Ke Dunia Lain Menjadi Seorang Wanita

Ke Dunia Lain Menjadi Seorang Wanita
Bab 116 _ Menuju Ibu Kota


__ADS_3

Beberapa waktu telah berlalu.


Setelah melewati Pos pemeriksaan, Ariel dan juga Daisy kini telah memasuki wilayah Delyth dengan lancar. Bahkan terlalu lancar hingga membuat dia sedikit aneh.


Mereka hanya perlu membayar sepuluh keping emas dan menunjukkan identitas diri dan apa tujuan mereka datang ke Negara Delyth.


Setelah mereka menyelesaikan semuanya, Ariel dan juga Daisy diberikan pengarahan dan juga di perlihatkan aturan-aturan yang berlaku di Negara Delyth.


Benar apa kata Darren sebelumnya. Aturan-aturan Di Ibu Kota Delyth begitu bebas dan juga konyol. Ariel bahkan mendengus sambil tertawa kering saat membacanya.


Apakah menempatkan Akademi di Negara seperti itu akan baik-baik saja ...? Pikir Ariel dalam hati.


Dan saat-saat seperti itu. Ketika Ariel menyelesaikan apa yang harus dilakukan. Daisy juga telah melakukan pembayaran sebesar sepuluh koin emas di tempat lain.


Meskipun uang sepuluh keping emas dapat dianggap terlalu mahal, tetapi itu bukan masalah bagi Ariel yang telah diberikan perbekalan dari Anastasius. Bahkan Sharon secara diam-diam memberikan sekantong koin emas kepada Ariel dan menyuruhnya merahasiakannya dari orang lain.


Awalnya Ariel terkejut, darimana Ibunya mendapatkan uang sebanyak itu? Ariel sedikit curiga, tetapi dia tetap menerimanya dengan senang hati.


Lagipula, uang yang diberikan oleh Anastasius hanya cukup untuk keperluan seadanya. Meskipun Ariel menolak untuk diperlukan seperti bangsawan dan ingin pergi sendiri, tetapi itu sudah keterlaluan untuk seorang anak remaja untuk pergi ke negara lain dengan hanya membawa sedikit uang.


Untung saja, saat memberitahukan nama Albion. Ariel sempat dicurigai, tetapi ketika Ariel menunjukkan bukti, seketika itu juga sifat para penjaga terhadap Ariel dan juga Daisy berubah menjadi 180 derajat.


Yang awalnya mereka melakukan pekerjaan dengan wajah dingin dan terlihat bosan. Kini mereka memasang wajah yang ramah, seolah diri mereka adalah orang yang sama-sekali berbeda dengan diri mereka yang sebelumya.


Ariel tak mempedulikan hal itu. Karena dia tahu, begitulah cara dunia berjalan. Jika seseorang mempunyai kedudukan ataupun uang, mereka akan disegani. Dan begitu juga sebaliknya.


Setelah Ariel menyelesaikan pemeriksaan. Ariel berencana untuk segera pergi ke Ibu Kota dan menemukan tempat penginapan untuk beristirahat sebelum hari mulai menjelang malam.


Untuk mempersingkat waktu. Ariel berencana pergi ke Ibu Kota dengan cara terbang seperti sebelumnya.


Di Negara Delyth. Penggunaan sihir, beladiri, skill dan kekuatan dari berbagai ras boleh dipergunakan selama itu tidak menentang dari aturan-aturan yang ada.


Negara yang dengan bebasnya memperbolehkan hal seperti itu, Ariel menjadi begitu penasaran dengan negara tersebut.


“Baiklah. Mari kita pergi, Daisy!” ucap Ariel, sambil mengulurkan tangannya.

__ADS_1


Daisy pun mengangguk dan meraih tangan yang putih dan juga mulus itu dengan senyuman.


“Baik!”


Meskipun menggenggam tangan yang terlihat rapuh seperti itu. Tetapi itu lebih membuat Daisy menjadi lebih tenang, dibandingkan dengan tangan yang kasar dan juga berotot.


Karena dia Ariel. Selama dia bersamanya, hal-hal yang membuatnya tertekan, kebingungan, ketakutan dan sebagainya, hal itu tak bisa dibandingkan dengan Kehangatan yang dia miliki saat ini.


***


Sementara itu di tempat lain.


Lydia yang saat ini sedang duduk di meja kerjanya. Dia memegang kepalanya dengan suasana hatinya yang buruk.


Dia begitu tertekan dengan keadaan yang saat ini dia rasakan.


Dia harus mengurus negara yang keadaannya begitu kacau akibat serangan dari Leopold graham beberapa tahun yang lalu.


Dan berkat hal itu, Adik satu-satunya telah meninggal dunia dan Sharon telah di rebut oleh Albion.


Yang tersisa hanyalah Rosalie yang tak dapat diandalkan jika menyuruhnya untuk mengurus kerajaan. Dan berkat hal itu pula, Lydia tak punya pilihan lain selain turun tangan sendiri setelah terbangun dari tidur panjangnya.


Meskipun itu membutuhkan beberapa tahun untuk membuat Transylvania berhasil stabil kembali hingga saat ini.


Dan berkat hal itu, pencarian Ariel dan juga yang lainnya sedikit terhambat dengan dirinya yang selalu disibukkan untuk mengurus negara.


Lydia hanya mengirim seseorang untuk mencari informasi tentang keberadaan mereka.


Karena tak ada informasi khusus tentang ciri-ciri mereka, pencariannya bahkan semakin sulit. Lydia tidak tahu bagaimana ciri-ciri mereka setelah mengalami reinkarnasi.


Lydia hanya memerintahkan untuk mencari seseorang anak yang terlihat menonjol.


Tentu saja ada anak jenius di dunia ini. Tetapi orang yang bereinkarnasi akan terlihat lebih mencolok, dikarenakan pikiran mereka yang sudah dewasa dan hanya itu yang Lydia pikiran untuk mencari mereka.


Beberapa tahun telah berlalu. Akhirnya keberadaan dari empat orang yang melintasi dunia bersamanya. Yang Lydia ketahui hanyalah Frank dan juga Chloe.

__ADS_1


Lydia telah mengatakan nama aslinya sebelum mereka berpindah dunia saat dirinya masih menggunakan nama Shilvie. Berharap mereka dapat mendengar nama yang telah dikenali di seluruh benua itu ke telinga mereka untuk memberitahu bahwa itulah dirinya.


Berkat hal itu. Frank datang dengan sendirinya ke Transylvania dan sepucuk surat dari Chloe telah Lydia terima bahwa dirinya baik-baik saja sebagai putri dari Kaisar di wilayah manusia.


Lydia sedikit lega setelah mengetahui hal itu. Yang tersisa hanyalah Ariel dan juga Alex. Sampai saat ini Lydia masih belum mengetahui tentang keberadaan mereka.


Lydia tahu bahwa sebelum mereka berpindah dunia, Ariel begitu kritis dan mungkin kehilangan kesadaran sehingga dia tak mengetahui nama aslinya di dunia ini.


Sementara Alex. Lydia tak tahu mengapa dia tak mengabari dirinya.


Mungkin sesuatu hal yang buruk telah terjadi ...


Dan itu benar. Alex telah bereinkarnasi sebagai anak yang bernama Alfons dan tanpa sepengetahuan Lydia, saat ini dia masih menjadi budak Leopold graham yang sebagai musuhnya.


Lydia khawatir dengan keadaan mereka berdua. Tetapi hal yang lebih buruk terjadi di wilayah manusia.


Setahun yang lalu, telah terjadi pemberontakan Gereja yang menyembah Dewi Victoria terhadap Kekaisaran.


Itu dipimpin oleh beberapa pahlawan. Itulah yang Lydia dengar dari informasi. Dan ada informasi lain yang mengatakan, Leopold Graham ikut andil dalam masalah ini dalam bayang-bayang.


Beberapa pahlawan tercerai-berai dan katanya Kekaisaran telah mengalami kekalahan sehingga Kaisar August telah di tahan dan Chloe yang bereinkarnasi sebagai Putri Riena telah melarikan diri bersama dua pahlawan yang mengikutinya.


Keadaannya sangat buruk sehingga Lydia kehilangan jejak Chloe dan sampai sekarang dia masih belum menemukannya.


Meskipun ingin membantu, tetapi Lydia tidak bisa. Dengan adanya Leopold dan juga bantuan dari beberapa pahlawan, dia tak bisa memaksakan diri dengan keadaan negara yang baru saja pulih.


Apalagi yang ingin dia bantu adalah orang-orang di wilayah manusia yang jaraknya sangat jauh dan juga bermusuhan dengan negara-negara di wilayah Iblis.


Itu hanya akan menimbulkan pemberontakan lainnya di Transylvania.


“Omong-omong, dimana Frank? Aku tak melihatnya baru-baru ini ....” gumam Lydia.


Lydia telah memintanya untuk masuk ke Akademi. Berharap dia bisa menemukan keberadaan yang lainnya menggunakan Frank yang memasuki Akademi.


Lagipula kedatangan mereka semua ke dunia ini pada waktu yang secara bersamaan. Lydia yakin bahwa saat ini mereka semua memiliki umur yang sama.

__ADS_1


Berharap, dari sekian banyak siswa yang memasuki Akademi itu, setidaknya dia dapat menemukan keberadaan salah satu dari mereka.


Bersambung ....


__ADS_2