
Karena menungguiku Raka meminta Fajar untuk menghandle urusan kantor.
"Kehidupan rumah tangga memang menyeramkan,belum apa apa Melati sudah keguguran,kecebongnya baru mau menjadi katak eh udah mati"gumam Fajar dengan terkekeh.
Semenjak Raka menikah Fajar sering repot dengan urusan kantor.
Saat asik dengan berkas berkasnya terdengar suara ketukan dari luar.
"Masuk"saut Fajar dari dalam.
Rangga pun masuk lalu duduk berseberangan dengan Fajar.
"Maaf pak Fajar, kalau saya mengganggu waktunya,saya ke ruangan pak Raka tapi kelihatannya pak Raka tidak ada di ruangannya,ini ada yang harus saya rapatkan dengan pak Raka"kata Rangga dengan menatap Fajar.
"Pak Raka tidak ke kantor hari ini karena istrinya mengalami keguguran."kata Fajar yang membuat Rangga khawatir.
"Jadi Melati keguguran???bagaimana kondisinya saat ini?dia dirawat di rumah sakit mana?"Rangga memberondong Fajar dengan banyak pertanyaan.
Seketika Fajar pun heran,pasalnya Rangga sangat khawatir dengan keadaanku.
Setelah Fajar memberitahu di rumah sakit mana aku dirawat,Rangga pun pamit.
"Aneh,kenapa dia sangat khawatir dengan Melati ya??"batin Fajar lalu kembali ke pekerjaaanya.
Rangga ingin sekali menjengukku namun karena ada kerjaan mendadak akhirnya dia menundanya dan menjengukku saat makan siang.
*******
Bunga yang sudah selesai mengerjakan pekerjaannya pun datang keruangan Fajar.
__ADS_1
Saat masuk ruangan Bunga melihat Fajar yang hendak siap siap untuk keluar.
"Mau kemana mas??"tanya Bunga dengan penasaran.
"Eh,kebetulan,kamu ikut apa tidak?aku ingin menjenguk Melati"jawab Fajar yang membuat Bunga kaget.
"Aku ikut mas"sautku tanpa bertanya lebih lanjut.
Rangga datang terlebih dahulu.
Tanpa mengetuk pintu dia langsung saja
masuk.
"Selamat siang,maaf kalau tidak sopan"kata Rangga yang membuat Raka sedikit kesal.
"Tidak apa apa mas"kataku dengan tersenyum.
Belum sempat melanjutka kata katanya Rangga mendapatkan kode dari Raka untuk tidak memberitahuku.
Raka sudah mengira kalau Fajar pasti cerita.
"Kok bisa apa mas??"tanyaku penasaran.
"Kok bisa sakit Me?"jawab Rangga sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Mas Raka ni mas keterlaluan,masa aku datang bulan dibawa ke ruamh sakit segala."kataku dengan memajukan bibir.
Rangga hanya tersenyum.
__ADS_1
Tak selang berapa lama Fajar dan Bunga datang,
"Halo kak Melati,halo mas Raka"sapa Bunga memelukku lalu memeluk Raka.
Raka pun membalas pelukan Bunga.
"Kak Melati kenapa mas???kok bisa di rawat"tanya Bunga lalu mendekat ke arahku.
"Gak tau tu mas Raka,masa aku datang bulan dibawa ke rumah sakit."jawabku dengan kesal.
Sebelumnya Fajar sudah memberitahu Bunga untuk tidak memberitahuku kalau aku mengalami keguguran.
Rangga yang melihat Bunga pun bertanya tanya
"Siapa wanita ini,kenapa dia dekat dengan Raka maupun Fajar begitu pulan dengan Melati"
Bunga yang baru mengetahui keberadaan Rangga pun terheran
"Kamu???"teriaknya yang tentu membuat kami semua menoleh.
Rangga hanya tersenyum kecut dengan melihat Bunga.
"Kenapa dia ada disini mas??"tanya Bunga lalu menatap mas Raka.
"Dia adalah partner kami Bunga,selain itu dia teman Melati"jawab Raka dengan menatap Bunga balik.
"Kamu kok bisa kenal dengan pak Rangga??"tanya Fajar lalu mendekati Bunga.
"Ini mas,lelaki menyebalkan yang pernah Bunga ceritakan pada mas Fajar."jawab Bunga lalu memeluk pingganga Fajar.
__ADS_1
Rangga pun salah paham dikiranya Bunga adalah kekasih Fajar.
"Hem,mentang mentang Fajar kekasih kamu, kamu mengataiku menyebalkan"batin Rangga dengan tersenyum kecut