Ke Dunia Lain Menjadi Seorang Wanita

Ke Dunia Lain Menjadi Seorang Wanita
Bab 97 _ Chastity


__ADS_3

Waktu mundur untuk beberapa saat ke belakang.


Ketika Chizuru dan yang lainnya telah kembali menggunakan teleportasi, Aria saat ini dalam suasana hati yang buruk.


Saat ketika Ariel meninggalkan mereka pada waktu itu, Aria berencana untuk menyusulnya dengan terburu-buru. Akan tetapi, Semua orang yang ada di sana menghentikannya dan membujuk Aria untuk mendengarkan apa yang Ariel katakan.


Karena terlalu berbahaya di sana tanpa sekutu yang bersama mereka. Dan juga, Aria tidak punya pilihan lain, karena dia takkan bisa pulang tanpa bantuan Chizuru yang bisa menggunakan teleportasi.


Lagipula, ada Akihiro Yuu yang tengah terluka parah. Mereka ingin segera membawanya kembali dan segera merawat dirinya yang terluka.


Dan jika dia sampai tertinggal di sana, mungkin akan membutuhkan waktu yang sangat lama, untuk dirinya bisa kembali.


Dan saat ini, dia tidak punya pilihan lain dan kembali bersama mereka dengan terpaksa.


Setelah mereka tiba di tempat pelatihan istana di wilayah manusia menggunakan teleportasi Chizuru, Aria dengan cepat meninggalkan mereka semua dan pergi ke suatu tempat dengan tergesa-gesa.


“Aria?!” panggil Arsya, tapi dia menghiraukannya dan terus berjalan menjauh dari mereka.


“... , Biarkan saja!” ucap Chizuru, “Lebih penting lagi, kita harus membawa Akihiro-kun dan merawat nya.”


Mendengar hal itu, Arsya memiringkan kepalanya, “Kita? Bukanlah aku yang selama ini terus menggendongnya. Setidaknya bantu aku untuk membawanya.” Arsya menggerutu, “Dan apa-apaan baju zirahnya ini? Bukankah ini terlalu berat? Dia sebegitu inginnya kah, untuk menonjol dari yang lain? Astaga ....”


Arsya menoleh ke belakang punggung nya yang saat ini sedang menggendong Akihiro Yuu yang menggunakan baju zirah yang mengkilat dan sangat mencolok.


Yah ... aku tahu perasaannya yang ingin populer. Tetapi ... bukankah ini sudah terlalu berlebihan? Bahkan aku juga akan malu, jika memakai zirah itu dan berjalan-jalan di tempat yang ramai.


Arsya berpikir seperti itu di dalam pikirannya untuk beberapa saat. Hingga dia baru tersadar, Chizuru sudah berada jauh di depan dan meninggalkan dirinya di belakang.


“Hey! Mau sampai kapan kau mau berdiri di tempat itu?! ” Chizuru memanggil, “Berhentilah mengeluh dan ayo kita pergi! Kita harus melaporkan semua kejadian ini kepada Kaisar.”


“Baiklah! Setidaknya tunggu aku! Kau bisa berjalan lebih lambat ....” ucap Arsya, sambil membawa Akihiro Yuu dengan terpaksa.


Mendengar rengekan Arsya, Chizuru tak mempedulikannya dan terus berjalan dengan menjauh.


Yaampun ... apakah aku harus melemparnya ke suatu tempat dan meninggalkan nya? ... Hmmm ... itu terdengar bagus.


Pikir Arsya, sambil melirik Akihiro yang saat ini berada di punggungnya.


Meskipun sempat terpikir seperti itu. Akan tetapi, dia juga tahu. Jika dia melakukan hal itu, dia harus siap untuk mendengar omelan orang-orang.


Tentu saja, dia tak ingin mengalaminya. Dia membawa Akihiro dan terus menyusul Chizuru yang kini sudah tak terlihat dari pandangan Arsya.


***


Sementara saat ini.


Di sebuah kamar yang begitu mewah. Terdapat dua orang yang sedang duduk berhadapan sambil mendiskusikan sesuatu.

__ADS_1


“Jadi, maksudmu. Kau cukup yakin bahwa Louise Albion itu adalah Ariel? Apakah kau bercanda?” tanya Chloe dengan heran.


“Mana mungkin aku bercanda dalam situasi seperti ini,” bantah Aria, “Aku serius!”


Setelah kedatangan Aria ke kamar Chloe. Dia langsung menceritakan semua kejadian di medan perang kepadanya dengan teliti.


Tenang meteor jatuh, Pertarungan Jendral Leon dan Louise Albion. Disusul dengan pertarungan Akihiro dan mendesak untuk melawan Louise, dan diakhiri dengan kekalahannya yang mengenaskan.


Semua kejadian yang diceritakan oleh Aria pada saat itu, membuat Chloe hanya bisa terdiam dan tak percaya.


Bahkan kini, Aria mengaku bahwa Louise Albion itu adalah Kakanya yang berpindah dunia sama seperti Chloe ke dunia ini.


Chloe saat ini dalam kebingungan tentang situasi ini yang begitu di luar kendali.


Dan akhirnya Chloe membahas terlebih dahulu hal yang paling membuat Aria yang begitu bersemangat.


“... , Apakah kau punya bukti tentang tebakanmu itu?”


“Tentu saja aku punya!” jawab Aria, “Saat orang itu mengelus rambutku. Aku entah mengapa merasa nostalgia dengan perasaan itu. Dan aku yakin bahwa dia adalah kakakku!”


Mendengar hal itu, Chloe hanya memijat dahinya dengan tak berdaya, “Apakah hanya itu ....”


“Tentu saja bukan! Saat ku lihat statusnya menggunakan Skill Chastity (Kesucian). Aku melihat, ada kata-kata yang bertuliskan ERROR seperti aku melihat statusmu untuk yang pertama kalinya!” ungkap Aria dengan bersemangat.


Aria juga belum mengetahuinya dengan pasti. Tentang kekuatan dari Skill Chastity miliknya. Yang dia tahu, hanyalah skill itu memiliki kekuatan seperti Sistem yang membantu Aria setelah dipanggil ke dunia ini.


Berkat hal itu pula. Awal pertama Aria bertemu dengan Ariel, dia melihat status milik Ariel menggunakan skill Chastity nya dan terkejut untuk beberapa saat dan terus mengawasinya.


Awalnya Aria ragu. Karena dia masihlah belum tahu apapun tentang orang yang bernama Louise Albion itu dan terus mengawasinya.


Akan tetapi, semenjak melihat pertarungan dirinya dan Akihiro, Aria yakin. Bahwa Louise Albion adalah seorang yang mengalami hal yang sama seperti Chloe.


Dapat dilihat, orang yang bernama Louise itu bertarung menggunakan sebuah senjata api yang cukup langka di dunia ini. Dan hal yang paling penting, senjata api itu cukup modern, untuk digunakan di dunia yang kurang maju ini.


Dan Aria masih belum tahu identitas asli Louise Albion itu semenjak orang itu mengelus kepalanya dengan sama persis seperti yang dilakukan oleh kakaknya di dunia sebelumnya.


Setelah merasakan perasaan itu. Kini Aria yakin, Bahwa dia adalah kakaknya yang selama ini dia cari.


“Hmm ... apakah aku bisa mengetahui bagaimana status Louise Albion itu?” Chloe bertanya dengan ragu.


“Bisa saja.” Jawab Aria, “Bolehkah aku meminta kertas?”


“Tentu.”


Chloe pun menyerahkan selembar kertas dan tidak lupa dengan pena dan juga tintanya.


Hingga berapa saat Aria menulis, Akhirnya dia selesai dan menyerahkannya kepada Chloe.

__ADS_1


“Ini adalah statusnya! Aku menuliskannya seperti yang aku lihat sebelumnya.”


Chloe pun mengambil kertas itu dan melihatnya untuk beberapa saat.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Nama : Louie Albion / ERROR?


Usia : 12 Tahun


Gender: ERROR?


Pekerjaan: Putri, Pemimpin pasukan.


Stamina : 105 / 160


Kemampuan: ERROR?


Stress: 25


[Hal penting▼]


____________________________________


※ Rasa emosional tinggi.


※ Long sword (Memiliki efek Ruang)


※ Senjata Api - Glock 17 (Normal)


_____________________________________


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Chloe menatap Kertas itu dengan merenung.


“... , Bolehkah aku tanya satu hal?” Chloe berkata dengan ragu.


“Apa itu?”


“Mengapa Gendernya juga bertuliskan ERROR?”


Mendengar pertanyaan itu, Aria mengalihkan pandangannya dan menjawab dengan ragu.


“Yah ... karena Louise Albion yang kita bicarakan disini adalah seorang perempuan ....”


“Hah?!”

__ADS_1


Chloe membuka mulutnya dan membuat ekspresi wajah yang aneh, dengan kebingungan. Dan dia terus menatap Aria, berharap dia mungkin salah dengar.


Bersambung ....


__ADS_2