
Beberapa saat telah berlalu ketika Dewa Jahat 'V' akan memberi tahukan keberadaan teman-teman yang lainnya kepada Ariel.
Ariel yang menunggu dengan sabar, dengan tenang menantikan Dewa Jahat 'V' untuk mengatakan sesuatu.
"Tentu saja aku tidak akan memberi tahumu." ucap Dewa Jahat 'V' dengan senyuman menggoda.
Ariel yang mendengar itu, mengerutkan keningnya dengan kesal.
Akan tetapi. Ariel menahannya dan menghela nafas untuk memenangkan diri, "... , Tapi setidaknya kamu tahu kan tentang keberadaan teman-teman ku yang lainnya? "tanya Ariel, sambil menatap Dewa Jahat 'V'yang masih tersenyum.
"Tentu saja aku tahu tentang keberadaan mereka. " komentar Dewa Jahat 'V' dengan angkuh.
"Lalu kenapa kamu tidak mau memberitahuku! Apakah ada alasan atau sesuatu? " gerutu Ariel dengan kesal.
"Hmm... kau tahu? Bahwa makhluk yang berumur panjang selalu menginginkan sesuatu hiburan untuk mengisi kebosanan mereka. " ungkap Dewa Jahat 'V' sambil meletakkan cangkir teh yang sudah dia minum dengan bunyi dentingan kecil di atas meja.
"Hiburan? "
"Iya.Hiburan... misalnya Ronand. Yang selalu bepergian untuk mencari orang yang menarik baginya dan menantang mereka untuk bermain dengannya. "ucap Dewa Jahat 'V'. Menyebutkan nama Ronand sebagai contoh.
" Apa... Orang-orang seperti kalian itu tidak ada pekerjaan.... "desah Ariel dengan lelah. Tak ingin berkomentar lebih jauh.
Akan tetapi, Dewa Jahat 'V' yang mendengar perkataan Ariel, dia menjawabnya dengan menyangkal, " Tentu saja aku punya pekerjaan, kamu orang yang tidak sopan, Yah! "
"Lalu ,apa pekerjaanmu? "tanya Ariel dengan penasaran.
" Hmm... pekerjaan ku,Yah... bisa dibilang aku adalah pengurus dunia yang saat ini kau tinggali.Oh! Kau bisa menyebuku sebagai Administrator. Itu terdengar lebih keren. "jawab Dewa Jahat 'V' dengan santai.
Siapa yang peduli tentang hal keren apapun itu!
teriak Ariel salam hati.
Tapi...
" Apa yang kau maksud dengan pengurus dunia? "tanya Ariel dengan penasaran.
" Sesuai dengan namanya. Aku adalah penanggung jawab tentang dunia itu. Seperti mengurus roda reinkarnasi, menjaga keseimbangan kekuatan dan sebagainya. "ucap Dewa Jahat 'V'. Tak peduli.
__ADS_1
" Oioioi, bukankah itu bisa di katakan sebagai Tuhan? "ucap Ariel dengan panik, sambil berdiri dari kursinya.
" Yah... kau bisa mengatakannya seperti itu.Tetapi, aku tidak terlalu suka dipanggil seperti itu.Lagi pula ,masih banyak dunia lain di luar sana, aku hanya salah satu dari sekian banyak administrator ."ucap Dewa Jahat 'V' itu dengan santai.
Ariel yang mendengarkan hal itu .Tak tahu apa yang harus dia katakan, "Ha, ha.... "
Sementara Chizuru yang selama ini hanya terdiam dan mendengarkan, dia hanya mencengkram tangannya dengan erat.
Dapat di lihat bahwa dia saat ini sedang dalam suasana hati yang buruk.
"K-kalau begitu... apakah kamu juga adalah orang yang telah membawaku ke dunia ini? " tanya Chizuru, yang sedang menggertak kan giginya,menahan marah.
"Hm... kurang tepat jika kau menyalahkan semuanya padaku, aku hanya memberikan sebuah berkah pada sebongkah batu.Para manusia lah yang telah membawamu ke dunia ini." jawab Dewa Jahat 'V' dengan santai.
"Apakah yang mau maksud adalah batu suci? Bukankah itu adalah pemberian Dewa untuk umat manusia? "tanya Chizuru dengan kebingungan.
" Heh!... mereka menamainya dengan nama yang lucu sekali, "komentar Dewa Jahat 'V', " Tetapi memang benar, bahwa aku yang telah memberikannya. "
Chizuru sempat berpikir bahwa semua yang telah di katakan olehnya adalah bohong.
"Jika itu benar, maka... " gumam Chizuru dengan merenung.
"Maka dia adalah Dewi yang menjadi objek penyembahan bagi semua para umat manusia.Apakah aku benar? "timpal Ariel dengan menebak.
" Yah... mungkin kau bisa mengatakan nya dengan seperti itu. "ucap Dewa Jahat 'V' dengan tak peduli.
" Aku tidak peduli apakah kamu memang dewi atau bukan. Tetapi, jika memang kamu adalah dewi yang asli, bisakah kamu untuk mengembalikan ku kembali ke dunia tempat aku menjalani kehidupanku sebelum nya? "tanya Chizuru sambil memohon.
"Aku bisa melakukannya, tetapi aku tidak ada niatan untuk melakukannya. "jawab Dewa Jahat 'V' dengan santai.
" Kenapa...?"lirih Chizuru sambil menahan tangis.
"Sudah aku katakan bukan, bahwa aku menginginkan hiburan. Kedatangan kalian ke dunia ini adalah hiburan yang menarik bagiku. "ujar Dewa Jahat 'V' dengan tersenyum senang.
" Mengapa harus kami? "tanya Ariel dengan tenang.
" Semua Administrator yang mengelola dunianya masing-masing Memegang kendali atas jiwa dan bahkan takdir dari orang-orang yang hidup di dunia mereka masing-masing. "ungkap Dewa Jahat 'V'.
__ADS_1
" Jadi maksudmu... "ucap Ariel dengan ragu.
"Ya.Kita terus mengelola dunia, me reinkarnasi kan jiwa yang berulang-ulang.Seperti mencuci pakaian kotor dan memakaikan nya setiap hari, bagaimana perasaanmu jika melakukan hal itu terus berulang-ulang? " tanya Dewa Jahat 'V' sambil melirik mereka berdua.
"Dan juga, kamu dapat mengetahui masa depan ,dan juga takdir semua makhluk di dunia ini. Itu seperti menonton siaran televisi yang terus menayangkan acara yang sama setiap saat. "keluh Dewa Jahat 'V' dengan geram.
Mengapa kau meng ibaratkan nya seperti itu....
komentar Ariel dalam hati dengan tersenyum kering.
"Dan di suatu hari, aku terpikir suatu ide yang menarik. "Dewa Jahat 'V' mengangkat jari telunjuknya dengan bangga, " Bagaimana jika mengirim jiwa yang tidak aku ketahui takdirnya ke dunia yang aku kelola? "tanya Dewa Jahat 'V' dengan bersemangat.
" Dan pada saat itu, aku membawa beberapa jiwa yang paling dekat lokasinya dengan dunia ini, dan memberikan sesuatu yang di sebut dengan skill dan merubah sedikit struktur tubuhnya agar menjadi sedikit lebih kuat dari pada manusia normal yang ada di dunia ini."ucap Dewa Jahat 'V' dengan menyeringai.
Chizuru yang mendengar itu mendongak dengan terkejut.
"M-maksudmu.... "
"Ya.Itu adalah kalian, para pahlawan! " jelas Dewa Jahat 'V' dengan menyeringai,"Kalian adalah generasi ketiga dari pertama kali pemanggilan pahlawan yang telah di lakukan. "
"Tunggu sebentar! Lalu bagaiman denganku? Bukankah aku datang ke dunia ini berkat Shilvie, mengapa aku juga menjadi seorang pahlawan? " Setelah mendengarkannya dengan cermat, Ariel bertanya dengan heran.
"Ah... kalau kasusmu itu adalah cerita lain. "
"Maksudmu? " tanya Ariel, sambil memiringkan kepalanya.
"Yah... memang benar kau di kirim ke dunia ini oleh Shilvie. Akan tetapi, entah itu suatu kebetulan atau apa, penyebrangan kalian bertepatan waktu dengan pemanggilan para pahlawan. " Dewa Jahat 'V' menjelaskan.
"Apa jangan-jangan.... "
"Pada saat itu, aku sangat senang. Beberapa jiwa datang dari dunia lain dengan inisiatif mereka sendiri.Yang ku rasakan ada lima jiwa, aku bisa merasakan bahwa salah satunya datang dari dunia yang aku kelola. "ucap Dewa Jahat 'V' dengan tersenyum puas.
" Hm... pasti itu Shilvie. "gumam Ariel dengan melankolis.
Berharap suatu hari nanti mereka dapat bertemu kembali.
Bersambung....
__ADS_1