dunia Lain Menjadi Seorang Wanita
Bab 42 _ Tanya Jawab Bersama Dewa Jahat 'V'


__ADS_3

"Kau tidak akan bisa lari kemanapun loh~. "


Chizuru yang saat ini tidak bisa menggerakkan seujung jari pun, berusaha untuk mencoba untuk bergerak.


Akan tetapi.Entah apa yang 'V' lakukan, semua usaha yang di lakukan oleh Chizuru semuanya sia-sia.


Ariel yang saat ini terdiam di kursinya dengan santai, memberitahu Chizuru dengan malas.


"Hentikan itu, Chizuru!... kita tidak akan bisa melarikan diri darinya, apakah kamu lupa bagaimana dia telah membawa kita kemari? "tanya Ariel.


Mengingatkan Chizuru tentang bagaimana mereka di bawa oleh 'V' menggunakan teleportasi secara paksa.


Meskipun Chizuru mempunyai kemampuan untuk melakukan teleportasi.Akan tetapi, perbedaan tingkat penggunaannya sangat jauh berbeda dengan 'V' yang membawa mereka dengan mudah tanpa harus menyentuh target yang akan di teleportasi nya.


".... "


Meskipun Chizuru tidak menjawab nya. Akan tetapi, dapat terlihat bahwa dia berhenti untuk melawan dan melemaskan ototnya yang tadinya tegang berusaha untuk bergerak.


Setelah melihat Chizuru yang lebih tenang,Dewa jahat 'V' pun menganguk dan berkata, "Tenang saja, aku tidak berniat untuk melenyapkanmu saat ini. Lagipula kalian ingin mengetahui sesuatu dariku, Kan? "tanya dia, yang disebut dengan Dewa Jahat 'V' sambil menyeringai.


" Benar sekali, "jawab Ariel, " Lalu bisakah kamu untuk membiarkan dirinya kembali bergerak? "tanya Ariel sambil menatap Chizuru yang saat ini sedang mematung.


" Hem... "Dewa Jahat'V' menjentikkan jarinya, meskipun terlihat agak sedikit enggan karena menikmati pertunjukan Chizuru uang menjadi patung.


Chizuru yang bisa bergerak kembali secara tiba-tiba terjatuh, karena terakhir kali dia berhenti bergerak adalah saat di akan melompat menuju ke arah Ariel.


Hap!


Ariel dengan sigap menangkap Chizuru yang sedang terjatuh dan memeluknya di pangkuan lututnya dengan lembut.


"Apakah kau tidak apa-apa? " tanya Ariel dengan tersenyum lembut menatap Chizuru.


"Y-ya... aku tidak apa-apa..., tetapi bisakah kamu melepaskan tanganmu dari bagian dadaku? " ucap Chizuru dengan agak sedikit jengkel.


"Ah? Maaf, tanganku secara refleks mengarah ke bagian sana, jangan salahkan tanganku untuk itu. "ucap Ariel,sambil melepaskan tangannya dari Chizuru dan menggaruk belakang kepalanya dengan tersenyum kering.


Kau yang harus di salahkan! Bukan tanganmu!


Chizuru ingin berteriak.Akan tetapi , untuk saat ini dia menahan diri dan memaafkannya karena Ariel telah menolongnya.


Chizuru yang sudah berdiri kembali, dengan pelan menuju kursi tempat dia duduk sebelumnya dengan canggung.

__ADS_1


Meskipun tidak berkata apa-apa, Chizuru sedikit mengerutkan kening setelah melihat Dewa Jahat 'V' yang selama ini menonton mereka dengan senyuman jahatnya.


Setelah semuanya telah menempati kembali tempat duduknya masing-masing, seseorang memulai kembali percakapan.


"Jadi, apa yang akan pertama kali kalian tanyakan? " ucap Dewa Jahat 'V' dengan tenang.


Setelah mendengar dia berkata seperti itu, Ariel memikirkan sesuatu sambil memegang dagunya.


"Hmm... "renung Ariel, " Jadi ,apakah tebakanku benar bahwa kau adalah Dewa Jahat 'V' yang peringkat pertama di wilayah Iblis itu? "tanya Ariel dengan penasaran.


" Jika kalian menganggap nya seperti itu, memang benar. Aku lah yang dimaksud. "ucap Dewa Jahat 'V' dengan santai.


Setelah mengkonfirmasi bahwa dia tidak salah menebak seseorang, Ariel menanyakan sesuatu yang selama ini mengganjal di dalam pikiran Ariel dengan ragu.


" Jadi... mengapa kamu mengetahui bahwa aku adalah Ariel. Dan juga Shilvie... "


"Hm! "Dewa Jahat 'V' mengangguk, " Aku tahu apa yang akan kau bicarakan, sebenarnya...aku juga ikut terlibat dalam perpindahan kalian semua ke dunia ini. "ungkap Dewa Jahat 'V' sambil menyeringai.


" Ikut terlibat? "tanya Ariel kebingungan.


Sementara Chizuru yang baru menyadari apa yang telah Dewa Jahat 'V' katakan bahwa dia juga menyebutkan 'Kalian'dalam perkataannya beberapa saat yang lalu. .


" T-tunggu dulu! Maksudmu 'kalian,'bahwa aku juga termasuk? "tanya Chizuru dengan panik.


Chizuru yang seorang pahlawan.Dia di panggil bersama lima orang lainnya menggunakan Batu Suci yang telah menerima berkah dari Sang Dewa di wilayah manusia.


Jika sosok yang menyebut dirinya sebagai Dewa Jahat 'V' telah mengganggu upacara pemanggilan pahlawan, bukanlah dia juga mampu menentang Sang Dewa itu sendiri?


Itulah yang Chizuru pikirkan, yang membuat Dewa Jahat 'V' memandangnya dengan aneh.


".... "


"Hm? "Chizuru memiringkan kepalanya dengan bingung, setelah menerima tatapan Dewa Jahat 'V'.


Beberapa saat kemudian, Dewa Jahat 'V' membuka mulutnya dan berkata.Sambil memandang Chizuru, "Kamu salah dalam beberapa titik di dalam pikiranmu itu. "


"Hm? " Chizuru masih tidak mengerti apa yang dimaksudkan oleh Dewa Jahat 'V' itu.


"Aku tidak ada niatan melawan Dewa yang kau pikirkan itu, hmm... bisa di katakan juga tidak bisa." ucapnya dengan linglung memilih kata-katanya.


"Eh? "

__ADS_1


Apakah dia membaca pikiranku?


Dewa Jahat 'V' mengangguk seolah membenarkan pertanyaan yang ada di dalam pikiran Chizuru.


Chizuru membuka mata nya lebar-lebar dengan kaget, karena isi dalam pikirannya dapat di ketahui dengan mudah oleh orang yang berada di hadapannya ini.


Ariel yang selama ini mendengarkan percakapan mereka dengan tenang, awalnya dia kebingungan setelah mengamati percakapan yang tidak nyambung di antara mereka.


Akan tetapi.Setelah beberapa saat menyimak, dia dapat menebak bahwa saat ini Dewa Jahat 'V' sedang membaca pikiran Chizuru dengan mudah.


Teleportasi,perubahan wujud, mewujudkan sesuatu,membaca pikiran... sebenarnya berapa banyak kemampuan yang dia miliki!


Ariel memikirkan hal itu dengan heran.


"Kamu tak perlu tahu tentang hal itu, Kan? "sahut Dewa Jahat 'V' dengan secara tidak terduga.


" Hm...? "


Setelah bebrapa saat terkejut, Ariel menjawab sambil menghela nafas lelah, "Yah... mungkin kamu benar, lagipula selama itu tidak mengganggu ku aku tidak peduli, tetapi... bisakah kau berhenti untuk membaca pikiran kami! Rasanya memuakkan jika mengetahui bahwa pikiranku sedang di baca oleh orang lain. " gerutu Ariel dengan kesal.


"Jika itu maumu aku tidak masalah.Lagipula, akan lebih menyenangkan jika tidak mengetahui apa yang akan terjadi di masa depan. " komentar Dewa Jahat 'V' itu dengan setuju.


"Oh iya, kamu tadi mengatakan bahwa kamu juga ikut terlibat dalam perpindahan kami ke dunia ini. seberapa banyak itu? " tanya Ariel dengan penasaran.


"Yah... yang datang ke dunia ini dari dunia lain juga bukan hanya kalian, Masih ada banyak yang bernasib sama seperti kalian dari dahulu hingga sekarang. "


"Hooh~!... Jadi bukan hanya kita para pahlawan? " tanya Ariel dengan tertarik.


"Ya, misalnya orang-orang yang datang bersamamu menuju dunia ini. "jawab Dewa Jahat 'V'sambil tersenyum.


" Oh? "Ariel mencondongkan tubuhnya ke depan .Semakin tertarik setelah mendengar dia mengatakan itu.


Dia saja dapat mengetahui bahwa Louise Albion adalah Ariel yang telah mengalami transmigrasi ke dunia ini.


Seharusnya dia juga mengetahui tentang keberadaan teman-teman Ariel yang lainnya.


"Apakah kamu ingin mengetahui keberadaan yang lainnya? "tanya Dewa Jahat 'V' sambil menyeringai.


" Iya! "


Ariel menjawab pertanyaannya, sambil menelan ludah dengan penasaran.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2