Ketos Tampan Itu, Kekasihku

Ketos Tampan Itu, Kekasihku
Rencana Misterius Leo


__ADS_3

Sore hari di cafe


"Aku menemuimu karena ingin mengatakan hal yang serius." kata Leo.


"Biasanya kamu selalu ceria dan tidak pernah seserius ini, ada apa?" tanya Alexa sambil tersenyum. Alexa merasa Leo aneh sekali hari ini karena ekspresi wajahnya bisa seserius itu.


"Jangan dekati Ryan!" tegas Leo.


"Haha.. Lihat siapa yang bicara." ketus Alexa.


"Lexa, aku serius! Kamu harus menjauhinya kali ini." seru Leo.


"Kenapa aku harus melakukannya? Biasanya kamu juga tidak peduli." kata Alexa sambil mengedikkan bahunya.


"Kali ini berbeda." sahut Leo.


"Apa yang berbeda? Angel 'kan juga mendekati Ryan." kata Alexa tidak terima.


"Angel itu sudah terobsesi dengan Ryan. Tapi, kamu masih normal. Jadi, mengertilah." kata Leo.


"Baiklah. Apa yang harus aku mengerti? Aku bisa menjauhi Ryan. Tapi, apa alasannya? Kamu bahkan tidak memberiku alasan! Bagaimana mungkin aku bisa melakukannya?" tanya Alexa yang sengaja memancing Leo.


"Ryan, dia sudah memantapkan hatinya. Dia tidak akan pernah kembali lagi kepadamu." jawab Leo sambil mendesah.


"Hah? Apa katamu?" tanya Alexa yang terkejut.


"Kamu pasti mengerti maksudku." jawab Leo sambil menarik napasnya dalam.


"Oh. Jadi, dia sudah memantapkan hatinya. Tapi, aku tidak merasa begitu." kata Alexa yang berpura-pura bodoh.

__ADS_1


"Lexa!" seru Leo.


"Leo! Kalau dia memang tidak akan kembali kepadaku, untuk apa kamu membicarakannya denganku? Bukankah karena kamu tidak mau aku merusak semuanya?" tanya Alexa sambil tersenyum.


"Itu benar. Baguslah kalau kamu tau maksudku." kata Leo.


"Tenang, aku adalah orang yang cukup berbaik hati. Itu semua tergantung pada Ryan." kata Alexa sambil membuang napasnya kasar.


"Tapi, apa Ryan sudah menemukan pasangannya? Masih Dinda? Atau jangan-jangan Angel?" tanya Alexa.


"Bukan. Saat ini, dia sudah bertunangan." jawab Leo. Sedetik kemudian, ia baru sadar. Untuk apa ia membicarakan tunangan kepada Alexa?


"Oh, baiklah. Aku mengerti. Apa masih ada hal lain?" tanya Alexa.


"Tidak. Tidak ada lagi." jawab Leo.


"Sampai nanti." kata Leo. Ia langsung pergi setelah mengatakan itu.


...****************...


"Leo, kamu baru saja membuatku semakin ingin mencari tahu." kata Alexa sambil menyunggingkan senyuman licik.


"Ray." panggil Alexa kepada asistennya.


"Iya, Nona muda. Ada yang bisa saya bantu?" tanya Ray.


"Bantu aku selidiki siapa tunangan Ryan Jonathan dan kapan mereka mulai bertunangan." jawab Alexa.


"Baik, Nona muda." kata Ray.

__ADS_1


"Nona muda. Berdasarkan informasi yang saya dapatkan, Ryan Jonathan bertunangan dengan Clarissa Adrian Wijaya kemarin malam pukul 19:30 di hotel XX." katanya lagi.


"Baiklah, terima kasih." sahut Alexa.


Leo tidak mungkin memberitahuku jika dia tidak punya tujuan. Leo, apa yang sudah kamu rencanakan? tanya Alexa dalam hati.


...****************...


Malam hari di rumah Leo


"Ryan, maafkan aku. Kamu sendiri yang sudah memutuskannya. Kamu harus bisa melaluinya." kata Leo.


"Demi kamu, aku selalu melakukan yang terbaik. Tapi, kali ini aku ingin melihat kenyataannya." lanjutnya.


...****************...


Pagi hari di sekolah


"Ryan." panggil seseorang dari belakang.


"Untuk apa kamu datang kesini?" tanya Ryan dengan nada dingin. Ternyata itu adalah Alexa.


"Ryan, kamu kenapa jadi kayak gitu sih?" tanya Alexa lembut.


"Apa yang kamu mau?" tanya Ryan sambil membuang napasnya kasar.


"Aku mau kita balikan." jawab Alexa.


"Jangan mimpi!" seru Ryan. Namun, ia tidak sadar bahwa Leo memerhatikan dirinya dan Alexa dari jauh.

__ADS_1


Maafkan aku. Semoga kamu tidak mengecewakanku, Ryan. kata Leo dalam hati.


Bersambung......


__ADS_2