Melati Untuk Sang CEO

Melati Untuk Sang CEO
Karaoke bersama


__ADS_3

Hari berjalan begitu cepat sehingga tak terasa,sudah tiga bulan semenjak mas Raka menyudahi suntik hormonnya.


Aku termenung sendiri,memikirkan tentang aku yang tak kunjung hamil.


"Apa yang terjadi padaku,kenapa aku masih belum hamil??"aku bermonolog dengan diriku sendiri.


Karena merasa sumpek aku pun ke kamar lalu menyalakan TV dan berkaraoke.


Aku melupakan kegundahan hatiku sejenak dengan bernyanyi.


Aku bernyanyi lepas bebas,sehingga tak sadar kalau mas Raka sudah di kamar dan melihati aku yang sedang bernyanyi.


Saat lagu selesai aku pun bertingkah seperti seorang penyanyi terkenal.


"Dengan sedikit membungkuk,aku berucap terima kasih terima kasih"


Raka yang melihatku pun bertepuk tangan sambil berkata "Bravo Mel"dengan tersenyum


Mendengar applous serta pujian dari mas Raka aku pun malu,mana bisa aku tidak tau kalau mas Raka sudah pulang.


Dengan menggaruk kepala yang tidak gatal, aku berucap


"Eh mas Raka sudah pulang,maaf mas aku tidak tau"


"Bagaimana bisa tau Mel,kalau kamu asik karaokean,tapi ngomong ngomong suara kamu sangat merdu."timpal Raka dengan tersenyum.


"Terima kasih mas"kataku dengan tersenyum malu.

__ADS_1


"Iya Mel,merusak dunia"saut Raka yang membuatku cemberut.


"Mas Raka gitu,tau ah males sama mas Raka."gerutuku dengan bibir maju ke depan.


"Bercanda Mel,tapi memang suara kamu enak namun...."Raka memenggal kata katanya sehingga membuatku penasaran.


"Namun apa mas??"tanyaku dengan tak sabar menunggu jawaban yang keluar dari mulut mas Raka.


"Namun lebih baik kalau kamu diam"sautnya dengan tertawa terbahak bahak.


Aku yang semakin kesal pun mencubit perut mas Raka.


"Auww ampun Mel"pekik Chris kesakitan.


"Tu rasain mangkanya jangan ngeledekin istri,gak suka banget lihat istri senang sedikit"gerutuku lalu meletakkan tangaku di perut dan duduk di sofa.


Raka pun mencari lagu dan menyanyikannya untukku.


Dia menyanyikan lagu milik Bryan adam,yang berjudul everything i do,i do it for you.


Akhirnya kami pun duel,yang terakhir Raka berjongkok dan bilang


"Everything i do,i do it for you,Mel"


Aku pun terharu hingga air mataku pun menetes.


Tanpa aba aba aku pun memeluknya seraya berucap

__ADS_1


"Terima kasih mas"lirihku.


Karena capek bernyanyi,kami pun menyudahi karaoke kami,mas Raka pun membersihkan diri sedangkan aku menyiapkan makan untuk mas Raka.


Kali ini aku masak sayur asem,sambel, ikan dan juga tempe.


Aku dari kalangan bawah jadi masakanku juga ala ala kaum bawah.


Setelah Raka selesai mandi dia pun menyusulku ke dapur.


Melihat aku memasak sayur asem membuat Raka menatap makannanya.


Otaknya traveling ke dunia kecilnya,disaat ibunya masak sayur asem di rumah David Reno.


"Melihat masakanmu aku teringat akan almarhumah ibuku,beliau dan almarhum ayahku sering sekali masak sayur asam lengkap dengan sambal,ikan serta tempe,persis seperti ini Mel,"ucap Raka sendu.


Aku pun berdiri di sampingnya lalu memeluknya lalu berkata


"Maafkan aku mas,aku tak bermaksud membuat kamu sedih."


"Tidak apa apa Mel,aku justru senang,melihat masakanmu aku merasa orang tuaku masih bersamaku saat ini."katanya.


Aku pun mengambilkan makanan ke piring mas Raka,dengan lahapnya mas Raka memakan masakanku.


Aku pun tersenyum melihatnya.


Tau kalau aku melihatinya Raka berkata

__ADS_1


"Apa hanya melihatiku makan kamu akan kenyang Mel"


Tanpa menjawab aku pun duduk dan mengambil makanan untukku.


__ADS_2