
"Terima kasih Elizabeth."ucap Raka dengan tersenyum.
"Ternyata kamu masih memendam rasa pada Puput Raka,apakah kamu menikahi Melati hanya untuk pengalihan???"batin David Reno yang sedari tadi memperhatikan sahabatnya tersebut.
Ijab Qabul pun di mulai,dengan lantang mas Raka mengucapkan Ijab Qabulnya.
Terurailah ikrar saling setia seumur hidup.
Air mataku pun meleleh,takdir apa yang telah aku jalani baru mengenal laki laki di sampingku dan kini dia telah menjadi suamiku.
Dipakaikanlah cincin di jari manisku,lalu ku cium punggung tangannya dan dia pun mencium keningku.
Ucapan selamat telah kami terima dari kak David Reno,David Bryan,kak Puput,kak Elizabeth,kak Chris,kak Victor,kak zahra,mas Fajar dan juga orang tua kak Puput.
"Mel,ini hadiah dari kami berdua semoga kamu dan mas Raka menjadi keluarga sakinah,mawadah dan warohmah ya?"kataku lalu memeluknya.
Kak David Bryan pun memelukku
"Aku kok grogi ya dipeluk kak David Bryan"celetukku yang membuat semua tertawa.
"Baru aku peluk Mel,belum yang lainnya"goda David Bryan.
Sontak membuat kak Puput menjewer telinganya,"Ingat Melati masih di bawah umur jangan macam macam sayang"
"Maksudnya belum yang lainnya bersama Raka sayang!!!"David Bryan pun memelas sehingga membuat Puput melepaskan jewerannya.
Kami semua pun tertawa.
Lalu kak Chris dan kak Zahra memberikan hadiahnya,
"Semoga Bahagia Raka dan Melati,semoga juga menjadi keluarga sakinah mawadah dan warohmah.Amin"doa kak Zahra lalu memelukku.
Setelah itu kak Chris memelukku dan berucap
__ADS_1
"Bersiaplah untuk malam pertamamu"godanya dengan lirih.
Aku pun sontak memelototkan mata lalu tersenyum.
Setelah itu kak David Reno dan Elizabeth.
"Wah....Selamat ya Mela dan Raka semoga bahagia dan berjodoh dunia akhirat.
Kak Elizabeth pun memeluku lalu kak David Reno,
"Titip Raka ya Mel,sabarlah menghadapinya"ucapnya dengan tersenyum.
Ibu dan ayah kak Puput pun memeluk kami,mereka turut bahagia akan aku dan mas Raka,tak kusangka mas Raka pun akrab dengan kedua orang tua kak Puput,pantas saja mereka jauh jauh dari Amerika kesini untuk menjenguk mas Raka,ternyata mereka seperti saudara.
Dan yang terkhir kak Victor dan mas Fajar.
Kak Victor lebih pendiam di antara yang lain,
"Selamat ya Raka dan Melati semoga berbahagia selalu begitu pula dengan mas Fajar.
Hadiah dan ucapan selamat pun sudah kami kantongi,kini saatnya mereka untuk pamit.
Selepas kepulangan mereka tinggalah aku dan mas Raka.
Mas Raka menyuruh orang untuk membersihkan apartemen kami.
Setelah selesai mas Raka membayarnya.
"Mel tolong kasihkan ibu ibu yang bersih bersih tadi ya???"suruh mas Raka dengan menyodorkan tujuh lembar uang warna merah.
"Mas ini ga kebanyakan??"tanyaku heran karena biasanya di tempat tinggalku paling banyak dikasih dua lembar.
"Gak Mel,lagian kasian ibu ibunya,dia dirumah pasti ada anak anak yang menanti kepulangannya."jawab Raka dengan tersenyum.
__ADS_1
Aku pun terenyuh mendengar kata katanya,lalu ku berikan uang tujuh lembar uang warna merah dan juga makanan yang ada di dapur.
Setelah ibu ibu tersebut pergi,
aku pun ke kamar dan membuka hadiah dari sahabat mas Raka satu persatu.
Pertama hadiah dari kak Puput dan kak Bryan.
Mereka memberi hadiah satu set perhiasan dan juga paket bulan madu ke Bali selama seminggu.
Hadiah kedua dari Kak Chris dan kak Zahra.
Mereka memberi sepuluh pakaian kurang bahan.
Aku dan mas Raka pun geleng geleng kepala.
"Dasar Chris"gerutu Raka.
Yang ketiga hadiah dari kak David Reno dan juga kak Elizabeth.
Mereka memberi kami sepasang jam tangan mewah.
Kak Victor memberi kami parfum cewek dan cowok,walaupun hanya parfum namun harganya selangit.
Dan terakhir hadiah dari mas Fajar,betapa terkejutnya kami dia memberi kami hadiah perlengkapan mandi dengan note kecil
"Pengantin baru pasti suka basah basah"
Aku dan mas Raka pun tertawa.
"Lihatlah kelakuan adikmu Put"gumam Raka.
"Ooo jadi mas Fajar itu adik kak Puput"kataku baru tau.
__ADS_1