Ketika Ranjangku Kembali Bergoyang

Ketika Ranjangku Kembali Bergoyang
84. Mbaknya Sizuka


__ADS_3

...Happy Reading...


Indahnya pemandangan pantai hari ini begitu sejuk dipandang mata, walaupun sinar matahari seolah memamerkan teriknya, namun tidak mengurangi pesonanya.


Air laut yang berwarna biru terbentang luas sejauh mata memandang, dihiasi gerombolan awan putih bak lukisan alam.


" Ssttt... Peter, sini kamu." Saat Chris melihat Gemintang naik ke atap kapal untuk melihat pemandangan dari atas sana, dia langsung ingin kong kalingkong dengan Peter.


" Kenapa bos?" Tanya Peter sambil menaikkan kedua alisnya, tumben sekali dia mau bisik-bisik pikirnya, padahal biasanya didepan klien pun kalau dia mengkritik langsung secara terang-terangan.


" Aku mau berduaan saja dengan Gemintang diatas sana, jadi bagaimanapun caranya kamu harus menghalangi istrimu itu agar tidak terus menempel dengan Gemintang, okey?" Chris seolah memberikan titah penting kepadanya.


" Tapi gimana caranya bos, Sabrina aja aku ajak bicara dia memilih diam saja, seperti orang yang tidak saling mengenal satu sama lain." Umpat Peter yang langsung mengeluh.


" Aku tidak mau tahu, bagaimanapun caranya kamu harus mencegahnya naik ke atap kapal, sebelum aku selesai berduaan dengannya, kamu mengerti." Chris memelototkan kedua matanya.


" Emang kalian mau ngapain sih bos?" Jiwa kepo Peter langsung muncul saat itu juga.


" Mau ngapain saja aku disana dengannya, itu urusanku, kenapa juga aku harus memberi tahumu!" Chris langsung tersenyum miring karenanya.


" Ckk... tapi aku di cuekin terus sama Sabrina bos? gimana dong?" Saat ini Peter baru menyadari, ternyata seperti ini rasanya dicuekin orang.


" Cih... mungkin itu yang dinamakan karma kali." Chris menatap Peter dengan tatapan mengejek.


" Anda mengejek saya?" Peter langsung merasa tidak terima.


" Itu kenyataan, pokoknya aku tidak mau tahu, mau kalian bertengkar kek, mau kalian adu jotos kek, mau adu bibiir sekalipun, itu urusanmu!" Ucap Chris dengan penuh penekanan.


" Adu bibiir?"


Otak Peter langsung traveling kemana-mana, pikirannya langsung melayang ke bibiir Sabrina yang memang terlihat ranum, mungil dan berwarna merah jambu itu.


" Why? apa kamu belum pernah mencicipinya?" Chris langsung membuyarkan lamunan Peter seketika.


" Uhuk... uhuk..."

__ADS_1


Peter langsung terbatuk karena tersedak air liurnya sendiri, dia memang tidak pernah berfikir sampai kesana, karena baru akhir-akhir ini dia memperhatikan wajah Sabrina dengan lebih intens.


" Haha... sepertinya memang belum, pantas saja Gemintang bilang dia masih perawan!" Karena lama mendapatkan jawaban, dia memilih menyimpulkan sendiri sesuai pengamatannya.


" Ckk... apaan sih bos!" Peter langsung membuang muka, karena memang itu kenyataan yang ada.


" Hmm... kamu nggak salah juga sih, karena memang kita belum berpengalaman tentang itu." Akhirnya Chris pun menyadari, bahwa dia pun tidak jauh beda.


" Nah kan, itu tau." Peter langsung bisa tersenyum.


" Harusnya kita sering-sering nonton film Jepang ya kan?" Tiba-tiba Chris teringat hal-hal yang di luar akal sehatnya.


" Bukannya dulu saat kecil tontonan kita juga Jepang? tuh... si Doraemon, trus Dragonball juga, mainan kita pun berbau Jepang bos, ada mobil-mobilan Tamiya kayak gitu kan?" Peter langsung mengingat kembali tentang masa-masa kecilnya sebelum adanya dunia gadget yang mendunia sekarang ini.


" Maksud gue film Jepang versi orang dewasa bro! woah... sepertinya kita memang kalah sama anak ABG labil itu, tapi kalau gue emang belum waktunya, kamu tuh yang seharusnya banyak-banyak belajar, biar istri kamu nggak kabur-kaburan terus, karena kalau kita sudah memiliki dia sepenuhnya, pasti dia mikir seribu kali untuk meninggalkan kita kan."


" Astaga... ya ampun, maksud anda film kus plus-plus?" Peter langsung menanggapinya dengan serius.


" Hmm... apa kamu berminat? nanti aku carikan Link nya gimana?" Ucap Chris dengan ide gilanya.


" Langsung kirim Linknya ya bos, secepatnya!"


Peter langsung terlihat semangat, memang selama ini pikirannya hanya dipenuhi dengan meeting dan bisnis saja, tidak sempat menonton hal-hal seperti itu.


" Dih... kenapa kamu yang jadi nepsong amat!" Chris langsung meninju lengan Peter, awalnya dia hanya omong kosong belaka, tapi ternyata tanggapan Peter malah terlihat antusias.


" Sana cepat pergi temankan si Sumarni itu diatas, biar kita bisa cepat Nobar film Mbaknya Sizuka, okey!"


Peter bahkan mendorong tubuh Chris agar cepat pergi ke atas atap kapal.


" Sizuka?" Chris tidak begitu ingat dengan nama-nama pemeran di film kartun jaman dia masih kecil dulu.


" Yes... incarannya si Nobita, haha."


" Nggak jelas banget kamu ini, mereka kan masih bocah!" Umpat Chris, tapi dia pun tidak menolaknya juga, akhirnya rasa penasarannya ikut muncul saat ini.

__ADS_1


" Ingat, jangan macem-macem diatas sana." Peter langsung meledek Chris dengan lirikan matanya.


" Mau macem-macem juga nggak ada yang lihat ini." Jawab Chris dengan santai tanpa beban.


" Eh... jangan salah, ada ikan dan ada juga burung yang berterbangan, mereka juga punya mata bos!" Jawab Peter dengan konyolnya.


" Tapi mereka tidak punya nafsv bro, so... no problem right!" Chris menaikkan kedua bahunya dengan cuek.


" Hmm... tapi ingat, ada Tuhan yang maha melihat dan maha mendengar, ucapan didalam hati saja Dia bisa mendengar, apalagi suara-suara yang lainnya."


" Woi... maksud kamu suara apa! kenapa otak kamu yang lebih ngeres sekarang hah?" Chris menatap heran dengan asistennya itu, seolah dia banyak kemajuan tentang hal-hal yang berbau mesvm.


" Hahaha... good luck! mari kita berjuang menakhlukkan wanita kita masing-masing, Horas bah!"


Chris hanya bisa melongo melihat asisten lucknutnya itu, dia langsung pergi berlalu begitu saja setelahnya, karena tidak ingin membuang-buang waktu lagi.


" Fuuuhhh... Bismilah!"


Chris menggengam kedua jemarinya, seolah menanamkan semangat didirinya, kali ini dia berniat untuk mengutarakan perasaannya dengan Gemintang.


Sudah lama dia mempersiapkan untuk hal ini, dia juga sangat menunggu moment-moment seperti ini, jadi saat Gemintang sudah berstatus Janda dia langsung bergerak cepat, agar tidak didahului oleh mantan suaminya yang masih mengharapkan balikan lagi dengannya.


Padahal biasanya dulu dia tipe orang yang gila kerja, mana mau dia mengorbankan hari kerja seperti ini hanya untuk sekedar liburan dan jalan-jalan tanpa menghasilkan Cuan, namun semenjak mengenal dekat dengan Gemintang, sedikit demi sedikit Chris mulai mengenal apa itu makna cinta didalam kehidupannya.


Hubungan itu tidak cukup saling jaga dan tidak cukup hanya saling setia saja, tanpa adanya saling perhatian setiap harinya.


Sebab, yang membuat nyaman sebuah hubungan itu bukan karena adanya komitment saja.


Tetapi juga harus ada sikap saling perduli, saling mencari dan saling menghargai.


TO BE CONTINUE...


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN YA BESTIE...


MAU VOTE, BUNGA SEKEBON, GUNTING, BATU, KERTAS JUGA TERSERAH, YANG PENTING IKHLAS SAJA

__ADS_1


WES POKOK E... JEMPOLMU SYEMANGATKUH😘


__ADS_2