
Raka masih setia dengan pikirannya,pandangannya menerawang ke depan,melayang jauh sejauh batas laut di depannya.
Aku dan mas Rangga yang di samapingnya seolah tak ada,bahkan berkali kali aku memanggilnya namun tak ada sautan.
Kegeramanku sudah di level teratas sehingga kali ini aku memanggilnya dengan sedikit berteriak.
"Maaaa Raaakaaaa"teriakku yang spontan membuat Raka terjingkat.
Dengan kesal Raka menatapku dan menggerutu
"Apaan sih Mel,gak usah ngegas gitu dong"gerutunya lalu melemparkan tatapan ke sembarang.
"Astagfirullahalazim mas,kalau aku gak ngegas kamu gak mungkin kembali sekarang,mungkin dah di gondol jin laut dijadikan anak buahnya"gerutuku.
Kami pun akhirnya berdebat panjang sehingga membuat mas Rangga geleng geleng kepala.
"Mel....Mel daridulu sampai sekarang kok gak berubah"batinnya.
Mas Rangga yang sudah geram pun akhirnya berucap
__ADS_1
"wey....Wey,sudah sudah aku mau pulang daripada kalian terus saja berdebat."kata Rangga lalu beranjak.
"Tetap di tempatmu"kata kami barengan sehingga membuat Rangga duduk kembali.
Aku yang sudah geram pun masuk ke dalam,
"Awas kamu mas,jangan tidur denganku"ancamku lalu masuk.
Raka menimpali ancamanku dengan tersenyum lalu sedikit berteriak
"Ok dengan senang hati".
"Apa kamu mencintainya??"tanya Rangga memecah keheningan.
Raka menoleh ke arah Rangga dengan lengkungan di bibirnya,kemudian Raka menanggapi pertanyaan Rangga
"Ku akui Rangga,awal aku menikah dengannya aku masih bimbang dengan perasaanku,sisi baik Melati sungguh menawanku akhirnya aku memintanya untuk menikah denganku dan berkomitmen untuk menumbuhkan rasa cinta bersama dan kini kurasa aku sudah mencintainya bahkan kini jiwa posesif sudah menguasaiku sehingga melakukan tindakan tindakan yang konyol seperti tadi siang"jawab Raka.
Rangga pun tersenyum,membenarkan apa kata Rangga bahwa tadi adalah tindakan terkonyol,untung tak ada berita miring mengenai kejadian tadi siang.
__ADS_1
"Aku sekarang sadar mas,apa yang lakukan bukan lagi cinta namun obsesi kalau aku benar benar mencintainya seharusnya aku membebaskan Melati dari belengguku,merelakan dia bahagia bersamamu.Selalu mendukungnya selalu ada buatnya sebagai teman.
Untuk itu aku mau belajar untuk mencintainya lagi dengan cara merelakannya bahagia denganmu mas karena jujur aku tak sanggup melupakan Melati.
Namanya sudah mendarah daging di hatiku,sama sepertimu kan??sama seperti sahabatmu kan??bahkan kalian dulu juga pernah mengalami hal ini,bisa di bilang ini adalah de javu"kata Rangga yang membuat Raka tersentak.
Raka pun memutar bola matanya ke arah Rangga,
"Bagaiamana kamu tau akan hal itu Rangga?"tanya Raka penasaran.
"Tentu aku menyelidikinya mas,siapa kamu bagaimana masa lalumu dan lain lain,akhirnya para sahabatmu yang juga partnerku ikut dalam razia pencarianku"jawab Rangga dengan tersenyum.
Bahkan tak sengaja kisahku juga sama dengan David Reno,(sungguh benar benar authornya tak sengaja menyamakan kisah mereka😂)
Namun aku salut dengannya,cintanya terhadap mantan kekasihnya sungguh besar,begitu pula denganmu,cinta sepihak yang begitu besar terhadap istri David Bryan sekaligus mantan kekasih David Reno"imbuh Rangga dengan terkekeh.
Rangga sebelumnya memang menyelidiki tentang Raka karena kisah cinta yang rumit dengan para partnernya membuat Rangga mau tak mau menyelidiki mereka semua satu per satu.Dan hasilnya sungguh amazing.
Kedua orang ini pun tersenyum lalu pandangan mereka kembali lagi ke laut tanpa batas.
__ADS_1