Melati Untuk Sang CEO

Melati Untuk Sang CEO
Mau gak mau harus mau


__ADS_3

"Kamu"


Ternyata Melly yang masuk dalam kamar.


"Hallo Raka,bagaimana kabarmu,aku sangat merindukanmu"kata Melly sambil meraba dada mas Raka.


"Apa maumu,lepaskan Melati.


Masalahmu denganku bukan dengan Melati"saut Raka dengan nada tinggi.


Melly pun menyilangkan jarinya di mulut mas Raka,yang sontak membuat mas Raka menepis tangan Melly dengan kasar.


Melihata mas Raka menyakiti Melly,sontak anak buah Melly menyakitiku


"Auuuwww"pekikku kesakitan.


"Kamu menyakiti nona Melly,maka istrimu yang kami sakiti"teriak anak buah Melly.


Raka pun bingung harus bagaimana,keadaanya serba sulit.


"Well....Well,sekarang lakukan perintahku atau istrimu celaka"kata Melly dengan tertawa


Raka hanya bisa mengepalkan tangannya.


"Apa maumu"kata Raka geram dengan Melly.


"Cium aku"perintah Melly yang membuat aku dan mas Raka kaget.


"Tidak"tolak mas Raka dengan lantang.


Melly pun memberi kode pada anak buahnya untuk menyakitiku.


"Auwwww"pekikku kesakitan.


"Baiklah baiklah lepaskan Melati"kata Raka dengan menatapku sendu.


"Jangan mas,jangan lakukan itu,jangam mau menciumnya,pasti dia akan meminta lebih mas"teriakku dengan menangis.

__ADS_1


"Kalau aku tidak melakukannya mereka akan menyakitimu Mel!!!"kata Raka dengan nada sedikit tinggi.


"Tapi tak sanggup mas melihatmu menciumnya?"kataku dengan menunduk.


Melly yang melihatku berdebat dengan mas Raka pun bersuara.


"Sudah, sudah! lakukan perintahku Raka"ucap Melly dengan tersenyum puas.


Dengan memejamkan mata,Raka pun mencium Melly,aku tak sanggup melihatnya,"sungguh biadap kamu Melly"batinku dengan menangis.


Melly tentu tak membuang kesempatan emasnya,dia tak mau menyudahi ciumannya hingga akhirnya Raka mendorongnya sehingga ciuman mereka terlepas.


Mas Raka menatapku dengan sendu sambil bergumam


"Maafkan aku Mel"


walaupun aku tidak mendengarnya namun aku bisa mengetahui apa yang dia katakan.


Aku memandang mas Raka sendu dengan air mata yang terus mengucur deras.


Lalu Melly menyuruh mas Raka meminum teh,


Selang beberapa menit mas Raka mengibas ngibaskan tanganya pada tubuhnya.


"Apa yang kamu berikan padaku Melly???"tanyanya dengan merasa tak nyaman


"Sekarang tugasmu adalah memuaskan aku Raka,didepan istrimu"kata Melly yang membuat aku berteriak.


"Jangan mas,sungguh aku tak akan sanggup melihatmu melakukannya,lebih baik aku mati mas,setelah aku mati bunuh jalang ini"kataku yang mendapat tamparan dari anak buah Melly.


Raka yang sudah geram pun mencekik Melly,


"Lepaskan istriku,kamu boleh menyakitiku namun jangan istriku"hardiknya yang semakin erat mencekik Melly.


"Lepaskan nona Melly atau istrimu mati"ancam anak buah Melly.


Lagi lagi Raka harus menuruti kata kata mereka.

__ADS_1


Melly yang marah karena mas Raka mencekiknya pun menampar mas Raka lalu mendorong mas Raka hingga terjungkal ke kasur.


"Lihatlah Melati,bagaimana suamimu memuaskan aku"katanya dengan tertawa.


Dia mulai melepasi bajunya sendiri,kini hanya melekat pakaian dalamnya saja.


Raka semakin tak karu karuan.


Dengan menatapku Raka bergumam


"Tolong aku Mel"gumam Raka yang merasakan gejolak luar biasa karena minuman yang ia minum tadi.Apalagi kini dia harus melihat Melly yang hanya memakai pakaian dalam.


Melly sungguh iblis bahkan dia tidak malu dilihat anak buahnya.


Kini dia berganti melepasi baju mas Raka,dengan melawan nafsu birahi yang audah memuncak,Raka memegang tangan Melly supaya tidak melepas pakaiannya.Kini Raka sudah bertelanjang dada,saat Melly hendak melepas celana mas Raka tiba tiba


Brakkkk


Rangga dan Fajar datang dengan bodyguard mereka,tentu dengan mudah mereka meringkuk Melly dan anak buahnya.


Raka yang sudah tidak tahan pun melepaskanku lalu membawaku keluar"kalian tunggu disini sebentar"katanya pada Rangga dan Fajar.


Meskipun bingung,namun Rangga dan Fajar menuruti kata kata Raka.


Raka membawaku di kamar sebelah


Setelah dikamar, Raka melemparku di


ranjang.


Dia mencumbuku dengan liar dan kasar.


Raka seperti tidak pernah berhubungan berpuluh puluh tahun.Permainannya sungguh seperti orang kesurupan.


Namun aku enggan dia menciumku


"Jangan menciumku mas,bekas wanita iblis utu masih tertinggal"kataku yang enggan di cium mas Raka.

__ADS_1


"Please Mel,lupakan sejenak peristiwa tadi,aku sangat ingin menciumu"katanya memelas.


Setelah bergelud dengan liar,akhirnya kami mendapatkan pelepasan kami.


__ADS_2