Ke Dunia Lain Menjadi Seorang Wanita

Ke Dunia Lain Menjadi Seorang Wanita
Bab 107 _ Roh Kontrak


__ADS_3

Saat ini.


Dia sedang terduduk diam di luar Gua dengan berwajah datar sambil memandang ke arah langit yang cerah.


Mungkin akan terdengar indah jika mengatakannya seperti itu. Akan tetapi, sebenarnya dia baru saja telah di tendang dari tempatnya Talitha dengan kasar.


“Sungguh luar biasa ....” Sambil bergumam seperti itu, dia sama sekali tak melakukan apapun untuk beberapa saat dan hanya menatap kosong ke arah langit.


Mengapa sampai terjadi seperti itu?


Kita kembali ke beberapa waktu kebelakang.


Saat ketika Ariel diberitahukan bahwa dirinya akan berkontrak dengan sebuah Roh. Dirinya saat ini melihat sebuah makhluk kecil seperti peri dalam diam.


“Hmm ... jadi maksudmu makhluk ini akan melakukan kontrak denganku? Hmm ....” Ariel berkata seperti itu sambil menilai dengan menatap tajam pada Roh yang akan melakukan kontrak dengannya.



“Saya kesal! Nona Ratu, orang ini tidak sopan!” Peri itu menoleh kearah Talitha sambil menunjuk Ariel dengan cemberut.


Mendengar hal itu, Talitha mengangguk sebagai persetujuan, “Hm hm~ tak apa, tak apa~ memang dia sepertinya kurang ajar! Anggap saja dia seperti kotoran!”


“Apakah itu tidak terlalu berlebihan ... ? Hatiku juga bisa sakit, loh~” Ariel yang mendengarkan, sedikit tersinggung dengan hal itu. Dia memasang wajah yang cemberut dengan tidak puas.


“Kau yang memulai ini pertama kali!” Bentak Talitha, “Lagipula, apa yang membuatmu tidak puas dengan bawahan ku ini? Biasanya orang lain akan senang, meskipun itu Roh tingkat menengah ke bawah sekalipun ... tapi berkat paksaan dari V, aku dengan terpaksa membawa Roh tingkat tinggi padamu. Seharusnya kau berterima kasih!”


[ Oho~ Sepertinya kau sangat tidak suka dengan permintaan sederhanaku. Mungkin sebentar lagi akan ada pergantian Ratu Roh yang baru~ ]


Dewa Jahat 'V' mengatakan hal itu dengan santai. Akan tetapi, di mata Talitha hal itu adalah ancaman.


Dia segera berkeringat sambil mencari alasan, “T-tentu saja aku melakukan semua ini dengan senang hati~ aku tadi hanya terbawa suasana saja ... aha aha ... ha ha ha .... ”


Hoo~ Seperti peri ini takut dengan Dewa Jahat 'V' itu. Hmm ... sepertinya ada hubungan tertentu di antara mereka berdua ....


Pikir Ariel, sambil memandang Talitha dalam diam.

__ADS_1


Meskipun Ariel tahu. Siapa yang tidak takut dengan makhluk seperti itu? Akan tetapi, rasa takut yang Ariel rasakan dari Talitha, agak sedikit berbeda dengan rasa takut yang biasanya. Entah mengapa, Ariel merasakannya seperti itu.


“Daripada itu. Mengapa kau tidak terlalu antusias dengan Roh lain yang ku panggil? Dia Roh tingkat tinggi, loh? ” Talitha bertanya kepada Ariel dengan heran. Meskipun itu salah satu triknya untuk menghindar dari desakan Dewa Jahat 'V' yang membuatnya ketakutan.


“Yah ... bukannya aku tidak puas. Tapi aku kenal dengan salah satu Roh yang prnampilannya berbeda dengan Roh ini ....” Ariel menunjuk kepada peri kecil yang ukurannya sama dengan Talitha.


Ariel ingat. Ketika dirinya melawan Leopold pada saat itu. Dia sempat melawan Ifrit yang sebagai seorang Roh untuk beberapa saat.


Dia yakin sekali bahwa penampilan Ifrit saat itu adalah seorang wanita dewasa yang cantik dan juga mempesona.


Berbeda sekali dengan peri kecil yang saat ini sedang duduk di hadapannya. Itu agak membuat Ariel sedikit kecewa.


“Baiklah! Ganti!” Ucap Ariel dalam seketika. Dan membuat Talitha bertanya-tanya dengan keheranan.


“Hah?!”


“Maksudku, aku ingin Roh yang akan melakukan kontrak denganku bisa diganti atau sesuatu seperti itu ....” ucap Ariel, dia menekan-nekankan ujung kedua jari telunjuknya dengan tersenyum ramah.


Akan tetapi, hal itu sama sekali tak membuat damai. Justru Roh itu menunjuk Ariel dan udara panas keluar dari kepalanya, “Saya marah! Nona Ratu! Bolehkan saya meninju kepalanya!”


Talitha bertanya. Akan tetapi, dia tak mengharapkan jawaban. Dia terus melanjutkan omongan nya.


“Dengar yah! Selama kau tertidur. V memaksaku untuk memberikan Roh tingkat tinggi padamu. Dan lagipula, aku diberitahu bahwa kelebihanmu adalah sihir atribut es, bukan?” tanya Talitha.


“Emm ... lebih tepatnya aku menguasai atribut angin dan air. Tetapi ucapanmu tak salah. Aku memang paling menguasai atribut es.” Ariel menjawab.


Di dunia ini. Atribut sihir dibagi menjadi tujuh bagian. Api, air, tanah, angin, cahaya, kegelapan dan yang paling langka dari semuanya adalah Atribut yang disebut Kekosongan.


Akan tetapi, yang paling umum dari semuanya adalah empat jenis elemen yaitu Api, air, tanah dan juga angin.


Ariel bisa dikatakan termasuk orang yang spesial. Dia bisa mengendalikan dua jenis atribut sihir angin dan juga air.


Dan berkat dari gabungan dua atribut itu. Ariel dapat menciptakan atribut sihir yang diluar dari empat elemen utama itu.


Dia mampu membuat elemen es dan juga badai dari kedua atribut sihir yang digabungkan itu.

__ADS_1


Dan kali ini. Yang paling dia kuasai adalah elemen es yang jarang di miliki oleh orang lain. Bahkan penguasaan elemen esnya lebih unggul daripada atribut angin dan juga air yang dia miliki.


Adapun hubungan di antara atribut sihir yang dikuasai oleh Ariel dan juga kontrak Roh ini adalah karena Dewa Jahat 'V' sudah mengetahui semua itu dan menyuruh Talitha untuk mencarikan Roh yang mempunyai atribut es untuk melakukan kontrak dengan Ariel.


Hal itu karena Roh yang akan melakukan kontrak harus mempunyai kecocokan dengan orang akan menjalani kontrak.


Misalnya Leopold Graham yang memiliki pengendalian sihir api yang sangat kuat. Dia melakukan kontrak dengan Ifrit yang sebagai Roh api pula dan membuatnya menjadi sangat terkenal dengan penguasaan apinya.


Sementara itu, jika seseorang yang melakukan kontrak Roh yang tidak mempunyai kecocokan antara jenis atribut sihirnya dan Roh yang akan dikontrak, itu hanya akan menimbulkan pertentangan antara kedua belah pihak.


Meskipun terkadang ada seseorang yang atribut sihirnya berbeda dengan Roh yang di kontaknya, dia justru saling menguntungkan satu sama lain.


Misalnya pengguna atribut sihir air melakukan kontrak dengan Roh angin. Itu terkadang dapat menguntungkan satu sama lain ataupun merugikan. Tergantung dari kecocokan partner masing-masing.


Karena Dewa Jahat 'V' mencari pilihan aman. Dia menyuruh Talitha menemukan pasangan yang cocok dengan Ariel.


Meskipun hal itu perlu di pertimbangkan lagi karena saat ini mereka saling tidak menyukai satu sama lain.


Akan tetapi. Ariel yang selama ini mendengarkan dengan tekun apa yang dijelaskan oleh Talitha, dia sekarang menjadi lebih santai dan termenung.


“Jadi begitu .... ”


Ariel perlu mempertimbangkannya kembali. Karena dia saat ini ditawari untuk melakukan kontrak dengan Roh tingkat tinggi yang jarang sekali di temui di dunia ini.


Daripada memikirkan tentang nafsunya itu. Dia lebih memikirkan cara untuk dirinya agar lebih kuat lagi.


Karena dia punya firasat bahwa dia akan menemukan pertarungan yang menegangkan lagi di masa depan.


Untuk membekali hal itu, dia akhirnya mengangguk dan memutuskan, “Baiklah! Aku akan melakukan kontrak dengannya!”


Akan tetapi, semua berjalan tidak sesuai dengan keinginannya. Roh itu mengalihkan mukanya dan menolak sambil merajuk, “Hmph! Tidak mau!”


Eeehhh~ ....


Bersambung ....

__ADS_1


__ADS_2