Melati Untuk Sang CEO

Melati Untuk Sang CEO
Ternyata kamu mencintainya


__ADS_3

Seperti biasa setelah mas Raka pergi ke kantor,aku hanya berguling guling di kasur.


Karena tidak ada aktivitas lagi.


Enaknya ngapain ya??aku bermonolog dengan diriku sendiri.


Karena sudah sangat boring aku pun mengambil ponselku lalu mengirim pesan pada mas Raka.


Aku meminta ijin padanya untuk keluar.


Tak selang beberapa lama mas Raka membalas pesanku.


"Tidak boleh,awas kalau kamu keluar sendiri😤"


Bahkan di akhir katanya dia memberi emoticon marah,bearti aku memang tidak boleh keluar.


Karena sedikit kesal aku tidak membalas pesannya.


Saat hendak menuju dapur tiba tiba aku teringat dengan isi laci mas Raka.


Kekepoanku sungguh sangat besar,aku pun melangkahkan kaki menuju meja kerja mas Raka.


Aku pun membuka laci mas Raka,aku menemukan sebuah buku dan juga sebuah ponsel.


"Kenapa mas Raka tidak memakai ponsel ini ya,padahal masih bagus banget.Apa rusak ya??"gumamku dengan melihati ponsel mas Raka.


Hatiku tergerak untuk menyalakannya dan ternyata bisa dinyalakan.

__ADS_1


Saat ponselnya hidup,betapa terkejutnya aku gambar yang menjadi wallpaper ponselnya adalah gambar kak Puput memeluk mas Raka di sebuah pantai.


Aku pun terkejut bahkan tanganku bergetar.


Kekepoanku sudah menjalar ke segenap jiwa dan ragaku sehingga aku ingin tau lebih dan lebih.


Ku buka galery ponselnya dan aku sangat terkejut dengan isinya.


Semua isinya adalah foto foto kak Puput.


Foto disebuah hotel,kak Puput menggunakan tangan mas Raka sebagai bantal.


Foto di sebuah hotel mereka satu tempat tidur


Pikiranku menjalar kemana mana,otakku menangkap kalau dulu kak Puput selingkuh dengan mas Raka.


Ntah kenapa hatiku sangat sakit.


Aku mengorek informasi lebih dalam lagi,ku buka aplikasi chatnya, disana ada beberapa chat antara mas Raka dan kak Puput.


Bahkan mas Raka menamai nomor kak Puput dengan nama my love.


Air mataku mengucur deras,"segitu cintanya kamu sama kak Puput mas"


Puas dengan ponselnya,aku membuka mengambil sebuah buku besar miliknya.


Halaman pertama aku buka,ada foto mas Raka dan juga kak David Reno.Mereka memakai baju SMA,mas Raka dan kak David Reno terlihat snagat unyu unyu.

__ADS_1


"Ternyata banyak hal yang tidak aku tahu tentang dirimu mas"batinku lalu melanjutkan ke halaman berikutnya.


Pada halaman keberapa kulihat kata kata yang membuatku sakit hati lagi.


"Pertama kalinya aku mencintai seorang wanita,walaupun aku tak mempunyai keberanian untuk mengungkapkan namun akan selalu menjaganya dari jauh."


Tulisan tangan mas Raka lengkap tanggal, bulan dan taunnya.


Aku pun iri pada kak Puput,dia sangat beruntung dicintai tiga laki laki dengan sangat tulus.


Mas Raka,kak David Reno dan juga kak David Bryan.Tak kusangaka mas Raka amat sangat mencintai kak Puput.


Aku yang kini sebagai istrinya pun tak mendapatkan cinta yang besar itu darinya.


Tiba tiba terselit dalam pikiranku,apakah aku hanya pelariannya???


Hatiku sekarang sangat gusar,lalu aku menutup buku dan mematikan ponselnya kembali lalu mengembalikan pada tempatnya semula.


Aku pun kembali ke kamar.


Hatiku sungguh sakit,saat asik menangis tiba tiba ada tangan yang memberi tisu padaku.


Dengan mengelus rambutku Raka bertanya


"Kamu kenapa Mel??kenapa menangis??apa karena aku melarangmu untuk keluar kamu sakit hati dan menangis??tanyanya dengan lembut.


Aku tak menjawab hanya menatap mas Raka sambil menggeleng.

__ADS_1


__ADS_2