Melati Untuk Sang CEO

Melati Untuk Sang CEO
Mulai mual


__ADS_3

Keesokannya aku mengaktifkan ponselku kembali,saat aktif terlihat beberapa panggilan tak terjawab dari mas Raka.


Aku yang masih kesal pun menggerutu.


"Nah,nyari kan?rasain tu,gimana rasanya sengaja diabaikan."ucapku lalu meletakkan kembali ponselku.


Disisi lain Raka yang baru bangun pun melihat ponselnya,semua chat sudah dibaca namun tidak aku balas.


"Shit,pasti dia marah"batin Raka lalu meletakkan kembali ponselnya.


*********


Seharian ini aku sengaja tidak menghubungi mas Raka begitu pula dengan mas Raka,dia juga tidak menghubungiku.


Tentu aku geram,dia yang membuat aku marah,kenapa dia ikutan mendiamkan aku.


Gak enak juga marah marahan seperti ini.


"Raaaaaakaaaaa,kamu mang benar benar gak peka sama sekali,istri marah bukannya dirayu to apa kek,malah ikut ikutan diam.


Awas kalau pulang dan minta jatah,gak akan aku kasih sampai anak ini lahir,biar jadi batu akik tu di dalam."aku terus saja merutuki mas Raka sambil melihati fotonya.


Di sisi lain, Raka pun melihati ponselnya menanti pesan dan panggilanku.

__ADS_1


"Wanita memang mengesalkan,panggilan gak dijawab saja marahnya bertahun tahun,padahal kemarin sudah dijelaskan dan juga dicall back"


Raka meletakkan kembali ponselnya,lalu mengecek kembali berkas berkas yang ditinggalkan sesaat untuk mengecek ponsel.


"Pak kelihatannya nanti malam atau besok pagi kita sudah bisa kembali,selebihnya biar mereka yang menyelesaikan masalah ini"Fajar pun memecah keheningan diantara mereka.


"Iya Jar,kamu betul.Nanti malam saja kita pulang.Aku tak sabar untuk bertemu dengan tiga calon bayiku"kata Raka tanpa menatap Raka.


Fajar yang mendengar tiga calaon bayi pun terbelangak kaget,pasalnya kebanyakan orang orang hamil kembar dua namun kami malah kembar tiga.


"Oh....Nice mas Raka,is Amazing!!!tiga kecebong sekaligus."kata Fajar dengan terkekeh.


"Sudah bukan kecebong, Jar tapi katak"saut Raka.


Mereka pun tertawa sambil mengerjakan pekerjaan mereka masing-masing.


"Gimana sih mas,bisa ampuh seperti itu?"tanya Fajar penasaran


"Ntah Jar,aku juga tidak menyangka,bisa juga tergantung amal ibadah,aku kan orang baik jadi dikasih dua bonus sekaligus."jawab Raka dengan terkekeh.


"Carilah pasangan Jar,kamu kok betah sekali menjomblo"imbuh Raka meledek Fajar.


"Mentang mentang sekarang udah punya istri meledek aku.Gak ingat kah kamu mas kalau kamu juga jomblo abadi"saut Fajar geram.

__ADS_1


Raka hanya tersenyum menanggapi kata kata Fajar,memang benar juga waktu dia seumuran Fajar dia juga mendapat predikat jomblo abadi dari David Reno.


Bahkan dia sering diBully oleh David Bryan dan juga Chris.


********


Bi Ijah memasak makanan yang bersantan dan entah kenapa aku mual melihatnya.


Bahkan aku memuntahkan kembali makanan yang tadi pagi aku makan.


Bi Ijah pun khawatir pasalnya dia tidak pernah melihat aku muntah.


"Bi,tolong bereskan makanan itu dari meja,melihat serta mencium aromanya aku sungguh mual"lirihku karena aku sangat lemas.


Bi Ijah langsung memberesi makanan yang di meja.


Aku kehilangan nafsu makanku kali ini.


Aku hanya minum susu untuk memenuhi gizi tiga calon bayi di perutku.


Bi Ijah pun bertanya


"Nyonya mau makan apa,biar saya masak lagi nyonya"

__ADS_1


"Tidak usah bi,aku tidak ingin makan.Sementara susu sudah cukup"jawabku lalu kembali ke kamar untuk istirahat sebentar.


__ADS_2