Melati Untuk Sang CEO

Melati Untuk Sang CEO
Termakan fitnah Melly


__ADS_3

"Tega kamu mas"batinku sambil terisak.


Tak selang berapa lama,aku sudah sampai kembali ke kantor mas Raka.


Dengan menenteng belanjaanku,aku melangkahkan kaki ke ruangan mas Raka.


Bugghhh


Aku melempar belanjaanku ke sofa,tentu Raka yang melihatku seketika menghentikan aktivitasnya lalu menghampiriku.


"Ada apa lagi si Mel??"tanya Raka dengan menatapku.


"Ada apa, ada apa!!apa yang mas Raka lakukan kemarin,apa aku masih kurang sih mas,kenapa mas Raka ingin menikah lagi dengan Melly??"teriakku dengan menatap Raka.


Raka pun menghela nafas panjang


"Kan aku sudah bilang sih Mel,kalau dia yang menggodaku.Dia mencoba memfitnahku Mel!!!"Raka mencoba menjelaskan.


"Lalu kenapa tangan mas Raka masuk kedalam bajunya???ingin merasakan buah dada yang lain gitu,aku tahu buah dadaku tak besar jadi mas Raka cari yang besar kan??!"kataku menuduh Rak.


"Ya Tuhan,Melati!!!,aku tak sebangsat itu"bentak Raka yang geram akan tuduhanku.

__ADS_1


"Lalu apa kalau bukan itu"kataku lalu membuang mukaku dengan membalikan badan.


Raka pun memelukku dari belakang.


"Demi apapun di dunia ini Mel,aku tak sebangsat itu,aku sangat mencintaimu"saut Raka dengan lirih.


"Ntahlah mas"timpalku lalu mencoba melepas pelukan mas Raka.


"Aku akan menjelaskan detailnya,setelah itu terserah padamu Mel,mau percaya atau tidak.


Kemarin dia menyuruhku untuk ke kantornya,karena ada sesuatu yang di bahas,.


Tentu dengan kasar aku mendorongnya hingga terjatuh.


Setelah itu aku mencoba menjelaskan,karena tidak terima akan kata kataku,Melly mengunci ruangannya dan menyembunyikan kuncinya di dalam dadanya.


Awalnya aku mencoba merayunya,supaya dia memberikan kuncinya karena aku harus segera ke kantor,namun kelihatannya dia tetap bersikeras,mau gak mau aku mengambilnya sendiri.Aku tau aku salah.


Sekarang terserah kamu Mel,percaya atau tidak,kalau lebih percaya pada Melly,silahkan"kata Raka menjelaskan panjang kali lebar setelah itu,dia pun kembali ke kursi kebesarannya.


Aku yang merasa kalau mas Raka jujur pun menghampirinya seraya berucap

__ADS_1


"Maafkan aku mas,aku termakan fitnah Melly"kataku menunduk dengan berdiri di samping Raka.


"Jadi mulai sekarang jangan terpengaruh olehnya Mel,tujuannya memang memecah belah kita,jika kita begini terus yang ada dengan mudah dia memisahkan kita"Raka memberi pemahaman padaku.


"Ya sudah mas Raka lanjut kerjanya,aku juga mau merebahkan tubuhku di sofa."kataku lalu berlalu menuju sofa.


Raka tak bisa fokus dengan kerjaannya,pikirannya terus saja merutuki Melly.


"Brengsek kamu Melly,tak ku sangka kamu selicik itu."batinnya.


Di sisi lain Melly sangat bahagia karena berhasil membuatku marah.


"Melati, melati....Sangat mudah untuk membohongimu,tinggal Raka Sanjaya,sulit sekali menggodamu,tidakkah kamu lihat! tubuhku bahkan lebih menarik daripada gadis kampung itu.


Melly pun berpikir keras,menyusun rencana untuk menjebak Raka,sehingga Raka bisa menjadi miliknya.


Lama berfikir,akhirnya Melly tersenyum puas,dia sudah menemukan cara untuk menjebakku.


"Ha,ha,ha....Setelah ini,kita lihat Raka,jangan panggil namaku Melly kalau tak sanggup menaklukanmu"Melly bermonolog dengan dirinya sendiri hingga tak sadar asistennya memanggil manggil namanya.


"Kamu menggangguku saja,kau sedang memikirkan calon suamiku"kata Melly menvoba membohongi asistennya tersebut.

__ADS_1


__ADS_2