
...Happy Reading...
Tiada angin tiada hujan, sepasang suami istri itu dibuat terkejut bukan kepalang dengan pria yang duduk lesehan didepan apartement mewah milik mereka, karena tidak biasanya dia seperti itu, dialah Lewis kakak kandung dari Gemintang.
" Bang Lewis?" Gemintang langsung berjalan cepat kearah abang kesayangannya.
" Heh... kalian sudah pulang?" Jawab Lewis dengan senyum sumbangnya.
" Kenapa abang duduk disini? emang abang nggak datang ke pestanya Sabrina tadi?"
" Datang, tapi abang langsung pulang."
" Abang kenapa tidak menghubungi kami, kan bisa tanya nomor sandi pintunya, jadi nggak harus nunggu di luar." Chris pun bertanya-tanya saat melihat Lewis yang seolah memikul sebuah beban didirinya.
" It's okey, abang biasa kok duduk lesehan begini, bersih juga tempatnya, jadi tidak masalah." Jawab Lewis dengan senyum yang terlihat dipaksakan.
" Masuk bang, aku yakin ada sesuatu yang terjadi dengan abang kan?" Gemintang yang sudah hafal dengan raut wajah abangnya langsung menduga bahwa pasti ada sesuatu yang penting hingga abangnya sampai datang sendiri mencari dirinya.
" Hmm.."
Lewis pun menggangukkan kepalanya dan masuk mengikuti langkah adeknya.
" Ada apa bang? apa terjadi sesuatu di kantor? atau mungkin terjadi sesuatu di hati abang?" Tebak Gemintang yang sudah tidak sabar.
" Fuuh... begini dek."
Terlihat berat bagi Lewis, namun dia tetap ingin menyampaikan keinginannya itu.
" Kenapa bang, cerita aja, nggak perlu ragu, kita kan keluarga?"
" Apa kalian mau bicara berdua saja?" Chris langsung menawarkan pilihan walau sebenarnya dia juga penasaran.
" No, mas kan suami aku sekarang, jadi tidak akan ada rahasia apapun diantara kita, okey?" Gemintang langsung memelvk lengan suaminya saat dia ingin beranjak pergi.
" Iya Chris.. kita adalah keluarga, dan abang juga mau ngomong sama kamu juga."
" Ngomong apa sih bang, aku kok jadi takut kalau abang kayak gini?" Gemintang merasa gelisah sendiri saat Lewis berulang kali menghela nafas, seolah berat ingin mengatakan apa yang ada dipikirannya.
" Begini dek, kalian berdua kan sudah menikah, abang harap kalian bisa saling menjaga perasaan satu sama lain, jangan saling menyakiti, dan jangan memikirkan ego sendiri kedepannya nanti."
" Pasti bang." Jawab mereka dengan mantap.
" Chris... tolong jaga adek abang ya, kalau ada apa-apa, kalian bicarakan berdua baik-baik, saling komunikasi, saling terbuka dengan keinginan masing-masing, berkacalah dengan hubungan masa lalu, ambil hikmahnya buang buruknya." Nasehat dari seorang abang pun muncul seketika.
" Abang... ada apa sih bang, kayak mau pergi jauh aja, abang nggak sakit kan bang?" Gemintang malah beranggapan lain, bahkan dia langsung berpindah tempat duduk disamping abangnya.
" Abang sehat dek, kembali ke tempat dudukmu sana!" Lewis langsung menolak saat adeknya mau bergelayut manja dengannya.
" Abang kenapa sih, jangan bikin aku takut kenapa?"
" Abang pengen kembali berlayar dek."
" HAH? tapi kenapa bang? bukannya abang sudah belajar banyak menjadi seorang CEO?"
" Hmm... tapi abang rasa, itu bukan passion abang dek, abang rindu menatap lautan lepas." Lewis membuang pandangannya kesembarang arah.
" Apa ada masalah yang terjadi dengan perusahaan bang? katakan saja, aku pasti akan membantu menyelesaikannya, apapun itu." Chris langsung terlihat meyakinkan jika menyangkut masalah pekerjaan.
" Bukan begitu Chris, sebenarnya tidak ada masalah yang terjadi, hanya abang rasa menjadi pekerja kantoran itu terlalu membosankan, lagian abang sudah lega Gemintang punya kamu, jadi abang bisa tenang jika harus meninggalkan kalian disini."
__ADS_1
" Abang?" Gemintang langsung merengek.
" Abang pasti akan lebih sering pulang untuk mengecek kalian berdua, jadi kalian tenang saja."
" Kenapa sih bang suka sekali berlayar, bukannya enak jadi CEO? duit juga banyak, nggak akan habis tujuh turunan, ngapain sih mesti berlayar jauh-jauh?"
" Gem... bukan masalah uang, tapi masalah ketenangan hati dan pikiran, melakukan sesuatu yang memang hobi kita itu lebih menyenangkan dek, abang lebih nyaman berada diatas air dan ombak, mengunjungi berbagai tempat yang berbeda."
" Jadi abang memutuskan untuk kembali berlayar?" Tanya Chris yang langsung mencoba memahami sikapnya sebagai seorang pria.
" Hmm.."
" Jalan-jalan aja kan bisa bang? jangan kerja lagi disana?" Celoteh Gemintang kembali.
" Sudahlah sayang, jangan memaksakan keinginan abang, biarkan abang memilih masa depannya sendiri."
" Tuh dengerin suamimu, nanti kalau abang sudah bosan pasti pulang dek."
" Bener ya bang?"
" Iya."
" Ya sudah, aku buatin minum buat abang, malam ini abang nginep disini ya?"
" Ngapain?"
" Katanya abang mau pergi jauh? masak nginep semalam aja nggak mau dirumah adeknya?"
" Huft... ya sudahlah, abang nginep disini, pvas kamu? punya adek sudah menikah tapi manjanya masih selangit!" Umpat Lewis dengan gemas.
" Hehe... biarin! kalau begitu aku ke dapur dulu ya bang?"
" Sayang, are you okey? masih pusing nggak?"
" Enggak kok."
" Trus kenapa matanya kok malah merah begitu? kamu nangis?" Chris langsung menangkupkan kedua tangannya ke wajah cantik istrinya.
" Sebenarnya aku nggak mau abang pergi berlayar kembali, karena cuma tinggal dia saudara sekaligus orang yang menggantikan ayah dan ibuku mas."
" Hei... kan ada mas, keluarga mas juga keluarga kamu sayang."
" Iya, tapi kan bang Lewis belum lama pulang?"
" Sayang... bang Lewis pasti akan kembali lagi, mungkin sekarang masih banyak luka yang tersisa akibat pengkhianatan dari mantan istrinya, jadi bang Lewis pergi hanya untuk memulihkan rasa dan hatinya yang karam."
" Tapi kenapa harus kembali berlayar?"
" Sayang, hobi orang itu beda-beda, dan kepvasan hati seseorang dalam melakukan suatu hal itu juga tidak sama, mungkin luka bang Lewis bisa cepat pulih jika dia berlayar?"
" Tapi aku gimana?"
" Kamu punya mas sayang, mas bisa jadi orang tuamu, kakakmu, sahabatmu, semua yang kamu inginkan, mas akan selalu ada buat kamu sayang, biarkan bang Lewis mencari kebahagiaannya sendiri, okey?"
" Hmm.."
" Sini mas pelvk dulu."
" Hiks.. hiks.."
__ADS_1
" Menangislah, jika itu bisa membuatmu lega, tapi jangan menangis didepan abangmu, nanti malah bisa jadi beban untuknya."
" Hmm.."
" Kalau mau nangis yang lebih kenceng lagi nanti malam aja, dibawah selimut, biar mas garap kamu sampai pagi, gimana?"
" Nggak mau! kalau lagi hamil itu nggak boleh sering-sering, kasian si dedek mas tusuk-tusuk terus dari luar!"
" Emang beneran sudah ada dedeknya?" Chris langsung mengusap perut istrinya.
" Eeh... entahlah!"
" Aaaaaaa... mas senang sekali sayang, semoga dedek beneran ada dan membawa kebahagiaan untuk keluarga kita, i love you sayang."
" Amin mas... aku pun berharap begitu, semoga kehidupan kita bahagia selalu hingga maut memisahkan."
" Jawab dulu."
" Apanya?"
" I love you."
" Ckk!"
" Kalau orang bilang i love you jawabnya apa Gemintang Lea Prakoso!"
" Embuh!"
" Sayang!"
" Podo, aku yo tresno sampean mas."
" Ngomong apa kamu? jangan mengumpat mas dengan bahasa yang tidak mas pahami."
" I Love you too, my hubby."
" Hehe... gitu kan cakep, semoga keluarga kita dijauhkan dari segala masalah dan musibah ya sayang, semoga tidak akan ada penggangu dalam mahligai rumah tangga kita."
" Amin, Ya Rabb."
Akhirnya mereka berdua berpelukan dengan mesra dan itu semua tak lepas dari pandangan kedua mata Lewis yang sengaja menguping mereka sejak tadi.
Dan itu cukup untuk membuat Lewis menarik nafas dengan lega juga tersenyum bahagia, karena bisa pergi berlayar dengan tenang.
Dugaan mereka memang tidak salah, Lewis ingin pergi menyembuhkan luka dan berharap dia akan lupa dengan lara yang pernah terjadi didirinya seiring berjalannya waktu.
Suatu saat kamu akan menyadari bahwa bukan tentang sebuah rumah, melainkan tentang siapa yang ada didalamnya.
Bukan tentang rasa kopi terbaik, tapi tentang dengan siapa kamu meminumnya.
Bukan juga tentang sebuah hal yang kamu lalui sambil tertawa, namun seseorang yang juga bisa menemani saat dirimu menangis.
...THE END...
...****************...
Terima kasih author ucapkan kepada para readersku tersayang yang sudah setia membaca novel "Ketika Ranjangku Kembali Bergoyang"
Sampai jumpa di novel baru Author selanjutnya, semoga kalian suka, nantikan jam tayangnya dalam minggu-minggu ini.
__ADS_1
LOVE YOU SEKEBON BUAT KALIAN SEMUA PEMBACA SETIAKU, POKOKNYA HADIRNYA KALIAN DISINI ADALAH SEMANGAT KU BESTIE, KALIAN TERBAIK DAN LUAR BIASA😘