Ke Dunia Lain Menjadi Seorang Wanita

Ke Dunia Lain Menjadi Seorang Wanita
Bab 72 _ Kejatuhan Meteor


__ADS_3

Klang ...!


Sebuah pedang yang selalu di pegang oleh seorang kesatria, kini jatuh tanpa dia sadari. Kehilangan kekuatannya untuk memegang erat pedang itu.


Kesatria itu hanya menatap ke arah langit dengan perasaan kosong dan tertawa dengan datar. Tidak menunjukkan tawa yang bahagia maupun ceria sama sekali.


“Hahaha ... yang benar saja .... ” lirih kesatria itu dengan lemah. Melihat sebuah Meteor yang berada tepat di atas kepala mereka.



Reaksi para pasukan sangat beragam. Kebanyakan dari mereka bahkan tidak mempunyai kekuatan untuk berlari.


“Bang! Lari bang! Ada Meteor! ” panggil seorang kesatria kepada yang lainnya. Akan tetapi, tak ada yang menjawab, “Bang? ”


Hingga beberapa saat terdiam, seseorang menjawabnya dengan suara lirih yang gemetar. “... , Kemana kita harus lari? ... sudah terlambat .... ”


“Ku dengar, pasukan yang berada di garis belakang, bisa melarikan diri berkat bantuan para pahlawan!” Kesatria itu meyakinkan. Akan tetapi, tak ada yang terpengaruh sama sekali.


“Kau pikir berapa jauh untuk kita yang berada di garis depan ini untuk mencapai ke sana? Semua telah terlambat .... ” Pria itu menghela napas dengan pasrah.


Dan yang lainnya pun merasakan hal yang sama. Keputusasaan menjalar ke dalam hati mereka. Sudah tidak ada tempat untuk merekan lari.


Sempat terpikir, mereka akan menggunakan sihir pelindung. Dan ada beberapa pasukan yang melakukan hal itu, mencoba harapan terakhir mereka untuk bisa bertahan hidup.


Meskipun itu hanya delusi mereka saja yang ingin selamat. Karena sihir pelindung itu hanyalah sebuah dinding yang terbuat dari batu dan juga dari es, yang paling umum untuk di pakai sebagai sihir pertahanan.


Dan hal itu, tidak ada apa-apa nya dibandingkan Meteor yang akan menabrak mereka. Hal itu seperti sebuah telur yang akan di timpa oleh sebuah bongkahan batu yang besar. Dalam kata lain, itu hanyalah tindakan yang sia-sia.


“Tenang semuanya! Mari kita satukan sihir pelindung kita! Meskipun itu terlihat tidak berguna, Jika kita satukan, mungkin dapat menyelamatkan kita dari krisis ini! ”


Seperti kata pepatah, 'Bersatu kita teguh, Bercerai kita runtuh. ' Mungkin itu yang salah satu kesatria itu maksud.


Dan hal itu hanya di dengar, bahkan tidak seperuh dari pasukan yang saat ini berada di tempat itu. Kebanyakan dari mereka hanya meringkuk dan berlarian seperti orang gila dengan putus asa.


Meskipun sebagaian orang yang mendengarkan, dan hal itu dapat terwujud, meskipun di lakukan oleh sebagian orang.


Saat ini, pasukan dari Albion dan juga wilayah manusia sedang bahu membahu untuk membuat sebuah pelindung yang sekuat mungkin yang dapat mereka buat.

__ADS_1


Mereka tak pedulu lagi dengan pertempuran mereka sebelumnya. Yang ada di dalam pikiran mereka saat ini hanyalah, bagaimana cara untuk menyelamatkan diri dari peristiwa itu.


Hingga beberapa saat kemudian, mereka membuat piramida yang paling kuat dan paling cepat yang mereka bisa. Tidak lupa, mereka juga membuat ruang bawah tanah di dalam piramida itu.


Mungkin ini adalah benteng paling cepat yang pernah di buat dalam sejarah, yang memerlukan beberapa ribu orang untuk membuat itu untuk bisa terwujud dalam waktu singkat.


Dapat dilihat, di dalam sihir pelindungan ini. Beberapa orang penting berkumpul di dalamnya Tidak terlepas apakah itu pasukan Albion maupun pasukan wilayah manusia.


Termasuk Leon dan juga Oscar yang saat ini melakukan gencatan senjata untuk sementara.


Leon saat ini merenung di dalam ruangan yang pengap dan juga keributan yang sangat gaduh di dalamnya.


Apakah semua ini hanyalah bencana alam biasa? Tapi ... ini terlalu sangat aneh. Seolah itu ... sengaja, benda itu jatuh di tempat ini ....


Di dalam pikiran Leon. Mungkin ini adalah ulah seseorang. Dan hal ini tidak bisa di lakukan oleh sembarang orang. Kecuali enam sosok yang saat ini berada di dalam pikirannya. Mengecualikan dirinya sendiri.


Karena meskipun dirinya adalah salah satu dari Tujuh Kekuatan Wilayah Iblis, mustahil untuk dirinya melakukan hal yang seperti itu.


Tidak ....


Ratu Roh dan juga Elf itu tidak mungkin ikut campur. Lagipula mereka tidak bisa melakukan hal ini. Jadi yang tersisa ....


Terbayang di pikiran Leon adalah.


Ronand Albion.(Ras Naga) Sebagai penguasa skill pride dan juga mantan raja kerajaan Albion. Tidak heran, jika dirinya ikut bertarung untuk negaranya sendiri.


Lydia Scarlet. (Vampire Queen) Yang saat ini sedang memburu dirinya. Mungkin ada kemungkinan untuk Lydia mengacaukan perang ini.


Rakira Lilim (Demon) Sosok yang memiliki peringkat ke dua terkuat di wilayah Iblis ini. Dia suka bertindak semaunya dan selalu melirik sesuatu yang menarik baginya. Ada kemungkinan bahwa dirinya melakukan hal ini untuk bersenang-senang.


Dan terakhir adalah Dewa Jahat 'V'. Sosok yang paling misterius dan tidak ada yang tahu dimana keberadaannya. Selama beribu-ribu tahun. Sosok ini selalu menempatkan posisi pertama di wilayah Iblis. Rumor mengatakan, bahwa Dewa Jahat 'V' ini tidak nyata sama sekali. Dan tidak ada yang tahu tentang keberadaannya. Kemungkinan kecil, untuk sosok absurd seperti itu ikut campur dalam perang ini adalah 0.


Dan itulah yang dipikirkan Leon. Tak menemukan jawaban yang benar sama sekali.


Hingga saat waktu Leon merenung itu. Dirinya yang saat ini di dalam ruang bawah tanah itu, penghalang yang dibentuk di atas tanah itu hancur dalam sekejap.


Puing-puing reruntuhan berjatuahn dan hingga beberapa saat kemudian, Meteor itu menembus penghalang yang mereka buat dengan susah payah, dengan mudahnya hancur seketika.

__ADS_1


Orang-orang yang di dalam sana menangis dan menerima nasib mereka dengan pasrah. Upaya terakhir mereka kini gagal dan tinggal menunggu kematian saja.


Leon yang saat ini senyum dengan kecut bergumam, “Sial! Ternyata percuma saja, kah .... ”


Dia tersenyum berani saat Meteor itu menabrak dan segera menyapu bersih semua orang dalam ruang bawah tanah itu dan menimbulkan ledakan yang sangat dahsyat.


***


Di tempat yang cukup jauh dari kejadian itu.


Ariel bersama Daisy yang saat ini di dalam kegelapan, saling berdempetan karena sempitnya lubang yang mereka tempati.


“Hmm ... gelap juga yah! ” ucap Ariel.


Hingga saat itu juga, ada sentuhan yang memain-mainkan dada Daisy dan membuat dirinya tidak sengaja menjerit, “Kya! ”


Tidak dipungkiri lagi, bahwa pelakunya adalah Ariel. Satu-satunya orang yang berada di dalam sana selain Daisy.


“N-n, n, n, nona! ” Daisy berteriak dengan panik.


“Maaf. Disini sangat sempit. Dan aku tidak sengaja menyentuhnya.”


Setelah Ariel mengatakan hal itu, yang ada di dalam pikiran Daisy hanyalah satu kata.


Bohong!


Jelas-jelas dia dari tadi terus memainkannya dan membuat Daisy secara tidak sengaja mendesah karena tidak tahan.


“Ah~”


Untung saja di dalam sana gelap. Jika terang, entah seperti apa wajah yang di buat oleh Daisy.


Hingga beberapa saat kemudian, mereka segera mendengar ledakan yang sangat besar dan disusul dengan gempa bumi yang begitu dasyat.


Hingga membuat Daisy menjadi sangat panik. Berbeda sekali dengan panik yang dia rasakan sebelumnya.


Bersambung ....

__ADS_1


__ADS_2