
Malam ini aku tak bisa tidur,masih binging dengan tawaran mas Raka untuk menikah dengannya.
"Duh...pusingnya"keluhku lalu aku pun mengambil wudhu dan sholat untuk meminta petunjuk
Setelah sholat hatiku cukup tenang sehingga dengan mudah aku untuk memejamkan mata.
Keesokan harinya aku kerumah mas Raka dengan membawa dua bungkus bubur ayam.
Setelah di bukakan pintu aku langsung saja ke dapur untuk memindahkan bubur yang aku bawa.
Seusai makan,aku dan mas Raka duduk di ruang tamu.
"Aku setuju mas menikah minggu depan"aku pun memulai pembicaraan.
"Kamu serius Mel???"tanyanya Raka meyakinkan.
Duarius mas,bahkan lebih"jawabku sambil tersenyum.
Raka pun tersenyum.
"Kamu yakin mas,melabuhkan hatimu ke aku.
Yakin ingin hidup bersama denganku???aku tidak mau kamu menganggap pernikahan itu hanya main main,setelah ada sedikit masalah kamu ingin mengakhirinya seperti gosip gosip artis tu"imbuhku lagi.
Raka pun tertawa mendengar kata kataku dan menimpali
"Aku bukan artis Mel,aku seorang lelaki biasa yang mencari cintanya."
"Hahahahaha....Mas Raka mas Raka,memangnya selama ini kamu tak pernah jatuh cinta???tanyaku dengan menatapnya.
Raka tersenyum kecut tiba tiba wajah cerahnya berubah mendung.
Aku yang merasa tak enak pun memegang tangannya dan meminta maaf.
__ADS_1
"Maafkan aku mas,aku gak bermaksud membuatmu bersedih"lirihku.
"Tidak apa apa Mel,setiap orang pasti pernah jatuh cinta Mel,namun aku tak pernah berani untuk mengungkapkan perasaanku,aku terlalu pengecut."ucap mas Raka nanar.
Aku pun mencoba menghiburnya.
"Sudahlah mas,kan sekarang sudah ada aku"kataku sambil terkekeh.
"Lalu bagaimana dengan kamu Mel??apakah kamu pernah mencintai seseorang???"tanya Raka.
"Pernah mas dan aku juga menjalin hubungan dengannya,kami pacaran saat kami masih kelas dua SMA.
Dua tahun yang lalu dia meninggalkanku mas,katanya ingin mencari modal untuk menikah namun hingga saat ini dia tak ada kabar,aku juga tak mau menunggunya.
Mungkin dia sudah menemukan pelabuhan lain untuk tempatnya bersandar."jawabku dengan panjang kali lebar.
"Ternyata kisah cinta kita berdua tak indah ya Mel,tos dulu kalo gitu"katanya dengan mengangkat tangan.
Aku pun ikut mengangkat tanganku dan kami pun tos.
"Kamu tu lelaki yang unik mas"batinku dengan memandangnya.
Setelah mendapatkan jawaban dariku mas Raka meminta Fajar untuk mengurus semuanya dan bagaimanapun caranya surat harus jadi dalam waktu maksimal seminggu.
Raka pun mengunjungi rumah David Bryan,David Reno dan juga Chris,Raka meminta mereka untuk tidak kembali dulu ke Amerika karena dia ingin para sahabatnya menghadiri acara pernikahannya.
Sesuai dengan syarat dariku,tidak ada pesta.
kami hanya melakukan Ijab Qabul saja.
Kebetulan ibu dan ayah Puput juga ada dirumah David.
Ijab Qabuk dilaksanakan di apartemen Raka,kami tak mengundang siapapun,hanya ada para sahabatnya.
__ADS_1
Mengingat aku tidak punya wali,akhirnya kami pun menyewa wali hakim untuk menikahkan kami.
Seminggu pun sudah berlalu,kini aku dan oara sahabtanya sudah berada di apartemen Raka.
Puput pun membawa MUA untuk merias kami.
Aku memakai kabaya putih dengan rambut yang disanggul modern yang di aksen bunga Melati,bunga kesukaanku.
Sedangkan mas Raka dia berbalut jas putih elegant dengan kalung bunga Melati.
"Wah....Lihatlah Reno,sahabat kita sangat tampan."puji David Bryan.
"Iya Bryan,tak kusangka secepat ini dia akan menikah."timpal David Reno.
Puput pun memeluk Raka,
"Selamat ya mas Raka,semoga mas Raka bahagia"doa Puput dengan lirih.
Raka pun memeluk Puput dengan erat,bahkan diujung matanya ada airmatanya.
David Bryan pun berdehem
"Sudah Raka kelihatannya kamu salah peluk orang,dia Puput bukan Melati"gerutu David.
Raka pun tertawa dan menimpali gerutuan David
"Ups sorry boz,ku kira tadi dia calon istriku"goda Raka dengan tersenyum.
"Kamu masih saja memendam cintamu pada istri boz,jangan bilang kalau Melati hanya pelarianmu saja Raka"lirih Chris yang membuat Raka gugup.
"Tidaklah Chris,aku pun ingin menikah supaya tidak di bilang perjaka tua,hahaha"kata Raka dengan tertawa.
Kini Raka dan Chris pun saling tertawa.
__ADS_1
Elizabeth yang sedari tadi bermain dengan baby Daffa pun menghampiri Raka,
"Congrat Raka,semoga hidup bahagia."ucap Elizabeth lalu memeluk Raka.