Ke Dunia Lain Menjadi Seorang Wanita

Ke Dunia Lain Menjadi Seorang Wanita
Bab 22 _ Ciuman Untuk Ibu


__ADS_3

Oh?. Bukan itu maksud ibu. Orang yang telah menjadi vampire, tidak bisa menentang orang yang telah membuatnya menjadi Vampire. Jadi itu seperti sumpah setia Kesatria kepada Rajanya. "


"Tidak bisa menentang..."


Segera setelah mendengar itu. Pikiran Ariel berubah menjadi cabul.


Tidak, tidak. Hal seperti itu pikirkan lain kali saja.


Pikir Ariel sambil menggeleng-geleng kan kepalanya.


"Em?... apakah ada masalah anakku?. " Sharon bertanya ,sambil memiringkan kepalanya.


"Tidak.Tidak ada masalah sama sekali. " jawab Ariel, dengan tersenyum layaknya seorang bangsawan.


"...,Tetapi... adapun jika menjadi masalahnya adalah.... bagaimana cara Louise memberitahu Daisy nanti, bahwa dirinya telah menjadi vampire?. "tanya Ariel,dengan ekspresi bersalah.


" Hmmm... apakah anak ibu meremehkan Vampire?. Justru sebaliknya, mungkin dia akan senang. Dia akan lebih kuat dan masa hidupnya juga akan lebih lama. " komentar Sharon sambil memberi tahu Ariel.


"Bahkan saat ibu masih belum pindah ke sini, banyak orang yang mendatangi ibu untuk memohon agar ibu mengubah mereka menjadi Vampire loh. " Sharon memberitahukan masa lalu dirinya kepada Ariel dengan bangga.


"Dengan posisi ibu yang begitu penting di sana. Lalu, mengapa sekarang ibu pindah ke sini?. Sepertinya ibu dengan dia(Anastasius)tidak saling mencintai. Bagaimana bisa kalian menjadi pasangan.?."komentar Ariel dengan blak-blakan.


Segera setelah Ariel berbicara seperti itu, ekspresi Sharon segera berubah menjadi suram.


Ah... sepertinya aku mengatakan sesuatu yang keterlaluan....


Pikir Ariel ,dengan merasa bersalah dan segera meminta maaf kepada Sharon dengan ekspresi menyesal.


"... ,Ibu. Louise minta maaf jika mengatakan suatu yang salah...." ucap Ariel ,sambil menatap Sharon dengan tatapan khawatir.


Sharon yang menyadari bahwa anaknya merasa bersalah setelah mengatakan itu.


Sharon segera tersenyum. Melihat anak satu-satunya mengkhawatir kan dirinya sampai seperti itu, membuat hatinya terhangat kan atas hanya keberadaan anaknya seorang.


Dibandingkan atas apa yang telah di alami Sharon di masa lalu. Dia sama sekali tidak merasa menyesal.


Masa-masa yang kelam itu sekarang sudah tergantikan menjadi kebahagiaan dengan melahirkan dan menjalani kehidupan dengan anaknya yang paling di cintainya.


"Louise kecil tidak perlu meminta maaf.Justru ibu yang seharusnya meminta maaf, telah membuat Louise kecil merasa khawatir. " ucap Louise dengan senyuman bahagia.

__ADS_1


"...,Sebenarnya Louise kecil benar. Ibu dengan Anastasius tidak saling mencintai. Ibu hanya terpaksa menjadi pasangannya. " ucap Sharon. menjawab atas pertanyaan anaknya sebelumnya.


"...,Terpaksa? " Ariel kebingungan ,sambil memiringkan kepalanya.


"Iya.Sebenarnya dia telah membantu kerajaan ibu dan meminta imbalan sebagai gantinya. Dan disinilah ibu sekarang .Menjadi imbalan tersebut. " ucap Sharon ,sambil menunjuk diri sendiri dengan senyum kering.


".... "


Kemudian, setelah Sharon mengucapkan perkataan itu,ruangan itu menjadi begitu sunyi dan udara begitu berat. Membuat Ariel tidak tahu harus berkata apa.


Setelah beberapa saat mereka berdua terdiam, akhirnya Ariel memulai percakapan kembali.


"...,T-tetapi. Mengapa ibu yang harus menjadi imbalannya?. Tidak bisakah menggantinya dengan uang atau barang?. Lalu bagaimana dengan tiga Vampire Kuno lainnya? "


Tanya Ariel, dengan mengajukan satu demi satu pertanyaan yang ada di benaknya selama ini untuk meredakan keheningan yang mencekam di ruangan ini.


"Fufu... Louise kecil sangat ingin mengetahui cerita tentang ibu ya? " Sharon tertawa ringan sambil menutup mulutnya layaknya seorang bangsawan.


"Ya~tidak juga... " jawab Ariel sambil memalingkan wajahnya dengan malu.


"Untuk menjawab pertanyaan dari Louise kecil mulai dari mana yah? Hm.... " Sharon berfikir, untuk menjawab pertanyaan dari anaknya.


"...,Pada saat itu,kerajaan Vampire adalah kerajaan nomer tiga termakmur di wilayah Iblis. Akan tetapi.... "


Pada masa kerajaan Vampire selalu dalam masa keadaan damai. Pada suatu hari, negara musuh bebuyutan yang selama ini terus mengganggu kerajaan Vampire, telah menunjukkan taringnya dan menyerang kerajaan Vampire.


Alasan mereka yang dulunya hanya mengamati dan mengganggu beberapa dalam hal kecil. Secara tiba-tiba ,mereka menyerang seperti itu karena mereka mengetahui bahwa salah satu dari Vampire Kuno telah tertidur panjang.


"Tertidur panjang? Kenapa? " tanya Ariel ingin tahu.


"Tidak tahu.Dia adalah penyihir terkuat di wilayah Iblis. Mungkin dia sedang eksperimen tentang sihir. "jawab Sharon. menebak alasan dia tertidur panjang.


"Penyihir terkuat,kah?... apakah ibu tidak berlebihan? "tanya Ariel dengan tak percaya.


" Tentu saja tidak. Dia adalah salah satu dari Tujuh Kekuatan Wilayah Iblis . Dia di sebut-sebut sebagai Magician queen dan sangat di kagumi di Wilayah Iblis ini. " ucap Sharon dengan bangga.


"...Salah satu dari tujuh kekuatan Wilayah Iblis kah... pantas saja negara musuh berani menyerang. Mengetahui salah satu dari 4 Vampire kuno tertidur... bukankah masih ada tiga yang lain termasuk ibu?. " tanya Ariel kepada Sharon.


".A-anu.Itu... dari kami bertiga ,hanya satu yang dapat bertarung menandingi lawan yang kuat dari pihak lawan. Dua sisanya ,yaitu ibu dan satunya lagi kurang ahli dalam melawan lawan yang kuat... "

__ADS_1


Sharon memberi penjelasan,sambil mencari alasan. Tetapi Ariel dapat menemukan itu dan membuat komentar yang menusuk untuk Sharon.


"Jadi singkatnya, ibu tidak bisa bertarung? "tanya Ariel dengan blak-blakan.


"Hey.Anakku begitu kejam. Louise kecil harus bisa membedakan antara' Kurang Ahli' dengan 'Tidak Bisa'.Muu.... ".ucap Sharon dengan marah menggembungkan pipinya.


" Hahaha... baiklalah, baiklah. Louise minta maaf pada ibu. "Ariel menenangkan amarah ibunya sambil meminta maaf.


" Baiklah. Karna Louise kecil yang imut sudah meminta maaf, maka ibu akan memaafkannya dengan mencium pipi ibu. " ucap Sharon sambil mendekatkan pipinya ke dekat Ariel dengan tidak sabar.


"Ehhh.... "


Ariel yang melihat Sharon mendekat sambil menyodorkan pipinya, membuat Ariel kewalahan atas sikap ibunya.


"...Apakah tidak ada syarat lain selain mencium pipi ibu?. " ucap Ariel. Dengan enggan untuk mencium pipi ibunya .


"Tidak bisa!! kalau tidak. Ibu akan tidur bersama Louise kecil selama setahun. " Sharon menolak gagasan Ariel dengan cepat. Tidak ingin kesempatan dicium anak tersayangnya hilang begitu saja.


"Ugh... tolong jangan lakukan itu. " ucap Ariel dengan wajah mendung.


Ariel segera mengingat kejadian saat dirinya masih tertidur bersama ibunya. Semalaman dia hanya dipeluk ibunya saat dia tidur bersama. Membuatnya hampir tidak bisa tidur dengan nyenyak.


Karena saat Sharon tertidur, Ariel hanya merasakan tendangan, cekikan, tindihan, dan berbagai macam posisi tidur .


Setelah keesokan paginya. Hanya ditemukan seorang anak yang malang sambil mempertahankan hidupnya ketika ibunya tertidur.


"Maka dari itu. ayo!! ibu sudah siap untuk di cium oleh Louise anakku. "


"Baiklah.... " ucap Ariel dengan pasrah dan segera mencium pipi ibunya dengan enggan.


CUUU....


"Baiklah. Sudah Louise lakukan. "ucap Ariel sambil menutupi mulutnya dengan malu.


" Hehe... anak ibu memang yang terbaik. "puji Sharon sambil menarik Ariel dan memeluknya dengan erat.


"Argh.... "


Apakah semua Vampire seperti ini?...tetapi ,aku tertarik pada orang yang di sebut sebagai Magician queen ini.

__ADS_1


Pikir Ariel. Selagi merasakan pelukan ibunya yang erat sambil menatap langit-langit.


Bersambung....


__ADS_2