
Akihiro Yuu dan juga Leon kini dalam situasi yang tidak menguntungkan bagi mereka. Mereka terjebak dalam area gravitasi dan membuat mereka tak bisa bergerak dengan bebas.
Akan tetapi, meskipun dalam tekanan gravitasi yang begitu kuat. Saat ini Leon sedang menyeringai seolah merencanakan sesuatu.
Ahhh ... begitu. Jadi dia adalah pewaris selanjutnya yang dipilih oleh Ronand. Jika begitu, maaf! Sepertinya murindmu ini akan mati di tanganku.
Leon yang memeiliki Skill seri tujuh dosa besar, yaitu Greed(Ketamakan). Dia berencana untuk membunuh Ariel menggunakan kedua tangannya sendiri untuk mendapatkan kekuatannya itu.
Dengan semua senjata aneh yang dimiliki Ariel, dan juga skill Pride yang telah diturunkan dari Ronand.
Jika Leon bisa berhasil merebut semua itu, dia mungkin akan bisa menjadi lebih kuat daripada sebelumnya. Dan mungkin lebih kuat dari para Tujuh Kekuatan Wilayah Iblis lainnya.
Jika hal itu dapat tercapai, dia akan bisa bertarung melawan Lydia dan membalaskan perbuatannya.
Dan begitulah Leon. Menyeringai dengan rasa percaya diri. Tak memikirkan kemungkinan dirinya akan dikalahkan sama sekali.
Ariel melihat Leon yang menyeringai seperti itu, dia menatapnya dengan aneh.
Saat ini Leon masih terjebak dalam kemampuan Ariel. Seharusnya dia merasa panik atau sebagainya. Akan tetapi, dia malah menyeringai seperti itu.
Apa-apaan dia itu ... apakah dirinya seorang Masokis atau sesuatu?
Dan begitulah. Ariel salah paham terhadap Leon.
Hingga setelah itu. Hal ini adalah kesempatan bagus bagi Ariel, dia segera menebas ke arah Leon yang masih terperangkap dalam efek gravitasi nya. Akan tetapi, hal itu di hentikan dengan mudah oleh Leon.
Trink ... !
Leon menahan tebasan pedang Ariel mengguanakan tangan kosongnya sendiri. Seolah tangannya itu terbuat dari semacam logam atau apapun itu. Yang pasti, itu sangatlah kuat.
“Tentu saja ... kurasa memang tak akan semudah itu untuk mengurusmu .... ” gumam Ariel sambil menghela napas.
Hingga pada saat itu juga, Ariel mundur beberapa langkah ke belakang dan segera menebas udara kosong menggunakan pedangnya. Akan tetapi, kini berbeda dengan sebelumnya, dia menebas tepat di atas kepalanya sendiri.
Pada detik itu juga, dua portal terbentuk. Satu di tempat Ariel menebas sebelumnya, dan satu lagi tepat di bawah kaki Leon yang masih berlutut.
“Hah! ” Leon kaget dengan hal itu.
Dan Ariel tak membuang-buang waktu. Dia segera menebas kembali udara kosong tepat di bawah dia menebas sebelumnya.
Dan hasilnya, kini dua portal berjejer satu sama lain. Jadi ada tiga portal yang terbentuk pada saat yang sama di tempat itu berada.
Leon sudah mengetahui kemampuan pedang itu. Jadi dia menganalisis situasi.
__ADS_1
Satu, dua ... tiga? Dimana satu lagi?
Leon mengintaintai sekeliling untuk mencari portal ke empat. Akan tetapi, dia tak kunjung menemukannya.
Dan ketika Leon mengintai sekitarnya, setengah tubuhnya kini sudah memasuki portal yang ada di bawah kakinya itu.
Dia masuk ke dalam portal yang ada di tanah, dan keluar dari portal yang ada di hadapan Ariel. Akan tetapi, dia masuk kembali ke dalam portal yang berada tepat di bawah portal satunya lagi.
Karena dia dalam kendali gravitasi di area itu. Peristiwa itu terjadi dengan cepat dan singkat, hingga Leon tak bisa berkutik dengan hal itu.
Entah mengapa, aku merasa seperti di permainkan ....
Pikir Leon untuk yang terakhir kalinya, sebelum seluruh tubuhnya kini memasuki portal ke tiga dan menghilang dari tempat Ariel dan akihiro berada.
Ariel mengirim Leon ke tempat yang cukup jauh dari tempat mereka berada.
Itu akan cukup untuk mengulur waktu sampai Ariel mengurus Akihiro Yuu sebelum Leon datang kembali.
Ariel dapat menghubungkan dua tempat menggunakan pedangnya itu, selama tempat yang akan dia tuju dalam jarak pandangan Ariel, atau tempat yang pernah Ariel lihat sebelumnya.
Dan Ariel kini mengirim Leon ke angkasa tempat meteorid itu berada sebelumnya.
Meskipun Ariel dapat mengirimnya ke suatu tempat yang jauh agar Leon tak bisa datang kembali ke tempat itu.
Dan Ariel dapat menebak Leon berpikiran yang sama. Mungkin dia akan terjatuh di suatu tempat Ariel berada dan mendatanginya kembali.
Lagipula Ifrit dan orang yang di selamatkan Leon sebelumnya masih berada di tempat ini.
Tidak mungkin Leon akan meninggalkannya begitu saja.
Dan juga, mungkin benar saja. Sifat Ronand yang sangat menyukai pertarungan, kini telah menurun kepadanya.
Ariel mengerutkan alisnya dengan kesal setelah memukirkan kemungkinan itu.
Mungkin ini adalah efek samping lain karena aku telah menerima skill Pride .... Yah! Pasti itu.
Pikir Ariel, dan segera berjalan mendekati akihiro.
(Gabar di atas hanya untuk memudahkan imajinasi. Ane tak bisa gambar.(T_T) Dan kalian tahu sendiri, kan? gambarnya darimana¯(ツ)/¯)
Akihiro yang melihat hal itu, dia terkejut dan tak bisa berkata apa-apa. Akan tetapi, pikirannya kini sedang kacau.
__ADS_1
Bukankah itu kemampuan milik Chizuru? Mengapa dia bisa melakukan hal itu. Dan juga ....
Akihiro baru tersadar untuk mengingat, bahwa dirinya telah di tembak mengguanakan senjata api, sebelumnya.
Bukankah di dunia ini memakai senjata seperti itu sangat jarang? Meskipun ada, seharusnya itu adalah barang antik. Tetapi itu ....
Akihiro menatap senejata yang di miliki oleh Ariel. Dan hal itu bukan barang antik sama sekali. Itu adalah senjata yang sering Akihiro lihat di dalam film-film action di televisi.
“Si-siapa kau sebenarnya?” tanpa sadar, Akihiro berkata sepeti itu.
“Hm!?” Ariel memiringkan kepalanya dengan keheranan. Hingga setelah itu, dia berjalan mendekati Akihiro sambil menyeringai., “Aku adalah nenekmu!”
“Hah!?”
Duak!
“Ugh!”
Serasaaaaaakkkkkkk ... Duarrrr!
Tanpa mempedulikan Akihiro yang terkejut, Ariel menendang perut Akihiro dengan keras. Hingga Akihiro terpental jauh dan menabrak bebatuan hingga akhirnya dia berhenti.
“Kurasa dia tak akan mati .... ” Ariel berkata, sambil menatap ke arah akihiro yang terbaring cukup jauh dari tempatnya berdiri.
Kalau tidak salah, dia(Dewa Jahat 'V')mengatakan tubuh para pahlawan telah di modifikasi ulang ... cih! Berbeda sekali denganku yang memulai semuanya dari bayi.
Pikir Ariel dengan kesal.
Hingga beberapa saat kemudian, dia melihat sosok Akihiro Yuu kembali bergerak dari kejauhan.
“Oh! Rupanya dia masih bertahan! Seperti yang di harapkan dari pahlawan ....”
Segera setelah itu, Ariel kembali mendekati Akihiro dengan langkahnya yang sedikit di percepat. Karena itu akan membuang waktu sampai Leon berhasil datang kembali ke tempat itu.
Ck! Seharusnya aku menginjaknya saja tadi.
Pikir Ariel. Dia hanya perlu membuatnya tidak sadarkan diri dan menyerahkannya kepada Chizuru untuk di bawa kembali ke wilayah manusia.
Mungkin nantinya dia akan sedikit terluka parah dan babak belur di sekujur tubuhnya ... jadi, ku harap kau memaklumi ini semua, Chizuru.
Pikir Ariel dalam hati. Sambil menuju ke tempat Akihiro dengan semangat.
Bersambung ....
__ADS_1