
Seminggu ini Fajar mengantar dan menjemput Citra pergi dan pulang kampus. Semenjak ada Fajar Citra kembali lagi menjadi pribadi yang periang berbeda saat belum bertemu dengan Fajar.
Tak biasanya Fajar pulang malam, biasanya sore dia sudah di rumah. Puput dan David yang masih mengobrol di teras pun bertanya pada Fajar
"Tumben Jar kamu pulang telat" tanya Puput
"Iya mba" jawab Fajar
Fajar pun ikut bergabung dengan meraka berdua,
"Apa kamu memiliki pacar?" tanya Puput lagi
Fajar menggelengkan kepala, Puput pun pamit masuk duluan karena sudah mengantuk sedangkan David Bryan masih ingin tinggal menemani Fajar.
"Kamu dari mana Jar?" tanya David
"Main mas" jawabnya singkat.
"Bagaimana sih mas cara memikat cewek?" tanya Fajar.
David pun tertawa mendengar pertanyaan adik iparnya tersebut.
"Fajar-Fajar gitu saja kamu nggak tau, mudah saja memikat wanita. Pepet terus tanpa kasih celah gunakan kekuasaan mu untuk mengikat mereka tentu tampang harus Ok, walaupun tampang nggak Ok yang penting Stylish mendukung apalagi isi dompet" jawab David Bryan
"Memangnya dulu mba Puput mencintai mas David karena uang?" tanya Fajar lagi
"Kakakmu berbeda, dulu dia mencintaiku karena rayuan maut ku, dan dengan cara licik aku mengikatnya. Kalau tidak begitu dia pasti sudah kembali pada Reno" jawab David Bryan.
__ADS_1
"Sungguh mas David sangat pintar" puji Fajar.
"Untuk mendapatkan sesuatu kita harus menggunakan akal Jar" pesannya
"Makasih ya mas David, ya sudah Fajar tidur dulu" Fajar pun meninggalkan David sendiri
"Dasar, setelah mendapatkan saran berhargaku kini dia meninggalkan aku" gerutu David lalu ikut masuk ke dalam.
*******
Hari ini adalah ulang tahun mas Raka untuk itu aku akan membuatkan kue ulang tahunnya sendiri dan aku juga menyiapkan hadiah mas Raka.
"Mas pulangnya jangan malam-malam ya?" pintaku
"Siap boz" sahut Raka dengan terkekeh.
Raka hanya menaikan jari telunjuk dan ibu jarinya membentuk bentuk O yang artinya adalah ok.
Aku pun berkutat di dapur, dua kali gagal dan akhirnya satu berhasil. Saking asiknya di dapur tak terasa kalau matahari sudah condong ke barat.
Dengan melihat tutorial menghias kue, akhirnya kue ku nggak kalah cantik dengan kue-kue yang di jual di toko
Sore hari aku sudah mandi dan bersiap menunggu mas Raka.
Tak selang berapa lama, terdengar klakson mobil Raka.
Aku pun berlari masuk kamar, kue dan lainnya sengaja aku masukan ke kamar karena aku ingin merayakan ulang tahunnya berdua
__ADS_1
Aku mematikan semua lampu sehingga kamar menjadi gelap saat mas Raka masuk aku membawa kue dengan menyanyikan lagu ulang tahun buatnya.
"Tiup lilinnya mas" pintaku
Raka pun meniup lilinnya lalu make a wish.
"Apa mas keinginanmu?" tanyaku
"Selalu berada di sisimu sampai maut memisahkan" jawabnya lalu mengecup keningku
"Terima kasih mas" sahutku
Aku pun mengambil Ray dan Rey ke kamar, kami pun merayakan ulang tahun mas Raka bersama, awalnya hanya ingin berdua namun kurang lengkap jika tidak ada Ray dan Rey.
Aku pun meletakkan Ray dan Rey di tempat tidur lalu mengambil hadiahku untuk mas Raka.
"Maaf ya mas, walaupun nggak mewah dan bagus namun hadiah ini ikhlas dari lahir batinku." kataku lalu memberikan hadiahnya pada Raka.
Sebuah sweeter dengan tulisan i love you mas Raka, Raka pun lagi-lagi memelukku dan mengecup keningku.
"Kamu adalah istri terbaik sedunia Mel, maafkan aku jika pernah menyakitimu" lirih Raka sambil menenggelamkan aku dalam pelukannya.
"Iya mas" balasku dengan mengeratkan pelukanku.
"Lihatlah akibat pelukanmu, sesuatu di bawah menjadi keras" bisik nya
"Iiihhh mas Raka, mesum" kataku dengan mencubit perutnya.
__ADS_1
Raka pun memekik kesakitan, lalu dia pun menggendongku dan meletakkan aku ke kasur samping Ray dan Rey.