
"Pak Raka,mau gak mau kita harus bekerja sama dengan perusahaan nyonya Melly kalau tidak kita akan mengalami kerugian."Fajar mencoba menjelaskan.
"Aturlah waktuku untuk bertemu dengannya Jar,usahakan secepatnya"saut Raka lalu kembali ke berkasnya.
Dua orang ini pun sibuk dengan berkas masing masing.
Tampak wajah serius mereka saat bergelut dengan berkasnya.
Waktu pun cepat berlalu,jam makan siang sudah datang.
Saat hendak keluar makan siang,Fajar masuk dalam ruangan mas Raka,"pak nona Melly menunggu di restoran depan kantor."kata Fajar yang berada di ambang pintu.
"Ayo kita kesana Jar"ajak Raka.
"Maaf pak,saya sudah ada janji dengan klien yang lain,bapak temui sendiri saja."saut Fajar lalu pamit.
Raka pun berjalan kaki untuk ke restoran depan kantor.
Saat masuk sudah ada wanita dengan stylish yang sangat modis.
"Pasti itu nona Melly sesuai informasi dari Fajar"batin Raka.
Dengan tersenyum Raka menyapanya
"Selamat siang nona Melly,maaf saya terlambat."sapa dan permintaan Raka.
"Selamat siang,anda pasti pak Raka ya??"sautnya dengan tersenyum.
Melly pun mempersilahkan Raka duduk.
Raka melambaikan tangan memanggil pelayan.
Pelayan datang dengan membawa menu makanan.
__ADS_1
Dengan membuka menu makanannya Raka bertanya
"Mau pesan apa nona??"tanya Raka pada Melly.
"Samakan saja pak"jawab Melly lalu menutup buku menunya.
Pelayan pun berlalu dengan membawa pesanan dari pelanggannya.
Melly pun memandangi Raka,bahkan dia kelihatannya tertarik pada Raka.
"Bagaimana nona tentang tawaran kerja sama dengan perusahaan kami??"tanya Raka dengan menatap Melly.
"Bisakah saya mempelajari proposalnya dulu pak Raka??"jawab Melly dengan mengajukan pertanyaan pada Raka.
"Tentu nona,nanti biar filenya dikirim by email"jawab Raka dengan tersenyum.
"Secepatnya ya pak Raka"timpal Melly.
Raka mendapat pesan dariku,saat asik membalas pesan dariku,Melly pun mencuri pandang pada Raka.
Raka yang selesai membalas pesanku pun meletakkan kembali ponselnya.
Sebelum Raka melihat Melly yang sedang metapnya,dia pun membuang wajah sembarang.
Tak selang beberapa lama,makanan datang,kami pun menikmati makanan kami bersama.
Seusai makan Raka kembali ke kantor dan Melly kembali ke kantornya juga.
*******
Sore pun datang, waktunya untuk pulang.
Sebelum pulang Fajar memberikan sesuatu pada Raka.
__ADS_1
Dia bilang kalau itu untuk Melly,salah satu trik supaya dia tidak enak menolak kerja sama.
Setelah itu Raka memasukkan kotak kecil ke dalam tas kerjanya.
Tak berapa lama Raka sampai apartemennya.
Karena sangat lelah,Raka pun meletakkan tasnya di meja kerjanya lalu dia duduk sambil bersandar.
Namun sebelumnya dia mengeluarkan berkas yang harus dipelajari dan dikerjakan.
Aku yang baru selesai mandi pun keluar kamar dan melihat mas Raka duduk di kursi kerjanya.
"Sudah pulang mas"kataku sambil berjalan mendekat.
"Iya Mel,baru saja"sautnya membawaku ke pangkuannya.
Raka pun mengendus aroma sabun yang menempel di leherku.
"Segar sekali Mel,jadi ingin memakanmu"bisik Raka yang membuat aku kegelian.
"Mandi dulu,mas Raka bau"kataku menjauhkan diri karena kegelian.
"Ya sudah,aku mandi dulu,nanti malam kita lanjut ya"katanya dengan meremas pantatku.
"Iiihhh mas Raka mesum"teriakku lalu mengelus pantatku yang di remasnya.
Raka pun tertawa sambil berjalan menuju kamar kamar.
Saat hendak menyusul ke kamar, mataku tertuju pada benda yang sebagian keluar dari dalam tas mas Raka.
"Apaan ni"kataku penasaran lalu mengambil kotak tersebut.
Saat ku buka ternyata isinya adalah kalung cantik dengan inisial M.
__ADS_1
Aku pun tersenyum bahagia,"kamu romantis banget sih mas,mau ngasih surprise ya?"batinku lalu mengembalikan kotak tersebut dalam tasnya.