
Pak sopir membawaku ke Krisna toko pusat oleh oleh khas Bali.
Saat hendak turun mas Raka mendapat sebuah pesan.
"Mel....Maaf ya aku gak bisa menemanimu masuk,kamu belanja sendiri gak apa apa kan??"kata Raka dengan raut wajah yang gak enak.
"Yes....suka banget malah kalau mas Raka gak bisa nemenin aku belanja,jadi gak ada yang merusak kebahagiaanku saat belanja"batinku dengan senyum sendiri.
"Kelihatannya kamu sangat senang Mel kalau aku gak bisa nemenin belanja,biar bisa curi curi pandang kan??"cicit Raka yang membuatku kesal.
"Mas Raka gitu,otaknya negatif melulu.
Siapa sih yang mau curi curi pandang,masa iya bertanya harga dengan menunduk"kataku dengan wajah cemberut.
Raka membawaku dalam pelukannya,
"Iya iya maaf Mel,ya sudah selamat belanja,aku tunggu di mobil"ucap Raka dengan memberiku uang yang jumlahnya tidak sedikit.
Mataku pun berbinar saat menerima uang tunai yang dikasih mas Raka.
"Jatah belanja hari ini,kamu boleh beli apa saja yang kamu mau"kata Raka dengan tersenyum.
"Sebenarnya ini terlalu banyak sih mas,tapi ga papa akan aku coba untuk menghabiskannya."aku pun terkekeh
"Dasar"saut Raka singkat lalu mengapit kepalaku.
__ADS_1
***********
Dengan hati senang aku masuk,mataku tertuju pada tumpukan camilan khas Bali yang tertata rapi.
Aku mengambil keranjang belanjaan dan memesukan semua yang aku inginkan.
Belanja kali ini berbeda dengan belanja sebelumnya,biasanya aku kalau belanja yang dilihat dulu adalah bandrol harganya,jika harganya tidak sesuai ekspektasi dengan sangat berat hati belanjaannya dikembalikan lagi di rak.
Miris sekali nasibku dulu,namun aku selalu bersyukur dan seperti janji sang pencipta kalau selalu bersyukur akan selalu ditambah nikmatnya.
Dan sekarang aku pun merasakannya.
Karena keranjang full dengan belanjaanku,aku pun membayarnya dulu lalu menitipkannya.
Puas dengan camilan aku menuju baju dan juga celana.
Aku juga membelikan baju serta celana untuk mas Raka serta pak sopir kami.
"Duh....Seneng sekali aku,makasih mas Raka walaupun tadi kamu telah merusak kebahagiaanku,namun kali ini kamu membangunnya kembali"batinku.
Setelah puas dengan baju serta celana aku menuju ke oleh oleh lainnya yaitu pernak pernik khas Bali.
Aku membeli tas Rajut serta tas dari rotan,aku juga membeli kerajinan lain dari kayu.
Jiwa shopingku sungguh terpuaskan,puas dengan pernak pernik aku pun berniat mengakhiri belanjaku.
__ADS_1
Aku terbelangak,tak sadar aku belanja begitu banyak.
Setelah di packing,ternyata lebih dari sepuluh tas kresek besar.
"Haduh,mas Raka nanti marah gak ya aku belanja segitu banyak."aku pun bermonolog dengan diriku sendiri.
Karena tak bisa membawa belanjaaanku sendiri aku meminta tolong para pegawai disana untuk pembantuku tentu ada tips untuk mereka.
Saat yang bersamaan ada Rangga yang melihatku,kali ini dia benar benar tak sengaja bertemu denganku.
Dia mengira aku belanja sendiri tanpa Raka.
Dia terus saja menarik tanganku.
"Mas aku mau pulang"ucapku lirih.
Rangga tak peduli,sedang tak jauh dari tempatku Raka sudah mengepalkan tangan.
"Kamu kenapa selalu muncul Rangga,kelihatannya kamu sudah di ambang batasmu"batin Raka lalu turun dari mobil.
Secepat kilat Raka menghampiri kami,Raka menarik tangaku.
Perkelahian tak dapat terelakan.
Bugghhhh
__ADS_1
Raka membogem Rangga hingga terjatuh.